Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

Jakarta – Tembaga menjadi salah satu bahan baku krusial bagi industri global saat ini. Dengan kekayaan alamnya, Indonesia pun berpotensi untuk mendapat durian runtuh dari pemanfaatan komoditas ini.

Menurut data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Indonesia menempati peringkat tujuh besar cadangan tembaga dunia dengan porsi sekitar 3% dari total global. Namun, dari sisi produksi tambang Indonesia berada di posisi ke-11.

Sementara itu, di industri hilir, Indonesia berada di peringkat ke-18, dan mencoba untuk terus memperkuat posisi dari kompetitornya yakni Jepang, India, Korea, dan Bulgaria yang bahkan tidak memiliki sumber daya tembaga.

Founder & Advisor ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto mengungkapkan terdapat tiga sektor utama yang akan mendorong permintaan tembaga ke depan. Sektor tersebut meliputi infrastruktur dan listrik seperti kabel serta trafo, industri energi baru terbarukan seperti PLTS dan PLT angin, serta industri otomotif khususnya kendaraan listrik (EV).

Ia menekankan bahwa ekosistem industri ini membutuhkan dukungan dan fasilitasi dari pemerintah agar dapat berkembang optimal. Dia berharap ada kemudahan investasi di sektor-sektor turunan penyerap tembaga sehingga mampu mengoptimalkan produksi tembaga dalam negeri, guna mendukung pertumbuhan ekonomi Nasional.

“Itu yang nantinya akan menyerap produksi tembaga dan tembaga olahan (katoda) dari smelter tembaga yang beroperasi di Indonesia,” ujar Pri Agung.

Kendati demikian, dia mengapresiasi langkah hiliirsasi tembaga yang telah berjalan di Indonesia. Pasalnya, peningkatan nilai tambah dari ekspor mineral mentah menjadi katoda tembaga sudah cukup kuat untuk meningkatkan neraca perdagangan global Indonesia ke depan.

“Jika ekosistem industri itu belum berkembang, maka produksi yang ada akan lebih banyak terserap untuk ekspor,” sebutnya.

Adapun saat ini, industri tembaga Indonesia didominasi oleh sejumlah perusahaan tambang besar dengan proyek strategis. Di antaranya adalah PT Freeport Indonesia Anggota Grup MIND ID, PT Amman Mineral Internasional Tbk, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Masing-masing perusahaan tersebut pun memiliki besaran cadangan yang berbeda-beda. Freeport Indonesia misalnya, melaporkan bahwa hasil eksplorasi terbaru menunjukkan cadangan tembaga yang dapat diekstraksi hingga 2041 meningkat menjadi 8 miliar pon, angka ini naik dari sebelumnya yang diperkirakan sebesar 7 miliar pon.

Sementara itu, PT Amman Mineral Nusa Tenggara mencatat total cadangan mineral mencapai sekitar 460 juta ton hingga 2030. Peningkatan ini terjadi seiring dimulainya fase baru penambangan Fase 8 di Tambang Batu Hijau.

Di sisi lain, PT Merdeka Copper Gold Tbk melaporkan pertumbuhan cadangan tembaga sepanjang 2025 menjadi 9,1 juta ton atau naik 6%. Dari sisi bijih, cadangan bijih tembaga bahkan melonjak 60% menjadi 3,0 juta ton.

Besarnya cadangan tersebut juga didukung oleh kehadiran smelter yang meningkatkan nilai tambah komoditas tembaga. Berdasarkan penelitian Kementerian ESDM, nilai tambah dari smelter tembaga dapat mencapai sekitar 1,74 kali lipat dibandingkan bahan baku konsentrat.

Dalam sektor peleburan, Indonesia telah memiliki sejumlah smelter aktif yang menjadi tulang punggung hilirisasi. Fasilitas utama tersebut antara lain berada di Gresik, Jawa Timur, serta proyek smelter baru di Nusa Tenggara Barat yang memperkuat kapasitas pengolahan domestik.

Dengan kombinasi cadangan melimpah, proyek hilirisasi yang terus berkembang, serta potensi permintaan dari berbagai sektor strategis, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengoptimalkan peran tembaga dalam perekonomian nasional.

Jika ekosistem industri berhasil dibangun secara terintegrasi, komoditas ini berpotensi menjadi motor pertumbuhan baru sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi dalam negeri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antusias Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kemayoran Kenakan Busana Nasional

    Antusias Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kemayoran Kenakan Busana Nasional

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja BRI Branch Office Kemayoran menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengenakan busana nasional saat menjalankan aktivitas kerja. Suasana kantor pun dipenuhi nuansa budaya yang hangat dan penuh warna, mencerminkan semangat kebersamaan serta kecintaan terhadap tradisi bangsa. Beragam pakaian adat dari berbagai daerah dikenakan oleh para pekerja dengan penuh percaya diri. […]

  • Menjawab Tren Touring, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Premium dengan Bunga Kompetitif

    Menjawab Tren Touring, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Premium dengan Bunga Kompetitif

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Mei 2026 – Tren touring motor di Indonesia terus menunjukkan peningkatan, seiring berkembangnya gaya hidup berkendara jarak jauh yang mengedepankan pengalaman, eksplorasi, dan konektivitas. Aktivitas ini kini tidak hanya menjadi bagian dari komunitas otomotif, tetapi juga semakin diminati oleh masyarakat urban dan profesional muda. Secara industri, pasar sepeda motor nasional tetap menunjukkan daya […]

  • 5 Tanda Website Anda Tidak “Dipahami” oleh AI

    5 Tanda Website Anda Tidak “Dipahami” oleh AI

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Banyak website terlihat optimal di permukaan, tetapi tidak pernah muncul di jawaban AI. Artikel ini membahas lima tanda bahwa website Anda belum dipahami oleh AI. Website Anda Mungkin Terlihat Baik, Tapi Tidak Terbaca Banyak brand sudah memiliki website yang rapi, konten yang cukup, bahkan performa SEO yang stabil. Namun ketika diuji dalam sistem AI, nama […]

  • MyRepublic Indonesia Raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 dari Infobrand

    MyRepublic Indonesia Raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 dari Infobrand

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    MyRepublic Indonesia, sebagai bagian dari MoraRepublic, kembali meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 yang diselenggarakan oleh Infobrand. MyRepublic Indonesia, sebagai bagian dari MoraRepublic, kembali meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 yang diselenggarakan oleh Infobrand. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan MyRepublic Indonesia dalam membangun brand yang kuat dan populer […]

  • KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake

    KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KAI Services turut mendukung kesuksesan peresmian Stasiun Jatake yang baru saja diresmikan oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Rabu 28 Januari 2026. KAI Services sebagai Central of Service PT KAI (Persero) hadir dengan memberikan berbagai pelayanan mulai dari kebersihan stasiun, hingga satuan pengamanan untuk menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban penumpang selama berada di Stasiun Jatake. […]

  • Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS

    Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 April 2026 – Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kini berada pada titik krusial seiring dengan berakhirnya batas waktu gencatan senjata dua minggu yang ditetapkan sebelumnya. Bertepatan dengan ini, Bittime mencatatkan kenaikan transaksi swap USDT/IDR hingga 57% dalam tiga hari terakhir, di tengah melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Sebelumnya, nilai […]

expand_less