Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ketika Mantan PETI Bersama-sama Membangun Pongkor

Ketika Mantan PETI Bersama-sama Membangun Pongkor

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

Bogor – Penambang Tanpa Izin (PETI) menjadi permasalahan di banyak wilayah tambang, praktik penambangan ilegal yang tidak hanya menimbulkan keresahan lingkungan dan sosial, tetapi tak jarang membahayakan nyawa. Tak terkecuali di wilayah Pongkor, Kabupaten Bogor, isu PETI bergulir sejak lama.

Namun, seiring waktu, kesadaran baru tumbuh. Tidak sedikit mantan PETI yang mulai menyadari banyaknya sisiko yang muncul dari pekerjaan yang dilakukan. Di berbagai sudut desa sekitar Pongkor, muncul kegelisahan yang sama, keinginan untuk menemukan penghidupan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Kampung Cisangku, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, menjadi salah satu cermin perubahan tersebut. Kawasan yang berada dalam bentang Taman Nasional Gunung Halimun Salak ini pernah menghadapi tekanan sosial ekonomi yang kuat.

Sebagian warga kala itu menggantungkan hidup pada aktivitas yang beririsan dengan pembalakan liar dan penambangan ilegal. Hutan menjadi ruang yang rentan, sementara masyarakat berada dalam situasi yang serba terbatas.

Di tengah situasi itulah Hendrik mulai bergerak dengan niat untuk kembali membangun desa agar kembali memberikan manfaat bagi masyarakatnya.

“Di Pongkor dulu isu penambang liar itu seperti hal yang biasa terdengar. Banyak orang melihatnya sebagai pilihan hidup, tapi semakin dijalani, saya merasa itu bukan sesuatu yang baik untuk jangka panjang. Risiko besar, hasil tidak pasti, hidup juga penuh rasa khawatir,” ujar Hendrik.

Kesadaran itu menjadi titik balik. Bersama masyarakat, Hendrik terlibat dalam penguatan Kelompok Model Kampung Konservasi Cisangku, sebuah ruang kolektif yang perlahan menggeser orientasi dari eksploitasi menuju pelestarian. Perubahan tersebut kemudian menemukan momentumnya melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PT Antam (Persero) Tbk UBPE Pongkor.

Melalui Program Pepeling Cisangku, masyarakat diperkenalkan pada alternatif mata pencaharian yang bertumpu pada konservasi dan pemulihan lingkungan. Persemaian bibit tanaman endemik, pengembangan pupuk bokashi, hingga inovasi pupuk hayati mikoriza menjadi bagian dari ekosistem baru yang dibangun bersama.

Lahan yang dahulu menyimpan jejak aktivitas PETI kini menampilkan pemandangan berbeda. Bibit-bibit tanaman tumbuh teratur dalam polybag. Aktivitas yang berjalan bukan lagi menggali, melainkan menanam. Bagi masyarakat, perubahan itu menghadirkan stabilitas baru sekaligus rasa aman yang sebelumnya jarang dirasakan.

“Sekarang kami belajar melihat alam dengan cara yang berbeda. Dulu mungkin orang berpikir bagaimana mengambil dari hutan. Sekarang kami justru merawat dan menanam. Ada rasa bangga ketika melihat pohon tumbuh di tempat yang dulu rusak.” lanjut Hendrik.

Transformasi di Cisangku tidak hanya mengubah lanskap fisik, tetapi juga struktur sosial dan ekonomi warga. Kegiatan produktif melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, dari kelompok ibu ibu hingga pemuda desa. Potensi alam berkembang menjadi ruang eduekowisata, sementara aktivitas konservasi menciptakan sumber penghidupan alternatif yang lebih stabil.

Cerita perubahan di Pongkor tidak berhenti di Cisangku. Di desa lain yang masih berada dalam bentang wilayah yang sama, kisah serupa tumbuh dengan warna berbeda.

Sudin, yang lebih dikenal sebagai Kang Gemer, adalah salah satu di antaranya. Lahir dan besar di Kampung Parigi, Desa Cisarua, Kang Gemer pernah menjalani kehidupan sebagai gurandil dalam kurun waktu yang panjang. Selama bertahun tahun, aktivitas PETI menjadi bagian dari realitas hidupnya. Namun perjalanan waktu membawa refleksi yang tak terhindarkan.

“Dulu saya berpikir yang penting bisa bekerja dan ada penghasilan, Tapi lama lama terasa, pekerjaan itu penuh risiko. Bukan cuma soal keselamatan, tapi juga kesehatan dan keluarga. Ada rasa khawatir yang terus mengikuti.” ujar Kang Gemer.

Keputusan untuk beralih profesi menjadi titik balik penting dalam hidupnya. Melalui Program Sistem Pengembangan Usaha dan Perlindungan Lingkungan Cisarua atau Sundung Cisarua yang dijalankan Antam UBPE Pongkor, Kang Gemer mulai mengenal dunia yang sepenuhnya berbeda: peternakan.

Dari serangkaian pelatihan dan pendampingan, ia menapaki usaha budidaya domba. Aktivitas yang awalnya asing perlahan menjadi sumber penghidupan yang stabil sekaligus ruang pembelajaran baru.

“Beternak domba memberi saya rasa yang berbeda, Ada kepastian yang dulu tidak saya rasakan. Kami bisa merencanakan, bisa mengembangkan. Hidup terasa lebih tenang.” Lanjut Kang Gemer.

Seiring waktu, peran Kang Gemer berkembang melampaui dirinya sendiri. Ia dikenal sebagai mantri domba, aktif berbagi pengetahuan kepada warga dan bahkan menjadi narasumber di berbagai kegiatan pelatihan. Kisahnya menjadi contoh nyata bagaimana perubahan individu dapat memicu perubahan sosial yang lebih luas.

Baik di Cisangku maupun Cisarua, benang merahnya serupa. Kesadaran, ketika bertemu dengan kesempatan dan dukungan yang tepat, mampu menggeser arah hidup. Dari aktivitas berisiko tinggi menuju penghidupan yang lebih aman, dari eksploitasi menuju keberlanjutan.

Sekretaris Perusahaan Antam, Wisnu Danandi Haryanto menyebutkan, upaya pengelolaan lingkungan di sekitar wilayah operasi menjadi tanggung jawab dan bagian yang integral dari bisnis Antam. Di Pongkor, Antam bersama masyarakat bersinergi untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan kemandirian masyarakat melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Pelibatan para mantan PETI menjadi bagian dari upaya perusahaan tambang tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga lingkungan dan memingkatkan perekonomian melalui cara yang harmonis dengan alam.

“Melalui berbagai program inovasi sosial yang dilakukan UBPE Pongkor, kami bersama masyarakat termasuk para mantan PETI berjalan bersama untuk membangun Pongkor menjadi desa yang mandiri dan hijau,” kata Wisnu.

Wisnu menegaskan, komitmen para mantan PETI dalam membangun Pongkor sangatlah penting karena alam yang ada saat ini bukan hanya untuk generasi saat ini, tetapi perlu dilestarikan demi generasi yang akan datang.

“Kami sangat bersyukur tidak sedikit mantan PETI yang sudah bergerak bersama untuk membangun Pongkor. Kami berkomitmen untuk terus bersama-sama memajukan perekonomian wilayah sejalan dengan pengelolaan lingkungan yang baik demi masa depan yang lebih baik,” tutup Wisnu.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temukan Rasa Nyaman di Setiap Perjalanan, BRI Finance Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Baru Mulai 3,97%

    Temukan Rasa Nyaman di Setiap Perjalanan, BRI Finance Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Baru Mulai 3,97%

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 Mei 2026 – Mobilitas masyarakat yang semakin tinggi mendorong kebutuhan akan kendaraan pribadi yang nyaman dan mampu menunjang aktivitas sehari-hari. Tidak hanya sebagai sarana transportasi, kendaraan kini juga menjadi bagian dari gaya hidup modern yang mendukung produktivitas, fleksibilitas, dan kenyamanan dalam setiap perjalanan. Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Tebar Manfaat Idul Adha, KPBN Unit Dumai Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

    Holding Perkebunan Nusantara Tebar Manfaat Idul Adha, KPBN Unit Dumai Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DUMAI – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), melalui Unit Dumai melaksanakan kegiatan penyaluran hewan kurban sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan pada Selasa, 26 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan […]

  • Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana

    Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Menyikapi informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi peningkatan curah hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, KAI Daerah Operasi 7 Madiun melakukan langkah proaktif guna menjamin keselamatan serta kenyamanan perjalanan kereta api. Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana Menyikapi informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, […]

  • BRI Branch Office Kalimalang Region 6/Jakarta 1 Akselerasikan Proses Klaim Asuransi Mikro di Jakarta Timur guna Berikan Perlindungan Maksimal bagi Nasabah

    BRI Branch Office Kalimalang Region 6/Jakarta 1 Akselerasikan Proses Klaim Asuransi Mikro di Jakarta Timur guna Berikan Perlindungan Maksimal bagi Nasabah

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Mengawali tahun 2026 dengan semangat pelayanan prima, BRI Branch Office Kalimalang Region 6/Jakarta 1 menyelenggarakan koordinasi strategis bertajuk “Akselerasi Proses Klaim Asuransi Mikro”. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan kolaboratif ini dihadiri oleh jajaran manajemen serta perwakilan unit kerja BRI di wilayah Jakarta Timur. Fokus utama pertemuan ini adalah mengevaluasi sekaligus mempercepat alur koordinasi […]

  • Pempengaruh Malaysia Meneroka Produk Eropah Premium

    Pempengaruh Malaysia Meneroka Produk Eropah Premium

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Kuala Lumpur, Malaysia – 17 Ogos 2026 – Untuk Siaran Segera Sebagai sebahagian daripada kempen Premium European Products (PEP) di Malaysia, satu penghantaran media eksklusif telah diagihkan kepada beberapa pempengaruh terpilih di Malaysia, membolehkan mereka meneroka pilihan produk makanan dan minuman premium dari Greece dan Latvia. Kempen ini bertujuan memperkenalkan kepada pengguna Malaysia produk Eropah […]

  • BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

    BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BRI BO Kalimalang melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Kalimalang. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan diwarnai semangat kebangsaan serta rasa nasionalisme. Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur […]

expand_less