Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Mulai Masuk Radar Pecinta Fragrance Tanah Air, SEMU Resmi Memperkenalkan Empat Parfum Pertamanya

Mulai Masuk Radar Pecinta Fragrance Tanah Air, SEMU Resmi Memperkenalkan Empat Parfum Pertamanya

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

Siluet botolnya lebih dulu menarik perhatian, tetapi yang membuat percakapan tentang SEMU terus berlanjut justru adalah empat aroma dengan karakter yang benar-benar
berbeda satu sama lain.

JAKARTA, Indonesia • September 2026

JAKARTA, Indonesia
September 2026

Sebelum koleksi lengkapnya tersedia untuk publik, nama SEMU sudah lebih dulu mulai muncul di media sosial.

Sejumlah KOL, fragrance enthusiast, dan content creator yang menerima parfum SEMU lebih awal mulai membagikan first impression mereka. Bentuk botol geometrisnya memang menjadi salah satu hal yang paling cepat menarik perhatian, tetapi setelah keempat aromanya mulai dicoba, percakapan tentang SEMU tidak berhenti di desain.

Justru dari sana mulai muncul perbedaan pendapat yang menarik: ada yang langsung memilih If A Tree Falls, ada yang lebih tertarik pada karakter At My Mercy, sementara Personal Space dan Space Between Words menemukan penggemarnya sendiri.

Empat fragrance dalam koleksi pertama SEMU memang sengaja dibuat dengan karakter yang cukup berjauhan satu sama lain.

Bukan empat variasi dari satu aroma yang sama, melainkan empat mood yang berdiri sendiri.

Dan mungkin di situlah koleksi debut SEMU mulai terasa menarik.

Empat Aroma, Empat Karakter yang Berbeda

Pada September 2026, SEMU resmi memperkenalkan koleksi debutnya yang terdiri dari empat Extrait de Parfum: If A Tree Falls, At My Mercy, Personal Space, dan Space Between Words.

Masing-masing tidak hanya dibedakan melalui notes, tetapi juga melalui suasana dan cerita yang ingin dibawanya.

If A Tree Falls

Dry, smoky, woody, dan meditative.

If A Tree Falls berada di sisi yang paling tenang dalam koleksi SEMU.

Ada sesuatu yang kering, woody, dan sedikit smoky di dalamnya, tetapi bukan dalam cara yang terasa berat. Aromanya berkembang perlahan dan membawa kesan introspektif, seperti sebuah ruang yang sunyi setelah banyak hal terjadi di dalamnya.

Fragrance ini berbicara tentang kesunyian, dan pertanyaan sederhana: jika sesuatu terjadi tanpa ada seorang pun yang menyaksikannya, apakah momen tersebut menjadi kurang nyata?

At My Mercy

Dark, fruity, floral, sweet, dan sensual.

Kalau If A Tree Falls terasa menahan diri, At My Mercy justru bergerak ke arah sebaliknya.

Ada sisi fruity yang segera terasa, diikuti floral dan sweetness yang membuat aromanya lebih expressive.

Namun di balik itu terdapat nuansa yang lebih gelap dan sensual.

Karakter tersebut membuat At My Mercy terasa seperti fragrance yang sadar akan keberadaannya sendiri.

Sebuah cerita mengenai attraction, desire, serta permainan tipis antara siapa yang memegang kendali dan siapa yang memilih untuk menyerah.

Personal Space

Airy, salty, musky, dan mineral.

Personal Space mengambil arah yang lebih ringan.

Alih-alih mengejar sensasi clean yang sangat familiar, SEMU membangun aroma ini dengan karakter airy, salty, musky, dan mineral.

Hasilnya terasa seperti sesuatu yang dekat dengan kulit, sebuah fragrance mengenai jarak yang tidak terlihat tetapi bisa dirasakan.

Sesuai namanya, Personal Space berbicara tentang ruang pribadi: tempat kecil yang kita sisakan untuk bernapas, merasa nyaman, dan kembali ke diri sendiri.

Space Between Words

Green, bitter, bright, dengan karakter matcha.

Di antara keempat koleksi, Space Between Words membawa salah satu profil yang paling mudah dibedakan.

Karakter green dan bitter menjadi bagian penting dari aromanya, dengan matcha sebagai salah satu elemen yang membentuk identitas fragrance ini.

Tetapi inspirasinya bukan hanya tentang matcha.

Space Between Words berangkat dari jeda dalam sebuah percakapan, momen pendek ketika tidak ada kata yang diucapkan, tetapi justru banyak hal terasa.

Sesuatu yang tidak pernah benar-benar dikatakan.

Namun tetap dimengerti.

Yang menarik dari respons awal terhadap koleksi ini adalah tidak muncul satu jawaban yang sama mengenai mana fragrance yang paling disukai.

Dan bagi SEMU, hal tersebut justru terasa sesuai dengan cara mereka melihat parfum.

Aroma yang sama dapat terasa berbeda pada setiap orang. Satu fragrance bisa mengingatkan seseorang pada sebuah tempat, sementara bagi orang lain justru memunculkan memori yang sama sekali berbeda.

Pada titik tertentu, cerita yang dibuat brand berhenti menjadi milik brand.

Ia berubah menjadi pengalaman orang yang memakainya.

Botol yang Membuat Orang Berhenti Melihat

Di tengah percakapan mengenai scent tersebut, ada satu elemen yang tetap sulit dilewatkan: botol SEMU.

Dengan siluet geometris menyerupai segitiga, bentuknya cukup berbeda dari botol parfum yang umumnya berupa kotak, persegi panjang, atau silinder.

Sejak mulai muncul dalam konten unboxing dan first impression para KOL, bentuk ini menjadi salah satu elemen visual SEMU yang paling mudah dikenali.

Namun bagi SEMU, segitiga tersebut bukan sekadar keputusan agar botol terlihat berbeda.

Bentuk itu berangkat dari struktur yang sudah lama dikenal dalam dunia perfumery: top notes, heart notes,dan base notes.

Top notes menjadi perkenalan.

Heart notes menjadi bagian ketika karakter fragrance mulai terasa paling utuh.

Dan base notes menjadi sesuatu yang tertinggal setelah bagian lainnya perlahan memudar.

Tiga fase tersebut kemudian menjadi cara SEMU menggambarkan perjalanan sebuah aroma:

Datang. Hadir. Tertinggal.

Gagasan yang sama diterjemahkan ke dalam botol, logo, hingga packaging mereka.

Bahkan untuk discovery set, SEMU memilih untuk tidak menggunakan vial sample konvensional. Keempat fragrance hadir dalam versi mini yang mereplikasi bentuk botol 50 ml.

Jadi desainnya memang menjadi pintu masuk.

Tetapi pengalaman SEMU tetap baru benar-benar dimulai ketika aromanya menyentuh kulit.

Dari Aroma Menjadi Unseen Traces

Di balik keempat fragrance tersebut terdapat satu gagasan yang menyatukan dunia SEMU: Unseen Traces.

Sederhananya, SEMU melihat aroma sebagai sesuatu yang tidak terlihat tetapi mampu meninggalkan bukti bahwa sebuah momen pernah terjadi.

Seseorang dapat meninggalkan sebuah ruangan, tetapi parfumnya masih tertahan beberapa saat di udara.

Aroma itu akhirnya menghilang.

Namun terkadang ingatan yang diasosiasikan dengannya tidak ikut pergi.

Itulah alasan mengapa koleksi SEMU tidak hanya dibangun berdasarkan pertanyaan tentang “aroma apa yang enak”.

Masing-masing fragrance mencoba menangkap sebuah keadaan:

kesunyian dalam If A Tree Falls,

tension dalam At My Mercy,

ruang pribadi dalam Personal Space,

dan jeda dalam Space Between Words.

Empat cerita. Empat aroma. Empat cara berbeda untuk meninggalkan jejak.

Ketika Desain Menarik Perhatian, Lalu Aroma Mengambil Alih Percakapan

Respons awal dari KOL dan influencer memberi SEMU pengalaman yang sedikit tidak terduga.

Banyak orang pertama kali memperhatikan botolnya.

Namun setelah fragrance mulai dicoba, percakapannya berkembang menjadi lebih personal: siapa menyukai yang mana, bagaimana aromanya berkembang di kulit, dan fragrance mana yang paling terasa dekat dengan karakter masing-masing.

Bagi SEMU, mungkin memang di situlah sebuah parfum menemukan hidupnya.

Botol dapat dirancang sampai ke detail terkecil.

Cerita dapat ditulis.

Notes dapat disusun.

Tetapi begitu fragrance dipakai seseorang, interpretasinya tidak lagi sepenuhnya berada di tangan brand.

“Awalnya kami cukup terkejut karena banyak yang langsung memperhatikan bentuk botolnya. Tapi yang paling menyenangkan justru setelah mereka mulai mencoba aromanya. Ternyata favorit setiap orang berbeda-beda dan masing-masing punya alasan sendiri. Ada yang langsung connect dengan satu fragrance, ada juga yang berubah favorit setelah beberapa kali pakai. Buat kami itu jauh lebih menarik, karena berarti orang tidak hanya melihat SEMU sebagai sebuah objek, tapi benar-benar punya hubungan dengan scent-nya.”— Fitra ,SEMU

Find Your Own Scent

Dengan empat karakter yang cukup berbeda, menentukan fragrance mana yang paling cocok tidak selalu mudah hanya dengan membaca daftar notes.

Karena itu SEMU menghadirkan Find Your Own Scent, sebuah kuis singkat melalui website yang membantu pengguna menemukan fragrance berdasarkan preferensi dan karakter yang terasa lebih dekat dengan mereka.

Alih-alih hanya bertanya apakah seseorang menyukai woody, floral, atau musky, scent finder ini dirancang sebagai pintu awal untuk mengenal keempat dunia yang ditawarkan SEMU.

Koleksi debut SEMU tersedia dalam konsentrasi Extrait de Parfum ukuran 50 ml, mulai 4 September 2026 (early access untuk website subscriber), dengan harga Rp329.000 melalui www.semufragrance.com.

Untuk melihat visual lengkap koleksi, first impressions, behind-the-scenes, dan perkembangan terbaru dari SEMU, kunjungi Instagram @se____mu.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz

    Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Jakarta, 08 April 2026 Gejolak geopolitik di kawasan Teluk, khususnya gangguan di Selat Hormuz, menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri baja nasional. Disrupsi jalur logistik global tidak hanya meningkatkan biaya energi dan distribusi, tetapi juga memicu perubahan arus perdagangan baja dunia. Perkuat Ketahanan dan Respons Kebijakan  Merespons kondisi tersebut, PT Krakatau Steel […]

  • Di Balik Kesuksesan Nvidia, Ada TSMC yang Kian Diburu Investor

    Di Balik Kesuksesan Nvidia, Ada TSMC yang Kian Diburu Investor

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Di tengah dominasi perusahaan teknologi raksasa seperti Nvidia, Apple, Alphabet, dan Microsoft, muncul satu nama yang dinilai memiliki peluang besar untuk menyusul masuk ke dalam jajaran perusahaan dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$3 triliun. Perusahaan tersebut adalah Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), produsen chip terbesar di dunia yang menjadi tulang punggung industri semikonduktor global. Seiring […]

  • Aplikasi “Nama Keren FF dan ML” Dibahas oleh 5 Content Creator Gaming Indonesia dalam Sepekan

    Aplikasi “Nama Keren FF dan ML” Dibahas oleh 5 Content Creator Gaming Indonesia dalam Sepekan

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Generator nickname gratis untuk Free Fire dan Mobile Legends ini dibahas oleh HAPPYLIO, Capylio, Rp DEKID, AFFGaming, dan ID UMAM TGL di kanal YouTube dan TikTok masing-masing antara 15-19 Mei 2026. JAKARTA, 23 Mei 2026 — Aplikasi mobile “Nama Keren FF dan ML” dari brand Kerenin Nama (kerenin.id) dibahas oleh lima content creator gaming Indonesia […]

  • Tiket KA Lebaran 2026 dan Tiket Diskon 30% KA Ekonomi Komersial dari Daop 2 Bandung Terus Diminati

    Tiket KA Lebaran 2026 dan Tiket Diskon 30% KA Ekonomi Komersial dari Daop 2 Bandung Terus Diminati

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 27 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan update penjualan tiket KA Jarak Jauh untuk periode Angkutan Lebaran 2026. Antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi kereta api pada momen mudik tahun ini menunjukkan tren yang sangat positif, baik untuk perjalanan reguler maupun program tarif diskon yang […]

  • Arief Nasrudin Bawa Transformasi Air Jakarta ke Forum PBB di New York

    Arief Nasrudin Bawa Transformasi Air Jakarta ke Forum PBB di New York

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Bagi PAM JAYA, keterlibatan dalam rangkaian 81st UN General Assembly menjadi kesempatan untuk membawa pengalaman Jakarta sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan dan membuka peluang kolaborasi dengan pemimpin serta pelaku sektor air di tingkat internasional. Penjajakan di bidang water cooling untuk kebutuhan data center dan creative financing menjadi bagian dari langkah PAM JAYA untuk terus mengembangkan layanan […]

  • India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara, Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama

    India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara, Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta — Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 6–8 Juli 2026 tidak hanya menghasilkan penguatan kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi digital, ketahanan pangan, dan pendidikan, tetapi juga melahirkan sebuah inisiatif yang menyoroti kedekatan hubungan budaya kedua negara. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, kedua pemimpin mengumumkan Tahun Tagore–Dewantara […]

expand_less