Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Jakarta, 27 Maret 2026 – Dominasi ekspor baja Tiongkok kerap dipersepsikan sebagai bukti keunggulan daya saing global. Namun, analisis lebih dalam menunjukkan paradoks mendasar: ekspor baja Tiongkok justru berlangsung bersamaan dengan rapuhnya profitabilitas industri di dalam negeri. Kondisi ini menegaskan bahwa volume ekspor besar tidak otomatis mencerminkan industri yang efisien dan berkelanjutan.

Bagi PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group fenomena ini menegaskan pentingnya
kehadiran negara dalam menjaga keberlanjutan industri baja nasional. Sebagai
tulang punggung pembangunan dan penopang hilirisasi industri, industri baja
membutuhkan ekosistem usaha yang adil dan berimbang agar investasi jangka
panjang tetap terjaga.

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa
persaingan harga baja global saat ini tidak sepenuhnya berlangsung dalam level
playing field
. “Industri baja nasional, termasuk Krakatau Steel Group,
membutuhkan kepastian kebijakan agar investasi dan transformasi bisnis yang
kami jalankan tidak tergerus oleh praktik perdagangan yang terdistorsi,” jelas
Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron
& Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik &
Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).  

Tekanan Global Akibat Harga Baja
yang Tertekan
 

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, Steel & Mining
Insights menilai ekspor baja Tiongkok lebih merupakan saluran penyaluran
tekanan domestik akibat kelebihan kapasitas dan melemahnya permintaan dalam
negeri. “Dalam struktur industri yang mengalami tekanan profitabilitas luas,
ekspor tidak lagi mencerminkan daya saing sehat, melainkan respons defensif
untuk menjaga operasi tetap berjalan,” ujar Widodo.

Arus
ekspor baja Tiongkok dalam skala besar telah berdampak nyata terhadap industri
baja di berbagai negara, mulai dari Eropa hingga Asia. Penurunan utilisasi,
penyempitan margin, hingga penutupan fasilitas produksi menjadi fenomena lintas
negara. Kondisi ini mendorong lebih dari 60 negara menerapkan ratusan instrumen
pengamanan perdagangan sebagai upaya korektif terhadap distorsi harga global.

Widodo
menegaskan, maraknya penerapan trade remedies menunjukkan bahwa harga ekspor
baja Tiongkok dinilai tidak wajar secara ekonomi dan menimbulkan kerugian
material bagi industri domestik negara pengimpor. “Ini bukan proteksionisme
semata, melainkan respons sistemik atas distorsi struktural yang diekspor ke
pasar global,” jelasnya. 

 Momentum
Penguatan Baja Nasional
 

Penguatan
instrumen perlindungan perdagangan sejalan dengan Asta Cita Presiden RI,
khususnya dalam membangun kedaulatan ekonomi dan memperkuat industri strategis
nasional. Perlindungan yang tepat sasaran bukan untuk menutup pasar, melainkan
memastikan persaingan yang adil serta menjaga keberlanjutan industri dalam
negeri.

 “Industri
baja yang sehat adalah fondasi pembangunan nasional. Dengan kebijakan yang
tepat, kami optimistis industri baja Indonesia mampu tumbuh berkelanjutan dan
memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi negara,” tutup Dr.
Akbar Djohan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Bulan K3 Nasional, KAI Daop 6 Yogyakarta Tegaskan Komitmen terhadap Keselamatan Perjalanan KA

    Peringati Bulan K3 Nasional, KAI Daop 6 Yogyakarta Tegaskan Komitmen terhadap Keselamatan Perjalanan KA

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional yang berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026. Peringatan ini menjadi momentum Daop 6 Yogyakarta untuk memperkuat komitmen, kesadaran, kepatuhan, serta peran aktif seluruh insan KAI dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan. Bulan K3 Nasional Tahun […]

  • Pembiayaan Mobil Baru BRI Finance Melonjak Tajam, Tumbuh 8 Kali Lipat di Awal 2026

    Pembiayaan Mobil Baru BRI Finance Melonjak Tajam, Tumbuh 8 Kali Lipat di Awal 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan kinerja positif pada penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor, khususnya segmen mobil baru, sepanjang kuartal I-2026. Hingga Maret 2026, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan yang signifikan, mencerminkan penguatan permintaan pasar serta efektivitas strategi bisnis yang dijalankan. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa penyaluran pembiayaan […]

  • BINUS University Bekasi Gelar Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors Indonesia–Netherlands

    BINUS University Bekasi Gelar Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors Indonesia–Netherlands

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BINUS University Kampus Bekasi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors Indonesia–Netherlands (LLGCI-NL), sebuah forum kolaboratif internasional yang mempertemukan akademisi, industri, dan pemerintah dari Indonesia dan Belanda dalam rangka merumuskan peta jalan riset bersama di bidang logistik berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama Triple Helix antara perguruan tinggi, sektor industri, dan […]

  • Saat Kebersamaan Menjadi Cerita: Bukber Perdana Topotels Hadirkan Kehangatan Ramadan di Pusat Jakarta

    Saat Kebersamaan Menjadi Cerita: Bukber Perdana Topotels Hadirkan Kehangatan Ramadan di Pusat Jakarta

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Ramadan selalu menghadirkan cerita tentang kebersamaan dan kehangatan. Tahun ini, Topotels Hotels & Resorts menghadirkan pengalaman Buka Bersama perdana di Odua Thamrin Jakarta, dengan suasana hangat dan lokasi strategis di pusat kota. Dengan penawaran spesial Rp125.000 nett per pax (minimal 10 orang) serta paket kamar Rp480.000 nett termasuk sahur untuk 2 orang dan diskon 20% […]

  • Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target .231

    Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target $5.231

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Harga emas dunia diperkirakan masih akan bergerak dinamis pada perdagangan hari ini, dengan peluang penguatan yang tetap terbuka meskipun sempat mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, secara teknikal pergerakan emas masih menunjukkan kecenderungan bullish pada timeframe H1, sehingga potensi kenaikan harga masih cukup besar selama […]

  • Mahasiswa BINUS @Bekasi Perluas Wawasan Global melalui Program Study Abroad di Turki

    Mahasiswa BINUS @Bekasi Perluas Wawasan Global melalui Program Study Abroad di Turki

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Bekasi, 7 April 2026 – Di era globalisasi, pengalaman belajar lintas negara menjadi salah satu nilai tambah penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Tidak hanya memperkaya wawasan akademik, pengalaman internasional juga membentuk kemampuan adaptasi, kemandirian, serta pola pikir global yang dibutuhkan di masa depan. Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan […]

expand_less