Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Prospek Emas Tetap Positif di Tengah Volatilitas Pasar Global

Prospek Emas Tetap Positif di Tengah Volatilitas Pasar Global

  • account_circle editor News
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 100
  • comment 0 komentar

Harga emas (XAUUSD) dunia kembali bergerak dinamis pada perdagangan terkini, mencerminkan tarik-menarik antara sentimen geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat. Pada sesi Amerika Utara hari Rabu (21/1), XAU/USD berhasil mencatat kenaikan moderat sekitar 0,25% dan diperdagangkan di area $4.772 per troy ounce.

Penguatan ini terjadi setelah emas sempat menyentuh rekor tertinggi baru di 4.888 dolar AS, sebelum terkoreksi menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menegaskan bahwa opsi militer terkait isu Greenland tidak akan ditempuh. Klarifikasi tersebut sedikit meredakan kekhawatiran pasar, namun belum cukup untuk menghapus daya tarik emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

Berdasarkan analisa teknikal Dupoin Indonesia yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, struktur pergerakan emas saat ini masih mencerminkan tren naik yang kuat. Formasi candlestick yang terbentuk, dikombinasikan dengan posisi harga di atas indikator Moving Average utama, menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi pasar.

Andy menilai bahwa koreksi yang terjadi lebih bersifat sehat dalam tren bullish yang lebih besar. Selama harga mampu bertahan di atas zona support penting, peluang kelanjutan kenaikan masih terbuka. Dalam proyeksi jangka pendeknya, jika sentimen positif tetap terjaga, emas berpotensi menguji area $4.900. Sebaliknya, apabila terjadi tekanan jual lanjutan, area $4.756 dipandang sebagai support terdekat yang krusial untuk menjaga struktur tren naik.

Dari sisi fundamental, pergerakan emas juga dipengaruhi oleh perubahan sikap Gedung Putih terkait kebijakan perdagangan dan geopolitik. Pada sesi Asia hari Kamis (22/1), harga emas sempat memangkas kenaikannya dan bergerak di sekitar $4.790 setelah Presiden Trump menarik kembali ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa dan mengumumkan adanya kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland.

Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa Amerika Serikat dan NATO telah menyepakati suatu kerangka kerja, yang memicu harapan akan penyelesaian diplomatik dan mengurangi risiko eskalasi dalam waktu dekat. Situasi ini sempat menekan permintaan emas sebagai aset safe-haven, meski dampaknya cenderung terbatas.

Ketidakjelasan detail kesepakatan tersebut membuat pasar tetap waspada. Sejumlah pejabat Eropa menilai bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan meredanya ketegangan secara permanen. Selama risiko politik dan potensi friksi antara AS dan Uni Eropa masih membayangi, emas dinilai tetap memiliki peran penting dalam portofolio investor global.

Selain itu, pelaku pasar kini menanti serangkaian rilis data ekonomi Amerika Serikat, seperti pertumbuhan ekonomi kuartalan, klaim pengangguran mingguan, serta data inflasi berbasis PCE. Data yang menunjukkan perlambatan ekonomi atau tekanan inflasi yang mereda berpotensi melemahkan dolar AS dan mendukung penguatan emas.

Di sisi kebijakan moneter, ekspektasi terhadap Federal Reserve juga menjadi faktor kunci. Meski mayoritas ekonom memperkirakan suku bunga akan dipertahankan dalam waktu dekat, pasar masih memperhitungkan peluang pemangkasan suku bunga ke depan. Kekhawatiran terhadap independensi bank sentral AS, menyusul tekanan politik terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, turut menambah lapisan ketidakpastian di pasar keuangan.

Secara keseluruhan, Andy Nugraha memandang bahwa prospek emas masih cenderung positif. Selama volatilitas geopolitik dan ketidakpastian arah kebijakan moneter global belum benar-benar mereda, emas diperkirakan tetap berada dalam jalur bullish, dengan potensi fluktuasi jangka pendek yang wajar di tengah tren naik yang lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak WTI Berpeluang Menguat, Dupoin Futures Pantau Risiko Pasokan

    Harga Minyak WTI Berpeluang Menguat, Dupoin Futures Pantau Risiko Pasokan

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan tren penguatan setelah berhasil menembus resistance minor pada timeframe mingguan. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, level US$96,70 kini berpeluang berfungsi sebagai support baru. Jika momentum bullish tetap terjaga, harga minyak berpotensi bergerak menuju resistance berikutnya di US$106,76. Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menilai keberhasilan WTI menembus resistance […]

  • SEC Siapkan Regulasi Tokenisasi Saham, Bittime Hadirkan Aset-Aset Tokenisasi RWA Sebagai Alternatif Diversifikasi Portofolio

    SEC Siapkan Regulasi Tokenisasi Saham, Bittime Hadirkan Aset-Aset Tokenisasi RWA Sebagai Alternatif Diversifikasi Portofolio

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Mei 2026 – Pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah administrasi Donald Trump dikabarkan sedang bersiap untuk membuka jalur regulasi baru yang memungkinkan versi token digital dari saham perusahaan dapat diperdagangkan di platform kripto. Bertepatan dengan ini Bittime, menghadirkan aset-aset tokenisasi Real World Assets (RWA) berbasis Stocks. Sebelumnya, menurut artikel dari Traders Union. Securities […]

  • Biosolar Dianggap Murahan? Justru Ini yang Dilakukan Pemilik SUV Diesel Cerdas Saat Harga Dexlite Meledak 70%

    Biosolar Dianggap Murahan? Justru Ini yang Dilakukan Pemilik SUV Diesel Cerdas Saat Harga Dexlite Meledak 70%

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Harga Dexlite kini Rp 24.150 per liter. Pertamina Dex Rp 24.450. Naik lebih dari 70% dalam satu kebijakan. Tapi ada yang lebih mengejutkan: jutaan pemilik kendaraan diesel premium (DEX dan Dexlite) tidak harus membayar angka itu — dan mesin mereka tidak rusak.  Stigma negatif Biosolar di kalangan pemilik SUV diesel bukan tanpa dasar. Biosolar (B40) […]

  • Topotels Hotels & Resorts Rayakan 14 Tahun Kebersamaan, Membuka Babak Baru “From The Heart in Harmony”

    Topotels Hotels & Resorts Rayakan 14 Tahun Kebersamaan, Membuka Babak Baru “From The Heart in Harmony”

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Topotels Hotels & Resorts merayakan 14 tahun perjalanan dengan tema “From The Heart in Harmony,” menandai babak baru transformasi manajemen hotel di Indonesia. Dengan kepemimpinan yang diperbarui dan strategi pertumbuhan berkelanjutan, Topotels memperkuat kolaborasi industri serta membuka peluang bagi pemilik hotel untuk bergabung dalam jaringan manajemen yang fokus pada inovasi, efisiensi operasional, dan ekspansi bisnis […]

  • Program ACCES Kementerian UMKM Catat Permintaan Pembiayaan Hingga Rp150 Miliar, Restock Perkuat Peran Pembiayaan Alternatif bagi Usaha Menengah

    Program ACCES Kementerian UMKM Catat Permintaan Pembiayaan Hingga Rp150 Miliar, Restock Perkuat Peran Pembiayaan Alternatif bagi Usaha Menengah

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kementerian UMKM RI resmi menutup batch terbaru program ACCES yang menggandeng Restock (PT Cerita Teknologi Indonesia) sebagai mitra pembiayaan non-bank untuk memperluas akses permodalan bagi usaha menengah melalui skema kolaboratif. Program ini berhasil mengurasi 56 pengusaha dari 12 provinsi melalui metode pendampingan intensif dan business matching, yang menghasilkan realisasi pembiayaan sebesar Rp20–30 miliar dengan memanfaatkan […]

  • Hingga Februari 2026, Pembiayaan Mobil Bekas BRI Finance Tumbuh 169,34% y.o.y

    Hingga Februari 2026, Pembiayaan Mobil Bekas BRI Finance Tumbuh 169,34% y.o.y

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Maret 2026 – Di tengah dinamika pasar otomotif nasional, segmen kendaraan bekas masih menunjukkan peluang pertumbuhan yang menarik. Ketika sebagian masyarakat semakin selektif dalam mengatur pengeluaran, kendaraan bekas kerap menjadi pilihan yang lebih rasional untuk tetap memenuhi kebutuhan mobilitas. Sejalan dengan tren tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menilai pembiayaan kendaraan bekas […]

expand_less