Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Senggigi Memasuki Siklus Pembaruan yang Didukung Pemerintah, Dipimpin Revitalisasi Pasar Seni Senilai Rp81 Miliar

Senggigi Memasuki Siklus Pembaruan yang Didukung Pemerintah, Dipimpin Revitalisasi Pasar Seni Senilai Rp81 Miliar

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar

Pemerintah pusat menyiapkan investasi Rp81 miliar untuk revitalisasi Pasar Seni Senggigi, dengan pekerjaan fisik ditargetkan mulai awal 2027. Proyek ini menjadi bagian dari penguatan Senggigi sebagai koridor pariwisata Lombok Barat yang telah mapan.

T

Senggigi, Lombok — Pemberitaan media Indonesia menyebutkan bahwa pemerintah pusat sedang menyiapkan investasi senilai Rp81 miliar untuk merevitalisasi Pasar Seni Senggigi, menempatkan koridor pariwisata lama di Lombok Barat ini dalam fase baru pembaruan sektor publik. Pendanaan tersebut dilaporkan berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum, dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terlibat dalam perencanaan dan desain. (https://www.detik.com/bali/nusra/d-8592595/pasar-seni-senggigi-bakal-disulap-mirip-sydney-harbour-revitalisasi-mulai-2027)

Pemberitaan pada akhir Juli 2026 menunjukkan bahwa pekerjaan fisik ditargetkan dimulai pada awal 2027, dengan proses pengadaan atau tender diperkirakan berlangsung sebelum konstruksi. Liputan media menggambarkan perombakan besar kawasan Pasar Seni menjadi ruang publik pariwisata yang lebih modern, termasuk gerai kuliner, ruang ritel UMKM, area publik terbuka, serta fungsi budaya atau pertunjukan—sebuah intervensi yang oleh pejabat dibingkai sebagai bagian dari upaya memperkuat dan merevitalisasi pariwisata Senggigi. (https://www.garismerah.com/2026/07/kementerian-pu-revitalisasi-pasar-seni.html)

Proyek Pasar Seni merupakan sinyal jangka pendek paling jelas dari arah tersebut, tetapi maknanya lebih besar daripada satu lokasi. Senggigi telah menjadi destinasi matang dengan akomodasi, tempat makan, dan layanan pengunjung yang telah lama berdiri; tujuan investasi ini bukan untuk menciptakan ulang koridor tersebut, melainkan memperbarui ruang-ruang publik utama dan memperkuat pengalaman secara keseluruhan di kawasan yang telah menjadi pusat pariwisata Lombok selama beberapa dekade.

Rencana Rp81 Miliar Kembali Menempatkan Pasar Seni Senggigi dalam Sorotan

Pasar Seni Senggigi telah lama menempati posisi strategis di pusat pariwisata Lombok Barat. Rencana revitalisasi akan memberi lokasi tersebut peran publik yang lebih aktif: tempat bagi pengunjung untuk makan, berbelanja, berkumpul, dan berinteraksi dengan pelaku usaha kreatif lokal.

Menurut laporan media Indonesia, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan bahwa anggaran Rp81 miliar akan berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum, sementara pemerintah provinsi menyiapkan desain dan Detail Engineering Design. Laporan juga menyebut target pelaksanaan pada 2027, dengan proses tender diperkirakan berlangsung sebelumnya. (https://www.garismerah.com/2026/07/kementerian-pu-revitalisasi-pasar-seni.html)

Fungsi yang direncanakan dan diberitakan oleh media lokal maupun nasional mencakup area kuliner, kios UMKM, ruang publik terbuka, dan komponen pertunjukan. (https://www.garismerah.com/2026/07/kementerian-pu-revitalisasi-pasar-seni.html)

Bagi koridor Senggigi, cara proyek ini diposisikan sangat penting: ini merupakan penguatan destinasi, bukan sekadar renovasi satu bangunan. Kawasan Pasar Seni yang lebih fungsional dapat meningkatkan pengalaman di jantung Senggigi, menambah alasan bagi pengunjung untuk tinggal lebih lama hingga malam hari, dan menyediakan ruang dengan visibilitas lebih tinggi bagi usaha kecil dalam ekonomi pariwisata.

Mengapa Senggigi Penting bagi Pariwisata Lombok

Kekuatan Senggigi terletak pada karakternya yang telah mapan. Portal pariwisata resmi Indonesia menggambarkan Pantai Senggigi sebagai kawasan resor tertua dan paling terkenal di Lombok, serta menyoroti pantai-pantainya dan jalur pesisir ke arah utara menuju Bangsal, salah satu pintu gerbang yang umum digunakan menuju Kepulauan Gili. (https://www.indonesia.travel/id/en/destination/bali-nusa-tenggara/west-nusa-tenggara/lombok—senggigi-beach)

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat juga mengidentifikasi Senggigi sebagai kawasan resor tertua dan paling terkenal di Lombok, dengan menyebut garis pantai, pemandangan matahari terbenam, dan fasilitas pariwisata yang sudah tersedia, seperti hotel, restoran, dan sarana hiburan. (https://lombokbaratkab.go.id/fasilitas-daerah-2/objek-wisata/)

Kematangan tersebut merupakan bagian penting dari kisah Senggigi. Pengunjung tidak tiba di kawasan yang kosong; mereka memasuki ekosistem pariwisata yang telah berfungsi, dengan pilihan penginapan, kuliner, layanan transportasi, dan wisata sehari yang telah teruji.

Bagi pasangan, keluarga, dan wisatawan yang menginginkan liburan santai di Lombok, lokasi Senggigi di pesisir barat secara alami berpusat pada aktivitas pantai dan matahari terbenam di atas Selat Lombok—sering kali dengan Gunung Agung di Bali terlihat di cakrawala ketika kondisi cerah.

Basis yang Praktis untuk Menjelajahi Lombok dan Kepulauan Gili

Letak geografis Senggigi tetap menjadi salah satu keunggulan utamanya. Koridor ini berada dekat Mataram dan menyediakan akses yang mudah menuju rute-rute Lombok Barat dan Lombok Utara, serta koneksi lanjutan ke Bangsal untuk menuju Kepulauan Gili. (https://www.indonesia.travel/id/en/destination/bali-nusa-tenggara/west-nusa-tenggara/lombok—senggigi-beach)

Daftar kawasan strategis Dinas Pariwisata NTB menempatkan Senggigi dalam koridor strategis Senggigi–Tiga Gili, yang menegaskan eratnya keterkaitan antara pariwisata Lombok Barat dan daya tarik pulau-pulau di Lombok Utara. (https://lomboksumbawatourism.ntbprov.go.id/kawasan-strategis/)

Mangsit: Perpanjangan Koridor Senggigi yang Lebih Tenang

Di sebelah utara pusat Senggigi, Mangsit telah berkembang sebagai perpanjangan koridor pariwisata Senggigi yang lebih tenang dan lebih berkelas. Kawasan ini memiliki orientasi pesisir barat yang sama, tetapi suasananya umumnya lebih tenang, dengan konsentrasi hotel tepi pantai berkualitas di sepanjang pesisir.

Komposisi tersebut terlihat dari jajaran hotel di Senggigi dan Mangsit, dengan properti tepi pantai yang telah mapan seperti Katamaran, Kalandara, dan Holiday Resort Lombok. Qunci Villas, hotel butik tepi pantai di Mangsit, Senggigi, Lombok, juga menjadi bagian dari kelompok properti di sepanjang pesisir ini. (https://quncivillas.com/en)

Bagi wisatawan yang membandingkan hotel di Senggigi, perbedaannya cukup jelas: pusat Senggigi menawarkan kemudahan maksimal untuk bersantap dan bepergian, sedangkan Mangsit merupakan basis yang lebih tenang dengan konsentrasi hotel tepi pantai yang kuat.

Melengkapi Lombok Selatan, Bukan Bersaing Dengannya

Pembaruan Senggigi juga berlangsung dalam peta pariwisata Lombok yang semakin beragam. Lombok Selatan—terutama Kuta dan kawasan Mandalika—telah mengembangkan tawaran yang berbeda, berpusat pada pantai dramatis, ombak untuk berselancar, bentang alam terbuka, dan infrastruktur pariwisata olahraga. Indonesia Travel menyoroti pantai-pantai Mandalika serta peluang berselancar di Kuta dan Mawi bagi wisatawan yang mencari pengalaman pantai yang lebih aktif. (https://www.indonesia.travel/id/id/travel-ideas/adventure/10-wonderful-beaches-in-mandalika-for-you-to-explore)

Tawaran Senggigi berbeda: koridor pesisir barat yang telah mapan, dengan beragam layanan dan ritme santai yang menghadap matahari terbenam. Kedua peran ini dapat saling melengkapi—memberikan pilihan yang lebih jelas kepada pengunjung sesuai dengan jenis perjalanan ke Lombok yang mereka inginkan.

Acara Publik dan Akses Digital Memperkuat Kisah Pembaruan

Rencana Pasar Seni merupakan sinyal terbesar saat ini, tetapi bukan satu-satunya kegiatan yang didukung pemerintah dalam memperkuat profil pariwisata publik Senggigi. Pada Juni 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat meluncurkan Festival Senggigi 2026 di kawasan Merumatta Senggigi dan memperkenalkannya sebagai program tiga bulan yang berisi kegiatan seni, budaya, olahraga, dan hiburan, dengan tujuan menata potensi pariwisata lokal ke dalam kalender acara yang lebih jelas. (https://lombokbaratkab.go.id/festival-senggigi-resmi-diluncurkan-bupati-laz-tiga-bulan-penuh-atraksi-untuk-bangkitkan-pariwisata-lombok-barat/)

Secara terpisah, Pemerintah Lombok Barat melaporkan peluncuran layanan e-ticketing dan gate-in online di Dermaga Senggigi. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan pengguna dan memperkuat daya saing Senggigi sebagai pintu gerbang pariwisata bahari di Lombok Barat. (https://lembar.lombokbaratkab.go.id/berita/launching-e-ticketing-dan-gate-in-online-di-dermaga-senggigi-wujud-digitalisasi-pelayanan-pariwisata-dan-transportasi/)

Arti Siklus Pembaruan bagi Pengunjung

Jika terlaksana sesuai rencana, revitalisasi Pasar Seni Senggigi dapat memberikan lebih banyak kegiatan bagi wisatawan di pusat Senggigi di luar waktu menikmati pantai, dengan ruang untuk bersantap, berbelanja, dan mengikuti program budaya. Proyek ini juga dapat membantu menghubungkan kawasan perhotelan dengan perdagangan lokal secara lebih jelas dan ramah bagi pengunjung.

Bagi pelaku usaha lokal, fungsi UMKM dan ritel yang direncanakan memiliki arti khusus: semakin baik kualitas ruang publik, semakin mudah bagi pengunjung untuk membelanjakan uang secara lokal di luar area hotel.

Bagi pariwisata Lombok secara lebih luas, proyek ini juga menjadi sinyal bahwa perhatian investasi tidak terbatas pada zona pertumbuhan baru. Destinasi yang telah mapan juga membutuhkan siklus pembaruan—dan Senggigi memiliki fondasi untuk memperoleh manfaat darinya.

Membangun di Atas Fondasi Pusat Pariwisata yang Telah Mapan

Proyek Pasar Seni Senggigi senilai Rp81 miliar masih berada dalam tahap rencana, dengan pekerjaan fisik ditargetkan dimulai pada awal 2027. Dampaknya pada akhirnya akan bergantung pada kualitas desain, pelaksanaan, komposisi penyewa, pemeliharaan, serta seberapa baik ruang publik yang ditingkatkan tersebut terhubung dengan koridor Senggigi yang lebih luas.

Arah perkembangannya sudah terlihat jelas. Senggigi memiliki fondasi destinasi pariwisata yang matang—ekosistem perhotelan yang telah mapan, lokasi pesisir barat yang berpusat pada pantai dan matahari terbenam, serta akses praktis menuju Mataram, Lombok Utara, dan Kepulauan Gili. Arti penting dorongan pemerintah saat ini adalah bahwa investasi publik yang besar kini diarahkan untuk memperkuat fondasi tersebut bagi fase berikutnya dalam pengembangan pariwisata Lombok.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepat Program 3 Juta Rumah, BSKDN Kemendagri Dorong Sinergi Pusat-Daerah dan Kemudahan Akses MBR

    Percepat Program 3 Juta Rumah, BSKDN Kemendagri Dorong Sinergi Pusat-Daerah dan Kemudahan Akses MBR

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Agustus 2026 – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan Forum Diskusi Aktual bertajuk “Strategi Implementasi Program 3 Juta Rumah di Daerah” pada Kamis (20/8/2026) di Hotel Horison Ultima Menteng, Jakarta. Forum yang dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring melalui Zoom Meeting serta YouTube Live) ini merumuskan langkah-langkah terobosan untuk […]

  • BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan Kendaraan melalui BRI KKB Expo 2026 di Jakarta dan Sekitarnya

    BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan Kendaraan melalui BRI KKB Expo 2026 di Jakarta dan Sekitarnya

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Juli 2026 – Masyarakat Jakarta dan sekitarnya kini memiliki kesempatan lebih mudah untuk mewujudkan rencana memiliki kendaraan melalui penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026 yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026. Sebagai bagian dari BRI Group, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut mendukung penyelenggaraan expo yang digelar secara serentak di 131 Unit Kerja BRI […]

  • Kinerja Angkutan Barang Daop 9 Jember 2025 Lampaui Target, Tumbuh 265 Persen

    Kinerja Angkutan Barang Daop 9 Jember 2025 Lampaui Target, Tumbuh 265 Persen

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Realisasi volume angkutan barang di Daop 9 Jember mencapai 33.746 ton, jauh melampaui program pencapaian volume tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 12.740 ton. Dengan capaian tersebut, angkutan barang Daop 9 Jember mengalami pertumbuhan signifikan hingga 265 persen terhadap program tahun 2025. Jember, 22 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember […]

  • Kenali Modus Email Pishing dan Cara Menghindarinya

    Kenali Modus Email Pishing dan Cara Menghindarinya

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi digital turut diikuti dengan meningkatnya modus kejahatan siber, salah satunya email phishing. Di tengah penggunaan email yang masih menjadi bagian penting dalam komunikasi modern, celah ini dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk mencuri data pribadi. Email hingga saat ini masih digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari komunikasi formal, pengiriman dokumen, hingga aktivitas promosi. Meski […]

  • KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Atur Waktu Perjalanan Mudik H1 Lebaran

    KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Atur Waktu Perjalanan Mudik H1 Lebaran

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 78
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan bahwa ketersediaan tempat duduk kereta api jarak jauh reguler pada masa Angkutan Lebaran 2026 masih mencukupi, khususnya untuk sejumlah tanggal keberangkatan yang relatif belum padat. Hingga Rabu (4/2), total pemesanan tiket KA reguler keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir tercatat 228.506 tiket. Meski […]

  • MoraRepublic Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

    MoraRepublic Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic) meraih penghargaan pada ajang Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026 Jakarta, 30 Juni 2026 – Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis di tengah transformasi digital. Atas implementasi tersebut, PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic) meraih penghargaan […]

expand_less