Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Krisis Akan Selalu Ada, Menunggu Kondisi Ideal Justru Bisa Membuat Investor Kehilangan Peluang

Krisis Akan Selalu Ada, Menunggu Kondisi Ideal Justru Bisa Membuat Investor Kehilangan Peluang

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar

Di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi berbagai ketidakpastian, banyak calon investor masih bertanya: apakah sekarang waktu yang tepat untuk mulai berinvestasi? Ketika pasar bergerak fluktuatif, suku bunga berubah, dan sentimen geopolitik memengaruhi ekonomi dunia, tidak sedikit yang memilih menunggu hingga kondisi dianggap lebih aman sebelum mengambil keputusan investasi.

Padahal, jika melihat perjalanan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir, ketidakpastian bukanlah sesuatu yang bersifat sementara. Mulai dari pandemi COVID-19 pada 2020, penyebaran varian Delta dan Omicron pada 2021, lonjakan inflasi dan kenaikan suku bunga global pada 2022, konflik Rusia-Ukraina pada 2023, kekhawatiran resesi serta perkembangan artificial intelligence yang memicu volatilitas pasar pada 2024, perang tarif Amerika Serikat pada 2025, hingga memanasnya konflik di Timur Tengah sepanjang 2026. Berbagai peristiwa tersebut menunjukkan bahwa selalu ada faktor baru yang memengaruhi pasar dan membentuk sentimen investor.

Bagi Chief Marketing Officer (CMO) Nanovest, Jovita Widjaja, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk terus menunda investasi. Menurutnya, ketidakpastian merupakan bagian dari siklus pasar yang akan selalu ada. Karena itu, keputusan investasi tidak seharusnya didasarkan pada ada atau tidaknya krisis, melainkan pada tujuan keuangan dan strategi investasi yang konsisten.

“Kalau melihat perjalanan ekonomi global, hampir setiap tahun selalu ada peristiwa yang memicu kekhawatiran pasar. Artinya, krisis akan selalu ada dalam berbagai bentuk. Kalau kita terus menjadikan krisis sebagai alasan untuk menunda investasi, kemungkinan besar kita tidak akan pernah mulai. Ketakutan pasar akan selalu muncul, tetapi jika melihat sejarahnya, pasar selalu mampu pulih dan kembali bertumbuh. Yang berisiko bukan hanya menghadapi volatilitas, tetapi juga kehilangan peluang pertumbuhan karena terlalu lama menunggu,” ujar Jovita.

Mengubah Cara Pandang Terhadap Krisis

Menurut Jovita, salah satu tantangan terbesar yang masih dihadapi investor adalah belum memahami profil risiko masing-masing. Akibatnya, banyak investor mudah panik ketika pasar mengalami volatilitas dan mengambil keputusan berdasarkan emosi, seperti menjual aset saat harga sedang turun. Padahal, sebelum mulai berinvestasi, langkah pertama yang perlu dilakukan bukan hanya memilih produk investasi, tetapi juga memahami diri sendiri dan mengenali tingkat risiko yang mampu dihadapi.

Berbekal pengalaman lebih dari 14 tahun di industri investasi dan sekuritas, Jovita telah melewati berbagai siklus pasar, mulai dari periode pertumbuhan hingga berbagai krisis global yang memicu koreksi signifikan.

“Selama 14 tahun terakhir saya bekerja di bidang ini, sudah banyak krisis yang terjadi. Namun tidak lama setelah krisis apapun itu, pasar kembali pulih bahkan mencatatkan kenaikan yang lebih tinggi dari penurunannya. Pengalaman itu mengajarkan bahwa pertanyaannya bukan lagi if the market will rebound, melainkan when. Yang terpenting adalah memiliki strategi investasi dan tetap disiplin menjalaninya.“

Menurutnya, volatilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan investasi. Investor yang memahami profil risikonya akan lebih siap menghadapi fluktuasi pasar tanpa mudah terbawa kepanikan, karena mereka telah memilih instrumen yang sesuai dengan tujuan keuangan dan tingkat toleransi risikonya.

“Tidak ada yang bisa secara konsisten menentukan kapan pasar berada di titik terendah atau tertinggi. Karena itu, membangun kebiasaan berinvestasi secara rutin jauh lebih realistis dibanding terus menunggu momentum yang dianggap sempurna. Ketika kita memahami profil risiko sendiri, kita juga akan lebih tenang menghadapi pergerakan pasar karena sudah mengetahui strategi investasi yang paling sesuai dengan diri kita.“

Untuk mendukung kebutuhan investor dengan karakter yang berbeda-beda, Nanovest menyediakan berbagai pilihan produk investasi sesuai profil risiko masing-masing. Investor dengan profil yang lebih konservatif dapat memilih Earn Program Nanovest atau Digital Gold sebagai alternatif yang lebih stabil, sementara investor dengan toleransi risiko yang lebih tinggi dapat berinvestasi di saham Amerika Serikat maupun aset kripto. Dengan memahami profil risiko sejak awal, investor dapat membangun portofolio yang lebih sesuai dengan kebutuhannya dan tetap konsisten menjalankan strategi investasi, meskipun pasar sedang bergejolak.

Konsistensi Lebih Penting daripada Menunggu Momentum

Meningkatnya jumlah investor Indonesia menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri keuangan. Namun, di tengah derasnya arus informasi dan perubahan kondisi ekonomi global, investor membutuhkan lebih dari sekadar akses transaksi. Mereka membutuhkan pemahaman yang tepat agar tidak mudah dipengaruhi ketakutan jangka pendek.

Jovita menilai kepercayaan dibangun melalui edukasi yang berkelanjutan, transparansi, serta kemampuan membantu masyarakat memahami bahwa fluktuasi pasar merupakan bagian alami dari perjalanan investasi.

“Pada akhirnya, investasi bukan tentang menunggu waktu yang benar-benar sempurna untuk mulai, karena kondisi tersebut mungkin tidak akan pernah datang. Krisis akan selalu menjadi bagian dari perjalanan pasar, tetapi sejarah juga menunjukkan bahwa pasar memiliki kemampuan untuk pulih dan terus bertumbuh. Karena itu, yang paling penting bukan menghindari setiap gejolak, melainkan membangun kebiasaan berinvestasi yang konsisten agar tidak kehilangan peluang pertumbuhan dalam jangka panjang.“

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps

    Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Tekanan regulasi dan komitmen ESG mendorong operator minyak dan gas untuk membangun sistem pemantauan emisi yang tidak hanya mendeteksi keberadaan metana, tetapi juga mengukur besarnya laju kebocoran secara terverifikasi. Data emisi yang dapat dipertanggungjawabkan dalam kerangka internasional seperti OGMP 2.0 memerlukan metodologi pengukuran yang melampaui sekadar deteksi kualitatif. SeekOps menyediakan sensor metana berbasis drone yang […]

  • Odoo ERP Membantu Manufaktur Mengontrol Produksi hingga Laporan Keuangan

    Odoo ERP Membantu Manufaktur Mengontrol Produksi hingga Laporan Keuangan

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Odoo ERP membantu manufaktur mengintegrasikan produksi, persediaan, dan keuangan dalam satu sistem. Dengan Partner Odoo yang memahami proses pabrik, perusahaan dapat meningkatkan kontrol operasional dan akurasi data. Pesanan terus bertambah, tetapi jadwal produksi justru semakin sering meleset. Banyak pabrik di Indonesia mengalami hal serupa ketika volume order naik. Data produksi ada di papan tulis, stok […]

  • Didukung Embassy of India, Unesa Pecahkan Rekor MURI dengan Peserta Disabilitas Terbanyak dalam Yoga Bersama

    Didukung Embassy of India, Unesa Pecahkan Rekor MURI dengan Peserta Disabilitas Terbanyak dalam Yoga Bersama

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Surabaya — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mencatat sejarah dengan memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori peserta disabilitas terbanyak dalam kegiatan yoga bersama. Rekor tersebut tercipta dalam peringatan Hari Yoga Internasional 2026 yang digelar di Lapangan Rektorat Unesa, Surabaya, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 3.000 peserta ini melibatkan 150 penyandang disabilitas yang turut […]

  • Broadcast Lebih Aman dengan Tools WA Blast Resmi Barantum

    Broadcast Lebih Aman dengan Tools WA Blast Resmi Barantum

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Broadcast Manual atau Tools Tidak Resmi Bikin Nomor Rawan Blokir Anda mungkin pernah tergoda menggunakan tools broadcast tidak resmi demi hasil cepat. […]

  • Khidmat Peringati HUT ke-81 RI, Jajaran Manajemen BRI Region 6 Hadiri Upacara Kemerdekaan

    Khidmat Peringati HUT ke-81 RI, Jajaran Manajemen BRI Region 6 Hadiri Upacara Kemerdekaan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jajaran manajemen BRI Region 6 turut hadir dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh BRI Region 6. Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme, menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat rasa cinta Tanah Air. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Regional Chief […]

  • Tips Membagi Waktu untuk yang Punya Pekerjaan Sampingan Berjualan

    Tips Membagi Waktu untuk yang Punya Pekerjaan Sampingan Berjualan

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Punya pekerjaan sampingan berjualan bisa menjadi cara untuk menambah pemasukan sekaligus mengembangkan usaha. Namun, menjalankan bisnis di luar pekerjaan utama membutuhkan pengaturan waktu yang baik. Ketika pesanan mulai bertambah, aktivitas seperti membalas chat pelanggan, menyiapkan barang, mengatur stok, hingga mencatat transaksi bisa ikut menyita waktu. Kalau tidak diatur, pekerjaan sampingan justru bisa mengganggu pekerjaan utama […]

expand_less