Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kolaborasi BINUS @Bandung dan Kampus di Bandung Perkuat Artspreneurship sebagai Pilar Ekonomi Kreatif

Kolaborasi BINUS @Bandung dan Kampus di Bandung Perkuat Artspreneurship sebagai Pilar Ekonomi Kreatif

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar

Bandung, 12 Mei – Bandung dikenal sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia yang menjadi ruang tumbuh bagi seni, desain, dan industri kreatif lintas generasi. Ekosistem ini menjadikan kreativitas tidak hanya sebagai ekspresi artistik, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi yang mendorong lahirnya wirausaha kreatif dan inovasi berkelanjutan. Di tengah perkembangan tersebut, pendekatan artspreneurship menjadi semakin relevan dalam menjembatani nilai seni, teknologi, dan kewirausahaan, sekaligus menyiapkan talenta kreatif agar mampu beradaptasi dan berkontribusi nyata di industri kreatif yang dinamis.

Sejalan dengan karakter Kota Bandung sebagai kota kreatif, BINUS @Bandung sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus terus mengambil peran aktif dalam memperkuat ekosistem seni dan kewirausahaan kreatif melalui pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi strategis. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi BINUS @Bandung dalam pameran seni “Growing Together, Empowering Innovative Artspreneurship” yang diselenggarakan oleh Deakin Lancaster University Indonesia (DLI), bersama DKV BINUS University, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB, serta Fakultas Industri Kreatif (FIK) Telkom University. Kolaborasi lintas perguruan tinggi ini menjadi ruang bersama untuk mendorong pertukaran gagasan, menampilkan karya dosen dan mahasiswa, serta memperkuat peran pendidikan tinggi dalam mengembangkan praktik artspreneurship yang inovatif dan berkelanjutan.

Selain pameran karya, rangkaian kegiatan ini turut menghadirkan sesi dialog dengan tema “The Role of Higher Education Institutions on Creative Entrepreneurship Promotion and Strategies”. Sesi ini menghadirkan Ibu Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, sebagai keynote speaker, yang memberikan pandangan mengenai potensi kreativitas sebagai kekuatan tanpa batas bagi manusia dan peradaban. 

“Kreativitas adalah potensi yang tidak memiliki batas jika kita mampu mengelolanya dengan baik. Kreativitas tidak hanya menjadi kekuatan penggerak bagi dunia, tetapi juga bagian dari esensi kita sebagai manusia. Ketika kreativitas dimanfaatkan secara optimal, kita dapat berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi kehidupan dan masyarakat,” ujar Irene Umar.

Diskusi panel turut menghadirkan para akademisi dan praktisi dari berbagai institusi, antara lain Dr. Rudy Aryanto, Deputy Campus Director, Academic, Research, and Student Development BINUS University Bandung, Dr. (Cand). Rahayu Budhi Handayani (Lecturer Universitas Ciputra), Sonny Rustiadi, Ph.D (Chairman of Aliansi Program Studi Kewirausahaan Indonesia/APSKI), serta Dandi Yunidar, Ph.D (Dean, Faculty of Creative Industries Telkom University). Dialog ini membahas strategi pendidikan tinggi dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan kreatif, sekaligus menjawab tantangan dan peluang yang dihadapi generasi kreatif saat ini.

Partisipasi BINUS University, khususnya melalui keikutsertaan dosen dan mahasiswa BINUS @Bandung, mencerminkan komitmen kampus dalam menjembatani pendidikan, kreativitas, dan kewirausahaan. Sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus, BINUS @Bandung secara konsisten mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menghasilkan karya kreatif, tetapi juga memahami konteks industri dan potensi pengembangan nilai dari karya tersebut.

Dr. Rudy Aryanto, Deputy Campus Director, Academic, Research, and Student Development BINUS @Bandung, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas perguruan tinggi ini menjadi wujud nyata peran kampus dalam mendukung ekosistem kreatif yang berkelanjutan.

“Sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus, BINUS @Bandung memandang bahwa kreativitas perlu dikembangkan tidak hanya sebagai ekspresi artistik, tetapi juga sebagai nilai yang mampu dikelola dan berdampak. Partisipasi kami dalam pameran dan dialog ini menjadi bagian dari komitmen BINUS untuk mendorong mahasiswa dan dosen agar mampu mengintegrasikan seni, teknologi, dan kewirausahaan dalam praktik nyata, sejalan dengan karakter Kota Bandung sebagai pusat kreativitas,” ujar Dr. Rudy Aryanto.

Melalui kolaborasi pameran dan diskusi lintas institusi ini, BINUS @Bandung mendukung pengembangan ekosistem artspreneurship yang inovatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BINUS University dalam menyiapkan talenta kreatif yang adaptif, berdaya saing, dan mampu berkontribusi secara nyata bagi perkembangan industri kreatif Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun, Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026

    KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun, Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Jumat, 15 Mei 2026 KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun, Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 Bandung (Jawa Barat), 15 Mei 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menghimbau kepada seluruh pelanggan kereta api untuk datang […]

  • Bingung Pilih Ekspedisi? Ini 5 Pengiriman Luar Negeri Terbaik dan Rute Unggulannya

    Bingung Pilih Ekspedisi? Ini 5 Pengiriman Luar Negeri Terbaik dan Rute Unggulannya

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Ingin mengetahui ekspedisi mana yang paling cocok dengan negara tujuan Anda? Bandingkan rute, harga, dan estimasi waktu melalui panduan berikut untuk hasil yan paling optimal. 1. DHL: Pilihan Terkuat untuk Eropa dan Pelosok Dunia DHL dikenal sebagai ekspedisi dengan jaringan global terbesar, sehingga pengiriman ke Eropa hingga negara-negara terpencil menjadi jauh lebih mudah. Selain itu, […]

  • Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat, Capai 5,2 Juta Pengguna di Awal 2026

    Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat, Capai 5,2 Juta Pengguna di Awal 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang di awal 2026, dengan total 5,2 juta penumpang dan rata-rata 88 ribu penumpang per hari. LRT Jabodebek mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang terus bertumbuh. Sepanjang periode 1 Januari hingga 28 Februari 2026, layanan ini telah melayani 5,2 juta penumpang atau rata-rata 88 ribu penumpang per hari. […]

  • Apakah Bitcoin Akan Menembus US0.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

    Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, Indonesia (17 May 2026) Pasar aset kripto global memasuki minggu ketiga Mei dengan sentimen yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan regulasi Amerika Serikat, penguatan narasi institusional Bitcoin, serta dinamika geopolitik global yang mempengaruhi energi dan pergerakan dolar AS.  Berdasarkan data pasar pada 17 Mei 2026 pukul 17.00 WIB, harga Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran US$78,235, di tengah meningkatnya perhatian pasar terhadap perkembangan Clarity Act di Amerika Serikat dan potensi perubahan struktur pasar aset digital global.  Tim trading desk di FLOQ menyoroti bahwa pasar saat ini mulai bergerak bukan hanya berdasarkan volatilitas jangka pendek, tetapi juga berdasarkan perubahan persepsi terhadap legitimasi aset digital secara global.  Salah satu perkembangan terbesar minggu ini datang dari Amerika Serikat setelah Senate Banking Committee mendorong Clarity Act maju pada 14 Mei. Bagi pasar, perkembangan ini dipandang sebagai langkah penting menuju kerangka regulasi aset digital yang lebih jelas, khususnya terkait pengawasan token, struktur pasar, dan batas otoritas regulator.  Menurut FLOQ, arah regulasi yang semakin jelas berpotensi meningkatkan kepercayaan investor institusional terhadap industri aset digital.  “Pasar mulai melihat Bitcoin bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi sebagai aset yang semakin mendekati legitimasi finansial arus utama. Ketika regulasi mulai lebih jelas, investor institusional cenderung lebih percaya diri untuk membangun eksposur jangka panjang terhadap aset digital,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan founder FLOQ.  Sentimen tersebut turut mendorong kembali narasi Bitcoin menuju level psikologis US$100.000. FLOQ melihat bahwa penguatan narasi ini tidak berdiri sendiri, tetapi datang bersamaan dengan meningkatnya pembahasan mengenai adopsi institusional, aliran modal ke ETF Bitcoin, dan perubahan cara pasar melakukan valuasi terhadap aset digital.  Di sisi lain, pasar global […]

  • Bupati Franky Wongkar Angkat 790 P3K Paruh Waktu, Minahasa Selatan Tingkatkan Layanan Publik Secara Besar-Besaran

    Bupati Franky Wongkar Angkat 790 P3K Paruh Waktu, Minahasa Selatan Tingkatkan Layanan Publik Secara Besar-Besaran

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., memimpin secara resmi penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu pada Senin, 1 Desember 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan dan menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketersediaan tenaga pendukung di seluruh perangkat daerah. Acara ini […]

  • Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT hingga Bitcoin

    Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT hingga Bitcoin

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 April 2026 – Di tengah tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian global, perilaku investor Indonesia menunjukkan pergeseran yang semakin strategis. CEO Bittime, Ryan Lymn, mengungkapkan bahwa mayoritas investor kini memilih berinvestasi pada aset-aset kripto yang cenderung lebih stabil seperti Tether ($USDT), Bitcoin ($BTC), dan Emas Tether ($XAUT) berdasarkan hasil voting […]

expand_less