Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ketika Dunia Lindungi Baja Domestik, Penguatan TKDN Indonesia Jadi Keniscayaan

Ketika Dunia Lindungi Baja Domestik, Penguatan TKDN Indonesia Jadi Keniscayaan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Jakarta (26/5) – Perubahan kebijakan industri baja global menunjukkan bahwa semakin banyak negara menggunakan belanja publik dan proyek infrastruktur sebagai instrumen untuk memperkuat industri domestik.

Tren ini
mempertegas pentingnya penguatan implementasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam
Negeri (TKDN) di Indonesia agar pembangunan nasional turut memperkuat industri
baja dalam negeri. 

TKDN Perkuat Industri Baja
Nasional
 

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS), Dr. Akbar Djohan, menegaskan
bahwa penguatan implementasi TKDN menjadi langkah strategis agar pembangunan
nasional juga memberikan manfaat langsung bagi industri dalam negeri. 

“Implementasi
TKDN sangat penting untuk memastikan proyek infrastruktur nasional dapat
sekaligus memperkuat industri strategis nasional seperti industri baja,” ujar
Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel Industry
Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia
(ALFI/ILFA).

Ia
menambahkan bahwa kebijakan kandungan lokal sejalan dengan agenda Asta Cita
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat kemandirian
ekonomi dan membangun industri nasional yang berdaya saing global. 

Tren Global Perkuat Industri
Baja Domestik

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, menilai bahwa Uni Eropa dalam beberapa tahun
terakhir telah memperkuat perlindungan industri baja melalui pembatasan impor
serta peningkatan tarif dalam kebijakan perdagangan baru yang akan menggantikan
skema safeguard setelah 2026.

Pelaku industri baja di Eropa mulai
mendorong agar kebijakan industri dan investasi publik juga menciptakan
permintaan langsung bagi baja yang diproduksi di kawasan Eropa melalui konsep Made in EU Steel.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan serupa
juga terlihat di berbagai negara lain. Amerika Serikat memperkuat industri baja
melalui tarif impor dan kebijakan Buy
American
, sementara India menjalankan strategi Make in India melalui preferensi produk domestik dalam pengadaan
pemerintah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gading Boulevard Sambut Nasabah dengan Hangat

    Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gading Boulevard Sambut Nasabah dengan Hangat

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Gading Boulevard menghadirkan suasana pelayanan yang berbeda bagi nasabah yang datang ke banking hall untuk melakukan berbagai transaksi perbankan. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran pekerja BRI BO Gading Boulevard untuk memberikan apresiasi sekaligus menciptakan pengalaman layanan yang hangat dan berkesan bagi setiap nasabah. Sejak […]

  • Stadion Klabat Meledak Sorak! Gubernur Yulius Selvanus Tantang Atlet Sulut Raih 10 Besar PON 2027!

    Stadion Klabat Meledak Sorak! Gubernur Yulius Selvanus Tantang Atlet Sulut Raih 10 Besar PON 2027!

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MANADO, ReputasiPlus.com— Suasana megah menyelimuti Stadion Klabat Manado saat pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara XII pada Rabu, 19 November 2025. Ribuan atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara memenuhi arena, disambut gemuruh sorak penonton yang memadati stadion. ‎ ‎Defile spektakuler dari 15 kontingen menjadi pembuka yang memukau, menampilkan kostum khas daerah, […]

  • BINUS @Malang Gelar SheCodes Society Digital Leadership Academy untuk Dorong Perempuan Muda di Bidang STEM

    BINUS @Malang Gelar SheCodes Society Digital Leadership Academy untuk Dorong Perempuan Muda di Bidang STEM

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Malang, 16 Juni 2026 – Partisipasi perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari akses pembelajaran hingga ruang eksplorasi yang inklusif. Padahal, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, keterlibatan perempuan menjadi bagian penting dalam menciptakan inovasi yang lebih beragam dan berdampak. Melihat kebutuhan tersebut, BINUS University melalui BINUS @Malang menghadirkan […]

  • Pelindo Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Belawan melalui Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi

    Pelindo Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Belawan melalui Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Medan, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus memperkuat perannya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Berlandaskan keyakinan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak terlepas dari dukungan masyarakat di sekitarnya, Pelindo Multi Terminal […]

  • Telkom AI Connect Edukasi 450+ Siswa SD Tanamkan Pola Pikir Wirausaha Sejak Dini

    Telkom AI Connect Edukasi 450+ Siswa SD Tanamkan Pola Pikir Wirausaha Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Telkom AI Connect menggelar webinar “From Problems to Big Ideas” yang diikuti 450+ siswa SD untuk menanamkan pola pikir kewirausahaan sejak dini. Melalui pendekatan interaktif, siswa diajak mengubah masalah sehari-hari menjadi ide bisnis sebagai bagian dari upaya membangun generasi kreatif dan siap menghadapi era digital. Telkom AI Center of Excellence Jakarta melalui Telkom AI Connect […]

  • Tren Cat Food Minim Pengawet Semakin Diminati di Indonesia

    Tren Cat Food Minim Pengawet Semakin Diminati di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Memilih makanan untuk anabul bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal kesehatan jangka panjang. Saat ini, semakin banyak Pawfriends yang mulai sadar pentingnya memilih makanan kucing tanpa pengawet demi menjaga kualitas hidup kucing kesayangan. Kandungan bahan kimia berlebih pada makanan dapat memberikan dampak buruk jika dikonsumsi terus-menerus, mulai dari gangguan pencernaan hingga risiko kesehatan lainnya. […]

expand_less