Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps

Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Tekanan regulasi dan komitmen ESG mendorong operator minyak dan gas untuk membangun sistem pemantauan emisi yang tidak hanya mendeteksi keberadaan metana, tetapi juga mengukur besarnya laju kebocoran secara terverifikasi.

Data emisi yang dapat dipertanggungjawabkan dalam kerangka internasional seperti OGMP 2.0 memerlukan metodologi pengukuran yang melampaui sekadar deteksi kualitatif. SeekOps menyediakan sensor metana berbasis drone yang telah divalidasi secara independen untuk memenuhi kebutuhan pelaporan emisi tingkat fasilitas.

Sensor SeekOps menggunakan teknologi TDLAS (Tunable Diode Laser Absorption Spectroscopy) dengan sensitivitas pengukuran hingga 1 part per billion (ppb), jauh melampaui kemampuan sensor multi-gas konvensional.

Sensor ini dipasang pada drone seperti DJI Matrice 400 yang terbang mengikuti pola jalur sistematis di sekitar fasilitas, mengumpulkan data konsentrasi metana beserta koordinat GPS dan data meteorologi secara bersamaan, kemudian mengoreksi pengaruh angin dan kondisi cuaca sehingga hasil pengukuran mencerminkan laju emisi aktual, bukan sekadar konsentrasi sesaat.

Hasil dari SeekOps mencakup peta distribusi metana georeferensi dalam format 2D grid dan 3D point cloud yang menunjukkan sebaran konsentrasi di seluruh area fasilitas. Lokasi sumber emisi dihitung berdasarkan analisis plume sehingga tim operasional dapat langsung mengarahkan inspeksi lanjutan ke komponen spesifik yang paling berkontribusi terhadap total emisi. Data ini tersedia dalam format yang kompatibel dengan platform pelaporan OGMP 2.0, sehingga proses dokumentasi emisi untuk keperluan audit eksternal menjadi lebih efisien.

“Perbedaan antara deteksi dan kuantifikasi metana sangat signifikan dari perspektif pelaporan emisi. Sensor SeekOps memberikan data yang cukup presisi untuk mendukung target pengurangan emisi yang terukur dan dapat diverifikasi,” ujar Halo Robotics.

Dengan meningkatnya tuntutan transparansi emisi dari investor dan regulator, kemampuan mengukur dan melaporkan emisi metana secara konsisten bukan lagi keunggulan kompetitif, melainkan syarat operasional yang harus dipenuhi setiap operator fasilitas migas berskala besar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membanggakan! Satpam BRI BO Tanjung Priok Region 6/Jakarta 1 Raih Rekor MURI sebagai Pembuat Karya Ilmiah Terbanyak

    Membanggakan! Satpam BRI BO Tanjung Priok Region 6/Jakarta 1 Raih Rekor MURI sebagai Pembuat Karya Ilmiah Terbanyak

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh insan BRI. Satpam BRI Branch Office (BO) Tanjung Priok Region 6/Jakarta 1 berhasil meraih Rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) sebagai pembuat karya ilmiah terbanyak, sebuah capaian luar biasa yang menginspirasi dan membanggakan seluruh keluarga besar BRI. Penghargaan Rekor MURI tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi dalam menghasilkan […]

  • Teknologi LiDAR Zenmuse L3: Pemetaan Presisi di Area Perkebunan Berkanopi Lebat

    Teknologi LiDAR Zenmuse L3: Pemetaan Presisi di Area Perkebunan Berkanopi Lebat

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Pengelolaan perkebunan skala luas memerlukan data topografi yang akurat untuk memahami kondisi kontur dan permukaan tanah. Namun, area dengan kanopi pohon yang lebat sering menjadi tantangan dalam proses pemetaan, karena metode berbasis visual tidak selalu mampu merekam permukaan tanah secara menyeluruh. DJI Matrice 400 yang digunakan bersama sensor Zenmuse L3 menghadirkan kemampuan pemindaian LiDAR untuk […]

  • SpaceX Catat Pendapatan US,58 Miliar, Lampaui Ekspektasi Wall Street

    SpaceX Catat Pendapatan US$14,58 Miliar, Lampaui Ekspektasi Wall Street

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SpaceX mencatatkan kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi Wall Street pada kuartal III 2026. Perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut membukukan pendapatan sebesar US$14,58 miliar, lebih tinggi dibandingkan proyeksi analis yang berada di kisaran US$12,7 miliar. Hasil ini menunjukkan pertumbuhan bisnis SpaceX yang semakin luas, terutama melalui pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan layanan internet satelit Starlink. […]

  • Bitcoin Jebol Support US.000, Tiga Tekanan Besar Ini Bisa Picu Volatilitas Baru

    Bitcoin Jebol Support US$64.000, Tiga Tekanan Besar Ini Bisa Picu Volatilitas Baru

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Agustus 2026 — Pasar aset kripto kembali menghadapi tekanan setelah harga Bitcoin atau BTC turun ke kisaran US$63.900 pada 30 Juli 2026. Dalam tujuh hari terakhir, aset kripto terbesar tersebutterkoreksi sekitar 2,7% dan sempat menyentuh level terendah US$62.785, sekaligus menembus area support penting di US$64.000.  Berdasarkan laporan Market Outlook FLOQ, pelemahan Bitcoin saat ini tidak hanya dipengaruhi satu faktor. Setidaknya terdapat tiga tekanan utama yang membayangi pasar, yaitu meningkatnya ekspektasi kenaikansuku bunga Amerika Serikat, eskalasi konflik di Timur Tengah, serta melemahnya struktur teknikal BTC setelah support US$64.000 ditembus.  CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa investor kembali mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.  “Pasar sedang menghadapi kombinasi tekanan makroekonomi, geopolitik, dan teknikal secara bersamaan. Penembusan level US$64.000 menjadi penting karena menunjukkan bahwa sentimen pasar belum cukup kuatuntuk mempertahankan momentum pemulihan Bitcoin,” kata Yudho.  The Fed Tahan Suku Bunga, tetapi Pasar Justru Makin Hawkish  Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50–3,75% pada pertemuan 29 Juli. Keputusan tersebut merupakan penahanan suku bunga untuk kelima kalinya secara berturut-turut.  Namun, keputusan tersebut tidak serta-merta dibaca sebagai sinyal pelonggaran oleh pelaku pasar. Tiga pejabat regional The Fed justru memberikan suara untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.  Akibatnya, probabilitas kenaikan suku bunga pada September meningkat menjadi sekitar 72,3%, lebih tinggi dibandingkan kisaran 54–63% dalam dua pekan sebelumnya. Kondisi ini berpotensi mempertahankan tekananterhadap Bitcoin dan aset berisiko lainnya.  Menurut Yudho, […]

  • Di Era AI, Generasi Muda Perlu Lebih dari Sekadar Kemampuan Teknis

    Di Era AI, Generasi Muda Perlu Lebih dari Sekadar Kemampuan Teknis

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Melalui BINUS Crypto Week, BTSE Indonesia menyoroti pentingnya literasi AI, kemampuan berpikir kritis, dan kecakapan finansial dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan dunia kerja. Jakarta, 02 Oktober 2026 – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin mengubah cara generasi muda belajar, bekerja, menyelesaikan masalah, dan mempersiapkan karier. Kemampuan menggunakan teknologi kini menjadi semakin penting, […]

  • Tangguh di Tengah Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan pada Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026

    Tangguh di Tengah Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan pada Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), sebagai anak usaha PT Pelindo Multi Terminal dan satu-satunya operator terminal kendaraan dalam ekosistem kepelabuhanan terintegrasi Pelindo, mencatatkan kinerja keuangan yang mengalami penyesuaian akibat kondisi geopolitik nasional maupun global. Dalam Laporan Keuangan Triwulan II Tahun 2026 yang telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan […]

expand_less