Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Jakarta, 27 Maret 2026 – Dominasi ekspor baja Tiongkok kerap dipersepsikan sebagai bukti keunggulan daya saing global. Namun, analisis lebih dalam menunjukkan paradoks mendasar: ekspor baja Tiongkok justru berlangsung bersamaan dengan rapuhnya profitabilitas industri di dalam negeri. Kondisi ini menegaskan bahwa volume ekspor besar tidak otomatis mencerminkan industri yang efisien dan berkelanjutan.

Bagi PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group fenomena ini menegaskan pentingnya
kehadiran negara dalam menjaga keberlanjutan industri baja nasional. Sebagai
tulang punggung pembangunan dan penopang hilirisasi industri, industri baja
membutuhkan ekosistem usaha yang adil dan berimbang agar investasi jangka
panjang tetap terjaga.

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa
persaingan harga baja global saat ini tidak sepenuhnya berlangsung dalam level
playing field
. “Industri baja nasional, termasuk Krakatau Steel Group,
membutuhkan kepastian kebijakan agar investasi dan transformasi bisnis yang
kami jalankan tidak tergerus oleh praktik perdagangan yang terdistorsi,” jelas
Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron
& Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik &
Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).  

Tekanan Global Akibat Harga Baja
yang Tertekan
 

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, Steel & Mining
Insights menilai ekspor baja Tiongkok lebih merupakan saluran penyaluran
tekanan domestik akibat kelebihan kapasitas dan melemahnya permintaan dalam
negeri. “Dalam struktur industri yang mengalami tekanan profitabilitas luas,
ekspor tidak lagi mencerminkan daya saing sehat, melainkan respons defensif
untuk menjaga operasi tetap berjalan,” ujar Widodo.

Arus
ekspor baja Tiongkok dalam skala besar telah berdampak nyata terhadap industri
baja di berbagai negara, mulai dari Eropa hingga Asia. Penurunan utilisasi,
penyempitan margin, hingga penutupan fasilitas produksi menjadi fenomena lintas
negara. Kondisi ini mendorong lebih dari 60 negara menerapkan ratusan instrumen
pengamanan perdagangan sebagai upaya korektif terhadap distorsi harga global.

Widodo
menegaskan, maraknya penerapan trade remedies menunjukkan bahwa harga ekspor
baja Tiongkok dinilai tidak wajar secara ekonomi dan menimbulkan kerugian
material bagi industri domestik negara pengimpor. “Ini bukan proteksionisme
semata, melainkan respons sistemik atas distorsi struktural yang diekspor ke
pasar global,” jelasnya. 

 Momentum
Penguatan Baja Nasional
 

Penguatan
instrumen perlindungan perdagangan sejalan dengan Asta Cita Presiden RI,
khususnya dalam membangun kedaulatan ekonomi dan memperkuat industri strategis
nasional. Perlindungan yang tepat sasaran bukan untuk menutup pasar, melainkan
memastikan persaingan yang adil serta menjaga keberlanjutan industri dalam
negeri.

 “Industri
baja yang sehat adalah fondasi pembangunan nasional. Dengan kebijakan yang
tepat, kami optimistis industri baja Indonesia mampu tumbuh berkelanjutan dan
memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi negara,” tutup Dr.
Akbar Djohan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • AI Connect for Campus UNSOED x Telkom AI Center Dorong Startup Berbasis AI

    AI Connect for Campus UNSOED x Telkom AI Center Dorong Startup Berbasis AI

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Kolaborasi Universitas Jenderal Soedirman dan Telkom AI Center menghadirkan AI Connect for Campus untuk membekali mahasiswa membangun startup berbasis AI yang berfokus pada kebutuhan pelanggan. Bandung, 10 April 2026 — Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) tidak lagi sekadar wacana futuristik, melainkan telah menjadi realitas bisnis yang mendisrupsi berbagai sektor industri secara masif. Menyadari urgensi tersebut, […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi, PTPN I (Persero) Bidik Pasar Eropa melalui Cerutu Premium Jember

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi, PTPN I (Persero) Bidik Pasar Eropa melalui Cerutu Premium Jember

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jember – Penanaman perdana tembakau bawah naungan (TBN) di kawasan Ajung Gayasan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi momentum penting dalam pengembangan kembali komoditas tembakau premium yang menjadi salah satu identitas agribisnis nasional. Melalui areal seluas 400 hektare yang dikelola PTPN I Regional 5, perusahaan membidik pasar Eropa dengan produk cerutu berkualitas tinggi sebagai […]

  • Apa Itu Pollustop dan Perannya dalam Melindungi Kulit Bayi?

    Apa Itu Pollustop dan Perannya dalam Melindungi Kulit Bayi?

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Di zaman sekarang, menjaga kulit bayi bukan cuma soal melindungi dari sinar matahari. Tanpa kita sadari, polusi udara juga jadi “musuh diam-diam” yang bisa berdampak pada kesehatan kulit si kecil. Mulai dari asap kendaraan, debu jalanan, hingga partikel mikro yang tidak terlihat mata, semuanya bisa menempel di kulit bayi saat ia diajak keluar rumah. Karena […]

  • Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent

    Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak bisnis fokus cari leads baru, tapi lupa satu hal penting: kecepatan respons. Padahal, pelanggan yang sudah chat biasanya sudah tertarik; tinggal […]

  • Tinjau GT Kalikangkung, Menteri Pekerjaan Umum dan Dirut Jasa Marga Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol Periode Arus Balik Idulfitri 1447H/2026 Dalam Kondisi Baik

    Tinjau GT Kalikangkung, Menteri Pekerjaan Umum dan Dirut Jasa Marga Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol Periode Arus Balik Idulfitri 1447H/2026 Dalam Kondisi Baik

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Semarang (28/03), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mendampingi tinjauan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo untuk memastikan arus balik Idulfitri 1447H/2026 berjalan terkendali dengan dukungan kesiapan infrastruktur jalan tol yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan di di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang pada Sabtu (28/03). Turut hadir […]

  • Cara Memanfaatkan Promo QRIS untuk Menghemat Pengeluaran Harian

    Cara Memanfaatkan Promo QRIS untuk Menghemat Pengeluaran Harian

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Promo QRIS bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk menghemat pengeluaran harian, terutama jika digunakan secara bijak untuk kebutuhan yang memang sudah direncanakan sebelumnya. Saat ini, berbagai merchant dan penyedia layanan pembayaran rutin menawarkan promo QRIS berupa diskon, cashback, hingga potongan harga untuk transaksi tertentu. Di tengah kenaikan biaya hidup dan kebutuhan yang terus bertambah, […]

expand_less