Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pelopor Pendidikan Accounting Berbasis Technology di Indonesia, School of Accounting BINUS University Raih Top 4 QS World University Rankings by Subject

Pelopor Pendidikan Accounting Berbasis Technology di Indonesia, School of Accounting BINUS University Raih Top 4 QS World University Rankings by Subject

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

JAKARTA, 19 Juni 2026 – Perkembangan Artificial Intelligence (AI), automation, dan digital transformation kini semakin mengubah cara industri keuangan dan akuntansi bekerja. Profesi akuntan yang sebelumnya identik dengan pembukuan dan administrasi keuangan kini berkembang menjadi mitra strategi bisnis yang dituntut memiliki kemampuan literasi teknologi, berpikir analitis, serta mendukung pengambilan keputusan bisnis.

Transformasi ini mendorong perusahaan untuk mencari lulusan akuntansi yang tidak hanya memahami laporan keuangan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan ekosistem digital dan perkembangan teknologi yang terus berubah. Perubahan tersebut juga mulai memengaruhi cara orang tua dan calon mahasiswa memandang pendidikan tinggi. Di tengah perubahan industri yang berlangsung cepat, muncul pertanyaan mengenai relevansi jurusan akuntansi di masa depan serta bagaimana institusi pendidikan dapat mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.

Kebutuhan terhadap talenta akuntansi yang memahami teknologi pun terus meningkat. Deloitte Center for Controllership mencatat lebih dari 80 persen profesional finance dan accounting percaya bahwa AI akan menjadi tools utama dalam profesi accounting dalam lima tahun ke depan. Sementara itu, studi KPMG Digitalization in Accounting 2025/2026 menunjukkan 53 persen perusahaan telah menggunakan AI dalam accounting atau sedang mempersiapkan implementasinya.

Sejalan dengan itu, adopsi teknologi di sektor ini juga terus meningkat secara signifikan. Data dari Intuit 2025 Technology Survey menunjukkan bahwa 64 persen accounting firms berencana meningkatkan investasi pada AI dalam satu tahun ke depan, sementara 95 persen telah mengotomatisasi setidaknya satu fungsi operasional mereka. Di sisi lain, penelitian “Future-Ready Digital Skills in the AI Era” menemukan adanya kesenjangan keterampilan yang cukup signifikan antara kebutuhan industri accounting dan kesiapan lulusan, terutama pada aspek digital capability, AI literacy, dan technology-related competencies.

Rangkaian temuan tersebut menunjukkan satu hal yang semakin jelas: transformasi di industri akuntansi tidak hanya terjadi pada level teknologi, tetapi juga pada kesiapan talenta yang akan mengisinya di masa depan.

Menjawab perubahan tersebut, BINUS University melalui School of Accounting menghadirkan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan accounting dan technology secara relevan dengan kebutuhan industri global saat ini, dengan fokus pada industry relevance dan future-ready capabilities.

Dekan School of Accounting BINUS University, Prof. Ang Swat Lin Lindawati, S.E., M.Com (Hons.), Ph.D., CSRS, CSRA., CMA., Cert.DA., menyampaikan bahwa perubahan industri ini menuntut perguruan tinggi untuk ikut beradaptasi dalam cara mendidik mahasiswa.

“Profesi akuntan tidak lagi terbatas pada fungsi administratif. Perkembangan AI dan digital finance membuat profesi akuntan berkembang menjadi strategic business partner yang membutuhkan kemampuan teknologi, analitis, dan business decision-making. Oleh karena itu, penting bagi perguruan tinggi untuk menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan perubahan industri,” ujarnya.

Lebih lanjut, sebanyak 61 persen perusahaan juga melihat AI sebagai faktor penting dalam masa depan keuangan dan akuntansi. Penggunaan machine learning dalam proses akuntansi juga terus meningkat, menunjukkan bahwa transformasi digital dalam industri ini berlangsung semakin cepat.

Kondisi ini menegaskan bahwa kemampuan literasi teknologi menjadi semakin penting bagi mahasiswa akuntansi, karena perusahaan kini membutuhkan individu yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu bekerja dalam data-driven business environment yang terus berkembang.

Sebagai pionir accounting berbasis teknologi di Indonesia, School of Accounting BINUS University menghadirkan kurikulum yang dirancang agar mahasiswa juga memperoleh pengalaman langsung terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa kini. Pendekatan experiential learning diterapkan melalui berbagai program pembelajaran yang membantu mahasiswa memahami implementasi akuntansi dalam konteks bisnis nyata.

Mahasiswa juga memperoleh akses terhadap berbagai tools dan sistem yang relevan dengan kebutuhan industri modern, termasuk akses SAP tanpa biaya tambahan. Selain itu, School of Accounting BINUS University didukung oleh lebih dari 100 partner industri yang membantu mahasiswa memperoleh pengalaman di industri dan pengalaman profesional sebelum lulus melalui Program Enrichment.

Program tersebut memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata melalui internship, project-based learning, riset, entrepreneurship, hingga berbagai kegiatan yang terhubung langsung dengan dunia industri. Dalam implementasinya, pembelajaran juga dirancang agar mahasiswa memahami bagaimana akuntansi berkembang di era digital finance dan data-driven business environment. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi akuntan konvensional, tetapi juga future-ready professionals yang mampu beradaptasi dengan transformasi industri global.

Prof. Ang Swat Lin Lindawati menambahkan bahwa peran akuntan kini telah berevolusi secara signifikan. Di sisi lain, perubahan industri juga diikuti oleh peningkatan standar dan kualitas pendidikan yang harus selaras dengan kebutuhan global.

“School of Accounting BINUS University menjadi salah satu school accounting terbaik di Indonesia dengan pencapaian Top 4 di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings by Subject: Accounting & Finance, serta berada di peringkat 301–375 dunia. Ini mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dan berstandar global,” jelasnya.

School of Accounting BINUS University juga memiliki Akreditasi Unggul serta terakreditasi internasional oleh HEEACT (Higher Education Evaluation and Accreditation Council of Taiwan) dan EFMD (European Foundation for Management Development) untuk International Class, memperkuat kualitas pendidikan yang berstandar global. Adapun program studi yang berada di bawah School of Accounting BINUS University meliputi Accounting, Taxation, Accounting Technology, dan Finance.

Melalui pendekatan pembelajaran berbasis teknologi dan industry relevance, School of Accounting BINUS University terus berupaya mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kesiapan karier global di tengah percepatan transformasi digital.

Bagi banyak orang tua dan calon mahasiswa, kesiapan menghadapi perubahan industri kini menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih perguruan tinggi. Pendidikan tinggi tidak lagi hanya dipandang sebagai jalan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga sebagai fondasi untuk membangun kemampuan adaptasi dan kesiapan menghadapi dunia kerja masa depan.

Di tengah perkembangan AI dan digital finance, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan industri menjadi semakin krusial bagi calon mahasiswa maupun orang tua dalam memilih institusi pendidikan. Informasi lebih lanjut mengenai School of Accounting BINUS University dapat diakses melalui: https://soa.binus.ac.id/

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

    BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 8 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen pembiayaan multiguna pada kuartal I-2026. Penyaluran pada segmen ini tercatat meningkat sebesar 37,47% secara tahunan (year-on-year/YoY), di mana pertumbuhan ini didorong oleh permintaan masyarakat yang tetap kuat. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Kondisi […]

  • Lintasarta Perkuat Solusi AI Terintegrasi untuk Menjawab Tantangan Implementasi Industri

    Lintasarta Perkuat Solusi AI Terintegrasi untuk Menjawab Tantangan Implementasi Industri

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    JAKARTA, 18 Februari 2026 – Seiring meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor, banyak perusahaan menghadapi tantangan nyata dalam mengintegrasikan solusi AI ke dalam sistem operasional mereka. Kompleksitas integrasi, keterbatasan infrastruktur, proses implementasi yang memakan waktu, hingga kebutuhan keamanan dan kedaulatan data menjadi tantangan utama dalam mempercepat adopsi teknologi. Menjawab kebutuhan tersebut, Lintasarta menegaskan […]

  • *Update Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Tiket KA dari Daop 1 Jakarta Masih Tersedia untuk Berbagai Tujuan Favorit*

    *Update Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Tiket KA dari Daop 1 Jakarta Masih Tersedia untuk Berbagai Tujuan Favorit*

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan update layanan angkutan selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2026. Hingga Rabu, 13 Mei 2026, tiket kereta api untuk berbagai tujuan favorit masyarakat masih tersedia cukup banyak dan dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi lainnya. Manager Humas KAI […]

  • Telkom AI Connect Makassar Dukung Penyelenggaraan Webinar Beyond the Black Box, Kupas Urgensi Explainable AI

    Telkom AI Connect Makassar Dukung Penyelenggaraan Webinar Beyond the Black Box, Kupas Urgensi Explainable AI

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Webinar ini membedah mengapa akurasi tinggi saja tidak cukup membuat produk AI dipercaya dan diadopsi industri, sekaligus membekali peserta strategi membangun transparansi AI sejak tahap perancangan, bukan sebagai tambahan di akhir. Makassar, 21 Juli 2026 – Webinar bertajuk Beyond the Black Box: Why Industry Needs Explainable AI (XAI)? sukses diselenggarakan melalui kolaborasi Humannext dan Telkom […]

  • Jurusan Kuliah Ini Bantu Kamu Memahami Artificial Intelligence

    Jurusan Kuliah Ini Bantu Kamu Memahami Artificial Intelligence

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi membuat Artificial Intelligence menjadi salah satu bidang paling menjanjikan saat ini. Dari chatbot, sistem rekomendasi, hingga analisis data besar, Artificial Intelligence telah mengubah cara manusia bekerja dan berinteraksi. Sobat Unggul, jika kamu ingin benar-benar memahami bagaimana Artificial Intelligence bekerja. Salah satu pilihan terbaik adalah Program Studi Teknik Informatika dengan konsentrasi atau peminatan pada […]

  • Harga Emas Bergerak Negatif, Sentimen The Fed dan Dolar Jadi Penekan Utama

    Harga Emas Bergerak Negatif, Sentimen The Fed dan Dolar Jadi Penekan Utama

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Harga emas global diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan hari Kamis (25/6), seiring dominasi tren bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan yang berarti. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe H1 masih mengindikasikan kecenderungan penurunan, meskipun sempat terjadi pergerakan naik dalam sesi sebelumnya. Menurut Geraldo Kofit, penguatan […]

expand_less