Breaking News
light_mode
Beranda » Citra » Pop-Up Booth dengan Sentuhan Multisensori, Cara Baru Brand Memenangkan Pasar

Pop-Up Booth dengan Sentuhan Multisensori, Cara Baru Brand Memenangkan Pasar

  • account_circle Redaktur Reputasi
  • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Strategi pemasaran berbasis pengalaman kini menjadi senjata utama brand dalam memenangkan persaingan di pasar ritel dan event. Salah satu metode yang tengah menjadi sorotan adalah in-booth engagement dengan pendekatan multisensory immersive experience, yang mengoptimalkan stimulasi pancaindra pengunjung untuk membangun keterlibatan emosional dan mendorong keputusan pembelian. (IND)

 

 

Tren ini berkembang pesat pascapandemi COVID-19. Setelah dua tahun lebih berinteraksi secara digital, konsumen menunjukkan kerinduan terhadap aktivitas offline yang menghadirkan sensasi langsung, otentik, dan berkesan. Pop-up booth menjadi sarana strategis bagi brand untuk tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga menciptakan pengalaman unik yang sulit dilupakan.

 

Siapa yang Mengadopsi Strategi Ini?

 

Penerapan multisensory immersive experience telah diadopsi oleh berbagai industri, mulai dari F&B (Food and Beverage), teknologi, otomotif, kecantikan, hingga fesyen. Perusahaan-perusahaan besar memanfaatkan konsep ini dalam pameran dagang, festival produk, maupun event promosi khusus. Tujuannya jelas: memperkuat citra merek, meningkatkan retensi memori konsumen, dan mengakselerasi penjualan.

 

Apa yang Dilakukan Brand di Booth?

 

Pendekatan ini menggabungkan unsur estetika, teknologi, dan interaksi fisik untuk merangsang seluruh pancaindra pengunjung:

 

Penglihatan (Sight)

Warna booth dipilih selaras dengan identitas merek untuk membangun konsistensi visual. Mood lighting digunakan untuk mengatur atmosfer, sedangkan teknologi seperti augmented reality (AR) dan Internet of Things (IoT) menghadirkan interaksi produk yang personal. Misalnya, pengunjung dapat memindai kode QR untuk melihat simulasi penggunaan produk sesuai preferensi mereka.

 

Penciuman (Smell)

Aroma menjadi faktor yang sering diabaikan namun memiliki dampak psikologis signifikan. Booth parfum dapat menyebarkan wewangian khas untuk menanamkan memori merek. Sementara itu, brand non-parfum dapat memilih aroma yang menciptakan rasa nyaman, seperti vanila atau kayu manis, guna memperpanjang durasi kunjungan.

 

Pendengaran (Sound)

Musik dengan tempo cepat mendorong keputusan belanja spontan, cocok untuk produk harga terjangkau. Sebaliknya, musik dengan tempo lambat memberi ruang bagi konsumen untuk mempertimbangkan pembelian produk premium. Pemilihan genre juga memengaruhi persepsi: jazz menenangkan, R&B menghangatkan, sedangkan pop membangkitkan keceriaan.

 

Peraba (Touch)

Produk yang dapat disentuh langsung menumbuhkan rasa memiliki (sense of ownership). Pada produk teknologi seperti smartphone, konsumen bisa merasakan tekstur premium seperti bodi aluminium yang ringan namun kokoh. Hal ini membentuk persepsi kualitas yang sulit ditiru melalui promosi digital.

 

Pengecap (Taste)

Untuk brand F&B, pembagian sampel makanan atau minuman menjadi metode efektif memperkenalkan rasa. Brand non-F&B pun dapat memanfaatkan strategi ini, misalnya dengan menyediakan snack bertema yang sesuai dengan narasi merek, sehingga memperkaya pengalaman pengunjung.

 

Di Mana Tren Ini Terlihat?

 

Konsep multisensory booth kini banyak ditemukan di pameran industri internasional, event lifestyle, mall activation, dan festival brand. Bahkan, sejumlah brand global mulai menerapkannya di toko fisik untuk memberikan alasan lebih bagi konsumen datang langsung, bukan hanya berbelanja secara daring.

 

Kapan Popularitasnya Meningkat?

 

Peningkatan signifikan terlihat sejak awal 2022, ketika pembatasan kegiatan sosial mulai dilonggarkan. Data dari Event Marketing Institute menunjukkan, minat konsumen terhadap event tatap muka naik hingga 76% dibandingkan masa sebelum pandemi, dengan mayoritas responden mengaku mencari pengalaman yang “bermakna dan berkesan”.

 

Mengapa Strategi Ini Efektif?

 

Secara psikologis, stimulasi multisensori memperkuat keterlibatan emosional dan meningkatkan brand recall. Konsumen yang terpapar pengalaman imersif lebih cenderung mengingat merek dan merasa terhubung dengannya. Hal ini berdampak pada loyalitas, rekomendasi dari mulut ke mulut (word of mouth), dan konversi penjualan.

 

Bagaimana Implementasinya?

 

Brand perlu melakukan riset mendalam terkait perilaku audiens, menentukan pancaindra mana yang paling relevan, serta mengintegrasikan teknologi dan narasi merek secara konsisten. Penggunaan storytelling yang kuat—didukung visual, aroma, musik, rasa, dan sentuhan—dapat menjadikan kunjungan ke booth bukan sekadar melihat produk, melainkan merasakan kisah di balik merek tersebut.

  • Penulis: Redaktur Reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepercayaan Pelanggan Menguat, Angkutan Kontainer KAI Logistik Tumbuh 8%

    Kepercayaan Pelanggan Menguat, Angkutan Kontainer KAI Logistik Tumbuh 8%

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 4
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat pertumbuhan volume angkutan kontainer sebesar 8% sepanjang 2025, dari 2,3 juta ton menjadi 2,5 juta ton. Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan kontainer KAI Logistik yang merupakan salah satu layanan pada segmen KALOG Plus sebagai solusi distribusi barang skala besar yang andal, tepat waktu, dan […]

  • Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru

    Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Semarang, Januari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran operasional dan kualitas layanan kepelabuhanan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Pelabuhan Tanjung Emas mencatat peningkatan arus penumpang selama periode H-15 s.d. H+15 Nataru, mulai […]

  • Ny. Anik Yulius Selvanus Diganjar Penghargaan Nasional Bunda PAUD Peduli PAUD 2025

    Ny. Anik Yulius Selvanus Diganjar Penghargaan Nasional Bunda PAUD Peduli PAUD 2025

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    JAKARTA, www.reputasiplus.com — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus, selaku Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Utara, menerima Penghargaan “Bunda PAUD Sulawesi Utara Peduli PAUD” dalam ajang Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025 yang digelar di The Sultan Hotel and Residence, Jakarta, pada Rabu–Kamis, 12–13 November 2025. Penghargaan tersebut diselenggarakan oleh […]

  • Di Tengah Volatilitas Pasar, Bittime Buka Waitlist Beta Futures dengan Trial Funds hingga .500 USDT

    Di Tengah Volatilitas Pasar, Bittime Buka Waitlist Beta Futures dengan Trial Funds hingga $1.500 USDT

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Dalam beberapa bulan terakhir, pasar keuangan Indonesia menghadapi tekanan yang cukup signifikan. Kenaikan inflasi, volatilitas di pasar saham, serta koreksi tajam di aset kripto membuat banyak investor dan trader mulai lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Kondisi ini mendorong pergeseran strategi, dari sekadar membeli aset dan menunggu kenaikan harga, menuju model perdagangan yang lebih aktif dan […]

  • SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

    SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Denpasar – PT SUCOFINDO (PERSERO) kembali menegaskan perannya sebagai lembaga independen penilai kesesuaian dalam mendukung penerapan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Melalui proses penilaian dan verifikasi yang dilakukan sesuai standar Green Building Council Indonesia (GBCI), Kawasan Politeknik International Bali (PIB College) resmi meraih predikat Platinum dalam Sertifikasi GREENSHIP kategori Neighborhood versi 1.1 untuk bangunan non-office. Sertifikasi […]

  • Krakatau Steel Dorong P3DN Hadapi Distorsi Impor Baja

    Krakatau Steel Dorong P3DN Hadapi Distorsi Impor Baja

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Januari 2026 – Pernyataan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada forum Business Matching Kementerian Perindustrian pada Desember 2025 mengenai kuatnya pengaruh mafia impor menegaskan bahwa tantangan industri nasional bersifat struktural. Dikatakannya, tekanan impor berharga rendah yang tidak mencerminkan struktur biaya wajar telah mendistorsi pasar dan melemahkan industri dalam negeri. Pengamat industri baja dan […]

expand_less