Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » PT Akarsa Garment Indonesia Kembangkan Fasilitas Produksi Garmen untuk Memenuhi Kebutuhan Seragam dan Pakaian Kerja Perusahaan dari Berbagai Sektor

PT Akarsa Garment Indonesia Kembangkan Fasilitas Produksi Garmen untuk Memenuhi Kebutuhan Seragam dan Pakaian Kerja Perusahaan dari Berbagai Sektor

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Pertumbuhan sektor industri, manufaktur, dan jasa di Indonesia pascapandemi mendorong peningkatan signifikan terhadap permintaan seragam korporasi dan pakaian kerja (workwear) yang berkualitas. Menjawab tantangan supply chain garmen serta kebutuhan kustomisasi skala besar dari sektor korporasi maupun BUMN, PT Akarsa Garment Indonesia mengumumkan perluasan dan pengembangan fasilitas produksi terintegrasi.

Langkah ekspansi ini diambil guna memperkuat kapasitas manufaktur pakaian lokal sekaligus memberikan jaminan ketepatan waktu (lead time) serta konsistensi standar kualitas bagi para pelaku industri.

Tren Kebutuhan Seragam Korporasi dan Pertumbuhan Sektor Manufaktur

Penggunaan seragam kerja bagi perusahaan kini tidak lagi sekadar pakaian operasional harian, melainkan telah bergeser menjadi instrumen penguat corporate branding, identitas keselamatan kerja (K3), dan profesionalisme bisnis.

Menurut data internal industri garmen nasional, kebutuhan akan pakaian kerja kustom untuk sektor manufaktur, logistik, energi, hingga layanan publik mengalami peningkatan stabil tiap tahunnya. Namun, salah satu tantangan utama yang kerap dihadapi pihak korporasi dalam pengadaan skala besar adalah inkonsistensi standar penjahitan, keterlambatan pengiriman, serta keterbatasan kapasitas pabrik vendor menengah.

Melihat kondisi pasar tersebut, PT Akarsa Garment Indonesia mentransformasi skema manufakturnya melalui pendekatan one-stop garment manufacturing solution. Dengan pengalaman industri garmen yang panjang sejak tahun 2013, perusahaan mengintegrasikan fasilitas pemotongan kain (cutting), penjahitan (sewing), pembordiran komputer, cetak digital (printing), hingga pengemasan akhir (finishing) dalam satu ekosistem terpadu.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

    Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Program pembangunan Koperasi Merah Putih mulai berjalan di berbagai wilayah Indonesia. Seiring dimulainya pembangunan fasilitas koperasi, gudang distribusi, dan infrastruktur pendukung lainnya, kebutuhan material konstruksi terutama baja struktural meningkat tajam. Dalam beberapa minggu terakhir, banyak kontraktor dan pengelola proyek mulai mengamankan kebutuhan material lebih awal. Hal ini terjadi karena pembangunan dilakukan hampir bersamaan di banyak […]

  • Mentan Soroti Harga Minyak Goreng, Holding Perkebunan Nusantara Jaga Pasokan dan Harga MinyaKita Selama Ramadhan

    Mentan Soroti Harga Minyak Goreng, Holding Perkebunan Nusantara Jaga Pasokan dan Harga MinyaKita Selama Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idulfitri, pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjadi prioritas utama. Merespons tingginya harga minyak goreng rakyat di pasaran yang sempat menembus angka Rp19.000 per liter, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus mengawal ketersediaan pasokan dan harga jual di […]

  • Autonomous Underwater Vehicles vs ROV: Panduan untuk Industri

    Autonomous Underwater Vehicles vs ROV: Panduan untuk Industri

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    AUV unggul untuk survei luas, ROV untuk inspeksi rinci. Pemilihan yang tepat menekan biaya dan mempercepat pengambilan keputusan. Jakarta — Halo Robotics menerbitkan panduan yang membandingkan Autonomous Underwater Vehicles (AUV) dan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk kebutuhan inspeksi bawah air industri. Keduanya adalah robot bawah air, tetapi dirancang untuk pekerjaan berbeda. AUV bekerja tanpa kabel […]

  • 6 Hal yang Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Menerapkan Tanda Tangan Digital

    6 Hal yang Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Menerapkan Tanda Tangan Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sebelum menerapkan tanda tangan digital, perusahaan perlu menyiapkan aspek legal, keamanan, teknologi, serta alur kerja yang sesuai. Persiapan yang tepat membantu memastikan tanda tangan digital dapat digunakan secara aman, sah, dan efektif dalam proses bisnis. Banyak perusahaan ingin memangkas waktu persetujuan dokumen tahun ini. Sayangnya, sebagian langsung membuka akun tanpa persiapan internal. Menerapkan tanda tangan […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Transisi Energi Bersih melalui Perdagangan Karbon PTPN IV PalmCo

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Transisi Energi Bersih melalui Perdagangan Karbon PTPN IV PalmCo

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA – Partisipasi masyarakat dalam perdagangan karbon menunjukkan tren meningkat sepanjang 2025. Melalui platform IDX Carbon dan PTPN Carbon Hub, publik tercatat telah menyerap 5.202 ton setara karbon dioksida (tonCO₂e) dari proyek energi terbarukan milik PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara. Data perusahaan menunjukkan volume serapan tersebut berasal dari 335 transaksi yang dilakukan individu maupun […]

  • India Berhasil Keluarkan 496 Juta Penduduk dari Kemiskinan dalam 12 Tahun

    India Berhasil Keluarkan 496 Juta Penduduk dari Kemiskinan dalam 12 Tahun

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    JAKARTA — India mencatat salah satu penurunan kemiskinan tercepat di dunia setelah berhasil mengangkat sekitar 496 juta penduduk keluar dari kemiskinan dalam periode 2011 hingga 2023. Berdasarkan laporan terbaru Bank Dunia (World Bank) bertajuk India Poverty and Equity Brief: October 2026, tingkat kemiskinan ekstrem di negara tersebut turun drastis dari 27,1 persen menjadi 2,6 persen dalam […]

expand_less