Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget

Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Sinking fund adalah metode menyisihkan uang secara bertahap untuk kebutuhan yang sudah diperkirakan akan datang di masa depan. Berbeda dengan dana darurat yang digunakan untuk situasi tak terduga, sinking fund justru dipersiapkan untuk pengeluaran yang sudah direncanakan, seperti liburan, membeli gadget baru, biaya pendidikan, hingga uang muka rumah.

Belakangan ini, metode sinking fund semakin banyak dibahas karena membantu mengatur keuangan tanpa harus mengganggu tabungan utama atau menggunakan utang saat kebutuhan datang.

Lalu, apa itu sinking fund, dan bagaimana cara menerapkannya?

Apa Itu Sinking Fund?

Secara sederhana, sinking fund artinya dana yang dikumpulkan sedikit demi sedikit untuk tujuan tertentu dalam jangka waktu yang sudah direncanakan.

Misalnya, kamu ingin liburan enam bulan lagi dengan anggaran Rp6 juta. Daripada menyiapkan seluruh dana sekaligus menjelang keberangkatan, kamu bisa menyisihkan sekitar Rp1 juta setiap bulan hingga target tercapai.

Dengan cara ini, pengeluaran terasa lebih ringan karena dilakukan secara bertahap.

Sinking Fund Berbeda dengan Dana Darurat

Masih banyak yang menganggap sinking fund sama dengan dana darurat. Padahal, keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

– Dana Darurat

– Sinking Fund

– Untuk kondisi tidak terduga

– Untuk kebutuhan yang sudah direncanakan

– Digunakan saat terjadi keadaan mendesak

– Digunakan sesuai target waktu

Kalau dana darurat sifatnya “jaga-jaga”, sinking fund justru dibuat karena kamu sudah tahu kebutuhan tersebut akan datang.

Kapan Sebaiknya Membuat Sinking Fund?

Metode ini cocok digunakan untuk berbagai tujuan keuangan, misalnya:

– Liburan akhir tahun

– Biaya pendidikan

– Uang muka kendaraan atau rumah

– Renovasi rumah

– Membeli laptop atau smartphone baru

– Persiapan biaya pernikahan

Semakin jelas target dan waktunya, semakin mudah menentukan jumlah yang perlu disisihkan setiap bulan.

Cara Membuat Sinking Fund

Menerapkan sinking fund sebenarnya cukup sederhana.

1. Tentukan Tujuan Keuangan

Mulailah dengan menentukan kebutuhan yang ingin dipersiapkan. Misalnya, dana liburan, biaya pendidikan, atau membeli kendaraan.

2. Hitung Target Dana

Setelah mengetahui kebutuhan, tentukan nominal yang ingin dikumpulkan.

Contoh:

Target dana: Rp12 juta

Target waktu: 12 bulan

Artinya, kamu perlu menyisihkan sekitar Rp1 juta setiap bulan.

3. Pisahkan dari Rekening Operasional

Agar tidak tercampur dengan uang untuk kebutuhan sehari-hari, sebaiknya sinking fund disimpan secara terpisah.

Cara ini membantu mengurangi godaan menggunakan dana sebelum waktunya.

4. Sisihkan Secara Konsisten

Tidak harus langsung besar. Sisihkan dana secara rutin sesuai kemampuan. Konsistensi biasanya lebih berpengaruh dibanding nominal yang besar di awal.

Di Mana Sebaiknya Menyimpan Sinking Fund?

Pilihan tempat menyimpan sinking fund dapat disesuaikan dengan target waktu dan kebutuhan likuiditas.

Jika dana kemungkinan akan digunakan dalam waktu dekat, sebagian orang memilih menyimpannya pada tabungan yang mudah diakses.

Namun, jika target penggunaannya sudah jelas dan dana tidak dibutuhkan dalam waktu dekat, sebagian masyarakat juga mempertimbangkan produk simpanan berjangka sesuai kebutuhan dan karakteristik produknya.

Pilih instrumen yang sesuai dengan tujuan keuangan, kebutuhan likuiditas, dan pahami ketentuan produk sebelum menggunakannya.

Deposito Online Fleksibel untuk Rencana Keuangan

Kalau sinking fund yang kamu siapkan belum akan digunakan dalam waktu dekat, deposito online fleksibel dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Salah satunya adalah Deposito FLEXI di neobank dari Bank Neo Commerce.

Berbeda dengan deposito berjangka pada umumnya, Deposito FLEXI memberikan fleksibilitas apabila dana dicairkan sebelum jatuh tempo. Nasabah tetap memperoleh bunga kompetitif*. Jika dicairkan sebelum jatuh tempo, nasabah bisa mendapatkan bunga sebesar 2% per tahun sesuai ketentuan produk, sehingga dapat menjadi pilihan bagi yang menginginkan fleksibilitas lebih dalam mengelola dana.

Sebelum membuka deposito, pastikan kamu memahami fitur produk, pilihan tenor, tingkat bunga, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

***

Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Deposito FLEXI, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito FLEXI di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah  Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB

    BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Mei 2026 – Perubahan pola hidup masyarakat dalam beberapa tahun terakhir turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mampu beradaptasi dengan berbagai aktivitas sehari-hari. Rumah kini berkembang menjadi ruang multifungsi, mulai dari tempat beristirahat, bekerja, hingga pusat interaksi keluarga. Dalam konteks tersebut, renovasi hunian semakin menjadi pilihan strategis […]

  • Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha

    Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Hari raya sering bikin beberapa kebutuhan mendadak naik harga, termasuk saat Iduladha. Penyebabnya biasanya sederhana: permintaan meningkat dalam waktu singkat, sementara stok barang di pasaran terbatas. Akibatnya, harga beberapa kebutuhan ikut melonjak dibanding hari biasa. Kalau saat Idulfitri orang ramai berburu baju baru dan kebutuhan mudik, suasana Iduladha biasanya identik dengan olahan daging kurban, acara […]

  • Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

    Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Beberapa tahun lalu, sukses sering identik dengan hidup serba cepat. Karier harus terus naik, penghasilan harus semakin besar, dan gaya hidup ikut meningkat. Namun belakangan, banyak anak muda mulai punya definisi berbeda soal kehidupan ideal. Muncul tren yang semakin sering dibicarakan: slow living. Di media sosial, istilah ini sering muncul lewat konten tentang hidup lebih […]

  • Harga Emas Berpotensi Koreksi, Peluang Rebound Masih Terbuka

    Harga Emas Berpotensi Koreksi, Peluang Rebound Masih Terbuka

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (21/4) diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi, di tengah pasar yang belum menemukan sentimen kuat untuk mendorong harga bergerak lebih agresif. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai kondisi ini menunjukkan pelaku pasar masih cenderung berhati-hati sambil menunggu kepastian arah dari faktor teknikal maupun fundamental. Secara umum, […]

  • WSBP Suplai 12.258 Square Pile untuk Proyek Sekolah Rakyat di Sumatra Selatan

    WSBP Suplai 12.258 Square Pile untuk Proyek Sekolah Rakyat di Sumatra Selatan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, Februari 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) turut berkontribsi dalam mendukung pemerataan pendidikan nasional melalui suplai produk beton precast pada proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Sumatra Selatan yang dikerjakan oleh Waskita–MKI KSO sebagai kontraktor pelaksana. Dalam proyek ini, WSBP menyuplai sebanyak 12.258 batang square pile yang digunakan sebagai fondasi […]

  • Perkuat Sinergi BUMN, KAI Services Jajaki Kolaborasi dengan PT Sucofindo

    Perkuat Sinergi BUMN, KAI Services Jajaki Kolaborasi dengan PT Sucofindo

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Maret 2026 – KAI Services melakukan pertemuan dengan PT Sucofindo dalam rangka penjajakan potensi kerja sama strategis antar-BUMN. Pertemuan tersebut dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2026, bertempat di kantor Sucofindo, sebagai langkah awal membangun sinergi yang dapat memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan. Hadir secara langsung Direktur Utama Sucofindo, Sandry Pasambuna, beserta jajaran […]

expand_less