Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Kecelakaan di Perlintasan Menurun, Daop 4 Semarang Terus Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Kecelakaan di Perlintasan Menurun, Daop 4 Semarang Terus Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

  • account_circle editor News
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar

KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di area perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan. Berbagai upaya preventif dan edukatif secara konsisten dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan raya dan perjalanan kereta api.

KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di area perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan. Berbagai upaya preventif dan edukatif secara konsisten dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan raya dan perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa selama periode Tahun 2025, KAI Daop 4 Semarang telah melaksanakan berbagai program peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang.

“Salah satunya adalah sosialisasi keselamatan di lingkungan sekolah sebanyak 24 kali. Kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan pemahaman sejak dini kepada para pelajar terkait bahaya melintas sembarangan di jalur rel, mengingat anak-anak dan remaja menjadi salah satu kelompok yang rentan karena sering bermain atau melintas di area jalur kereta api tanpa pengawasan,” kata Luqman.

Luqman melanjutkan, KAI Daop 4 Semarang juga mengintensifkan sosialisasi langsung di perlintasan sebidang sebanyak 351 kali sepanjang Tahun 2025. Kegiatan ini melibatkan petugas lapangan bersama TNI, Polri, Railfans dan Kewilayahan Setempat yang memberikan edukasi secara langsung kepada pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, mobil, serta pejalan kaki di perlintasan sebidang resmi maupun liar.

“Tujuannya agar masyarakat lebih patuh terhadap aturan berlalu lintas dan memahami prioritas perjalanan kereta api yang telah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas,” imbuhnya.

Tak hanya itu, tindakan tegas berupa penutupan atau penyempitan 21 perlintasan sebidang liar dan rawan juga telah dilakukan oleh KAI Daop 4 Semarang sepanjang Tahun 2025.

“Penutupan ini dilakukan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menutup akses ilegal yang kerap dimanfaatkan oleh warga dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Dengan penutupan ini, diharapkan perlintasan tidak resmi yang membahayakan dapat diminimalisir,” kata Luqman.

Upaya berkelanjutan tersebut menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data periode Tahun 2025, angka kecelakaan di perlintasan sebidang di wilayah Daop 4 Semarang menurun signifikan sebesar 23%, yakni 20 kasus dibanding 26 kasus kecelakaan pada periode tahun 2024.

Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan masyarakat, KAI Daop 4 Semarang juga telah memasang spanduk peringatan di berbagai titik perlintasan sebidang dan jalur rawan kecelakaan. Spanduk ini berisi himbauan dan informasi tentang pentingnya berhenti sejenak, melihat kiri-kanan, serta mendahulukan perjalanan kereta api sebagai prioritas utama sesuai ketentuan perundang-undangan. Diharapkan melalui media visual ini, kesadaran pengendara dapat terus meningkat.

“Berbagai upaya ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menciptakan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di perlintasan sebidang. Namun demikian, kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama berdisiplin dan mematuhi rambu serta aturan yang berlaku,” tutup Luqman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memaknai Hardiknas, BRI Finance Dorong  Akses Dana Pendidikan yang Fleksibel

    Memaknai Hardiknas, BRI Finance Dorong Akses Dana Pendidikan yang Fleksibel

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Mei 2026 – Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei, perhatian terhadap akses dan kualitas pendidikan di Indonesia kembali mengemuka, termasuk tantangan dalam pembiayaannya. Kebutuhan biaya pendidikan di Tanah Air tercatat terus meningkat dari tahun ke tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa kenaikan biaya pendidikan berlangsung konsisten dan dalam […]

  • Skor ESG Tinggi dan Free Float Saham Kuat, WIKA Beton Wakili  Emiten Indonesia Berstandar Global

    Skor ESG Tinggi dan Free Float Saham Kuat, WIKA Beton Wakili Emiten Indonesia Berstandar Global

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) kian mengukuhkan reputasinya di kancah internasional lewat capaian skor Environmental, Social, and Governance (ESG) sebesar 71 dari 100 dalam penilaian S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) yang diumumkan pada 6 Februari 2026. Skor tersebut menempatkan WIKA Beton di kelompok teratas perusahaan industri material konstruksi global dan mempertegas posisinya […]

  • BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan Kendaraan bagi Masyarakat Jawa Timur melalui BRI KKB Expo

    BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan Kendaraan bagi Masyarakat Jawa Timur melalui BRI KKB Expo

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Surabaya, 10 Juli 2026 – Sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional, Jawa Timur memiliki mobilitas masyarakat yang terus meningkat, seiring berkembangnya aktivitas bisnis, perdagangan, hingga kebutuhan perjalanan sehari-hari. Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), bagian dari BRI Group, menghadirkan berbagai solusi pembiayaan kendaraan melalui BRI KKB Expo 2026 yang berlangsung hingga […]

  • Tingkatkan Standar Trainer di Indonesia, KLTC® Gelar Program Pendidikan dan Pelatihan Khusus Profesi Trainer (PPKPT)

    Tingkatkan Standar Trainer di Indonesia, KLTC® Gelar Program Pendidikan dan Pelatihan Khusus Profesi Trainer (PPKPT)

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KLTC® kembali menyelenggarakan Program Pendidikan dan Pelatihan Khusus Profesi Trainer (PPKPT) angkatan ke-8 yang akan berlangsung pada akhir tahun 2026. Program intensif selama 160 jam ini dirancang untuk mencetak trainer profesional melalui pendekatan praktis dan terstruktur. Dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta dukungan berbagai sertifikasi nasional dan internasional, PPKPT menjadi bagian dari upaya […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Pertanian Berkelanjutan Melalui Inovasi Pupuk Hayati Enero

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Pertanian Berkelanjutan Melalui Inovasi Pupuk Hayati Enero

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA — Di tengah tantangan degradasi kualitas lahan pertanian akibat penggunaan input kimia jangka panjang, pemulihan kesehatan tanah menjadi prasyarat penting bagi tercapainya kedaulatan pangan nasional. Menjawab kebutuhan tersebut, PTPN I, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara mempertegas komitmennya mendukung pertanian berkelanjutan melalui anak usahanya, PT Energi Agro Nusantara (Enero), dengan menghadirkan inovasi pupuk hayati cair […]

  • Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

    Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Industri aset kripto Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan sepanjang 2026. Peningkatan nilai transaksi, bertambahnya jumlah konsumen, serta penguatan regulasi menjadi penopang perkembangan ekosistem aset digital nasional. Jakarta, 13 Juli 2026  – Industri aset kripto Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan sepanjang 2026. Peningkatan nilai transaksi, bertambahnya jumlah konsumen, serta penguatan regulasi menjadi penopang perkembangan ekosistem aset […]

expand_less