Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Diversifikasi Agribisnis, Produksi Kopi PTPN IV PalmCo Melonjak 225 Persen

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Diversifikasi Agribisnis, Produksi Kopi PTPN IV PalmCo Melonjak 225 Persen

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar

Jakarta – Holding Perkebunan Nusantara terus memperkuat ketahanan portofolio bisnis melalui optimalisasi berbagai komoditas strategis di luar kelapa sawit. Melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo, perusahaan tidak hanya menjaga kinerja bisnis inti (core business) kelapa sawit, tetapi juga mengakselerasi pertumbuhan komoditas non-core, yakni kopi, teh, dan karet. Hingga Mei 2026, ketiga komoditas tersebut mencatatkan tren peningkatan produksi dan efisiensi operasional yang konsisten.

Sebagai entitas penyintas (surviving entity) hasil penggabungan PTPN III, PTPN IV, PTPN V, PTPN VI, dan PTPN XIII, PTPN IV PalmCo terus mengoptimalkan pengelolaan portofolio agribisnis secara terintegrasi sebagai bagian dari strategi transformasi Holding Perkebunan Nusantara.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa pencapaian komoditas non-core menjadi indikator keberhasilan strategi diversifikasi usaha dan konsolidasi aset pasca-merger.

“Pasca-merger, kami memiliki tanggung jawab untuk mengelola aset agrikultur yang lebih luas dan beragam. Publik memang lebih mengenal PTPN IV PalmCo melalui kelapa sawit, namun kami memiliki fokus yang sama besarnya untuk mengembangkan komoditas karet, teh, dan kopi. Optimalisasi pada sektor non-core ini terus kami dorong agar seluruh lini bisnis dapat beroperasi secara efisien, mandiri, dan berkontribusi positif pada profitabilitas perusahaan,” ujar Jatmiko, Selasa (8/7/2026).

Hingga Mei 2026, komoditas kopi menjadi kontributor pertumbuhan tertinggi di antara lini non-core. Volume produksi kopi kering PTPN IV PalmCo mencapai 135.570 kilogram, meningkat 225 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan volume produksi tersebut turut menjaga tren profitabilitas komoditas kopi. Sepanjang lima bulan pertama 2026, kopi membukukan laba bersih sebesar Rp3,07 miliar, melanjutkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 ketika salah satu unit usaha perusahaan, Java Coffee Estate, mencatatkan laba sebesar Rp42,70 miliar.

Direktur Operasional PTPN IV PalmCo, Rediman Silalahi, menjelaskan bahwa peningkatan produksi kopi merupakan hasil penerapan standardisasi kultur teknis di lapangan sebagai bagian dari strategi adaptasi terhadap dinamika iklim.

“Pertumbuhan pada komoditas kopi adalah wujud dari perbaikan kultur teknis yang kini lebih terstandarisasi. Kami mengawal program penyisipan tanaman dan pengaturan penaung secara ketat untuk menjaga mikroklimat perkebunan. Di tengah fluktuasi cuaca yang memengaruhi intensitas hujan dan cahaya, disiplin pangkas dan wiwil menjadi langkah krusial untuk menjaga stabilitas cabang-cabang produktif agar tetap berbuah optimal,” jelas Rediman.

Selain kopi, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo juga terus memperkuat daya saing komoditas karet melalui peningkatan kualitas produk. Pada kuartal I 2026, mutu Ribbed Smoked Sheet (RSS) terealisasi sebesar 99,63 persen, melampaui standar perusahaan sebesar 98 persen. Capaian tersebut memperkuat posisi produk karet perusahaan di pasar domestik maupun internasional.

Menurut Rediman, pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di perkebunan tetap menjadi fokus utama perusahaan dalam menjaga ritme produksi karet.

“Untuk menjaga stabilitas produktivitas, kami menerapkan penataan tenaga deres secara komprehensif di seluruh regional guna menekan area yang tidak tersadap (hanca lowong). Melalui pendekatan Maximum Exploitation yang terukur, kami berupaya memastikan volume harian dan kualitas mutu karet PTPN IV PalmCo tetap terjaga dengan baik,” paparnya.

Sementara itu, pada komoditas teh, perusahaan terus menjalankan strategi efisiensi operasional tanpa mengurangi kualitas hasil produksi. Sepanjang tahun 2025, PTPN IV PalmCo berhasil membukukan efisiensi beban produksi sebesar Rp46,47 miliar. Upaya tersebut berlanjut hingga Mei 2026 melalui penerapan mekanisasi mesin petik dan penyempurnaan proses operasional di berbagai kebun teh yang terintegrasi.

Jatmiko mengatakan bahwa efisiensi di sektor hulu juga diimbangi dengan strategi penguatan pasar melalui optimalisasi portofolio produk.

“Pada komoditas teh, kami menyeimbangkan efisiensi operasional dengan pemenuhan permintaan pasar. Selain merasakan dampak penghematan dari mekanisasi, arah produksi saat ini difokuskan pada portofolio Grade 1 seperti BOP I, BP, dan Dust, yang memiliki profil permintaan lebih stabil di pasar global,” tutup Jatmiko.

Kinerja positif komoditas kopi, karet, dan teh semakin memperkuat ketahanan portofolio bisnis Holding Perkebunan Nusantara pasca-transformasi. Melalui strategi diversifikasi agribisnis yang dijalankan PTPN IV PalmCo, perusahaan terus mengoptimalkan seluruh potensi aset perkebunan secara profesional, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan usaha serta memperkuat daya saing agribisnis nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lokasoka Gandeng Ratusan UMKM Wujudkan Souvenir Bernilai dan Bermakna

    Lokasoka Gandeng Ratusan UMKM Wujudkan Souvenir Bernilai dan Bermakna

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Lokasoka memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional dengan menggandeng ratusan UMKM lokal untuk menghadirkan koleksi hampers Lebaran yang bernilai guna dan estetis, sebagaimana diumumkan pada 27 Januari 2026. Inisiatif ini mengintegrasikan peran Lokasoka sebagai platform B2B yang mengkurasi produk, memfasilitasi personalisasi desain, hingga distribusi guna membuka akses pasar yang lebih luas bagi pengrajin daerah. Langkah kolaboratif […]

  • Akulaku PayLater Tingkatkan Limit hingga Rp40 Juta, Tawarkan Fleksibilitas Finansial dengan Bunga Rendah

    Akulaku PayLater Tingkatkan Limit hingga Rp40 Juta, Tawarkan Fleksibilitas Finansial dengan Bunga Rendah

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 82
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Akulaku Finance Indonesia kembali memperkuat posisinya sebagai pionir layanan pembiayaan digital di Indonesia dengan meningkatkan limit Akulaku Paylater hingga Rp40 juta. Peningkatan limit ini dihadirkan untuk memberikan fleksibilitas finansial yang lebih luas bagi masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan barang maupun jasa melalui ribuan merchant online dan offline mitra Akulaku. Peningkatan limit ini […]

  • Satu Bulan Menuju Indoindians Diwali Bazaar 2026, Tiket Early Bird Buy 1 Get 1 Free Resmi Dibuka

    Satu Bulan Menuju Indoindians Diwali Bazaar 2026, Tiket Early Bird Buy 1 Get 1 Free Resmi Dibuka

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Tinggal satu bulan menuju Indoindians Diwali Bazaar 2026, dan pengunjung kini bisa merencanakan perayaan bersama teman atau keluarga dengan promo Early Bird spesial Buy 1 Get 1 Free. Melalui penawaran ini, pengunjung bisa mendapatkan dua tiket dengan harga satu tiket untuk menikmati satu hari penuh dalam semarak perayaan Diwali. Promo Early Bird tersedia dalam waktu […]

  • Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto

    Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Juni 2026 – Pasar aset kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan sejumlah altcoin mencatat penguatan dalam sepekan terakhir. Worldcoin (WLD) memimpin pergerakan dengan kenaikan 23,34% dalam tujuh hari terakhir dan melonjak 71,70% dalam 30 hari terakhir. Sementara itu, Hyperliquid (HYPE) dan Jupiter (JUP) masing-masing menguat 13,49% dan 10,68% dalam periode tujuh hari terakhir, mencerminkan […]

  • Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check

    Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check Penyedia layanan API lokal, Api.co.id, resmi meluncurkan dua produk verifikasi identitas baru: ID Verification API untuk pengecekan data kependudukan atau yang umum dikenal sebagai dukcapil check, dan NPWP Verification API untuk validasi data wajib pajak. Keduanya dikembangkan bersama Privy sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) […]

  • BRI KKB Expo Hadir di Sumatera Utara, BRI Finance Tawarkan Beragam Keuntungan Pembiayaan Kendaraan

    BRI KKB Expo Hadir di Sumatera Utara, BRI Finance Tawarkan Beragam Keuntungan Pembiayaan Kendaraan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Medan, 10 Juli 2026 – Memiliki kendaraan pribadi masih menjadi salah satu kebutuhan utama bagi banyak keluarga maupun pelaku usaha untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Melihat kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), bagian dari BRI Group, menghadirkan berbagai penawaran spesial melalui BRI KKB Expo 2026 yang memasuki hari terakhir penyelenggaraan. Di wilayah Sumatera Utara, […]

expand_less