Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » KLTC® Tunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama, Perkuat Fokus pada Pengembangan Keluarga dan SDM

KLTC® Tunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama, Perkuat Fokus pada Pengembangan Keluarga dan SDM

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

KLTC® resmi menunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama untuk memperkuat fokus pengembangan SDM melalui pendekatan keluarga dan perkembangan anak. Dengan latar belakang sebagai konsultan ilmu keluarga & perkembangan anak, Saskia membawa perspektif bahwa kualitas individu dan kepemimpinan tidak terlepas dari fondasi yang dibangun sejak usia dini. Langkah ini menjadi bagian dari strategi KLTC® dalam menghadirkan pengembangan SDM yang lebih komprehensif dan berkelanjutan di Indonesia.

Yogyakarta, 10 April 2026 — Kuncoro Leadership Training & Consulting® (KLTC® Group) resmi menunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama sebagai bagian dari langkah strategis dalam memperkuat fokus pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya pada aspek keluarga dan perkembangan anak. Penunjukan ini menjadi langkah penting dalam memperluas pendekatan KLTC® yang selama ini dikenal melalui program pelatihan kepemimpinan dan pengembangan profesional.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu kualitas SDM di Indonesia semakin menjadi perhatian. Banyak organisasi mulai menyadari bahwa tantangan dalam kepemimpinan, produktivitas, hingga dinamika tim tidak hanya dipengaruhi oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh faktor yang lebih mendasar, seperti pola pikir, emosi, dan karakter individu. Faktor-faktor ini sering kali terbentuk sejak usia dini, dalam lingkungan keluarga.

Melihat hal tersebut, KLTC® menilai bahwa pengembangan SDM tidak dapat dilakukan secara parsial. Pelatihan di usia dewasa memang penting, namun tanpa fondasi yang kuat sejak awal, proses pengembangan sering kali tidak memberikan dampak yang optimal. Oleh karena itu, pendekatan yang lebih komprehensif menjadi kebutuhan, dengan mengintegrasikan aspek keluarga sebagai bagian dari ekosistem pengembangan manusia.

Saskia Ratry Arsiwie dikenal sebagai konsultan di bidang ilmu keluarga dan perkembangan anak, dengan latar belakang akademik dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Selama ini, ia aktif mengembangkan berbagai inisiatif edukasi yang berfokus pada peran keluarga dalam membentuk pola pikir, regulasi emosi, serta kemampuan sosial anak yang akan memengaruhi kualitas individu di masa depan. Salah satunya melalui platform yang ia dirikan pada tahun 2022 yaitu Sekolah Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak (SIKPA).

Melalui pendekatannya, Saskia melihat bahwa banyak tantangan yang muncul di dunia kerja, termasuk dalam kepemimpinan, berakar dari pengalaman awal individu. Cara seseorang berkomunikasi, mengambil keputusan, menghadapi tekanan, hingga membangun relasi, sering kali dipengaruhi oleh pola asuh dan lingkungan tumbuh kembangnya.

“Ketika kita berbicara tentang pengembangan SDM, kita sering kali langsung fokus pada pelatihan di usia dewasa. Padahal, fondasi utamanya sudah terbentuk jauh sebelumnya, yaitu di dalam keluarga. Jika fondasi ini tidak diperkuat, maka pengembangan di tahap berikutnya akan menjadi sangat menantang,” ujar Saskia saat ditemui di Yogyakarta.

Sebagai Komisaris Utama, Saskia diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam pengembangan program dan arah strategis KLTC®. Tidak hanya memperkuat pendekatan yang sudah ada, tetapi juga memperluas cakupan pengembangan SDM dengan memasukkan dimensi keluarga dan perkembangan anak sebagai bagian integral.

Langkah ini juga mempertegas posisi KLTC® sebagai lembaga yang tidak hanya berfokus pada pelatihan kepemimpinan dalam konteks profesional, tetapi juga pada pembangunan manusia secara utuh. Dengan menggabungkan pendekatan leadership, psikologi, dan keluarga, KLTC® berupaya menghadirkan solusi yang lebih berkelanjutan dalam menjawab tantangan pengembangan SDM di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, KLTC® bersama Saskia Ratry Arsiwie akan mengembangkan program yang secara spesifik menghubungkan antara pola asuh dalam keluarga, proses pendidikan, hingga pembentukan kepemimpinan di usia dewasa. Program-program ini tidak hanya berbentuk pelatihan, tetapi juga edukasi keluarga, modul pembelajaran, serta pendekatan praktis yang dapat diterapkan oleh orang tua, pendidik, maupun profesional. Dengan demikian, pengembangan SDM tidak lagi dimulai saat seseorang sudah bekerja, tetapi sejak fondasi awal kehidupannya terbentuk.

Saskia Ratry Arsiwie menyampaikan bahwa pendekatan ini penting untuk menjawab akar permasalahan yang selama ini sering terlewat.
“Banyak intervensi dilakukan saat seseorang sudah dewasa, padahal pola pikir, cara bertindak, cara mengelola emosi, dan cara membangun relasi sudah terbentuk sejak kecil. Ke depan, kami ingin KLTC® tidak hanya hadir di ruang training, tetapi juga masuk ke ruang keluarga dan pendidikan sebagai tempat awal pembentukan manusia,” ujarnya.

Ke depan, KLTC® akan mulai mengembangkan inisiatif yang lebih terstruktur untuk menjembatani tiga ruang utama pembentukan individu: keluarga, pendidikan, dan dunia kerja. Ketiga aspek ini akan dihubungkan dalam satu alur pengembangan yang berkesinambungan, sehingga proses belajar tidak terputus di satu fase saja, tetapi terus berlanjut seiring pertumbuhan individu.

Pendekatan ini sekaligus menggeser cara pandang terhadap kepemimpinan. Leadership tidak lagi diposisikan sebagai hasil akhir dari pelatihan singkat, melainkan sebagai proses yang dibentuk secara bertahap melalui pengalaman hidup, lingkungan, dan interaksi sejak dini. Dengan perspektif ini, kepemimpinan menjadi sesuatu yang ditumbuhkan, bukan sekadar diajarkan.

Penunjukan Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama menjadi bagian dari langkah transformasi tersebut, sekaligus mempertegas arah baru KLTC® dalam membangun pengembangan SDM yang lebih kontekstual, berakar, dan berorientasi jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemeliharaan Jalan Berkelanjutan, JTT Perkuat Inspeksi Proaktif di Tengah Curah Hujan Tinggi

    Pemeliharaan Jalan Berkelanjutan, JTT Perkuat Inspeksi Proaktif di Tengah Curah Hujan Tinggi

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memahami bahwa kenyamanan dan keselamatan perjalanan merupakan hal yang paling dirasakan langsung oleh pengguna jalan. Oleh karena itu, JTT terus melakukan pemeliharaan dan penanganan lubang jalan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan, khususnya di tengah kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang tinggi di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek. Pada Selasa malam (27/01), […]

  • Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget

    Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinking fund adalah metode menyisihkan uang secara bertahap untuk kebutuhan yang sudah diperkirakan akan datang di masa depan. Berbeda dengan dana darurat yang digunakan untuk situasi tak terduga, sinking fund justru dipersiapkan untuk pengeluaran yang sudah direncanakan, seperti liburan, membeli gadget baru, biaya pendidikan, hingga uang muka rumah. Belakangan ini, metode sinking fund semakin banyak […]

  • 1 Nomor WhatsApp untuk Lebih dari 4 Admin? Pakai Tools Ini Solusinya!

    1 Nomor WhatsApp untuk Lebih dari 4 Admin? Pakai Tools Ini Solusinya!

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Saat bisnis Anda berkembang, jumlah chat pelanggan ikut meningkat. Awalnya satu admin cukup. Lalu bertambah dua, tiga, bahkan lebih dari empat orang. […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Kembangkan Kawasan Bawang Putih Berbasis Konservasi di Jawa Barat

    Holding Perkebunan Nusantara Kembangkan Kawasan Bawang Putih Berbasis Konservasi di Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), resmi menginisiasi penyiapan lahan strategis untuk budidaya bawang putih di Jawa Barat sebagai langkah konkret mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Inisiatif ini dimulai di Perkebunan Teh Gedeh, Cianjur, sebagai tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Pertanian Amran Sulaiman guna […]

  • itel POWER 80 Resmi Rilis! Tahan Benturan, Tahan Air, dan Bisa Rekam Video di Dalam Air

    itel POWER 80 Resmi Rilis! Tahan Benturan, Tahan Air, dan Bisa Rekam Video di Dalam Air

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    itel Indonesia resmi memperkenalkan itel POWER 80, smartphone terbaru yang dirancang untuk pengguna yang aktif dan selalu ingin memberikan dampak lebih dalam setiap aktivitas. Mengusung slogan “Power Your Impact”, itel POWER 80 hadir sebagai smartphone tangguh yang siap menemani berbagai momen, mulai dari bekerja, traveling, hingga berpetualang di alam terbuka. Tak hanya mengandalkan desain yang […]

  • Cara Mengubah Konten SEO Biasa Menjadi Konten yang Disukai AI

    Cara Mengubah Konten SEO Biasa Menjadi Konten yang Disukai AI

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Banyak konten SEO sebenarnya masih bisa digunakan, tetapi belum siap untuk AI. Konten Lama Anda Mungkin Belum Usang, Hanya Belum Dioptimalkan Banyak brand merasa harus membuat konten baru untuk mengikuti perkembangan AI. Padahal, dalam banyak kasus, konten yang sudah ada sebenarnya masih relevan. Masalahnya bukan pada kontennya, tetapi pada cara konten tersebut disusun dan dipahami. […]

expand_less