Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral

Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Upaya menciptakan kemitraan strategis menjadi salah satu kunci untuk mendorong kedaulatan mineral Indonesia. Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga mampu menguasai teknologi dan memperkuat rantai nilai industri mineral nasional.
Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa menjelaskan, kesenjangan teknologi Indonesia di sejumlah sektor mineral sebenarnya tidak terlalu jauh dibandingkan dengan negara lain. Menurutnya, selama ini Indonesia masih banyak mengekspor bahan baku seperti alumina dan aluminium, sementara produk turunannya masih diproduksi di luar negeri.
Ia mencontohkan, Indonesia selama ini mengolah bauksit menjadi alumina atau aluminium ingot untuk kemudian diekspor ke negara lain seperti Jepang. Namun, untuk produk ekstrusi aluminium yang digunakan di sektor dirgantara, otomotif hingga pertahanan, Indonesia masih harus menunggu pasokan selama lima hingga enam bulan.
Sigit menilai teknologi untuk mengembangkan produk turunan aluminium maupun baja masih berada dalam jangkauan Indonesia. Namun, tantangan yang lebih besar berada pada mineral berbasis semikonduktor dan sejumlah mineral khusus yang saat ini hanya dikuasai oleh negara-negara maju.
“Tapi bukan jadi masalah, kita punya strategi di mana kita melakukan strategic partnership. Jadi kementerian strategis, di mana kita memiliki share terhadap kita punya mineral, you punya teknologi, tapi kalau you gak dapat mineral dari kita, maka gak bisa jalan. Kita strategic partnership, kita bangun kolaborasi R&D, kita ajak semua perguruan tinggi,” ujar Sigit dalam MINDialogue, di Jakarta, Rabu, (12/8/2026).
Senada dengan itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengakui kemitraan strategis masih dibutuhkan untuk mempercepat transfer teknologi ke Indonesia. Menurutnya, investasi asing tetap diperlukan karena Indonesia masih memiliki kelemahan dalam riset dan pengembangan atau research and development (R&D).
“Memang kenapa kita butuh juga investasi dari luar? Kita juga butuh partner teknologi karena memang terus terang kita juga sangat lemah dalam research and development. Maka itu PR besar,” kata Todotua.
Ia mencontohkan pengembangan industri baterai kendaraan listrik yang masih menghadapi tantangan pada rantai pasok bagian tengah. Padahal, Indonesia telah memiliki sumber daya nikel dan fasilitas pengolahan HPAL.
Saat ini, Indonesia tengah melaksanakan kerja sama strategis Indonesia dalam proyek baterai kendaraan listrik. Hal ini ditandai dengan kolaborasi antara anak usaha MIND ID, Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) untuk mengadopsi teknologi manufaktur sel baterai kendaraan listrik.
Keduanya tengah membangun pabrik baterai electric vehicle (EV) berlokasi di Karawang, Jawa Barat yang akan segera diresmikan pemerintah. Adapun kapasitas produksi awal ditaksir mencapai sebesar 6,9 gigawatt hour (GWh) per tahun.
Proyek ini digarap oleh konsorsium Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL) dengan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) dan IBC. CBL sendiri merupakan anak usaha dari CATL. Konsorsium perusahaan-perusahaan itu pun membentuk perusahaan baru bernama PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menekankan bahwa kemitraan strategis harus memberikan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia. Ia menilai selama ini banyak kekayaan mineral nasional yang justru lebih banyak dimanfaatkan oleh pihak lain yang memiliki keunggulan teknologi dan pendanaan.
Menurut Maroef, kondisi tersebut membuat Indonesia belum sepenuhnya menikmati manfaat dari sumber daya mineral yang dimiliki. Padahal, pengelolaan mineral seharusnya mampu memberikan nilai tambah yang optimal bagi bangsa dan negara.
“MIND ID memandang perlunya upaya perbaikan komprehensif yang melibatkan sinergi lintas institusi. Kami mengidentifikasi bahwa transformasi tata kelola cadangan mineral nasional harus dilakukan di setiap simpul kunci proses bisnis pertambangan, yakni dari sektor hulu, menengah midstream hingga hilir,” kata Maroef.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dupoin Futures Gelar Kegiatan “Level Up Ramadan”, Bagikan Takjil di Kawasan Stasiun Sudirman

    Dupoin Futures Gelar Kegiatan “Level Up Ramadan”, Bagikan Takjil di Kawasan Stasiun Sudirman

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PT Dupoin Futures Indonesia menggelar kegiatan berbagi bertajuk “Level Up Ramadan” di kawasan Dukuh Atas atau Stasiun Sudirman, Jakarta, pada Rabu (11/3) sore. Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini menyasar para pengguna transportasi umum, pekerja kantoran, serta masyarakat yang masih berada di perjalanan saat jam pulang kerja. Sejumlah perwakilan perusahaan tampak membagikan takjil […]

  • DJI AP100 Resmi Hadir di Indonesia, Parasut Keselamatan Khusus untuk DJI Matrice 400

    DJI AP100 Resmi Hadir di Indonesia, Parasut Keselamatan Khusus untuk DJI Matrice 400

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sistem parasut independen yang menghentikan rotor dalam waktu kurang dari 600 milidetik sebelum melontarkan parasut, dirancang untuk operasi drone di atas fasilitas aktif dan area padat. DJI AP100 kini tersedia di Indonesia sebagai sistem parasut keselamatan yang dirancang khusus untuk DJI Matrice 400. Perangkat ini bekerja secara independen dari drone, sehingga tetap berfungsi meskipun sistem […]

  • Tigo AI Perkenalkan Ekosistem Pemasaran Berbasis AI untuk Advertiser Indonesia

    Tigo AI Perkenalkan Ekosistem Pemasaran Berbasis AI untuk Advertiser Indonesia

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Tigo AI memperkenalkan ekosistem pemasaran berbasis artificial intelligence yang dirancang untuk membantu advertiser di Indonesia mengelola produksi konten, distribusi melalui kreator, pelacakan performa, dan model pembayaran berbasis hasil dalam satu sistem terintegrasi. Platform ini menyasar brand e-commerce, FMCG, beauty, finance, serta bisnis lokal yang ingin meningkatkan efisiensi pemasaran digital. Menurut materi perusahaan, tantangan utama advertiser […]

  • 5 Tanda Website Anda Tidak “Dipahami” oleh AI

    5 Tanda Website Anda Tidak “Dipahami” oleh AI

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Banyak website terlihat optimal di permukaan, tetapi tidak pernah muncul di jawaban AI. Artikel ini membahas lima tanda bahwa website Anda belum dipahami oleh AI. Website Anda Mungkin Terlihat Baik, Tapi Tidak Terbaca Banyak brand sudah memiliki website yang rapi, konten yang cukup, bahkan performa SEO yang stabil. Namun ketika diuji dalam sistem AI, nama […]

  • BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara

    BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya untuk menjaga kinerja pembiayaan alat berat tetap stabil di tengah berkembangnya wacana penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara tahun 2026. Perseroan melihat bahwa dinamika tersebut merupakan bagian dari siklus perencanaan di industri pertambangan yang masih berada dalam koridor wajar. Direktur […]

  • SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR

    SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Magelang, 13 Agustus 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Sukawa Edupark dalam membangun pusat pelatihan dan edukasi peternakan kambing perah terintegrasi yang mengedepankan standar pengelolaan peternakan dari hulu hingga hilir di Sukawa […]

expand_less