Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral

Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Upaya menciptakan kemitraan strategis menjadi salah satu kunci untuk mendorong kedaulatan mineral Indonesia. Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga mampu menguasai teknologi dan memperkuat rantai nilai industri mineral nasional.
Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa menjelaskan, kesenjangan teknologi Indonesia di sejumlah sektor mineral sebenarnya tidak terlalu jauh dibandingkan dengan negara lain. Menurutnya, selama ini Indonesia masih banyak mengekspor bahan baku seperti alumina dan aluminium, sementara produk turunannya masih diproduksi di luar negeri.
Ia mencontohkan, Indonesia selama ini mengolah bauksit menjadi alumina atau aluminium ingot untuk kemudian diekspor ke negara lain seperti Jepang. Namun, untuk produk ekstrusi aluminium yang digunakan di sektor dirgantara, otomotif hingga pertahanan, Indonesia masih harus menunggu pasokan selama lima hingga enam bulan.
Sigit menilai teknologi untuk mengembangkan produk turunan aluminium maupun baja masih berada dalam jangkauan Indonesia. Namun, tantangan yang lebih besar berada pada mineral berbasis semikonduktor dan sejumlah mineral khusus yang saat ini hanya dikuasai oleh negara-negara maju.
“Tapi bukan jadi masalah, kita punya strategi di mana kita melakukan strategic partnership. Jadi kementerian strategis, di mana kita memiliki share terhadap kita punya mineral, you punya teknologi, tapi kalau you gak dapat mineral dari kita, maka gak bisa jalan. Kita strategic partnership, kita bangun kolaborasi R&D, kita ajak semua perguruan tinggi,” ujar Sigit dalam MINDialogue, di Jakarta, Rabu, (12/8/2026).
Senada dengan itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengakui kemitraan strategis masih dibutuhkan untuk mempercepat transfer teknologi ke Indonesia. Menurutnya, investasi asing tetap diperlukan karena Indonesia masih memiliki kelemahan dalam riset dan pengembangan atau research and development (R&D).
“Memang kenapa kita butuh juga investasi dari luar? Kita juga butuh partner teknologi karena memang terus terang kita juga sangat lemah dalam research and development. Maka itu PR besar,” kata Todotua.
Ia mencontohkan pengembangan industri baterai kendaraan listrik yang masih menghadapi tantangan pada rantai pasok bagian tengah. Padahal, Indonesia telah memiliki sumber daya nikel dan fasilitas pengolahan HPAL.
Saat ini, Indonesia tengah melaksanakan kerja sama strategis Indonesia dalam proyek baterai kendaraan listrik. Hal ini ditandai dengan kolaborasi antara anak usaha MIND ID, Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) untuk mengadopsi teknologi manufaktur sel baterai kendaraan listrik.
Keduanya tengah membangun pabrik baterai electric vehicle (EV) berlokasi di Karawang, Jawa Barat yang akan segera diresmikan pemerintah. Adapun kapasitas produksi awal ditaksir mencapai sebesar 6,9 gigawatt hour (GWh) per tahun.
Proyek ini digarap oleh konsorsium Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL) dengan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) dan IBC. CBL sendiri merupakan anak usaha dari CATL. Konsorsium perusahaan-perusahaan itu pun membentuk perusahaan baru bernama PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menekankan bahwa kemitraan strategis harus memberikan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia. Ia menilai selama ini banyak kekayaan mineral nasional yang justru lebih banyak dimanfaatkan oleh pihak lain yang memiliki keunggulan teknologi dan pendanaan.
Menurut Maroef, kondisi tersebut membuat Indonesia belum sepenuhnya menikmati manfaat dari sumber daya mineral yang dimiliki. Padahal, pengelolaan mineral seharusnya mampu memberikan nilai tambah yang optimal bagi bangsa dan negara.
“MIND ID memandang perlunya upaya perbaikan komprehensif yang melibatkan sinergi lintas institusi. Kami mengidentifikasi bahwa transformasi tata kelola cadangan mineral nasional harus dilakukan di setiap simpul kunci proses bisnis pertambangan, yakni dari sektor hulu, menengah midstream hingga hilir,” kata Maroef.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hobimu Terlalu Banyak Pengeluaran? Saatnya Atur Anggaran

    Hobimu Terlalu Banyak Pengeluaran? Saatnya Atur Anggaran

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Memiliki hobi adalah hal yang menyenangkan. Bagi sebagian orang, hobi menjadi cara untuk melepas penat setelah bekerja atau beraktivitas seharian. Mulai dari mengoleksi barang, olahraga, traveling, fotografi, bermain gim, hingga berburu barang edisi terbatas, semuanya dapat memberikan kepuasan tersendiri. Namun seiring waktu, tidak sedikit orang yang mulai menyadari bahwa hobi juga bisa menjadi salah satu […]

  • Panduan Pemula: 7 Langkah Praktis Kirim Paket Ke Luar Negeri dari Rumah

    Panduan Pemula: 7 Langkah Praktis Kirim Paket Ke Luar Negeri dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Baru pertama kali kirim paket ke luar negeri? Ikuti panduan 7 langkah praktis ini, mulai dari persiapan dokumen hingga paket dijemput langsung dari rumah Anda tanpa repot. Mengatasi Keraguan Kirim Barang Internasional Bagi sebagian besar pemula, proses kirim paket ke luar negeri sering kali terbayang sebagai sesuatu yang sangat rumit dan melelahkan. Banyak yang membayangkan […]

  • Legalitas Rampung, Ribuan Koperasi Merah Putih di Sulut Resmi Terdaftar

    Legalitas Rampung, Ribuan Koperasi Merah Putih di Sulut Resmi Terdaftar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MANADO, ReputasiPlus.com – Penguatan kelembagaan koperasi di Sulawesi Utara kian nyata setelah 1.839 Koperasi Merah Putih dipastikan telah mendapatkan pengesahan badan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Pengesahan tersebut menegaskan legalitas koperasi yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak […]

  • Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online)  di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!

    Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online) di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Banyak orang ingin kuliah. Tapi tidak semua bisa menjalaninya dengan cara yang sama. Tidak semua bisa mengikuti sistem kuliah konvensional yang menuntut hadir di kampus setiap hari.. Ada yang harus bekerja, ada yang tinggal jauh dari pusat kota, ada yang sudah memiliki tanggung jawab keluarga, dan ada juga yang membutuhkan sistem belajar yang bisa menyesuaikan […]

  • Barantum Kini Hadirkan Broadcast untuk Semua Channel Komunikasi

    Barantum Kini Hadirkan Broadcast untuk Semua Channel Komunikasi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Pelanggan sekarang tidak hanya berkomunikasi dengan bisnis melalui satu platform. Selain WhatsApp, mereka juga […]

  • KAI Daop 2 Bandung Ajak Masyarakat Manfaatkan Diskon 30% KA Ekonomi Komersial Angkutan Lebaran 2026, Tiket Masih Banyak Tersedia

    KAI Daop 2 Bandung Ajak Masyarakat Manfaatkan Diskon 30% KA Ekonomi Komersial Angkutan Lebaran 2026, Tiket Masih Banyak Tersedia

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 25 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program tarif diskon 30% KA Ekonomi Komersial pada momen Angkutan Lebaran 2026. Program ini merupakan program pemerintah yang diberikan kepada pengguna KA Ekonomi Komersial agar dapat menggunakan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau terutama bagi […]

expand_less