Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » JAKARTA Liveable Art Soirée: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL RESMI HADIR DI SARINAH THAMRIN

JAKARTA Liveable Art Soirée: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL RESMI HADIR DI SARINAH THAMRIN

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

JAKARTA, 10 Juli 2026 – Menyusul kesuksesan peluncurannya di Yogyakarta, koleksi kolaboratif Purana dan Puragraph x Anton Afganial yang diakui secara luas hari ini melanjutkan debutnya di Jakarta melalui Liveable Art Soirée eksklusif selama dua hari di Sarinah Thamrin (Lantai 1). Berlangsung dari tanggal 10 hingga 11 Juli 2026, perhelatan ini membawa energi kreatif Yogyakarta ke pusat ritel warisan budaya utama di ibu kota.

Para pencinta mode dan kolektor Jakarta kini dapat merasakan pengalaman langsung bersentuhan dengan koleksi fisik yang lengkap ini. Pameran ini menyoroti interaksi indah antara koleksi resort “Livable Art” PURANA yang mengalir (menampilkan goresan kanvas “Abundance” yang berlapis) dan atasan dekonstruktif monokrom hitam dan putih polos tanpa motif (patternless deconstructive tops) khas PURAGRAPH (menampilkan satu statement patch dari karya seni yang dijahit manual).

“Sarinah selalu menjadi ruang monumental untuk melestarikan dan mengangkat warisan budaya Indonesia,” catat Nonita Respati, Founder & Chief Creative Officer PURANA. “Membawa kolaborasi kami bersama Anton ke sini memungkinkan kami terhubung langsung dengan audiens Jakarta yang apresiatif, menawarkan mereka pengalaman personalisasi gaya yang sangat eksklusif yang memadukan akar tekstil kuno dengan goresan seni kontemporer mentah yang merayakan rasa syukur dan kesederhanaan.”

Anton Afganial mencatat resonansi budaya dari tempat ini: “Memamerkan karya saya di landmark bersejarah seperti Sarinah, dibingkai oleh sejarah tekstil Purana yang kaya dan geometri dekonstruktif bersih Puragraph, adalah momen persatuan kreatif yang kuat. Ini menjembatani warisan masa lalu kita dengan visi masa depan kita, membiarkan kanvas saya hidup di atas tubuh-tubuh masyarakat perkotaan modern.”

“Di Sarinah, kami menunjukkan bagaimana kesederhanaan dekonstruktif dapat mendefinisikan ulang warisan modern,” jelas Maritza Putri, Lead Designer sekaligus representasi Puragraph. “Atasan hitam dan putih polos kami melewati tren sesaat, menawarkan pilihan esensial dan intelektual bagi masyarakat urban Jakarta. Dengan menerjemahkan seni ekspresif Anton menjadi statement patch tunggal yang ditempatkan secara presisi, kami membiarkan pemakainya membawa semangat ‘Abundance’ seperti lencana kehormatan langka.”

Liveable Art Soirée ini menghadirkan sesi penataan gaya pribadi (personal styling), tampilan instalasi interaktif, serta hadiah VIP eksklusif, menjadikannya destinasi yang wajib dikunjungi bagi mereka yang ingin mendefinisikan ulang lemari pakaian urban dan resort mereka.

Supported by:

YATS Colony · EVERNAILS · Cha Co.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi.  Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya.  Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik.  Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Namun, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time.  “Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ.  Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. […]

  • UMKM Go Global: Strategi Kirim Paket Ke Luar Negeri dengan Aman dan Terjangkau

    UMKM Go Global: Strategi Kirim Paket Ke Luar Negeri dengan Aman dan Terjangkau

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Tingkatkan skala bisnis UMKM Anda ke pasar global. Temukan strategi kirim paket ke luar negeri yang aman, cepat, dan tetap menjaga margin keuntungan bisnis Anda. Peluang Emas Ekspor Bagi Pelaku UMKM Lokal Saat ini, peluang untuk menembus pasar internasional semakin terbuka lebar bagi para pelaku bisnis lokal di Indonesia. Berkat pesatnya perkembangan marketplace global dan […]

  • Apa Itu SPF dan Berapa SPF yang Aman untuk Bayi dan Anak?

    Apa Itu SPF dan Berapa SPF yang Aman untuk Bayi dan Anak?

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Kulit bayi itu unik, lembut, halus, dan masih dalam tahap berkembang. Tapi justru karena itulah, kulit si kecil jauh lebih rentan terhadap paparan sinar matahari dibandingkan kulit orang dewasa. Tanpa perlindungan yang tepat, paparan UV bisa membuat kulit lebih cepat kemerahan, kering, bahkan terasa tidak nyaman meski hanya terpapar sebentar. Di titik ini banyak orang […]

  • Pilih Mana? Perbandingan Kurir Terbaik Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri

    Pilih Mana? Perbandingan Kurir Terbaik Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Bingung memilih ekspedisi internasional? Simak perbandingan kurir top dunia agar Anda bisa kirim paket ke luar negeri dengan rute dan harga paling efisien. Mengapa Memilih Ekspedisi yang Tepat Itu Krusial? Saat ini, terdapat banyak sekali pilihan ekspedisi multinasional yang beroperasi di Indonesia, dan masing-masing memiliki kekuatan serta fokus wilayah yang berbeda. Bagi Anda yang memiliki […]

  • Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Komitmen Penguatan Komponen Cadangan di Sulawesi Utara

    Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Komitmen Penguatan Komponen Cadangan di Sulawesi Utara

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sistem pertahanan nasional melalui penguatan komponen cadangan (Komcad) dan komponen pendukung (Komduk). Hal ini ditegaskan langsung oleh Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Komcad dan Komduk, yang digelar oleh Kemenko Polhukam RI di Hotel Four Points by Sheraton Manado, Rabu (6/8/2025). Acara ini turut dihadiri sejumlah […]

  • Robot Berkaki Empat Unitree untuk Inspeksi di Area Industri Ekstrem

    Robot Berkaki Empat Unitree untuk Inspeksi di Area Industri Ekstrem

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Inspeksi fasilitas industri di area berbahaya, medan tidak rata, atau lingkungan yang tidak aman bagi tenaga kerja membutuhkan solusi yang bisa bergerak mandiri di kondisi lapangan nyata. Kendaraan beroda tidak bisa menavigasi tangga, lereng curam, atau area dengan hambatan fisik yang kompleks. Unitree A2 hadir sebagai robot quadruped industri dengan kecepatan maksimal 6 m/s, kemampuan […]

expand_less