Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Saat Orang Tua dan Anak Menentukan Pilihan Universitas, BINUS University Menghadirkan Program Beasiswa untuk Tahun Akademik 2027/2028

Saat Orang Tua dan Anak Menentukan Pilihan Universitas, BINUS University Menghadirkan Program Beasiswa untuk Tahun Akademik 2027/2028

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Jakarta, 22 Juli 2026 – Memilih universitas sering menjadi salah satu percakapan paling penting di dalam keluarga. Bagi anak, keputusan tersebut merupakan langkah awal untuk mengejar cita-cita dan membangun masa depan. Sementara bagi orang tua, memilih universitas bukan sekadar menentukan tempat kuliah, tetapi juga memastikan anak memperoleh lingkungan belajar yang tepat untuk bertumbuh, mengembangkan potensi, dan meraih peluang terbaik di masa depan.

Di balik harapan tersebut, banyak keluarga juga dihadapkan pada berbagai pertimbangan, termasuk kesiapan finansial. Survei Populix 2024 menunjukkan bahwa 94,4 persen masyarakat Indonesia menilai menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini merupakan hal yang penting. Namun, sebanyak 45,7 persen responden mengaku belum mulai mempersiapkannya. Data ini menunjukkan bahwa keinginan memberikan pendidikan terbaik sering kali berjalan beriringan dengan tantangan pembiayaan yang harus dipikirkan oleh orang tua.

Untuk membantu lebih banyak keluarga mewujudkan harapan tersebut, BINUS University kembali membuka berbagai program beasiswa hingga 100 persen sebagai bagian dari komitmennya memperluas akses terhadap pendidikan tinggi berkualitas. Melalui program ini, BINUS University ingin memastikan semakin banyak generasi muda dapat melanjutkan pendidikan di universitas yang sesuai dengan potensi dan cita-citanya tanpa harus menjadikan keterbatasan finansial sebagai penghalang.

Perjalanan tersebut juga dirasakan oleh Nadine Abigail, content creator sekaligus penerima BINUSfluencer Scholarship. Baginya, menentukan tempat untuk melanjutkan pendidikan bukan hanya tentang memilih kampus, tetapi juga tentang menghargai dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kedua orang tuanya.

Sejak awal, orang tua Nadine tidak pernah memaksakan pilihan. Sebaliknya, mereka memberikan ruang bagi Nadine untuk mengenali minat, mengembangkan kemampuan, dan menentukan jalan yang ingin ditempuh dengan penuh tanggung jawab.

“Saya selalu mendukung setiap pilihan yang diambil Nadine. Namun, saya berpesan agar setiap kesempatan yang dipilih dijalani dengan sungguh-sungguh dan tidak setengah-setengah. Sebagai orang tua, kami percaya bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang dapat membuka lebih banyak peluang bagi masa depan anak,” ujar Ibunda Nadine.

Kepercayaan yang diberikan kedua orang tuanya menjadi motivasi bagi Nadine untuk memberikan yang terbaik. Ketika mengetahui kesempatan memperoleh BINUSfluencer Scholarship dengan beasiswa hingga 100 persen, ia mempersiapkan diri sebaik mungkin sebagai bentuk tanggung jawab atas dukungan yang selalu diberikan keluarganya.

“Bagi saya, beasiswa ini bukan hanya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi untuk membalas kepercayaan orang tua dengan belajar sungguh-sungguh dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada,” ujar Nadine.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., mengatakan bahwa menentukan pendidikan tinggi merupakan salah satu keputusan penting yang dijalani bersama oleh orang tua dan anak. Karena itu, BINUS University terus menghadirkan berbagai program beasiswa sebagai upaya membuka akses pendidikan berkualitas bagi lebih banyak generasi muda Indonesia.

“Kami memahami bahwa setiap keluarga ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anaknya. Melalui berbagai program beasiswa hingga 100 persen, BINUS University ingin membantu lebih banyak generasi muda memperoleh akses terhadap pendidikan berkualitas, mengembangkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia yang terus berkembang,” ujar Dr. Nelly.

Komitmen tersebut didukung oleh kualitas pendidikan BINUS University yang secara konsisten menempati posisi Perguruan Tinggi Swasta nomor satu di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings 2027. Selain itu, lebih dari 95 persen BINUSIAN telah memperoleh pengalaman internasional melalui program pertukaran mahasiswa, kolaborasi dengan universitas mitra di luar negeri, maupun berbagai program industri global sebagai bagian dari ekosistem pembelajaran BINUS University.

BINUS University juga terus memperkuat proses pembelajaran melalui integrasi teknologi, termasuk pemanfaatan artificial intelligence atau AI, transformasi digital, serta kolaborasi yang erat dengan dunia industri. Pendekatan tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Memasuki usia ke-45 tahun, BINUS University terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, relevan, dan berdampak bagi Indonesia. Melalui berbagai program beasiswa hingga 100 persen, BINUS University berharap semakin banyak keluarga dapat melangkah dengan yakin ketika menentukan pilihan pendidikan. Sebab, pada akhirnya, setiap orang tua memiliki harapan yang sama, yaitu melihat anaknya tumbuh, berkembang, dan melangkah menuju masa depan dengan percaya diri. Harapan tersebut ingin terus diwujudkan BINUS University dengan membuka akses pendidikan berkualitas bagi lebih banyak generasi muda Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekomendasi Event Lari Maraton & Jalan Santai di Hokkaido

    Rekomendasi Event Lari Maraton & Jalan Santai di Hokkaido

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Rekomendasi Event Lari Maraton Kami memperkenalkan event lari maraton unik yang bisa dinikmati di Hokkaido saat musim semi. Northern Horse Park Maraton Tersedia kategori Half, Trail 7 km, dan Pair 2.5 km. Fitur utamanya adalah adanya pertunjukan di mana kuda pacu berlari berdampingan dan pembagian kupon makan yang dapat ditukarkan dengan kuliner Hokkaido. Bertempat di […]

  • Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

    Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Di saat dunia tidak stabil, yang paling berharga bukan hanya aset yang Anda miliki, tetapi bagaimana Anda mengelolanya tanpa harus kehilangannya. Di tengah situasi geopolitik yang tidak kondusif, mulai dari konflik kawasan Timur Tengah hingga ketegangan global, pasar keuangan mengalami tekanan yang signifikan. Dampaknya terasa langsung: harga minyak melonjak, harga emas bergejolak, dan nilai tukar […]

  • Instagram dan TikTok Jadi Layanan dengan Permintaan Tertinggi di Katalog SMM Panel Indonesia

    Instagram dan TikTok Jadi Layanan dengan Permintaan Tertinggi di Katalog SMM Panel Indonesia

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Dari 549 layanan yang tersedia, permintaan pengguna SMM Panel Indonesia tetap terkonsentrasi pada dua platform yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia, mencerminkan bagaimana kebiasaan digital nasional turut membentuk pola bisnis reseller media sosial. Penyedia layanan Social Media Marketing SMM Panel Indonesia mengungkapkan bahwa layanan untuk Instagram dan TikTok konsisten menjadi dua layanan dengan volume permintaan […]

  • Pengiriman Retail KAI Logistik Tumbuh Positif, Kapasitas Angkut dan Jaringan Layanan Kian Diperkuat

    Pengiriman Retail KAI Logistik Tumbuh Positif, Kapasitas Angkut dan Jaringan Layanan Kian Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), terus menunjukkan kinerja positif melalui layanan pengiriman barang retail andalannya, KALOG Express. Hingga Mei 2026, KAI Logistik berhasil mengelola pengiriman barang retail mencapai sekitar 31,5 ribu ton, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. VP of Commercial KAI Logistik, Ferdian Pardosi, menyampaikan bahwa capaian tersebut […]

  • Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi.  Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya.  Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik.  Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Namun, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time.  “Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ.  Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. […]

  • Semakin Pede dengan GCG, PAM JAYA Raih Predikat “Sangat Baik”

    Semakin Pede dengan GCG, PAM JAYA Raih Predikat “Sangat Baik”

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Kematangan GCG tidak diukur dari banyaknya dokumen, tetapi dari seberapa konsisten implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dijalankan. Langkah ini semakin penting bagi PAM JAYA, termasuk dalam persiapan menuju transformasi kelembagaan yang lebih besar”, ujar Sofyan. Jakarta, 7 Oktober 2026 – PAM JAYA mencatat skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 87,099 dengan predikat […]

expand_less