Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Analisis Potensi Penurunan XAUUSD ke US$3.946
- account_circle vritimes
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
Prospek harga emas dunia atau XAUUSD pada perdagangan pekan depan masih dibayangi risiko pelemahan. Ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat yang cenderung hawkish berpotensi memberikan tekanan tambahan bagi logam mulia. Di tengah peluang kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed), penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dapat membatasi ruang kenaikan harga emas.
Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit memperkirakan bahwa pergerakan emas masih memiliki kecenderungan bearish dalam jangka menengah. Analisis teknikal Dupoin Futures pada timeframe harian (Daily) memperlihatkan bahwa harga belum menunjukkan tanda pembalikan tren yang cukup kuat. Kondisi ini tercermin dari kegagalan XAUUSD menembus area resistance utama di US$4.080, yang menjadi penghalang bagi upaya pemulihan harga.
Menurut analisis Dupoin Futures, kegagalan menembus resistance US$4.080 membuat emas belum mampu membentuk swing high baru. Situasi tersebut mengindikasikan bahwa momentum kenaikan masih terbatas dan tekanan jual berpotensi tetap mendominasi pasar. Selama harga belum berhasil melewati resistance tersebut, skenario penurunan masih menjadi perhatian utama dalam proyeksi perdagangan pekan depan.
Geraldo Kofit dari Dupoin Futures mengidentifikasi area US$3.980 hingga US$3.946 sebagai zona support yang berpotensi menjadi sasaran penurunan berikutnya. Level US$3.980 merupakan support terdekat yang perlu diperhatikan ketika harga melanjutkan koreksi. Apabila tekanan jual semakin kuat dan level tersebut tidak mampu dipertahankan, XAUUSD berpeluang melanjutkan pelemahan menuju US$3.946.
Dalam skenario tersebut, Dupoin Futures menilai respons harga pada masing-masing level support akan menjadi indikator penting untuk melihat kekuatan tekanan bearish. Jika harga berhasil menembus support US$3.980, peluang pergerakan menuju US$3.946 akan semakin terbuka. Namun, apabila pembeli kembali masuk dan mampu mempertahankan harga di sekitar zona support, emas berpotensi mengalami konsolidasi atau pemulihan sementara. Meski demikian, pemulihan tersebut belum cukup untuk mengubah kecenderungan bearish selama resistance US$4.080 belum berhasil ditembus.
Dari sisi fundamental, Dupoin Futures juga menyoroti pengaruh ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed terhadap pergerakan emas. Bank sentral AS sebelumnya mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,75%–4,00%. Akan tetapi, keputusan tersebut diikuti perbedaan pandangan di antara para pejabat The Fed. Dua pejabat tercatat menginginkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, sehingga kemungkinan pengetatan kebijakan moneter masih menjadi perhatian pelaku pasar.
Berdasarkan rangkuman Reuters, pasar masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada Desember. Ekspektasi tersebut dapat mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS atau Treasury sekaligus memperkuat dolar AS. Kondisi ini berpotensi mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga seperti instrumen berbasis obligasi.
Tekanan fundamental tersebut turut terlihat pada perdagangan 30 Oktober, ketika harga emas tercatat melemah sekitar 0,3% ke level US$4.008 per troy ounce. Pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa sentimen suku bunga dan arah kebijakan moneter AS masih menjadi faktor penting yang memengaruhi harga emas global.
Melihat kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa harga emas masih berisiko melanjutkan pelemahan pada pekan depan. Kegagalan XAUUSD menembus resistance US$4.080, disertai ekspektasi kebijakan The Fed yang cenderung hawkish, dapat mempertahankan tekanan jual di pasar. Oleh karena itu, Dupoin Futures menilai area US$3.980–US$3.946 perlu dicermati sebagai zona support potensial dalam skenario bearish berikutnya.
Meski demikian, perkembangan keputusan dan pernyataan pejabat The Fed, pergerakan dolar AS, serta yield Treasury tetap perlu dipantau karena dapat memengaruhi perubahan sentimen pasar. Bagi pelaku pasar, memperhatikan reaksi harga terhadap resistance dan support yang diidentifikasi Dupoin Futures dapat membantu memahami potensi arah pergerakan XAUUSD selanjutnya.
Analisis Dupoin Futures ini merupakan skenario pasar, bukan kepastian arah harga maupun rekomendasi transaksi. Perdagangan berjangka memiliki risiko kerugian yang signifikan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
- Penulis: vritimes


