Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Liga.Tennis Luncurkan Liga.Tennis Racquet Sports Report 2026, Ungkap Perkembangan Olahraga Raket di Indonesia

Liga.Tennis Luncurkan Liga.Tennis Racquet Sports Report 2026, Ungkap Perkembangan Olahraga Raket di Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 51
  • comment 0 komentar

Laporan ini mengulas tren, perilaku pemain, dan potensi bisnis olahraga raket di Indonesia berdasarkan analisis pengguna di ekosistem Liga.Tennis

Bali, 10 April 2026 — Sejumlah cabang olahraga raket menunjukkan tren pertumbuhan yang solid secara global. Tenis tercatat sebagai salah satu olahraga paling populer di dunia, sementara padel berkembang pesat dengan Asia Tenggara sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru. Di sisi lain, pickleball mencatat ekspansi signifikan di Amerika Serikat, Eropa, hingga Asia dan Australia, serta squash yang terus mengalami peningkatan adopsi di berbagai negara. Di Indonesia, Bali muncul sebagai salah satu episentrum pertumbuhan olahraga raket. Hal ini didukung oleh kombinasi faktor demografis dan ekonomi, mulai dari tingginya populasi usia produktif dan aktif, pertumbuhan kelas menengah dan atas, hingga posisinya sebagai destinasi pariwisata global.

Dalam ekosistem tersebut, Liga.Tennis berkembang sebagai salah satu platform olahraga raket di Indonesia. Berawal dari Bali sejak 9 tahun lalu, Liga.Tennis kini merilis Liga.Tennis Racquet Sports Report 2026, laporan industri yang merangkum tren olahraga raket berdasarkan data aktivitas pengguna di platformnya. Laporan ini disusun dari hampir 100.000 pengguna yang tersebar di tujuh klub Liga.Tennis sepanjang periode Januari–Desember 2025.

Berdasarkan laporan tersebut, tenis mencatat tingkat okupansi rata-rata sebesar 80 persen di antara seluruh cabang olahraga, diikuti oleh padel sebesar 75 persen dan pickleball sebesar 41 persen. (Adapun tingkat okupansi tertinggi untuk tenis mencapai 92 persen di lapangan klub Umalas, dan untuk padel sebesar 82 persen di klub Sanur). Sementara itu, squash mencatat tingkat okupansi sebesar 18 persen dan berperan sebagai olahraga pelengkap dalam ekosistem dengan karakter permainan yang lebih teknikal dan intens.

Founder Liga.Tennis, Dima Shcherbakov menyampaikan, “Kami melihat adanya pergeseran signifikan dalam pola partisipasi olahraga, di mana aktivitas berbasis komunitas dan pengalaman sosial menjadi semakin dominan. Melalui laporan ini, kami ingin memberikan insight yang relevan bagi pelaku industri, investor, maupun komunitas olahraga,”  ujar pria yang biasa disapa Dimas ini. 

Meskipun tenis masih menjadi olahraga dengan tingkat pemesanan tertinggi, padel berperan sebagai growth engine dalam ekosistem Liga.Tennis. Karakternya yang sosial dan mudah diakses menjadikannya efektif dalam menarik pemain baru sekaligus meningkatkan frekuensi bermain. 

Dari sisi demografi, kelompok usia muda menjadi pendorong utama pertumbuhan. Partisipasi tertinggi berasal dari kelompok usia 21–40 tahun, khususnya pada tenis (65,31 persen) dan padel (58,30 persen). Squash menunjukkan distribusi yang lebih seimbang antara pemain muda dan paruh baya, sementara pickleball memiliki variasi usia paling beragam, dengan distribusi yang relatif merata dari kelompok junior hingga senior.

Dari sisi perilaku, tenis cenderung dimainkan sepanjang pagi hingga malam hari dengan aktivitas puncak antara pukul 08.00–20.00. Sementara itu, padel menunjukkan pola penggunaan yang tinggi pada pagi dan malam hari, dengan peningkatan aktivitas pada jam setelah kerja hingga pukul 21.00, mencerminkan karakter pengguna yang lebih sosial dan fleksibel. Laporan ini juga mencatat rata-rata pengeluaran pengguna sebesar Rp400.000 untuk aktivitas olahraga raket, dengan tambahan sekitar Rp50.000 untuk konsumsi dalam satu kunjungan.

Secara keseluruhan, pengguna Liga.Tennis didominasi oleh pemain lokal, dengan partisipasi ekspatriat dari berbagai negara seperti Rusia, Australia, China, Korea Selatan, Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat. Komposisi gender menunjukkan 57,3 persen laki-laki dan 42,7 persen perempuan, sementara kelompok usia 31–40 tahun menjadi kontributor terbesar, diikuti oleh kelompok 21–30 tahun.

Sebagai operator dan pengembang ekosistem olahraga raket, Liga.Tennis menghadirkan berbagai fasilitas mulai dari lapangan, kelas pelatihan, hingga penyelenggaraan turnamen dan aktivitas komunitas. Hingga 2025, Liga.Tennis telah menyelenggarakan 687 turnamen, termasuk Liga.Tennis Open dan World Pickleball Championship yang menarik partisipasi domestik dan internasional.

Pendekatan berbasis komunitas tersebut turut mendorong kinerja bisnis perusahaan. Pada periode 2024–2025, Liga.Tennis mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 35 persen, dengan margin laba bersih mencapai 31 persen dan pertumbuhan laba bersih sebesar 105 persen secara tahunan. Perusahaan juga mengembangkan berbagai sumber pendapatan, tidak hanya dari penyewaan lapangan, tetapi juga dari pelatihan, turnamen, gym & recovery service, hingga layanan pendukung lainnya. 

“Kami melihat olahraga raket akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan kebutuhan akan ruang sosial yang berkualitas. Dengan fundamental tersebut, kami optimistis ekosistem ini akan menjadi salah satu sektor olahraga dengan pertumbuhan paling dinamis dalam beberapa tahun ke depan,” tambah Dimas.

Ke depan, Liga.Tennis membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk investor, untuk pengembangan lokasi baru. Perusahaan menargetkan return on investment (ROI) tahunan sebesar 25–35 persen, serta ekspansi hingga 77 klub dalam 10 tahun mendatang. Didukung oleh aset digital seperti Liga App yang telah memiliki hampir 100.000 pengguna, Liga.Tennis juga menyiapkan langkah ekspansi ke pasar regional, khususnya Asia Tenggara.

Pelajari lebih lanjut tentang tren olahraga raket dalam ekosistem Liga.Tennis di Liga.Tennis Racquet Sports Report 2026 yang bisa diakses di sini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • transcosmos Indonesia Perluas Jejak di Luar Pulau Jawa untuk Perkuat Kapasitas Operasional Jangka Panjang

    transcosmos Indonesia Perluas Jejak di Luar Pulau Jawa untuk Perkuat Kapasitas Operasional Jangka Panjang

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    transcosmos Indonesia (TCID), perusahaan penyedia layanan customer experience (CX) dan solusi bisnis digital, secara resmi meresmikan CX Square Park23 Bali, operation site keenamnya di Indonesia. Ekspansi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan kapasitas operasional, memperkuat ketahanan bisnis, serta menciptakan peluang pertumbuhan yang lebih berkelanjutan melalui pengembangan talenta di luar Pulau Jawa. […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

    Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    MEDAN — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus mempercepat implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG) sebagai bagian dari transformasi bisnis berkelanjutan di sektor perkebunan negara. Langkah ini sejalan dengan dorongan Komisi VI DPR RI untuk memperkuat daya saing industri nasional di tengah tuntutan global terhadap praktik usaha yang berkelanjutan. Penegasan tersebut mengemuka dalam […]

  • Tancap Gas di Awal 2026, BRI Finance Catatkan Penyaluran Pembiayaan Melonjak 131,53%

    Tancap Gas di Awal 2026, BRI Finance Catatkan Penyaluran Pembiayaan Melonjak 131,53%

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group yang bergerak di bidang pembiayaan, mencatatkan kinerja positif pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang signifikan, seiring mulai terbentuknya stabilitas permintaan di pasar pembiayaan nasional. Hingga Maret 2026, BRI Finance membukukan pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 131,53% secara tahunan (year-on-year/YoY). […]

  • Customer Service Lebih Efisien dengan AI Agent dari Barantum

    Customer Service Lebih Efisien dengan AI Agent dari Barantum

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak bisnis mulai menghadapi tantangan saat jumlah chat customer terus meningkat setiap hari. Tim customer service sering kewalahan membalas pertanyaan berulang, sementara […]

  • MENGAKHIRI ERA TEBAK-TEBAKAN KALORI: Believe Fitness Alam Sutera Integrasikan AI Nutritionist & Garansi 100% Cashback Transformasi

    MENGAKHIRI ERA TEBAK-TEBAKAN KALORI: Believe Fitness Alam Sutera Integrasikan AI Nutritionist & Garansi 100% Cashback Transformasi

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Mencari program diet AI paling efektif di Indonesia atau gym eksklusif dengan fasilitas transformasi tubuh di Alam Sutera? Believe Fitness mendisrupsi industri dengan teknologi WhatsApp AI Nutritionist untuk pelacakan makro otomatis, dikawal oleh top 1% expert coaches. Sebagai gym terbaik untuk persiapan Hyrox di Tangerang dan rehabilitasi biomekanika, kami menjamin hasil lewat ekosistem pelacakan kesehatan […]

  • Perlukah Menyiapkan Dana Darurat Sejak Usia 20-an?

    Perlukah Menyiapkan Dana Darurat Sejak Usia 20-an?

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Memasuki usia 20-an biasanya mulai ada banyak keputusan finansial yang perlu dipikirkan. Mulai dari membangun karier, tinggal mandiri, membantu keluarga, sampai menyiapkan berbagai kebutuhan di masa depan. Di tengah berbagai kebutuhan tersebut, ada satu hal yang sering terlupakan, yaitu dana darurat. Padahal, pengeluaran tidak terduga bisa muncul kapan saja. Mulai dari kehilangan sumber penghasilan, perbaikan […]

expand_less