Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya

Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Ketika biaya balasan WhatsApp meningkat, pertanyaan “mahal atau murah” tidak cukup dijawab dari tarif per pesan. Biaya Rp350-an dapat terasa tinggi bila percakapan tidak menghasilkan apa pun, tetapi tetap efisien ketika membantu bisnis mendapatkan qualified lead, deal, dan closing bernilai lebih besar.

Karena itu, evaluasi perlu dimulai dari hasil. Manajemen perlu menghitung return on investment sekaligus total cost of ownership: hubungkan jumlah pesan dengan perjalanan pelanggan, lalu bandingkan manfaat yang dihasilkan dengan seluruh biaya operasional yang menyertainya.

Hitung ROI dan TCO, Bukan Hanya Biaya per Pesan

Gunakan empat metrik dasar. Cost per Chat dihitung dari total biaya pesan dibagi jumlah chat. Cost per Qualified Lead adalah biaya pesan dibagi jumlah lead yang memenuhi kriteria. Cost per Won membagi biaya pesan dengan jumlah deal yang berhasil ditutup.

Messaging ROI dapat dihitung dari margin kontribusi deal won dikurangi biaya pesan, lalu hasilnya dibagi biaya pesan dan dikalikan 100 persen. Gunakan margin kontribusi, bukan seluruh revenue, agar perhitungannya tidak melebih-lebihkan manfaat.

Untuk menghitung TCO, jumlahkan biaya pesan, lisensi atau paket, biaya AI atau panggilan yang digunakan, serta biaya tenaga kerja dan operasional yang relevan. Iklan, tenaga sales, diskon, dan platform lain tetap perlu dipisahkan agar pembaca tidak menganggap biaya pesan mewakili seluruh investasi.

TCO juga perlu memasukkan waktu yang hilang akibat percakapan berulang, duplikasi data, dan handoff tanpa konteks. Biaya ini tidak selalu tampak pada invoice, tetapi memengaruhi kapasitas agent serta kebutuhan penambahan tenaga kerja. Gunakan periode evaluasi yang sama agar komponen tersebut tidak dihitung secara acak.

Benchmark universal tidak banyak membantu karena nilai deal, tingkat kualifikasi, dan margin setiap bisnis berbeda. Bandingkan campaign, produk, sumber lead, atau periode dengan definisi yang sama.

Hubungkan Source Percakapan hingga Deal dan Won

Perhitungan hanya akurat jika bisnis mengetahui dari mana percakapan berasal dan apa hasil akhirnya. Source harus tetap terbawa dari chat pertama sampai contact, lead, deal, dan won; tanpa itu, biaya mudah terlihat besar karena revenue tidak terhubung ke asal percakapan.

Pada kebutuhan tersebut, CTA WhatsApp Tracking Barantum dapat digunakan untuk menandai source dari teks awal campaign melalui kode yang disiapkan bisnis.

Kode tersebut mengikuti contact, lead, dan deal sehingga tim dapat membedakan beberapa campaign yang masuk ke nomor yang sama. Pencatatan ini tetap memerlukan setup dan konsistensi penggunaan kode.

Setelah source terbentuk, CRM Barantum mencatat sales owner, tahapan pipeline, nilai deal, serta status won atau lost agar biaya dapat dibandingkan dengan hasil.

Barantum tidak menarik ad spend langsung dari platform iklan. Karena itu, ROAS penuh tetap dihitung manual dengan membandingkan biaya campaign dari platform terhadap revenue atau margin yang sudah dikaitkan dengan source. Batas ini penting agar laporan tidak dianggap menghitung profitabilitas otomatis.

Agar data konsisten, tetapkan definisi setiap tahap. “Lead” tidak cukup berarti nomor yang mengirim pesan, sedangkan “qualified” perlu memiliki kriteria kebutuhan, anggaran, kewenangan, atau waktu implementasi yang jelas.

Pastikan deal won tetap membawa source awal meski percakapan berpindah agent atau kanal. Tanpa disiplin ini, campaign yang sebenarnya menghasilkan revenue dapat terlihat tidak efektif, sementara sumber terakhir memperoleh kredit yang berlebihan.

Kapan WhatsApp Masih Worth It?

WhatsApp masih layak ketika cost per qualified lead dan cost per won berada di bawah margin yang dihasilkan, waktu respons mendukung conversion, dan pelanggan memang memilih kanal tersebut. Nilai deal yang tinggi dapat membuat biaya pesan relatif kecil.

Alur perlu diperbaiki ketika banyak pesan tidak menghasilkan kualifikasi, agent menanyakan data yang sama berulang kali, atau follow-up dilakukan tanpa prioritas. WhatsApp Business API Barantum dapat menjadi bagian dari alur yang lebih terukur, tetapi keputusan kanal tetap harus mengikuti data penggunaan dan kebutuhan pelanggan.

Jangan menilai keberhasilan hanya dari turunnya jumlah pesan. Bandingkan juga qualified lead, deal, won, waktu penyelesaian, dan margin kontribusi sebelum serta sesudah perubahan. Dengan pendekatan tersebut, bisnis dapat menentukan secara objektif kapan WhatsApp tetap worth it dan kapan alur perlu diringkas atau dialihkan.

Mulailah dari satu campaign dengan data source yang rapi. Hitung biaya per tahap, identifikasi pesan yang tidak membantu pelanggan maju, lalu uji perubahan alur. Hasil uji tersebut lebih berguna daripada menetapkan satu batas biaya yang sama untuk semua produk dan pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi BINUS Online dan Tribun: Mendorong Literasi Jurnalistik Generasi Muda di Era Digital

    Kolaborasi BINUS Online dan Tribun: Mendorong Literasi Jurnalistik Generasi Muda di Era Digital

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    25 Februari 2026 – BINUS Online berkolaborasi dengan Tribun menggelar Webinar Jurnalistik Ilmu Komunikasi Di Era Digital: Cara Media Bekerja dan Masa Depannya di Tangan Anak Muda, yang diikuti oleh 9 Sekolah yang ada di Jakarta. Di era transformasi digital yang berkembang sangat pesat, kemampuan literasi media dan komunikasi menjadi salah satu kompetensi penting yang […]

  • Anugerah Fervent Global Love of Lives Award dari Taiwan untuk Filantropis Indonesia

    Anugerah Fervent Global Love of Lives Award dari Taiwan untuk Filantropis Indonesia

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Bekasi, 07 Oktober 2026  – Nanda Widya, Pendiri dan Komisaris Metland Group sekaligus Pendiri Yayasan Metropolitan Peduli (YMP) menerima penghargaan 29th Fervent Global Love of Lives Award dari Chou Ta-Kuan Cultural and Educational Foundation (CTK Foundation) atas dedikasinya sebagai filantropi di bidang sosial dan kemanusiaan. Nanda Widya terpilih dari 3.795 nominasi dari seluruh dunia. Penghargaan […]

  • Berhasil Jangkau 40.000 Peserta Skrining Demensia Gratis,  Prodia Tambah Target 20.000 Peserta di 2026

    Berhasil Jangkau 40.000 Peserta Skrining Demensia Gratis, Prodia Tambah Target 20.000 Peserta di 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Februari 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali menyelenggarakan Program Skrining Demensia Gratis pada tahun 2026, sebagai respons atas tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat pada pelaksanaan program ini di tahun 2024–2025 yang berhasil menjangkau 40.000 peserta di seluruh Indonesia. Program ini ditujukan bagi masyarakat usia lanjut dan menargetkan 20.000 peserta […]

  • 68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir

    68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Cara orang menemukan sebuah merek sedang berubah secara mendasar. Menurut analisis SparkToro terhadap data Similarweb, sekitar 68% pencarian Google di Amerika Serikat pada 2026 berakhir tanpa satu klik pun ke situs mana pun, naik dari sekitar 58,5% pada 2024. Artinya, kurang dari satu dari tiga pencarian masih membawa pengguna keluar dari halaman hasil pencarian menuju […]

  • Harga HYPE Naik Menembus US di Tengah Pelemahan Rupiah dan Tren Bitcoin 2026

    Harga HYPE Naik Menembus US$48 di Tengah Pelemahan Rupiah dan Tren Bitcoin 2026

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Di tengah ketidakpastian di pasar, minat terhadap aset digital meningkat termasuk altcoin seperti HYPE yang menembus US$48 lebih dari 16% dalam 1 bulan. Jakarta, Indonesia – Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS, penguatan harga Bitcoin, serta meningkatnya penggunaan stablecoin global mulai mendorong perhatian masyarakat terhadap pasar aset digital pada 2026. Di tengah kondisi tersebut, sejumlah […]

  • KAI Services Tambah 1.765 Personel untuk Perkuat Layanan dan Dukung Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

    KAI Services Tambah 1.765 Personel untuk Perkuat Layanan dan Dukung Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KAI Services menyiapkan sebanyak 1.765 personel tambahan untuk memperkuat layanan operasional selama masa Angkutan Lebaran 2026. Penambahan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam memastikan kelancaran perjalanan kereta api di tengah tingginya mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik. Personel tambahan tersebut akan ditempatkan di berbagai lini layanan, mulai […]

expand_less