Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ramah Lingkungan, Gedung-gedung di IKN Gunakan Beton Bersertifikasi Green Label dari Batching Plant WSBP Sepaku

Ramah Lingkungan, Gedung-gedung di IKN Gunakan Beton Bersertifikasi Green Label dari Batching Plant WSBP Sepaku

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

Jakarta, April 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) kembali tunjukan komitmennya dalam penerapan konstruksi berkelanjutan melalui perolehan sertifikasi Green Label Indonesia (GLI) dari Green Product Council Indonesia pada Batching Plant WSBP Sepaku yang beroperasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Batching Plant WSBP Sepaku meraih Sertifikasi Green Label Level Gold dengan skor 92, menjadikannya sebagai batching plant kedua WSBP yang memperoleh pengakuan tersebut setelah sebelumnya diraih oleh Batching Plant WSBP Pegangsaan.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa transformasi menuju konstruksi yang lebih ramah lingkungan bukan hanya sebuah inisiatif, tetapi telah menjadi bagian dari standar operasional kami,” ujar Fandy Dewanto, Vice President of Corporate Secretary WSBP.

Sertifikasi Green Label dilakukan melalui penilaian berbagai aspek keberlanjutan, meliputi efisiensi energi, pengurangan emisi dan polusi, manajemen limbah, efisiensi air, penggunaan material ramah lingkungan, serta inovasi proses produksi. Penerapan aspek tersebut di Batching Plant WSBP Sepaku antara lain melalui efisiensi energi dengan mengurangi penggunaan genset dan idle time, penggunaan dust collector serta pengendalian debu, pemanfaatan kembali air produksi, pengelolaan limbah B3 sesuai standar, serta monitoring konsumsi air. Penggunaan material fly ash serta inovasi seperti admixture polimer larut air turut membantu mengurangi penggunaan semen dan emisi CO₂, didukung command batch system berakurasi tinggi untuk memastikan efisiensi dan konsistensi dalam proses produksi.

Capaian ini melanjutkan keberhasilan WSBP sebagai pelopor dalam sertifikasi Green Label untuk kategori Beton Readymix di Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa standar hijau yang diterapkan Perusahaan merupakan standar terintegrasi yang dapat diimplementasikan di berbagai fasilitas produksi.

Adapun proyek yang disuplai dari Batching Plant WSBP Sepaku antara lain Gereja Basilika, KLHK Tahap 3, IPAL 1, 2, dan 3, Rusun MBR, serta kawasan perkantoran seperti DPD, MA, MPR, DPR I, dan DPR II, yang seluruhnya dibangun menggunakan Beton Readymix WSBP yang telah tersertifikasi Green Label Indonesia, sehingga menjadikannya bangunan ramah lingkungan sekaligus mendukung terciptanya infrastruktur yang berkelanjutan.

Capaian ini tercermin dari tingkat emisi karbon yang dihasilkan Batching Plant WSBP Sepaku. Emisi CO₂ tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata industri dengan penurunan sampai dengan 58%. Dengan kapasitas produksi mencapai 57.702 m³ per tahun, penggunaan Beton Readymix WSBP berlabel green product berkontribusi dalam mengurangi emisi hingga 3.116 ton CO₂ per tahun.

“Dengan penerapan standar Beton Readymix bersertifikasi Green Label ini, kami ingin memastikan bahwa setiap produk yang kami hasilkan tidak hanya unggul dari sisi kualitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan dampak lingkungan dan pencapaian target keberlanjutan proyek,” tambah Fandy.

Dengan perolehan sertifikasi ini, WSBP akan terus mendorong peningkatan standar produksi serta memperluas implementasi inovasi ramah lingkungan di berbagai fasilitasnya dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik. Langkah ini sejalan dengan upaya Perusahaan dalam menghadirkan solusi beton yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PTPP Perkuat Momentum Awal Tahun, Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun  hingga Februari 2026

    PTPP Perkuat Momentum Awal Tahun, Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026. Capaian tersebut tumbuh sebesar 32,96% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Year on Year/YoY), mencerminkan kinerja Perseroan yang tetap solid serta konsisten dalam […]

  • Menteri PPN/Bappenas: PTPN I (Persero) Subholding Perkebunan Nusantara Domain Ketahanan Pangan dan Energi

    Menteri PPN/Bappenas: PTPN I (Persero) Subholding Perkebunan Nusantara Domain Ketahanan Pangan dan Energi

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, menyatakan PT Perkebunan Nusantara I (Persero), subholding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memiliki domain strategis dalam mendukung program ketahanan pangan dan energi yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut disampaikan Rachmat Pambudy saat memberikan sambutan pada penandatanganan nota kesepahaman tentang penguatan perencanaan program […]

  • Kecepatan Menjadi Kunci Penyelamatan Nyawa pada Penanganan Penyakit Aorta Kompleks di Era Modern

    Kecepatan Menjadi Kunci Penyelamatan Nyawa pada Penanganan Penyakit Aorta Kompleks di Era Modern

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Tangerang, 20 Mei 2026 — Penyakit aorta merupakan salah satu kondisi kardiovaskular paling berbahaya yang membutuhkan diagnosis dan penanganan cepat. Keterlambatan penanganan dalam hitungan jam dapat meningkatkan risiko kematian secara signifikan, terutama pada kasus acute aortic dissection. Melihat tantangan tersebut, Siloam Hospitals Lippo Village terus memperkuat kapabilitas layanan penanganan aorta kompleks melalui pendekatan multidisiplin dan […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Cetak Atlet Tenis Muda Berprestasi, Tiga Atlet PalmCo Masuk Radar Timnas

    Holding Perkebunan Nusantara Cetak Atlet Tenis Muda Berprestasi, Tiga Atlet PalmCo Masuk Radar Timnas

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Pekanbaru – Tiga atlet tenis junior binaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui subholding PTPN IV PalmCo dan entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III, berpeluang memperkuat tim nasional tenis Indonesia setelah masuk dalam radar seleksi nasional untuk ajang Asian Tennis Federation 12 & Under Team Competition 2026. Ketiga atlet tersebut adalah Sadat Arjuna […]

  • Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui

    Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Dalam dunia konstruksi dan manufaktur, pemilihan material adalah fondasi utama keberhasilan sebuah proyek. Salah satu material yang sering menjadi tulang punggung kekuatan struktur adalah Besi AS (atau sering disebut round bar). Meskipun terlihat sederhana, besi AS memiliki karakteristik teknis yang sangat krusial bagi ketahanan mesin dan struktur bangunan. Banyak kontraktor atau purchasing industri seringkali terjebak […]

  • Cara Mendapatkan Centang Biru WhatsApp Bisnis & Barantum

    Cara Mendapatkan Centang Biru WhatsApp Bisnis & Barantum

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Di era komunikasi digital, pelanggan semakin selektif ketika berinteraksi dengan akun bisnis di WhatsApp. Banyaknya akun yang mengatasnamakan brand membuat pelanggan sering […]

expand_less