Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dari Bearish ke Bullish, Struktur Harga Emas Mulai Berbalik Arah

Dari Bearish ke Bullish, Struktur Harga Emas Mulai Berbalik Arah

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia berpeluang mengalami penguatan dalam jangka pendek setelah sebelumnya berada dalam tekanan, seiring munculnya indikasi pembalikan arah yang semakin jelas pada pergerakan teknikal. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 kini menunjukkan kecenderungan bullish, didukung oleh sinyal-sinyal teknikal yang mengarah pada potensi rebound harga.

Dalam beberapa sesi terakhir, harga emas sempat mencoba menembus area support di level 4.489 dolar AS. Namun, upaya tersebut tidak berhasil dipertahankan dan justru menghasilkan kondisi false break. Kegagalan untuk melanjutkan penurunan ini menjadi sinyal penting bahwa tekanan jual mulai melemah. Setelah itu, harga membentuk titik terendah baru (swing low) yang valid, yang menunjukkan bahwa minat beli mulai kembali muncul di pasar.

Menurut Geraldo Kofit, kondisi ini membuka peluang terjadinya koreksi kenaikan dalam jangka pendek. Struktur harga yang terbentuk juga mengindikasikan pola Double Bottom, yang sering kali menjadi sinyal awal pembalikan tren dari bearish menuju bullish. Pola ini mencerminkan adanya fase akumulasi oleh pelaku pasar, di mana investor mulai memanfaatkan harga rendah sebagai peluang untuk masuk kembali. Dengan terbentuknya pola tersebut, harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area resistance terdekat di sekitar level 4.622 dolar AS.

Dukungan terhadap potensi penguatan ini juga datang dari indikator teknikal, khususnya stochastic yang menunjukkan adanya Bullish Divergence. Kondisi ini terjadi ketika harga mencetak level rendah baru, tetapi indikator justru menunjukkan pergerakan yang berlawanan. Divergensi ini menandakan bahwa momentum penurunan mulai melemah, sehingga membuka peluang terjadinya pembalikan arah. Dalam konteks saat ini, sinyal tersebut memperkuat proyeksi bahwa harga emas berpotensi mengalami kenaikan dalam waktu dekat.

Dari sisi fundamental, pergerakan emas juga didukung oleh meningkatnya kembali permintaan terhadap aset safe haven. Meskipun tekanan global sempat mereda, ketidakpastian ekonomi dan arah kebijakan moneter masih menjadi perhatian utama pelaku pasar. Kondisi ini membuat investor tetap mempertahankan eksposur terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian tersebut.

Selain itu, pelemahan sementara dolar AS turut memberikan dorongan bagi harga emas. Setelah mengalami penguatan dalam beberapa waktu terakhir, dolar mulai mengalami koreksi akibat aksi profit taking dari pelaku pasar. Melemahnya dolar membuat harga emas menjadi lebih menarik bagi investor global, sehingga mendorong kenaikan permintaan dalam jangka pendek.

Pasar juga mulai mempertimbangkan kemungkinan perubahan sikap dari Federal Reserve ke arah yang lebih dovish, terutama jika data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Ekspektasi ini memberikan sentimen positif tambahan bagi emas, karena kebijakan suku bunga yang lebih longgar cenderung meningkatkan daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil bunga.

Di sisi lain, tekanan jual yang sebelumnya cukup kuat kini mulai berkurang setelah harga gagal melanjutkan penurunan di bawah level support penting. Hal ini memperkuat keyakinan bahwa area tersebut merupakan zona pertahanan yang kuat bagi harga emas. Ditambah dengan munculnya sinyal teknikal seperti Double Bottom dan Bullish Divergence, peluang terjadinya technical rebound semakin terbuka.

Dengan mempertimbangkan kombinasi antara faktor teknikal dan fundamental, harga emas diperkirakan memiliki ruang untuk melanjutkan kenaikan dalam jangka pendek, dengan target utama di area 4.622 dolar AS. Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati perkembangan global yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga, termasuk dinamika dolar AS dan kebijakan moneter. Dalam kondisi pasar yang masih fluktuatif, strategi investasi yang disiplin dan berbasis analisis tetap menjadi kunci dalam menghadapi pergerakan harga emas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), PT Jasamarga Tollroad Maintenance Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Tahun Buku 2025

    Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), PT Jasamarga Tollroad Maintenance Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Tahun Buku 2025

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Mei 2026 — PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Senin, 25 Mei 2026 bertempat di Ruang Kompeten, Gedung B Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Jakarta. Rapat ini dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT JMTM serta para pemegang saham […]

  • Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

    Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Trenggalek, 30 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, menyambut kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam rangka meninjau progres pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Wapres turut didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati […]

  • Perkuat Keselamatan Jelang Lebaran 2026, Manajemen KAI Petakan Titik Rawan di Jalur Daop 9 Jember

    Perkuat Keselamatan Jelang Lebaran 2026, Manajemen KAI Petakan Titik Rawan di Jalur Daop 9 Jember

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Menjelang masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan langkah proaktif untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Jajaran Manajemen KAI melakukan inspeksi menyeluruh ke berbagai wilayah operasional menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS), termasuk menyisir jalur di wilayah Daop 9 Jember pada hari ini. JEMBER, 12 Februari 2026 – Menjelang masa Angkutan Lebaran (Angleb) […]

  • Membangun Kekayaan Melalui Literasi Aset Kripto, Belajar dari Konsistensi Strategi Global dan Keunggulan Bitcoin

    Membangun Kekayaan Melalui Literasi Aset Kripto, Belajar dari Konsistensi Strategi Global dan Keunggulan Bitcoin

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Februari 2026 – Akhir-akhir ini Michael Saylor, sebagai tokoh sentral di balik transformasi perusahaan Strategy, telah memposisikan dirinya sebagai salah satu pendukung Bitcoin paling vokal di dunia melalui strategi akumulasi yang sangat konsisten. Hingga awal tahun 2026, perusahaan yang dipimpinnya telah memiliki lebih dari 714.644 BTC. Sebuah jumlah yang luar biasa dan menempatkan […]

  • Bank Raya dan Komunitas Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Dorong Akselerasi Transformasi serta Pertumbuhan UMKM melalui GEN TDA Raya

    Bank Raya dan Komunitas Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Dorong Akselerasi Transformasi serta Pertumbuhan UMKM melalui GEN TDA Raya

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Bank Raya bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) menjalin kerja sama melalui program GEN TDA Raya, yaitu program pendampingan dan akselerasi bisnis yang ditujukan untuk mendukung pelaku usaha muda serta UMKM agar dapat berkembang, naik kelas, dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Bank Raya bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) menjalin kerja sama melalui […]

  • Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta — Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty bertemu dengan Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono di Jakarta, Kamis (16/4/2026) lalu. Pertemuan tersebut dilakukan demi mendorong kerja sama impor pupuk urea dari Indonesia guna mengamankan pasokan pupuk bagi musim tanam India mendatang melalui skema antar pemerintah di tengah dinamika global rantai pasok pertanian. Langkah ini menegaskan […]

expand_less