Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Lulus dalam 3,5 Tahun dengan Jejak di 5 Negara — Kisah Binusian yang Memulai Perjalanan Global Sejak Tahun Pertama Kuliah

Lulus dalam 3,5 Tahun dengan Jejak di 5 Negara — Kisah Binusian yang Memulai Perjalanan Global Sejak Tahun Pertama Kuliah

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar

Setiap tahun, ribuan mahasiswa Indonesia bermimpi untuk bisa merasakan pengalaman akademik dan profesional di luar negeri. Mereka ingin terlibat dalam riset global, bersaing di kompetisi internasional, dan membangun jaringan lintas budaya. Namun kenyataannya, tidak semua orang tahu harus mulai dari mana. Banyak yang sudah punya potensi, tapi tidak punya akses. Banyak yang punya semangat, tapi tidak punya ekosistem yang mendukung. Dan tidak sedikit yang akhirnya menyerah, bukan karena tidak mampu, tapi karena tidak ada yang menunjukkan jalan.

Farih Muhammad, mahasiswa Global Class Computer Science BINUS University angkatan 2026, memulai perjalanannya dengan satu keyakinan sederhana: bahwa persiapan yang dimulai hari ini adalah investasi untuk peluang yang belum terlihat. Sejak tahun pertama, ia sudah membangun fondasi yang kelak membawanya melangkah jauh hingga ke ranah global.

Ketertarikan Farih pada dunia Computer Science bukan sekadar soal teknologi. Baginya, yang paling menarik adalah kebebasan berpikir yang ditawarkan bidang ini. “What I like about Computer Science is that there is no single absolute way to solve a problem; there are always multiple creative paths to achieve the same successful result.” Dengan visi itu, ia mencari program yang tidak hanya mengajarkan coding, tapi membuka jendela ke dunia, dan jawabannya ia temukan di program Global Class Computer Science BINUS University, dengan pengajaran dalam bahasa Inggris, eksposur internasional, peluang studi ke luar negeri, dan pengalaman industri nyata.

Perjalanan itu tidak langsung mulus. Farih memulai semuanya dari langkah-langkah kecil di tahun pertama: mengikuti Apple Developer Academy iOS Foundation Program, menjadi Freshmen Leader, hingga terbang ke Qatar sebagai volunteer di FIFA World Cup 2022. Setiap langkah kecil itu bukan sekadar pengalaman, melainkan bagian dari fondasi yang ia bangun jauh sebelum peluang besar datang.

Namun justru di sinilah tantangan terberatnya berawal. Bukan soal tugas kuliah yang sulit atau tekanan di laboratorium riset, melainkan sesuatu yang jauh lebih personal, yaitu menjaga disiplin ketika tidak ada yang mengawasi, tidak ada deadline, tidak ada tekanan dari luar.

“Honestly, the hardest part was showing up every day when there was no deadline, no pressure — just you and the decision to keep going. Opportunities don’t wait for you to be ready. You have to already be in motion when they arrive.”

Konsistensi itulah yang akhirnya membedakan Farih, dan yang perlahan mengantarkannya ke pintu-pintu yang sebelumnya terasa jauh.

Hasilnya berbicara sendiri. Sebelum lulus dalam 3,5 tahun, Farih telah menjejakkan kaki di lima negara melalui serangkaian pencapaian yang luar biasa yaitu bisa lolos ke Apple Developer Academy di Italia, exchange ke University of Southern Denmark, menjadi Computer Science Delegate di NUS Business Summer School Singapura, meraih Most Outstanding Project Award di Huawei Developer Competition APAC 2025 di Hong Kong, hingga menjalani Research Mobility di KU Leuven — universitas riset terkemuka di Belgia yang secara konsisten masuk dalam jajaran 100 besar dunia.

Lebih dari sekadar daftar pencapaian, setiap pengalaman itu membentuk cara pandangnya secara mendalam. Di Skandinavia, ia menyerap budaya akademik yang terbuka dan kolaboratif. Di panggung kompetisi Asia Pasifik, ia belajar bersaing dengan standar tertinggi. Dan dari semua itu, satu kesadaran yang paling membekas: menjadi kompeten secara teknis saja tidak cukup. Di panggung global, kemampuan beradaptasi, komunikasi, dan mentalitas terus belajar adalah yang benar-benar membedakan seseorang.

Semua perjalanan ini tidak lepas dari ekosistem yang BINUS University bangun di sekelilingnya. Farih mendapat rekomendasi langsung dari Deputy Head of School of Computer Science untuk program Research Mobility di KU Leuven. Akses informasi global yang ia peroleh melalui International Office BINUS University menjadi jembatan yang terus menghubungkannya dengan peluang internasional. BINUS bukan sekadar tempat belajar, melainkan institusi yang secara serius memfasilitasi mahasiswanya untuk tumbuh di level internasional.

Perjalanan Farih membuktikan bahwa pencapaian global tidak datang dari keberuntungan semata. Ia lahir dari persiapan yang dimulai jauh sebelum peluang itu terlihat, dan dari ekosistem yang tepat untuk tumbuh.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana Masa Depan Kini Lebih Ringan, Cek Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance Ini

    Rencana Masa Depan Kini Lebih Ringan, Cek Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance Ini

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 15 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan semakin pentingnya perencanaan finansial jangka panjang, masyarakat kini semakin sadar bahwa mempersiapkan masa depan tidak bisa dilakukan secara mendadak. Mulai dari kebutuhan pendidikan anak, rencana liburan keluarga, renovasi rumah, hingga investasi kendaraan untuk mendukung mobilitas dan produktivitas, semuanya membutuhkan strategi keuangan yang matang. Melihat […]

  • Menabung Emas Sedikit-Sedikit, Apakah Efektif?

    Menabung Emas Sedikit-Sedikit, Apakah Efektif?

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Banyak orang mengira investasi emas harus dimulai dengan modal besar. Padahal, menabung emas secara bertahap juga bisa menjadi pilihan untuk mulai membangun investasi sesuai kemampuan keuangan. Nominal yang disisihkan mungkin terlihat kecil di awal. Namun, kebiasaan berinvestasi secara rutin sering kali lebih mudah dipertahankan dibanding menunggu memiliki dana besar sekaligus. Menabung Emas, Apa Maksudnya? Menabung […]

  • Elnusa Petrofin Perkuat Keunggulan Operasional dan HSSE dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional

    Elnusa Petrofin Perkuat Keunggulan Operasional dan HSSE dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Memasuki usia ke-30 tahun, PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, terus memperkuat keunggulan operasional dan budaya Health, Safety, Security and Environment (HSSE) sebagai fondasi utama dalam mendukung distribusi energi nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. Jakarta, 17 Juli 2026 – Memasuki usia ke-30 tahun, PT […]

  • Hilirisasi Bauksit Hadirkan Dampak Sosial Nyata bagi Masyarakat Mempawah

    Hilirisasi Bauksit Hadirkan Dampak Sosial Nyata bagi Masyarakat Mempawah

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Mempawah – Pengembangan fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit–alumina–aluminium oleh Grup MIND ID melalui PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek Strategis Nasional (PSN) mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus juga membuka lapangan kerja serta mendorong aktivitas ekonomi lokal di berbagai sektor. […]

  • Journey into Sustainability Hadir di ARTCYCLE ASHTA District 8, Ajak Publik Melihat Potensi Baru dari Limbah

    Journey into Sustainability Hadir di ARTCYCLE ASHTA District 8, Ajak Publik Melihat Potensi Baru dari Limbah

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Dalam rangkaian program ARTCYCLE: EARTHFORM, ASHTA District 8 bersama Liberty Society dan MOP Beauty menghadirkan “Journey into Sustainability”, sebuah ruang pengalaman interaktif yang mengangkat isu pengelolaan sampah melalui pendekatan visual, edukatif, dan partisipatif Dalam rangkaian program ARTCYCLE: EARTHFORM, ASHTA District 8 bersama Liberty Society dan MOP Beauty menghadirkan “Journey into Sustainability”, sebuah ruang pengalaman interaktif […]

  • Dampak Konflik Internasional terhadap Inflasi Global dan Rantai Pasok Dunia

    Dampak Konflik Internasional terhadap Inflasi Global dan Rantai Pasok Dunia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Konflik internasional, baik dalam bentuk perang fisik, perang dagang, maupun ketegangan geopolitik antarnegara besar, selalu menjadi salah satu guncangan (shock) eksternal paling signifikan bagi perekonomian dunia. Di era globalisasi saat ini, rantai pasok global telah terintegrasi sedemikian rupa, sehingga ketidakstabilan di satu wilayah dapat dengan cepat merambat ke wilayah lain melalui jalur perdagangan dan keuangan. […]

expand_less