Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Menilik Seririt: Titik Tenang di Barat Lovina yang Kian Dilirik Pemburu ‘Slow Travel’

Menilik Seririt: Titik Tenang di Barat Lovina yang Kian Dilirik Pemburu ‘Slow Travel’

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Bagi wisatawan yang mendambakan suasana resor yang aktif, bar tepi pantai, dan kehidupan malam turistik, pusat Lovina tetap menjadi pilihan utama. Namun, bagi mereka yang mengutamakan kualitas istirahat, efisiensi anggaran jangka panjang, dan mobilitas fleksibel ke berbagai penjuru mata angin di Buleleng, Seririt membuktikan diri bukan lagi sekadar kota pelintasan, melainkan alternatif menginap yang matang dan bernilai tinggi.

BULELENG — Di tengah kejenuhan wisatawan terhadap kepadatan dan kemacetan Bali Selatan, pesisir Bali Utara terus mengukuhkan perannya sebagai destinasi pemulihan diri (wellness and tranquil getaway). Di Kabupaten Buleleng, Pantai Lovina tetap menjadi magnet pariwisata terkuat. Namun, dinamika baru mulai tampak: kawasan Seririt kini menjelma sebagai basis akomodasi alternatif yang kian diminati pelancong yang menginginkan ketenangan tanpa mengorbankan akses menuju atraksi utama.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Pantai Lovina konsisten menempati peringkat teratas Daya Tarik Wisata (DTW) paling banyak dikunjungi di Buleleng, dengan angka kunjungan menembus lebih dari 140 ribu wisatawan per tahun. Daya pikat utamanya tidak bergeser: tur perahu jukung tradisional saat fajar untuk menyaksikan lumba-lumba liar (dolphin watching).

Meski demikian, lonjakan minat ke Lovina kerap memicu dilema logistik bagi wisatawan: haruskah menginap di pusat keramaian Lovina, menempuh perjalanan subuh dari Denpasar/Bali Selatan, atau mencari titik tinggal yang lebih hening di sekitarnya?

Menghitung Efisiensi Waktu: Menginap di Seririt vs. Meluncur dari Denpasar

Untuk menikmati atraksi lumba-lumba Lovina secara optimal, perahu nelayan umumnya bertolak dari bibir pantai antara pukul 05.30 hingga 06.00 WITA. Di sinilah letak jurang perbedaan efisiensi antara basis akomodasi di Seririt dengan perjalanan dari Denpasar atau kawasan Bali Selatan: 

Perbandingan ini menegaskan bahwa menginap di sekitar pesisir Buleleng bukan sekadar pilihan gaya hidup, melainkan keputusan efisiensi waktu dan keselamatan fisik yang signifikan. 

Menjawab Tren Slow Travel dan Long-Stay

Selain faktor kedekatan dengan Lovina, Seririt menjawab tren global pariwisata yang bergeser ke arah slow travel, mindful living, dan kerja jarak jauh (workation). Data tren perjalanan global menunjukkan bahwa durasi tinggal (length of stay) pelancong mandiri cenderung meningkat ketika mereka tinggal di destinasi sekunder yang minim polusi suara, tidak macet, dan memiliki kontak langsung dengan denyut masyarakat lokal.

Di Seririt, wisatawan dapat merasakan ritme harian yang lebih santai: aktivitas pasar tradisional pagi, interaksi hangat dengan warga, serta akses mudah ke pantai berpasir hitam vulkanik yang masih alami dan bebas dari komersialisasi massal.

Representasi Akomodasi: Kenyamanan Fungsional di Liberta Home Lovina

Kebutuhan akan basis tinggal yang tenang, terjangkau, dan praktis inilah yang direspons oleh penyedia akomodasi modern di kawasan ini, salah satunya melalui kehadiran Liberta Home Lovina (sebelumnya dikenal sebagai Liberta Home Seririt). Berlokasi strategis di pusat aktivitas Seririt (Jl. Udayana II / jalur Seririt–Singaraja), properti ini merepresentasikan konsep compact & functional stay:

Efisiensi Anggaran (Value for Money): Menawarkan kamar yang bersih, fungsional, dan dilengkapi fasilitas esensial (seperti koneksi internet yang stabil dan area komunal) dengan tarif yang jauh lebih kompetitif dibandingkan properti tepi pantai di pusat resor Lovina. Hal ini menjadikannya pilihan rasional bagi digital nomad, wisatawan keluarga beranggaran terukur, hingga kelompok touring/road trip. Kemudahan Logistik Harian: Terletak di pusat Seririt membuat tamu leluasa mengakses fasilitas publik—mulai dari minimarket, apotek, ATM center, hingga kedai kuliner lokal—cukup dengan berjalan kaki, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada fasilitas resor tertutup.

Poros Tengah: Lovina di Timur, Menjangan di Barat

Memilih basis di Seririt menempatkan wisatawan di posisi geografis yang sangat fleksibel untuk menjelajahi Bali Utara hingga Bali Barat:

Ke Arah Timur (Lovina): Akses cepat 15–20 menit menuju titik kumpul perahu lumba-lumba, kafe, dan restoran di Kalibukbuk. Ke Arah Selatan (Banjar): Hanya butuh 10–15 menit untuk mencapai pemandian air panas alami Air Panas Banjar dan wihara Buddha terbesar di Bali, Brahmavihara-Arama. Ke Arah Barat (Taman Nasional Bali Barat & Menjangan): Wisatawan yang ingin melanjutkan agenda diving/snorkeling ke Pulau Menjangan atau menyeberang via Gilimanuk dapat menghemat waktu tempuh 30–45 menit lebih cepat ketimbang berangkat dari Singaraja atau timur Lovina.

Simpulan: Menemukan Titik Keseimbangan

Bagi wisatawan yang mendambakan suasana resor aktif, bar tepi pantai, dan kehidupan malam turistik, pusat Lovina tetap menjadi pilihan utama. Namun, bagi mereka yang mengutamakan kualitas istirahat, efisiensi anggaran jangka panjang, dan mobilitas fleksibel ke berbagai penjuru mata angin di Buleleng, Seririt membuktikan diri bukan lagi sekadar kota pelintasan, melainkan alternatif menginap yang matang dan bernilai tinggi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Region 6 Gelar Mini Town Hall Kinerja untuk Perkuat Sinergi dan Pencapaian Bisnis

    BRI Region 6 Gelar Mini Town Hall Kinerja untuk Perkuat Sinergi dan Pencapaian Bisnis

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BRI Region 6/Jakarta 1 melaksanakan kegiatan Mini Town Hall Kinerja sebagai sarana evaluasi, penguatan sinergi, serta penyampaian capaian kinerja kepada seluruh jajaran pekerja di lingkungan Region 6/Jakarta 1. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen dan pekerja BRI Region 6/Jakarta 1 baik secara langsung maupun melalui media virtual. Acara ini menjadi […]

  • Keseruan Lomba 17-an Tak Lagi Hanya di Lingkungan, Kini Juga Hadir Saat Berbelanja

    Keseruan Lomba 17-an Tak Lagi Hanya di Lingkungan, Kini Juga Hadir Saat Berbelanja

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta, Agustus 2026 – Bulan kemerdekaan kerap menjadi momen bagi banyak keluarga Indonesia untuk melakukan berbagai persiapan menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Selain memasang bendera Merah Putih dan mempercantik lingkungan, tidak sedikit masyarakat yang juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengecat ulang rumah, memperbarui perlengkapan, maupun melengkapi berbagai kebutuhan hunian agar rumah terasa lebih nyaman.  […]

  • Shibuya Street Fair Hadirkan Nuansa Pop Culture Jepang di PIK Avenue

    Shibuya Street Fair Hadirkan Nuansa Pop Culture Jepang di PIK Avenue

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Terinspirasi dari semangat kreatif distrik Shibuya di Tokyo yang dikenal sebagai pusat street culture dan gaya hidup anak muda, Shibuya Street Fair wajib dikunjungi. PIK Avenue menghadirkan pengalaman pop culture Jepang melalui Shibuya Street Fair, sebuah event tematik yang berlangsung pada 5–15 Maret 2026 di area Atrium. Terinspirasi dari semangat kreatif distrik Shibuya di Tokyo […]

  • Harga Emas Masih Berpotensi Menguat, Tren Naik XAU/USD Bertahan di Atas .000

    Harga Emas Masih Berpotensi Menguat, Tren Naik XAU/USD Bertahan di Atas $5.000

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan berlangsung dinamis dengan kecenderungan positif, meskipun tekanan jangka pendek belum sepenuhnya mereda. Logam mulia emas (XAU/USD) tercatat mengalami pembalikan arah ke zona negatif pada sesi perdagangan Selasa, seiring reaksi pasar terhadap rilis data ekonomi Amerika Serikat yang hasilnya berada di bawah ekspektasi. Data tersebut […]

  • Momen Berbagi di Hari Raya Idul Adha, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Fleksibel

    Momen Berbagi di Hari Raya Idul Adha, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Fleksibel

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Mei 2026 – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, aktivitas ekonomi masyarakat diproyeksikan meningkat seiring naiknya kebutuhan konsumsi, perjalanan, hingga pembelian hewan kurban. Kementerian Pertanian mencatat kebutuhan hewan kurban nasional pada Idul Adha 2026 diperkirakan mencapai 2,35 juta ekor, dengan total ketersediaan mencapai 3,24 juta ekor. Peningkatan kebutuhan masyarakat pada momentum hari […]

  • Dari Kuliah Sampai Sukses Jadi Influencer, Afina Syifa Ungkap Alasan Masih Setia Pakai Hijab Paris napocut

    Dari Kuliah Sampai Sukses Jadi Influencer, Afina Syifa Ungkap Alasan Masih Setia Pakai Hijab Paris napocut

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah cepatnya perputaran tren modest fashion, kualitas yang konsisten seringkali menjadi alasan utama sebuah brand tetap dicintai. Hal ini dirasakan betul oleh content creator Afina Syifa. Baginya, napocut  bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan sahabat yang menemani setiap fase penting hidupnya, mulai dari masa kuliah hingga saat ia berani menyuarakan […]

expand_less