Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan

Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan efisiensi layanan air perpipaan. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari deteksi dan perbaikan kebocoran, penggantian meter air, digitalisasi sistem pemantauan jaringan, hingga penertiban sambungan ilegal, agar air yang diproduksi dapat dimanfaatkan secara optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik

Jakarta, 21 Juli 2026 –
Komisi B DPRD DKI Jakarta
melakukan peninjauan lapangan
ke dua fasilitas operasional PAM JAYA, yaitu
Distribution Center (DC) Pondok Kopi,
Jakarta Timur dan DC Cilincing, Jakarta Utara. Kunjungan ini bertujuan
untuk melihat secara langsung pengelolaan Non Revenue
Water (NRW)
atau air yang telah diproduksi namun belum seluruhnya tercatat sebagai
air berekening.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Komisi B Nova Harivan Paloh
beserta anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta.
Rombongan diterima langsung
oleh Direktur Utama PAM JAYA Arief
Nasrudin beserta jajaran.

Dalam peninjauan tersebut, Komisi B melihat proses
pengelolaan jaringan distribusi, pemantauan kebocoran, hingga berbagai upaya
yang dilakukan PAM JAYA dalam menekan angka NRW sebagai bagian dari peningkatan
kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh,
mengatakan bahwa kegiatan peninjauan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai
pengelolaan NRW. Menurutnya, NRW tidak hanya berkaitan dengan kebocoran
pipa, tetapi juga mencakup aspek konsumsi
resmi yang belum
berekening, kehilangan komersial, hingga kehilangan fisik pada jaringan distribusi.

“Melalui peninjauan ini, kami mendapat pemahaman yang lebih
utuh mengenai Non Revenue Water (NRW). Penanganannya tentu membutuhkan
investasi dan dilakukan secara bertahap, mulai
dari perbaikan jaringan
pipa, percepatan sambungan
rumah agar air yang sudah
tersedia dapat segera dimanfaatkan masyarakat, hingga penguatan fungsi
reservoir sebagai cadangan pasokan air. Kami berharap upaya-upaya ini dapat
terus didorong sehingga pelayanan air minum perpipaan bagi warga Jakarta
semakin optimal,” ujar Nova.

Secara sederhana, Non Revenue Water
(NRW)
merupakan selisih antara
jumlah air yang diproduksi dengan air yang tercatat
sebagai pemakaian pelanggan. Kondisi ini dapat terjadi karena dua faktor
utama, yaitu kehilangan air secara fisik,
seperti kebocoran pada jaringan pipa, sambungan, maupun
reservoir, serta kehilangan secara nonfisik, seperti ketidakakuratan meter air,
penggunaan air yang belum tercatat sebagai rekening, maupun kesalahan dalam
pencatatan data.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa angka NRW tidak dapat dilihat hanya dari besarnya persentase semata, tetapi
juga harus dipahami seiring dengan pertumbuhan sistem penyediaan air minum yang
terus berkembang.

“Saat ini cakupan layanan PAM JAYA telah mencapai 82,33% dengan panjang
jaringan pipa sekitar 13.078
kilometer. Artinya, semakin
luas jaringan yang dibangun dan semakin
besar volume air yang kami distribusikan, maka tantangan dalam mengelola NRW
juga semakin besar. Karena itu, upaya penurunan NRW tidak hanya dilakukan
melalui perbaikan kebocoran, tetapi juga melalui penguatan sistem,
digitalisasi, serta pengelolaan jaringan secara lebih efektif,” ujar
Arief.

Arief juga menjelaskan bahwa tidak seluruh air yang masuk
dalam perhitungan NRW berarti hilang atau terbuang. Pada saat PAM JAYA membangun jaringan baru, reservoir, maupun infrastruktur distribusi lainnya,
sebagian volume air masih berada
di dalam pipa atau fasilitas tersebut sebagai
bagian dari proses pengisian sistem. Air tersebut belum tercatat sebagai air
berekening pada periode yang sama karena belum seluruhnya mengalir hingga ke
pelanggan.

“Jadi, tidak
semua air yang belum tercatat sebagai pendapatan berarti hilang. Sebagian masih
tersimpan di jaringan dan infrastruktur baru yang sedang diisi sebelum akhirnya
dialirkan kepada pelanggan. Kondisi ini merupakan bagian dari proses
pengembangan layanan yang memang perlu dipahami secara utuh,” tambah
Arief. 

Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat
semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu indikator
penting dalam meningkatkan efisiensi layanan air perpipaan. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari deteksi
dan perbaikan kebocoran,
penggantian meter air, digitalisasi sistem pemantauan jaringan, hingga
penertiban sambungan ilegal, agar air yang diproduksi dapat dimanfaatkan secara
optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luxury Bag Auction Kembali Digelar, Prada Re-Edition 2005 Siap Diperebutkan Mulai Rp5 Juta di @degaiya.id

    Luxury Bag Auction Kembali Digelar, Prada Re-Edition 2005 Siap Diperebutkan Mulai Rp5 Juta di @degaiya.id

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    deGaiya, mitra resmi deGadai, kembali menggelar Luxury Bag Auction dengan menghadirkan Prada Re-Edition 2005 sebagai koleksi utama yang dilelang melalui Instagram @degaiya.id. Lelang dibuka pada 22 Juni 2026 dan ditutup pada 24 Juni 2026 pukul 14.00 WIB, dengan starting bid Rp5.000.000. deGaiya, mitra resmi deGadai, kembali menggelar Luxury Bag Auction dengan menghadirkan salah satu tas […]

  • ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia

    ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    – Kemitraan ini membentuk kerangka kolaborasi strategis antara ZTE dan MoraRepublic untuk bersama-sama mengembangkan dan memperluas layanan Fixed Wireless Access (FWA) dan Fiber-to-the-Home (FTTH), dengan fokus pada peningkatan cakupan jaringan, kapasitas, kualitas layanan, dan pengalaman pelanggan di seluruh Indonesia. – Kolaborasi ini mendukung strategi pertumbuhan layanan broadband jangka panjang MoraRepublic dengan memanfaatkan keahlian global ZTE […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial melalui Bakti Sosial IKBI PT KPBN

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial melalui Bakti Sosial IKBI PT KPBN

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta — Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di Kantor Pusat PT KPBN Jakarta pada 6 Maret 2026. Kegiatan tersebut ditujukan kepada para penerima manfaat yang bekerja di lingkungan PT KPBN sebagai bentuk kepedulian serta […]

  • Layanan Pengiriman dan Pemasangan Banner di Supplier X Banner

    Layanan Pengiriman dan Pemasangan Banner di Supplier X Banner

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jenis layanan pengiriman yang ditawarkan supplier x banner Supplier x banner menyediakan beberapa opsi pengiriman yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek dan anggaran. Pilihan ini mencakup layanan ekonomis hingga layanan prioritas untuk pesanan mendesak, serta opsi tambahan untuk pemasangan di lokasi atau pickup langsung di pabrik. Pengiriman standar Layanan ini ditujukan untuk pesanan reguler dengan estimasi […]

  • Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Tetap Lancar

    Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Tetap Lancar

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Di tengah isu gagal WD di sejumlah aplikasi, nasabah HSB Investasi mengaku penarikan dana berjalan lancar dan transparan. Legalitas BAPPEBTI jadi alasan utama kepercayaan. Isu gagal withdraw (WD) yang terjadi di sejumlah aplikasi finansial kembali menjadi sorotan. Kekhawatiran soal dana yang sulit dicairkan membuat calon nasabah berpikir dua kali sebelum menyetorkan dana ke akun trading […]

  • Kolaborasi SUCOFINDO–ABPEDNAS Hadirkan Akses Air Bersih bagi Desa Pulau Semambu

    Kolaborasi SUCOFINDO–ABPEDNAS Hadirkan Akses Air Bersih bagi Desa Pulau Semambu

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Ogan Ilir, 2 Juli 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) meresmikan fasilitas sumur air bersih bagi masyarakat Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Jumat (27/6). Kehadiran fasilitas tersebut menjadi wujud kolaborasi kedua pihak dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih sekaligus memperkuat kualitas hidup […]

expand_less