Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG) kembali mendorong pemerintah mempercepat pengembangan dimethyl ether (DME) sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga. Konsumsi LPG nasional saat ini mencapai sekitar 8 juta ton per tahun, sementara sekitar 75% kebutuhan masih dipenuhi melalui impor.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai impor LPG Indonesia pada 2024 mencapai US$3,8 miliar atau setara Rp64,1 triliun (kurs Rp16.888 per dolar AS).

Proyek DME bahkan telah masuk dalam daftar proyek prioritas hilirisasi nasional dan direncanakan mulai digarap pada tahun ini di bawah koordinasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

MIND ID bersama Pertamina berkolaborasi dalam percepatan hilirisasi batu bara menjadi menjadi produk energi alternatif seperti Synthetic Natural Gas (SNG), Dimethyl Ether (DME) dan Methanol melalui penguatan rantai mineral, batu bara, dan energi nasional. Dalam kolaborasi ini Pertamina berperan sebagai offtaker dan agregator infrastruktur distribusi.

Hasil hilirisasi batu bara, seperti Dimethyl Ether (DME), Synthetic Natural Gas (SNG), dan metanol—nantinya akan terserap dan tersalurkan secara efektif kepada masyarakat dan industri sebagai substitusi energi impor.

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menilai pengembangan DME menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Menurutnya, konflik di Timur Tengah dapat mengganggu distribusi minyak dan gas dari kawasan Teluk Persia yang melewati jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz. Amerika Serikat menjadi pemasok utama dengan nilai impor sekitar US$2,03 miliar atau sekitar 53% dari total impor. Sementara itu, Qatar menyumbang sekitar 11%, disusul Uni Emirat Arab sekitar 10%.

Besarnya ketergantungan tersebut membuat pasokan LPG domestik rentan terhadap dinamika pasar energi global, terutama di tengah ketegangan geopolitik yang berpotensi mengganggu jalur distribusi energi dunia.

“Ketika terjadi eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu pasokan minyak maupun gas dari kawasan Teluk Persia yang melewati Selat Hormuz, ini menjadi alasan kuat kenapa kita perlu melakukan hilirisasi batu bara menjadi DME,” ujarnya.

Ia mengatakan pengembangan DME merupakan salah satu upaya untuk mencari sumber energi substitusi yang dalam jangka panjang dapat menggantikan sebagian kebutuhan LPG impor.

Selain mendukung ketahanan energi, pengembangan DME juga berpotensi membuka pasar baru bagi batu bara berkalori rendah. Indonesia dinilai memiliki modal sumber daya untuk mengembangkan industri tersebut. Hal ini mampu mendorong efektifitas PTBA dalam operasional sehingga produksi batubara kalori rendah juga bisa teroptimalisasi.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia memiliki sumber daya batu bara sekitar 97,96 miliar ton dengan cadangan mencapai 31,95 miliar ton. Sebagian besar cadangan tersebut merupakan batu bara berkalori rendah atau low rank coal, yang selama ini memiliki nilai ekonomi relatif rendah di pasar ekspor.

Menurut Bambang, hilirisasi batu bara juga menjadi kewajiban bagi pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang kontraknya telah diperpanjang.

“Hilirisasi batubara wajib dilakukan oleh pemegang PKP2B yang diperpanjang. Soal apakah ini akan membawa gairah baru atau tidak tergantung dari niatan para pelaku industrinya,” jelasnya.

Ketua Komite Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Bumi Nasional (Aspermigas) Moshe Rizal menilai pengembangan DME perlu dihitung secara cermat agar tidak kalah bersaing dengan LPG impor yang selama ini dipasok dari negara dengan biaya produksi gas lebih rendah.

“DME ini industrinya relatif masih baru dan dari sisi keekonomian juga tidak murah. Karena itu feasibility study-nya harus benar-benar dicermati,” ungkapnya.

Ia menilai pemerintah perlu memastikan harga produksi DME dapat bersaing dengan LPG impor agar proyek tersebut tidak justru menambah beban biaya energi.

“Kalau ternyata produksi DME lebih mahal daripada impor LPG, maka harus dihitung kembali manfaatnya,” tegasnya.

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno juga menilai pengembangan DME berpotensi membantu mengurangi ketergantungan impor LPG, namun tetap memerlukan kajian yang mendalam.

Menurutnya, proyek serupa pernah direncanakan sebelumnya namun tidak berlanjut sehingga aspek teknologi dan keekonomian perlu dihitung secara hati-hati.

“Proyek ini tentu bisa mengurangi impor LPG, tetapi membutuhkan kajian yang mendalam, khususnya terkait keekonomiannya. Teknologi yang digunakan juga harus mampu membuat biaya produksi lebih efisien dibandingkan impor LPG,” pungkas Dia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transportasi Publik Bukan Lagi Alternatif, Kepastian Rute dan Tarif Jadikan LRT Jabodebek Pilihan Utama

    Transportasi Publik Bukan Lagi Alternatif, Kepastian Rute dan Tarif Jadikan LRT Jabodebek Pilihan Utama

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kepastian rute, jadwal, dan tarif yang transparan menjadikan LRT Jabodebek pilihan utama mobilitas masyarakat perkotaan, terutama pada jam sibuk harian. Mobilitas masyarakat Jabodebek semakin menuntut kepastian. Data operasional menunjukkan kepadatan perjalanan tertinggi terjadi pada jam berangkat kerja pukul 06.00–08.00 WIB dan jam pulang kerja pukul 16.30–18.30 WIB, ketika waktu tempuh perjalanan berbasis jalan raya kerap […]

  • KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Jaga Kereta Api, Tegaskan Sanksi Hukum atas Aksi Vandalisme di Jalur Bagor–Nganjuk

    KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Jaga Kereta Api, Tegaskan Sanksi Hukum atas Aksi Vandalisme di Jalur Bagor–Nganjuk

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 72
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal dan beraktivitas di sekitar jalur rel, untuk turut menjaga dan melestarikan keberadaan serta kesinambungan operasional kereta api Indonesia sebagai aset negara yang memiliki peran vital dalam mendukung kemudahan dan kelancaran transportasi massal. KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Jaga Kereta […]

  • KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Terima Kasih kepada Pelanggan, Libur Panjang Idul Adha 2026 Layani Lebih dari 130 Ribu Penumpang

    KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Terima Kasih kepada Pelanggan, Libur Panjang Idul Adha 2026 Layani Lebih dari 130 Ribu Penumpang

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Kamis, 4 Juni 2026 KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Terima Kasih kepada Pelanggan, Libur Panjang Idul Adha 2026 Layani Lebih dari 130 Ribu Penumpang Bandung (Jawa Barat), 2 Juni 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih […]

  • Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025

    Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Perdagangan obligasi di pasar sekunder sepanjang 2025 mencatat lonjakan signifikan, dengan nilai transaksi melalui SPPA mencapai Rp1.382 triliun atau tumbuh 461,6% yoy. Peningkatan ini turut didorong oleh kenaikan RNTH obligasi pemerintah dan korporasi masing-masing sebesar 12% dan 74%, mencerminkan semakin aktifnya partisipasi pelaku pasar serta pergeseran menuju mekanisme transaksi yang lebih transparan dan efisien. Secara […]

  • Ramadhan Penuh Berkah, PLN IP UBP Jatigede Menyelenggarakan Kegiatan Santunan untuk Anak Yatim & Duafa

    Ramadhan Penuh Berkah, PLN IP UBP Jatigede Menyelenggarakan Kegiatan Santunan untuk Anak Yatim & Duafa

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Selasa, 3 Maret 2026 PLN Indonesia Power UBP Jatigede menyelenggarakan kegiatan Santunan Anak Yatim & Duafa yang dirangkaikan dengan acara Buka Bersama Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada sesama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Santunan diberikan kepada sejumlah anak yatim dan kaum duafa yang berasal dari […]

  • Tiket Lebaran Idul Fitri 1447 H Mulai Diburu, KAI Divre III Palembang Siapkan 65.560 Tempat Duduk

    Tiket Lebaran Idul Fitri 1447 H Mulai Diburu, KAI Divre III Palembang Siapkan 65.560 Tempat Duduk

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Menyambut masa mudik Lebaran Idul Fitri 2026/1447 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang menyiapkan 65.560 tempat duduk selama masa mudik Lebaran yang periode 11 Maret hingga 1 April 2026, atau rata-rata 2.980 tempat duduk per hari. Kesiapan ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam memastikan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan tepat […]

expand_less