Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Punya Kinerja Korporasi Positif, Entitas Grup MIND ID Dipresiasi DPR

Punya Kinerja Korporasi Positif, Entitas Grup MIND ID Dipresiasi DPR

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi atas kinerja korporasi sejumlah entitas tambang yang tergabung dalam holding MIND ID sepanjang 2025. Apresiasi ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas evaluasi kinerja PT Inalum, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM).

“Kami memberikan apresiasi atas capaian kinerja korporasi tahun 2025 dari keempat entitas tersebut yang tetap mampu menjaga kinerja positif meskipun menghadapi tekanan harga komoditas global,” ujar Nurdin dalam RDP dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (31/3/2026).

Ia menegaskan, sektor pertambangan memiliki peran strategis dalam mendorong hilirisasi mineral dan transformasi ekonomi nasional berbasis nilai tambah. Keempat entitas tersebut dinilai menjadi tulang punggung dalam membangun rantai pasok industri dari hulu hingga hilir.

Lebih lanjut, DPR juga mengingatkan pentingnya penguatan fundamental industri. Menurut Nurdin, kinerja yang ada saat ini masih didominasi bisnis berbasis komoditas, sementara kontribusi sektor industri hilir terhadap profitabilitas belum optimal.

“Selain itu, percepatan pembangunan smelter dan refinery dinilai perlu diimbangi dengan kesiapan cadangan, integrasi hulu-hilir, serta ketahanan keuangan,” ujar Nurdin.

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk, Untung Budiharto, mengungkapkan bahwa kinerja ANTAM hingga kuartal III 2025 menunjukkan penguatan signifikan.

“Pendapatan mencapai Rp72 triliun atau naik 67 persen secara tahunan, didorong oleh peningkatan volume bijih nikel dan harga emas yang solid,” ujarnya.

Laba bersih ANTAM meningkat dari Rp2,2 triliun menjadi Rp6,6 triliun. Dari sisi operasional, produksi bijih nikel mencapai 12,6 juta wet metric ton (WMT), sementara produksi alumina mencapai 134 ribu ton atau tumbuh 27 persen.

Selain itu, produksi bauksit juga meningkat signifikan menjadi 2,3 juta WMT. ANTAM menargetkan peningkatan produksi lebih lanjut pada 2026 seiring penguatan hilirisasi.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arsal Ismail, menyampaikan bahwa perusahaan tetap mampu mencatatkan kinerja positif meski harga batu bara mengalami normalisasi.

“Perusahaan menerapkan strategi pemasaran yang tepat sehingga tetap mencatat pendapatan positif di tengah pelemahan harga,” kata Arsal.

Pendapatan PTBA tercatat meningkat secara kuartalan menjadi Rp10,88 triliun pada kuartal III 2025. Secara tahunan, pendapatan juga tumbuh menjadi Rp31,33 triliun. Kinerja ini ditopang oleh peningkatan volume penjualan, khususnya pada segmen high-calorie value (HCV).

Meski demikian, harga jual rata-rata mengalami penurunan sekitar 6 persen secara tahunan, seiring turunnya indeks harga batubara global seperti ICI-3 dan HPB.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium, Melati Sarnita, memaparkan bahwa kinerja keuangan konsolidasi perseroan menunjukkan tren positif.

“Laba bersih tahun 2025 mencapai 142,8 juta dolar AS, meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan kinerja produksi dan penjualan serta efisiensi biaya,” ujarnya.

Pendapatan perusahaan tercatat meningkat menjadi 785,7 juta dolar AS, sementara EBITDA melonjak signifikan menjadi 208,7 juta dolar AS. Selain itu, net profit margin juga meningkat dari 17,3 persen menjadi 18,2 persen.

Dari sisi operasional, produksi aluminium mencapai 280 ribu ton, naik dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh implementasi proyek pot upgrading yang meningkatkan kapasitas dan efisiensi teknologi smelter.

Direktur Utama PT Timah Tbk, Restu Wibowo, menyampaikan bahwa kinerja operasional perusahaan tetap solid.

Produksi bijih timah pada 2025 mencapai 18.635 ton, sementara produksi logam timah sebesar 17.815 metrik ton. Penjualan logam timah juga tercatat sebesar 16.634 metrik ton.

“Kinerja ini menunjukkan ketahanan operasional perusahaan di tengah dinamika industri global, sekaligus hasil dari perbaikan tata kelola dan efisiensi,” ujar Restu.

Komisi VI DPR RI menegaskan pentingnya penataan roadmap hilirisasi yang berbasis cadangan dan kebutuhan pasar, serta penguatan integrasi antar entitas dalam holding MIND ID.

Selain itu, DPR juga mendorong kehati-hatian dalam pengambilan keputusan investasi, serta membuka ruang pembahasan terkait wacana moratorium pembangunan smelter alumina dan aluminium agar lebih selektif dan berkelanjutan.

Dengan capaian kinerja yang tetap positif di tengah tekanan global, DPR berharap entitas MIND ID mampu memperkuat kontribusi terhadap ekonomi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah industri pertambangan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari

    Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Kendari, September 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memastikan kesiapan layanan operasional di Pelabuhan Kendari, Sulawesi Tenggara, dalam mendukung kelancaran rantai pasok industri nikel nasional. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari sinergi Pelindo bersama PT Indo Konstruksi Mineral (IKM) dalam pemanfaatan fasilitas […]

  • Bitcoin Tembus .000 di Tengah Ketegangan Global, Momentum Emas Optimalkan Portofolio Melalui Fitur IDR Swap Tanpa Biaya di Bittime

    Bitcoin Tembus $80.000 di Tengah Ketegangan Global, Momentum Emas Optimalkan Portofolio Melalui Fitur IDR Swap Tanpa Biaya di Bittime

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Mei 2026 – Pasar aset kripto global baru saja mencatatkan sejarah baru setelah harga Bitcoin berhasil menembus angka $80.000 Dolar Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya sejak akhir bulan Januari lalu. Bersamaan dengan ini Bittime hadirkan fitur IDR Swap zero fees yang memungkinkan investor menukarkan Rupiah secara langsung ke dalam bentuk aset kripto. […]

  • Atasi Chat Pelanggan Menumpuk dengan WhatsApp Rotator Barantum

    Atasi Chat Pelanggan Menumpuk dengan WhatsApp Rotator Barantum

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Chat Masuk Menumpuk di 1 Admin, Respon Jadi Lambat Pernah merasa chat pelanggan terus masuk, tetapi hanya satu admin yang kewalahan membalas? […]

  • Biosolar Dianggap Murahan? Justru Ini yang Dilakukan Pemilik SUV Diesel Cerdas Saat Harga Dexlite Meledak 70%

    Biosolar Dianggap Murahan? Justru Ini yang Dilakukan Pemilik SUV Diesel Cerdas Saat Harga Dexlite Meledak 70%

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Harga Dexlite kini Rp 24.150 per liter. Pertamina Dex Rp 24.450. Naik lebih dari 70% dalam satu kebijakan. Tapi ada yang lebih mengejutkan: jutaan pemilik kendaraan diesel premium (DEX dan Dexlite) tidak harus membayar angka itu — dan mesin mereka tidak rusak.  Stigma negatif Biosolar di kalangan pemilik SUV diesel bukan tanpa dasar. Biosolar (B40) […]

  • Agar Perjalanan Lebih Nyaman, Ini Tips Menggunakan LRT Jabodebek Saat Jam Sibuk

    Agar Perjalanan Lebih Nyaman, Ini Tips Menggunakan LRT Jabodebek Saat Jam Sibuk

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jumlah pengguna LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi terus naik. Pada Juni 2026, rata-rata tap in pukul 06.00–09.00 WIB mencapai 511 pengguna per stasiun, naik 12% dibanding 456 pengguna di Mei 2026. Aktivitas masyarakat yang memanfaatkan LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi di hari kerja (weekday) terus menunjukkan peningkatan. Pada bulan Juni 2026, rata-rata jumlah […]

  • Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps

    Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Tekanan regulasi dan komitmen ESG mendorong operator minyak dan gas untuk membangun sistem pemantauan emisi yang tidak hanya mendeteksi keberadaan metana, tetapi juga mengukur besarnya laju kebocoran secara terverifikasi. Data emisi yang dapat dipertanggungjawabkan dalam kerangka internasional seperti OGMP 2.0 memerlukan metodologi pengukuran yang melampaui sekadar deteksi kualitatif. SeekOps menyediakan sensor metana berbasis drone yang […]

expand_less