Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » ITSEC Asia (IDX: CYBR) Luncurkan ITSEC Cyber & AI Academy, Siapkan Talenta Indonesia untuk Mengamankan dan Memimpin Era AI

ITSEC Asia (IDX: CYBR) Luncurkan ITSEC Cyber & AI Academy, Siapkan Talenta Indonesia untuk Mengamankan dan Memimpin Era AI

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

Berbekal 16 tahun pengalaman di bidang cybersecurity, ITSEC Asia menghadirkan akademi berbasis praktik yang menggabungkan cybersecurity, AI dan teknologi simulasi untuk membangun talenta digital Indonesia

JAKARTA, 10 Agustus 2026 – PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR), perusahaan cybersecurity dengan pengalaman 16 tahun, resmi meluncurkan ITSEC Cyber & AI Academy di kantor pusat ITSEC Asia, Jakarta. Academy ini hadir untuk memperkuat talenta cybersecurity dan AI Indonesia melalui pembelajaran berbasis praktik, pengalaman dunia nyata dan teknologi yang dirancang untuk kebutuhan profesional dan organisasi.

Peluncuran ini dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah dan perwakilan institusi nasional, antara lain Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia; Edwin Hidayat, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia; Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia; Tiar Nabilla Karbala, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital; serta Marsekal Pertama TNI I Ketut S. Wahyu Wijaya, M.A., Komandan Satuan Siber TNI AU, yang mewakili Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Udara. Acara ini juga dihadiri oleh para pemimpin industri, profesional teknologi, mitra dan rekan-rekan media.

Percepatan digitalisasi dan adopsi artificial intelligence (AI) membuat kebutuhan terhadap talenta yang mampu mengembangkan sekaligus mengamankan teknologi semakin besar. Organisasi membutuhkan profesional yang dapat menghadapi ancaman siber, menguji ketahanan sistem, membangun solusi berbasis AI serta memahami aspek keamanan dan tata kelola teknologi.

Kondisi tersebut menempatkan pengembangan talenta cybersecurity dan AI sebagai bagian dari kesiapan Indonesia menghadapi ekonomi digital. Pemerintah juga terus mendorong pengembangan talenta digital dan AI untuk memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi.

“Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital pada 2030, sementara saat ini kita baru memiliki sekitar 3 juta. Kesenjangan ini tidak dapat diatasi oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, industri dan institusi pendidikan untuk menyiapkan talenta yang dibutuhkan Indonesia di tengah pertumbuhan ekonomi digital. Inisiatif seperti ITSEC Cyber & AI Academy dapat menjadi bagian dari upaya tersebut dengan memperkuat kesiapan talenta di bidang cybersecurity dan AI,” ujar Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

Selama 16 tahun, ITSEC Asia telah membangun pengalaman dalam membantu organisasi menghadapi berbagai tantangan cybersecurity. Melalui ITSEC Cyber & AI Academy, pengalaman tersebut diterjemahkan menjadi pembelajaran yang dirancang untuk membantu profesional mengembangkan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Selama 16 tahun, ITSEC Asia telah berada di garis depan cybersecurity. Sekarang kami membawa pengalaman tersebut ke dalam pengembangan talenta yang akan menjadi bagian dari generasi berikutnya yang menjaga masa depan digital Indonesia,” ujar Patrick Dannacher, President Director ITSEC Asia.

“Tantangan cybersecurity dan AI terus berkembang. Karena itu, kita membutuhkan lebih banyak profesional yang mampu memahami teknologi secara praktis, mengamankannya dan menggunakannya secara bertanggung jawab. ITSEC Cyber & AI Academy merupakan bagian dari komitmen kami untuk berkontribusi pada penguatan kapabilitas digital Indonesia.”

Dengan filosofi “We don’t just train defenders. We create them.”, Academy menggunakan pendekatan practitioner-led yang menempatkan pengalaman praktis sebagai bagian utama dari proses pembelajaran. Peserta dapat mengikuti perjalanan pengembangan kompetensi yang mencakup asesmen, pembelajaran, praktik dan evaluasi.

“Indonesia memiliki kekuatan besar dalam bentuk data. Namun, data baru menjadi kekuatan strategis ketika kita memiliki kemampuan untuk melindunginya dan menggunakannya dengan tepat. AI dapat membantu kita menyelesaikan berbagai persoalan yang relevan bagi Indonesia, tetapi hal tersebut membutuhkan talenta yang memahami teknologi sekaligus data yang menjadi dasarnya,” ujar Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Defend & Attack. Build & Govern.

ITSEC Cyber & AI Academy memiliki dua fokus utama yang dirancang untuk menjawab kebutuhan kompetensi di era digital.

Cybersecurity Academy: Defend & Attack membangun kemampuan untuk memahami, menguji, mempertahankan dan merespons ancaman siber. Pendekatan ini memberikan peserta perspektif defensif dan ofensif agar mereka memahami bagaimana sistem dilindungi sekaligus bagaimana kerentanan dapat ditemukan dan diuji.

AI Academy: Build & Govern berfokus pada kemampuan membangun, menerapkan dan mengelola teknologi AI dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan tata kelola. Pendekatan ini menjawab kebutuhan organisasi yang semakin banyak menggunakan AI dalam proses bisnis dan pengambilan keputusan.

Yulius C. Rusli, President Director ITSEC Cyber & AI Academy, mengatakan bahwa pendekatan Academy dirancang berdasarkan kebutuhan nyata yang dihadapi profesional di lapangan.

“Kami membangun Academy dengan pendekatan yang berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan. Peserta tidak hanya mempelajari konsep cybersecurity dan AI, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan melalui asesmen, pembelajaran adaptif dan simulasi yang dirancang menyerupai kondisi yang mereka hadapi dalam pekerjaan.”

“Ekosistem teknologi seperti AKSI, CAKRA, SAKTI, PERISAI dan JAGA memungkinkan kami membangun perjalanan pembelajaran yang lebih terukur, mulai dari mengidentifikasi kompetensi hingga menguji kemampuan dalam skenario yang realistis.”

Didukung Ekosistem Teknologi dari Asesmen hingga Simulasi

Untuk mendukung perjalanan pembelajaran tersebut, ITSEC Cyber & AI Academy menghadirkan ekosistem teknologi yang mencakup asesmen, pembelajaran, pengembangan kompetensi, simulasi dan cyber awareness.

AKSI (Asesmen Kompetensi Sistematis dan Integratif) digunakan untuk mengidentifikasi kompetensi kandidat, termasuk kemampuan teknis, aptitude dan soft skills. CAKRA (Capaian Akademik Kompetensi Siber Resiliensi Akselerasi) mendukung pengelolaan pembelajaran dan kompetensi dalam satu lingkungan pembelajaran.

Untuk pembelajaran berbasis AI, SAKTI (Sistem AI untuk Kompetensi, Teknologi, dan Inovasi) menyediakan jalur pembelajaran adaptif untuk AI, cybersecurity, intelligence, data dan programming, termasuk evaluasi yang dipersonalisasi serta fitur proctoring dan anti-cheating.

Sementara itu, PERISAI (Platform Emulasi Realistik untuk Intelijen Siber dan Ancaman Infrastruktur) menyediakan cyber range berbasis AI untuk mensimulasikan skenario cybersecurity, AI security dan intelligence. JAGA (Jaringan Awareness dan Governance untuk Aset Nasional) mendukung kebutuhan cyber awareness organisasi melalui simulasi phishing berbasis AI, pelatihan interaktif dan analitik kinerja.

Ekosistem tersebut memungkinkan Academy menghubungkan proses asesmen, pembelajaran, praktik, simulasi dan evaluasi dalam satu perjalanan pengembangan kompetensi.

Membangun Pipeline Talenta untuk Indonesia

Peluncuran ITSEC Cyber & AI Academy menjadi bagian dari perluasan kontribusi ITSEC Asia terhadap ekosistem digital Indonesia. Pengembangan talenta cybersecurity dan AI membutuhkan kolaborasi antara industri, pemerintah, institusi pendidikan dan komunitas teknologi agar kemampuan profesional dapat terus mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Dengan membawa pengalaman 16 tahun di bidang cybersecurity ke dalam pendidikan dan pengembangan kompetensi, ITSEC Asia ingin membantu memperkuat pipeline talenta yang dibutuhkan Indonesia untuk menghadapi ancaman siber sekaligus memanfaatkan AI secara aman dan bertanggung jawab.

ITSEC CyberTalent: Mendukung Talenta Muda Indonesia

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui ITSEC CyberTalent, sebuah inisiatif yang mendukung talenta muda Indonesia dengan potensi di bidang cybersecurity melalui akses terhadap pembelajaran, pendampingan dan pengalaman industri.

Pada peluncuran ITSEC Cyber & AI Academy, ITSEC Asia memberikan dukungan kepada Ibrahim Al Abrar, pelajar asal Boyolali, Jawa Tengah, yang menerima Letter of Appreciation dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) setelah menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan pada salah satu sistem publik NASA melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP). Dukungan yang diberikan meliputi perangkat pendukung untuk menunjang pembelajaran cybersecurity, sesi pelatihan privat bersama para ahli cybersecurity ITSEC Asia serta kesempatan menjalani program magang di ITSEC Asia setelah memenuhi persyaratan yang berlaku.

“Selama 16 tahun kami melihat bahwa talenta hebat dapat lahir dari mana saja. Tantangan terbesar sering kali bukan kemampuan, melainkan akses terhadap pembelajaran, pendampingan dan kesempatan. Melalui ITSEC CyberTalent, kami ingin membantu talenta muda Indonesia terus berkembang sehingga mereka dapat berkontribusi bagi keamanan digital Indonesia di masa depan,” ujar Patrick Dannacher.

Melalui kehadiran ITSEC Cyber & AI Academy dan inisiatif ITSEC CyberTalent, ITSEC Asia memperkuat komitmennya untuk mendukung pengembangan talenta cybersecurity dan AI Indonesia, baik melalui pendidikan yang terstruktur maupun dukungan langsung kepada individu yang menunjukkan potensi luar biasa di bidang tersebut.

ITSEC Cyber & AI Academy akan terus mengembangkan program pembelajaran, memperluas kolaborasi dengan berbagai institusi serta menghadirkan berbagai inisiatif pengembangan talenta untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia cybersecurity dan AI di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • B&B menghadirkan rangkaian personal care Formulated for Kids untuk anak aktif  dan wangi seharian.

    B&B menghadirkan rangkaian personal care Formulated for Kids untuk anak aktif dan wangi seharian.

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 September 2026 — B&B, brand personal care anak dari Kino Indonesia, memperkenalkan rangkaian produk terbaru yang dirancang untuk mendukung keseharian Anak Aktif. Hadir dengan Formulated for kids, rangkaian produk B&B dilengkapi dengan Active Fresh Formula yang mengombinasikan tiga fungsi, yaitu Gentle Antibacterial, Odor Control, dan Long-Lasting Fragrance, sehingga anak tetap bersih, segar, nyaman […]

  • Kapan Perlu Melakukan Transfer Valas? Kenali Fungsi, Biaya, dan Cara Kerjanya

    Kapan Perlu Melakukan Transfer Valas? Kenali Fungsi, Biaya, dan Cara Kerjanya

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Transfer valas diperlukan ketika kamu ingin mengirim dana dalam mata uang asing, baik untuk kebutuhan pribadi, pendidikan, bisnis, maupun transaksi internasional lainnya. Sebelum melakukan transaksi, penting untuk memahami transfer valas adalah layanan pengiriman dana dalam valuta asing, termasuk cara kerja dan faktor yang memengaruhi biaya transfer valas. Di era digital, kebutuhan transfer uang tidak lagi […]

  • Harga Emas Masih Sulit Bangkit, Tekanan Jual Bidik Level 3.984

    Harga Emas Masih Sulit Bangkit, Tekanan Jual Bidik Level 3.984

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada perdagangan pekan ini. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang pelemahan harga masih cukup besar karena tren turun belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Baik dari sisi teknikal maupun fundamental, kondisi pasar saat ini masih mendukung skenario bearish sehingga pelaku pasar disarankan tetap mencermati area support penting sebagai […]

  • Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

    Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sumargo Films bersama LYTO Pictures merilis official trailer & poster Baby Udon pada 3 Agustus 2026 di Senayan City XXI, Jakarta, mengangkat kisah nyata Fanny Kondoh dan mendiang suaminya, Hajime. Jakarta, 13 Agustus 2026 – Rumah produksi Sumargo Films berkolaborasi dengan LYTO Pictures secara resmi merilis official trailer dan official poster untuk film drama layar […]

  • Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank

    Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Mengganti nomor HP di aplikasi neobank bisa dilakukan langsung melalui menu pengaturan akun. Pastikan nomor HP lama masih aktif atau email yang terdaftar di neobank masih dapat diakses agar proses verifikasi berjalan lancar. Nomor HP yang terhubung ke akun neobank digunakan untuk login, menerima kode OTP, dan menjaga keamanan akun. Karena itu, jika kamu berganti […]

  • Pentingnya Menentukan Target Profit yang Rasional dalam Trading

    Pentingnya Menentukan Target Profit yang Rasional dalam Trading

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Keberhasilan dalam dunia trading sering kali diukur dari seberapa besar keuntungan yang bisa dihasilkan dalam satu transaksi. Namun, bagi trader profesional, keberhasilan sebenarnya terletak pada konsistensi dan kemampuan mengelola ekspektasi yang masuk akal. Terjebak pada keinginan untuk meraup profit fantastis dalam waktu singkat sering kali menjadi pemicu utama kegagalan, karena emosi cenderung mengaburkan logika saat […]

expand_less