Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya

Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Ketika biaya balasan WhatsApp meningkat, pertanyaan “mahal atau murah” tidak cukup dijawab dari tarif per pesan. Biaya Rp350-an dapat terasa tinggi bila percakapan tidak menghasilkan apa pun, tetapi tetap efisien ketika membantu bisnis mendapatkan qualified lead, deal, dan closing bernilai lebih besar.

Karena itu, evaluasi perlu dimulai dari hasil. Manajemen perlu menghitung return on investment sekaligus total cost of ownership: hubungkan jumlah pesan dengan perjalanan pelanggan, lalu bandingkan manfaat yang dihasilkan dengan seluruh biaya operasional yang menyertainya.

Hitung ROI dan TCO, Bukan Hanya Biaya per Pesan

Gunakan empat metrik dasar. Cost per Chat dihitung dari total biaya pesan dibagi jumlah chat. Cost per Qualified Lead adalah biaya pesan dibagi jumlah lead yang memenuhi kriteria. Cost per Won membagi biaya pesan dengan jumlah deal yang berhasil ditutup.

Messaging ROI dapat dihitung dari margin kontribusi deal won dikurangi biaya pesan, lalu hasilnya dibagi biaya pesan dan dikalikan 100 persen. Gunakan margin kontribusi, bukan seluruh revenue, agar perhitungannya tidak melebih-lebihkan manfaat.

Untuk menghitung TCO, jumlahkan biaya pesan, lisensi atau paket, biaya AI atau panggilan yang digunakan, serta biaya tenaga kerja dan operasional yang relevan. Iklan, tenaga sales, diskon, dan platform lain tetap perlu dipisahkan agar pembaca tidak menganggap biaya pesan mewakili seluruh investasi.

TCO juga perlu memasukkan waktu yang hilang akibat percakapan berulang, duplikasi data, dan handoff tanpa konteks. Biaya ini tidak selalu tampak pada invoice, tetapi memengaruhi kapasitas agent serta kebutuhan penambahan tenaga kerja. Gunakan periode evaluasi yang sama agar komponen tersebut tidak dihitung secara acak.

Benchmark universal tidak banyak membantu karena nilai deal, tingkat kualifikasi, dan margin setiap bisnis berbeda. Bandingkan campaign, produk, sumber lead, atau periode dengan definisi yang sama.

Hubungkan Source Percakapan hingga Deal dan Won

Perhitungan hanya akurat jika bisnis mengetahui dari mana percakapan berasal dan apa hasil akhirnya. Source harus tetap terbawa dari chat pertama sampai contact, lead, deal, dan won; tanpa itu, biaya mudah terlihat besar karena revenue tidak terhubung ke asal percakapan.

Pada kebutuhan tersebut, CTA WhatsApp Tracking Barantum dapat digunakan untuk menandai source dari teks awal campaign melalui kode yang disiapkan bisnis.

Kode tersebut mengikuti contact, lead, dan deal sehingga tim dapat membedakan beberapa campaign yang masuk ke nomor yang sama. Pencatatan ini tetap memerlukan setup dan konsistensi penggunaan kode.

Setelah source terbentuk, CRM Barantum mencatat sales owner, tahapan pipeline, nilai deal, serta status won atau lost agar biaya dapat dibandingkan dengan hasil.

Barantum tidak menarik ad spend langsung dari platform iklan. Karena itu, ROAS penuh tetap dihitung manual dengan membandingkan biaya campaign dari platform terhadap revenue atau margin yang sudah dikaitkan dengan source. Batas ini penting agar laporan tidak dianggap menghitung profitabilitas otomatis.

Agar data konsisten, tetapkan definisi setiap tahap. “Lead” tidak cukup berarti nomor yang mengirim pesan, sedangkan “qualified” perlu memiliki kriteria kebutuhan, anggaran, kewenangan, atau waktu implementasi yang jelas.

Pastikan deal won tetap membawa source awal meski percakapan berpindah agent atau kanal. Tanpa disiplin ini, campaign yang sebenarnya menghasilkan revenue dapat terlihat tidak efektif, sementara sumber terakhir memperoleh kredit yang berlebihan.

Kapan WhatsApp Masih Worth It?

WhatsApp masih layak ketika cost per qualified lead dan cost per won berada di bawah margin yang dihasilkan, waktu respons mendukung conversion, dan pelanggan memang memilih kanal tersebut. Nilai deal yang tinggi dapat membuat biaya pesan relatif kecil.

Alur perlu diperbaiki ketika banyak pesan tidak menghasilkan kualifikasi, agent menanyakan data yang sama berulang kali, atau follow-up dilakukan tanpa prioritas. WhatsApp Business API Barantum dapat menjadi bagian dari alur yang lebih terukur, tetapi keputusan kanal tetap harus mengikuti data penggunaan dan kebutuhan pelanggan.

Jangan menilai keberhasilan hanya dari turunnya jumlah pesan. Bandingkan juga qualified lead, deal, won, waktu penyelesaian, dan margin kontribusi sebelum serta sesudah perubahan. Dengan pendekatan tersebut, bisnis dapat menentukan secara objektif kapan WhatsApp tetap worth it dan kapan alur perlu diringkas atau dialihkan.

Mulailah dari satu campaign dengan data source yang rapi. Hitung biaya per tahap, identifikasi pesan yang tidak membantu pelanggan maju, lalu uji perubahan alur. Hasil uji tersebut lebih berguna daripada menetapkan satu batas biaya yang sama untuk semua produk dan pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekarang ke Bandara Internasional Soekarno – Hatta  Bisa dari Grand Metropolitan Bekasi

    Sekarang ke Bandara Internasional Soekarno – Hatta Bisa dari Grand Metropolitan Bekasi

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Bekasi, 19 Agustus 2026 – Grand Metropolitan Bekasi berkolaborasi dengan Perum DAMRI sebagai titik keberangkatan Bus DAMRI ke Bandara Soekarno Hatta. Layanan ini resmi beroperasi untuk masyarakat umum mulai 14 Agustus 2026, dengan rute perjalanan dua arah, yaitu Grand Metropolitan Bekasi menuju Bandara Soekarno Hatta maupun sebaliknya. Peresmian ditandai dengan prosesi flag off yang dihadiri […]

  • Optimisme di Tengah Kenaikan: Harga ATK Diprediksi Normal Seiring Meredanya Konflik Global

    Optimisme di Tengah Kenaikan: Harga ATK Diprediksi Normal Seiring Meredanya Konflik Global

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    AKARTA, 23 Mei 2026 – Kondisi geopolitik internasional yang tidak menentu berdampak pada rantai pasok industri alat tulis kantor (ATK) di Indonesia. Kenaikan harga bahan baku utama, khususnya biji plastik, telah memicu penyesuaian harga jual dari para produsen dan prinsipal yang kini mulai berlaku efektif di tingkat distributor dan toko penyedia kebutuhan kantor korporat.Sebagai mitra […]

  • Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026

    Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya ditentukan oleh inovasi, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi dalam membangun ekosistem yang mampu mempercepat adopsi teknologi sekaligus menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat. Berangkat dari hal tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berpartisipasi dalam InnoVibes 2026, forum inovasi yang diinisiasi oleh DKST ITB sebagai wadah kolaborasi antara […]

  • Stop Percaya Mitos! Kuliah ke Luar Negeri Nggak Selalu Mahal.

    Stop Percaya Mitos! Kuliah ke Luar Negeri Nggak Selalu Mahal.

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Global Education Fair Surabaya & Malang 2026 merupakan acara gratis dan terbuka untuk umum yang menghadirkan perwakilan universitas internasional, konsultasi pendidikan dengan biaya Rp0, serta informasi peluang beasiswa. Acara berlangsung di Surabaya pada 25 Juli dan Malang pada 26 Juli 2026, dengan seminar gratis khusus bagi pengunjung di Malang. AECC Indonesia kembali menghadirkan Global Education […]

  • Fakultas Hukum UB Sinergi dengan Rusia, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Hukum dan Teknologi

    Fakultas Hukum UB Sinergi dengan Rusia, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Hukum dan Teknologi

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) terus memperkuat jejaring internasional melalui sinergi strategis dengan empat institusi penting di Rusia, yaitu kementerian luar negeri Rusia urusan pendidikan asing, Institute RUDN University, Perusahaan Teknologi Rusia Positive Technology, dan Innopolis University. Langkah ini merupakan bagian dari upaya FH UB memperkuat internasionalisasi pendidikan hukum sekaligus merespons perkembangan teknologi global […]

  • KAI Divre IV Tanjungkarang Hadirkan Lokomotive Ramadhan Festival 2026 di Bambu Kuning Square

    KAI Divre IV Tanjungkarang Hadirkan Lokomotive Ramadhan Festival 2026 di Bambu Kuning Square

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sebagai wujud komitmen dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H serta mempererat hubungan dengan masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menyelenggarakan Lokomotive Ramadhan Festival 2026, yang berlangsung mulai 27 Februari hingga 8 Maret 2026, pukul 15.30 hingga 19.00 WIB, di Bambu Kuning Square, Bandar Lampung. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen […]

expand_less