Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Lulus dalam 3,5 Tahun dengan Jejak di 5 Negara — Kisah Binusian yang Memulai Perjalanan Global Sejak Tahun Pertama Kuliah

Lulus dalam 3,5 Tahun dengan Jejak di 5 Negara — Kisah Binusian yang Memulai Perjalanan Global Sejak Tahun Pertama Kuliah

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar

Setiap tahun, ribuan mahasiswa Indonesia bermimpi untuk bisa merasakan pengalaman akademik dan profesional di luar negeri. Mereka ingin terlibat dalam riset global, bersaing di kompetisi internasional, dan membangun jaringan lintas budaya. Namun kenyataannya, tidak semua orang tahu harus mulai dari mana. Banyak yang sudah punya potensi, tapi tidak punya akses. Banyak yang punya semangat, tapi tidak punya ekosistem yang mendukung. Dan tidak sedikit yang akhirnya menyerah, bukan karena tidak mampu, tapi karena tidak ada yang menunjukkan jalan.

Farih Muhammad, mahasiswa Global Class Computer Science BINUS University angkatan 2026, memulai perjalanannya dengan satu keyakinan sederhana: bahwa persiapan yang dimulai hari ini adalah investasi untuk peluang yang belum terlihat. Sejak tahun pertama, ia sudah membangun fondasi yang kelak membawanya melangkah jauh hingga ke ranah global.

Ketertarikan Farih pada dunia Computer Science bukan sekadar soal teknologi. Baginya, yang paling menarik adalah kebebasan berpikir yang ditawarkan bidang ini. “What I like about Computer Science is that there is no single absolute way to solve a problem; there are always multiple creative paths to achieve the same successful result.” Dengan visi itu, ia mencari program yang tidak hanya mengajarkan coding, tapi membuka jendela ke dunia, dan jawabannya ia temukan di program Global Class Computer Science BINUS University, dengan pengajaran dalam bahasa Inggris, eksposur internasional, peluang studi ke luar negeri, dan pengalaman industri nyata.

Perjalanan itu tidak langsung mulus. Farih memulai semuanya dari langkah-langkah kecil di tahun pertama: mengikuti Apple Developer Academy iOS Foundation Program, menjadi Freshmen Leader, hingga terbang ke Qatar sebagai volunteer di FIFA World Cup 2022. Setiap langkah kecil itu bukan sekadar pengalaman, melainkan bagian dari fondasi yang ia bangun jauh sebelum peluang besar datang.

Namun justru di sinilah tantangan terberatnya berawal. Bukan soal tugas kuliah yang sulit atau tekanan di laboratorium riset, melainkan sesuatu yang jauh lebih personal, yaitu menjaga disiplin ketika tidak ada yang mengawasi, tidak ada deadline, tidak ada tekanan dari luar.

“Honestly, the hardest part was showing up every day when there was no deadline, no pressure — just you and the decision to keep going. Opportunities don’t wait for you to be ready. You have to already be in motion when they arrive.”

Konsistensi itulah yang akhirnya membedakan Farih, dan yang perlahan mengantarkannya ke pintu-pintu yang sebelumnya terasa jauh.

Hasilnya berbicara sendiri. Sebelum lulus dalam 3,5 tahun, Farih telah menjejakkan kaki di lima negara melalui serangkaian pencapaian yang luar biasa yaitu bisa lolos ke Apple Developer Academy di Italia, exchange ke University of Southern Denmark, menjadi Computer Science Delegate di NUS Business Summer School Singapura, meraih Most Outstanding Project Award di Huawei Developer Competition APAC 2025 di Hong Kong, hingga menjalani Research Mobility di KU Leuven — universitas riset terkemuka di Belgia yang secara konsisten masuk dalam jajaran 100 besar dunia.

Lebih dari sekadar daftar pencapaian, setiap pengalaman itu membentuk cara pandangnya secara mendalam. Di Skandinavia, ia menyerap budaya akademik yang terbuka dan kolaboratif. Di panggung kompetisi Asia Pasifik, ia belajar bersaing dengan standar tertinggi. Dan dari semua itu, satu kesadaran yang paling membekas: menjadi kompeten secara teknis saja tidak cukup. Di panggung global, kemampuan beradaptasi, komunikasi, dan mentalitas terus belajar adalah yang benar-benar membedakan seseorang.

Semua perjalanan ini tidak lepas dari ekosistem yang BINUS University bangun di sekelilingnya. Farih mendapat rekomendasi langsung dari Deputy Head of School of Computer Science untuk program Research Mobility di KU Leuven. Akses informasi global yang ia peroleh melalui International Office BINUS University menjadi jembatan yang terus menghubungkannya dengan peluang internasional. BINUS bukan sekadar tempat belajar, melainkan institusi yang secara serius memfasilitasi mahasiswanya untuk tumbuh di level internasional.

Perjalanan Farih membuktikan bahwa pencapaian global tidak datang dari keberuntungan semata. Ia lahir dari persiapan yang dimulai jauh sebelum peluang itu terlihat, dan dari ekosistem yang tepat untuk tumbuh.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

    Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Pandai Gadai meluncurkan program Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk nasabah baru gadai elektronik (smartphone, laptop, tablet, kamera, TV, konsol game), sehingga terima bersih bisa semakin tinggi. Barang berbagai kondisi (layar retak halus, bodi lecet, tanpa dus, tanpa aksesoris) tetap bisa diajukan. Program ini menjadi salah satu keunggulan Pandai Gadai dalam menghadirkan layanan gadai yang lebih […]

  • FLOQ Buka Peluang Pengguna Dapat Tiket Konser Kanye West di Jakarta

    FLOQ Buka Peluang Pengguna Dapat Tiket Konser Kanye West di Jakarta

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 September 2026 — Penantian penggemar Kanye West di Indonesia akan segera berakhir. Musisi yang kini dikenal dengan nama YE tersebut dijadwalkan tampil untuk pertama kalinya di Indonesia dalam konser YE Live in Jakarta 2026 pada 24 Oktober mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Konser ini dipromotori oleh Raw Vision Collective […]

  • Besi UNP untuk Gudang: Salah Ukuran Bisa Berisiko Besar

    Besi UNP untuk Gudang: Salah Ukuran Bisa Berisiko Besar

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Membangun gudang bukan sekadar mendirikan bangunan beratap luas. Di dalamnya ada beban barang, pergerakan forklift, getaran, bahkan potensi penambahan rak atau mezzanine di masa depan. Di sinilah Besi UNP sering digunakan sebagai balok anak, rangka sekunder, hingga struktur pendukung atap. Masalahnya, banyak proyek memilih ukuran UNP hanya berdasarkan harga bukan berdasarkan kebutuhan struktur. Dan ketika […]

  • Waspada “Social Engineering” Tatap Muka: Saat Penipu  Tak Lagi Sembunyi di Balik Layar

    Waspada “Social Engineering” Tatap Muka: Saat Penipu Tak Lagi Sembunyi di Balik Layar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Di tengah kemudahan layanan keuangan digital, ancaman penipuan kini berevolusi. Jika dulu kita sering diminta waspada terhadap telepon atau SMS mencurigakan, kini penipu berani muncul langsung di depan mata. Teknik ini dikenal sebagai social engineering sebuah manipulasi psikologis untuk membuat korban menyerahkan data pribadi secara sukarela. Global Anti-Scam Alliance (GASA) mencatat kerugian akibat penipuan digital […]

  • Menabung Harian vs Menabung Bulanan, Mana Lebih Efektif?

    Menabung Harian vs Menabung Bulanan, Mana Lebih Efektif?

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Pernah nggak merasa semangat menabung di awal bulan, tapi begitu tanggal tua datang, uang yang tadinya ingin disimpan malah ikut terpakai? Hal seperti ini cukup sering terjadi. Bukan karena niat menabung kurang kuat, tetapi karena cara menyisihkan uang belum sesuai dengan kebiasaan masing-masing. Ada yang lebih nyaman menabung harian, sementara yang lain memilih langsung menabung […]

  • Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto

    Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Juni 2026 – Pasar aset kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan sejumlah altcoin mencatat penguatan dalam sepekan terakhir. Worldcoin (WLD) memimpin pergerakan dengan kenaikan 23,34% dalam tujuh hari terakhir dan melonjak 71,70% dalam 30 hari terakhir. Sementara itu, Hyperliquid (HYPE) dan Jupiter (JUP) masing-masing menguat 13,49% dan 10,68% dalam periode tujuh hari terakhir, mencerminkan […]

expand_less