Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Rumah Pertama Bukan Tentang Seberapa Besar Penghasilanmu, Tapi Tentang Keberanian Mengambil Langkah Pertama untuk Masa Depan

Rumah Pertama Bukan Tentang Seberapa Besar Penghasilanmu, Tapi Tentang Keberanian Mengambil Langkah Pertama untuk Masa Depan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Dari pedagang sembako seperti Rosmini, tukang becak, ustaz, pedagang cilok, satpam, asisten rumah tangga, hingga generasi muda berusia 19–25 tahun, setiap penerima manfaat memiliki cerita dan titik awal yang berbeda. Namun, mereka membuktikan bahwa impian memiliki rumah dapat diwujudkan ketika ada kemauan untuk berusaha dan keberanian mengambil kesempatan.

Jakarta, 4 September 2026 – Warung milik Rosmini, seorang
pedagang sembako di Kabupaten
Batang, Jawa Tengah, pernah roboh diterjang angin puting beliung. Sempat
terpikir untuk berhenti, Rosmini memilih
bangkit dan kembali
berjualan. Dari berjualan nasi,
ia mengembangkan usahanya dengan menjual gorengan, makanan ringan
hingga kebutuhan sehari-hari.

Kini, bukan hanya usahanya yang kembali berdiri. Rosmini
juga telah memiliki rumah sendiri melalui Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Perumahan Puri Delta 12 City Side, Kabupaten Batang.

“Warung saya
memang pernah roboh, tapi semangat jangan sampai ikut roboh. Sampai akhirnya
saya diberitahu oleh saudara bahwa melalui BP Tapera kami bisa punya rumah
sendiri. Sekarang warung ini juga ikut pindah ke rumah,” tutur Rosmini.

Kisah Rosmini menjadi gambaran bahwa memiliki rumah pertama tidak
selalu harus menunggu penghasilan besar. Melalui Program FLPP, Pemerintah memberikan dukungan pembiayaan perumahan bagi Masyarakat
Berpenghasilan Rendah (MBR)
agar dapat memiliki rumah yang layak dan
terjangkau. Program ini dikelola BP Tapera dan disalurkan melalui bank penyalur
kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengajak masyarakat yang belum memiliki rumah, termasuk generasi muda
yang telah memenuhi persyaratan, untuk memanfaatkan kesempatan kepemilikan
rumah melalui Program FLPP.

“Kami mengajak
masyarakat untuk tidak
ragu memanfaatkan Program
FLPP. Menariknya, berdasarkan
realisasi sementara hingga 4 September 2026, penerima manfaat tertinggi justru
berasal dari kelompok usia 19–25 tahun atau Generasi Z. Ini menunjukkan bahwa
generasi muda mulai memiliki kesadaran dan keberanian untuk merencanakan kepemilikan
rumah sejak dini. Jangan merasa harus menunggu sampai memiliki penghasilan
besar untuk memiliki rumah pertama. Yang penting adalah memahami kemampuan,
memenuhi persyaratan, dan berani mengambil langkah pertama,” ujar Heru.

Heru mengatakan, rumah pertama bukan sekadar bangunan tempat tinggal,
tetapi menjadi bagian penting dari perjalanan masyarakat dalam membangun
kehidupan yang lebih baik bersama keluarga.

“Rumah pertama bukan tentang seberapa besar penghasilanmu. Tapi tentang
keberanian mengambil langkah pertama untuk masa depan. Setiap orang memiliki
perjalanan dan kemampuan yang berbeda, tetapi kesempatan untuk memiliki rumah
dapat dimulai ketika kita berani mengambil langkah dan memanfaatkan kesempatan
yang ada,” tambah Heru.

Pada tahun 2026,
Pemerintah menyediakan kuota
sebanyak 350.000 unit rumah subsidi
melalui Program FLPP. Artinya, kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi
persyaratan untuk memiliki rumah pertama masih terbuka.

Hingga 4 September 2026, realisasi sementara Program FLPP
periode 1 Januari–3 September 2026 telah mencapai 144.691 unit rumah, dengan
nilai pembiayaan sebesar Rp17,99 triliun.

Capaian tersebut menjadi
bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bagi
masyarakat. Dengan kuota yang masih tersedia, BP Tapera mendorong masyarakat
yang belum memiliki rumah untuk mulai mencari informasi, mempertimbangkan
kemampuan finansial, dan melihat peluang kepemilikan rumah melalui Program
FLPP.

Dari pedagang sembako seperti
Rosmini, tukang becak, ustaz, pedagang cilok, satpam, asisten rumah tangga,
hingga generasi muda berusia 19–25 tahun, setiap penerima manfaat memiliki
cerita dan titik awal yang berbeda. Namun, mereka membuktikan bahwa impian
memiliki rumah dapat diwujudkan ketika
ada kemauan untuk
berusaha dan keberanian mengambil kesempatan.

 

Karena rumah pertama
bukan tentang seberapa
besar penghasilanmu. Tapi tentang keberanian mengambil langkah pertama untuk
masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Tips Agar Anda Terhindar dari Blokir Saat Broadcast WhatsApp

    10 Tips Agar Anda Terhindar dari Blokir Saat Broadcast WhatsApp

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Mengapa Banyak Nomor WhatsApp Terblokir Saat Broadcast? Broadcast WhatsApp sering dipandang sebagai cara tercepat untuk promosi, follow up, dan penyampaian informasi ke […]

  • Bittime Sambut Aturan Baru OJK untuk Influencer Kripto, Dorong Transparansi dan Perlindungan Investor

    Bittime Sambut Aturan Baru OJK untuk Influencer Kripto, Dorong Transparansi dan Perlindungan Investor

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juni 2026 – Bittime, platform pedagang aset keuangan digital (PAKD), menyambut positif terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perilaku Penyampai Informasi Sektor Jasa Keuangan. Regulasi ini dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan transparansi dan perlindungan investor di tengah semakin besarnya peran influencer dan Key Opinion Leader (KOL) dalam […]

  • KAI Bandara Catat Mencapai 250 Ribu Penumpang KA Srilelawangsa Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

    KAI Bandara Catat Mencapai 250 Ribu Penumpang KA Srilelawangsa Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KAI Bandara mencatat tingginya minat masyarakat terhadap layanan KA Srilelawangsa selama periode Angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga 29 Maret 2026. Sebanyak 250 ribu penumpang telah dilayani pada periode tersebut. Dari jumlah tersebut, relasi Medan – Binjai – Kuala Bingai menjadi kontributor terbesar dengan total 150 ribu penumpang, sementara relasi Medan – Bandara Kualanamu mencatat […]

  • Dari Perayaan ke Aksi Nyata, 3.000 Enervon Family Immunity Kit  Disalurkan ke Tujuh Daerah di Indonesia

    Dari Perayaan ke Aksi Nyata, 3.000 Enervon Family Immunity Kit Disalurkan ke Tujuh Daerah di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sebagai bagian dari komitmen 50 tahun Darya-Varia melalui Enervon Nusantara Run dalam mendukung kesehatan keluarga menjelang Ramadan Jakarta, 25 Februari 2026 – Setelah pelaksanaan Enervon Nusantara Run pada 8 Februari 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia) memulai penyaluran 3.000 Enervon Family Immunity Kit kepada keluarga prasejahtera di […]

  • Belajar AI Langsung dari Industri, 150 Siswa SMK Telkom Makassar Kunjungi Telkom AI Center

    Belajar AI Langsung dari Industri, 150 Siswa SMK Telkom Makassar Kunjungi Telkom AI Center

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sebanyak 150 siswa SMK Telkom Makassar mengikuti lima rangkaian kunjungan industri di Telkom AI Center of Excellence Makassar untuk belajar langsung tentang AI, robotics, startup digital, hingga implementasinya di industri. Makassar, 30 Mei 2026 – Telkom AI Center Makassar kembali memperkuat perannya sebagai ruang edukasi dan pengembangan talenta digital melalui penerimaan lima rangkaian kunjungan industri […]

  • Lintasarta Perkuat Solusi AI Terintegrasi untuk Menjawab Tantangan Implementasi Industri

    Lintasarta Perkuat Solusi AI Terintegrasi untuk Menjawab Tantangan Implementasi Industri

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    JAKARTA, 18 Februari 2026 – Seiring meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor, banyak perusahaan menghadapi tantangan nyata dalam mengintegrasikan solusi AI ke dalam sistem operasional mereka. Kompleksitas integrasi, keterbatasan infrastruktur, proses implementasi yang memakan waktu, hingga kebutuhan keamanan dan kedaulatan data menjadi tantangan utama dalam mempercepat adopsi teknologi. Menjawab kebutuhan tersebut, Lintasarta menegaskan […]

expand_less