Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Shakti India-Indonesia Dance Showcase Satukan Dua Budaya melalui Seni Tari

Shakti India-Indonesia Dance Showcase Satukan Dua Budaya melalui Seni Tari

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Shakti India × Indonesia Dance Showcase menghadirkan perpaduan budaya India dan Indonesia melalui pertunjukan tari tradisional, sesi interaktif, dan kolaborasi seni di BINUS University International, Jakarta, pada Jumat (16/10/2026). Mengusung tema Dance, Discover, Connect dan slogan One Stage. Two Cultures. One Rhythm, acara ini merayakan kedekatan budaya kedua negara melalui bahasa universal seni tari sekaligus mengangkat semangat energi feminin ilahi dalam perayaan Navaratri.

Diselenggarakan oleh Indoindians bekerja sama dengan BINUS University, pertunjukan ini menampilkan beragam tarian, termasuk Bharatanatyam, Kuchipudi, tari Betawi, Bhangra, dan Bollywood, serta kolaborasi khusus yang melibatkan penari India dan Indonesia bersama mahasiswa BINUS. Rangkaian acara juga mencakup sesi tari interaktif yang mengajak penonton untuk ikut bergerak dan mempelajari gerakan dari berbagai tradisi tari, sehingga mereka dapat merasakan langsung pengalaman budaya yang ditampilkan.

Campus Director BINUS Senayan, Andreas Chang, menyambut baik penyelenggaraan acara tersebut dan berharap kegiatan ini dapat mendorong kolaborasi budaya yang lebih luas antara BINUS University dan komunitas India di Indonesia.

“India dan Indonesia memiliki hubungan yang sangat panjang, baik dalam bidang budaya maupun bisnis. Kami sangat senang dengan terselenggaranya acara hari ini,” ujar Chang dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Poonam Sagar atas inisiatifnya menyelenggarakan pertunjukan tersebut dan mempertemukan kedua komunitas melalui pertukaran budaya. Chang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di lingkungan universitas.

“Kami ingin melihat lebih banyak kegiatan yang diselenggarakan oleh Indoindians bersama BINUS University di masa mendatang,” katanya.

Chang menegaskan bahwa BINUS University terbuka untuk mendukung berbagai kegiatan budaya dan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut guna mempererat hubungan antarkomunitas. Ia juga mengajak para tamu menikmati pertunjukan yang disajikan.

Sementara itu, Poonam Sagar, yang mewakili Indoindians, menyebut acara tersebut sebagai momen istimewa karena menjadi pertunjukan tari India-Indonesia pertama yang diselenggarakan oleh organisasinya.

“Hari ini merupakan hari yang sangat istimewa. Kami menyelenggarakan pertunjukan tari India-Indonesia untuk pertama kalinya. Kami akan menghadirkan tarian dari India dan Indonesia,” ujar Sagar.

Ia menjelaskan bahwa rangkaian pertunjukan dirancang dengan mengambil inspirasi dari Navaratri, festival Hindu selama sembilan malam yang didedikasikan untuk Dewi dan merayakan energi feminin ilahi melalui sembilan manifestasinya. Konsep tersebut menjadi landasan dalam menyusun pertunjukan yang menampilkan keragaman tradisi tari dan ekspresi artistik dari kedua negara.

Sagar juga menekankan bahwa keterlibatan penonton menjadi bagian penting dari acara tersebut. Para tamu tidak hanya diajak menyaksikan pertunjukan, tetapi juga mengikuti gerakan yang diperagakan para penari.

“Setiap tarian memiliki bagian interaktif. Setelah pertunjukan, para penari akan mengajak penonton untuk mengikuti gerakan mereka,” katanya. Ia menambahkan, “Acara ini bukan hanya tentang menonton, tetapi juga tentang ikut melakukannya.”

Selain pertunjukan di atas panggung, acara ini menghadirkan India Experience Zone yang menampilkan saree, perhiasan, henna, dekorasi rumah, serta berbagai produk pilihan melalui stan dan gerai pop-up. Area tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal lebih dekat produk dan unsur budaya India.

Tari sebagai Bahasa yang Menyatukan

Sindhu Raj, yang bertugas sebagai pembawa acara sekaligus pencerita dalam pertunjukan, menyoroti hubungan antara tradisi seni India dan Indonesia. Ia menggambarkan tari sebagai bentuk komunikasi yang mampu melampaui perbedaan bahasa dan batas geografis.

Dalam sambutannya, Raj menghubungkan konsep rasa dalam kebudayaan India dan Indonesia, yang berkaitan dengan perasaan dan pengalaman emosional yang disampaikan melalui ekspresi artistik. Ia juga mengaitkannya dengan konsep Navarasa, yaitu sembilan ekspresi emosional dalam tradisi seni India, serta perayaan Navaratri yang menjadi inspirasi acara tersebut.

“Di India, kita mengenal istilah rasa. Di Indonesia, istilahnya juga rasa. Sama seperti kita memiliki Navaratri, kita juga mengenal Navarasa,” ujar Raj.

Ia menjelaskan bahwa gerakan telah menjadi sarana manusia untuk menyampaikan emosi, menceritakan kisah, dan membangun hubungan sejak sebelum bahasa lisan berkembang.

“Di suatu tempat dalam peradaban kuno ini, manusia menemukan gerakan. Gerakan tidak hanya sekadar gerakan. Gerakan dapat menjadi doa, gerakan dapat menjadi puisi, dan gerakan dapat menjadi ungkapan kegembiraan,” katanya.

Raj turut menyoroti hubungan budaya kedua negara yang telah terjalin meskipun dipisahkan oleh Samudra Hindia. Menurutnya, kesamaan dalam ekspresi artistik memperlihatkan bagaimana tradisi India dan Indonesia dapat saling terhubung melalui gerakan dan irama.

“Kita hanya dipisahkan oleh satu lautan biru yang luas, yaitu Samudra Hindia. Namun, meskipun terdapat lautan yang begitu luas di antara kita, India dan Indonesia seolah-olah tetap saling berbicara,” ujarnya.

Ia juga menunjukkan adanya kemiripan dalam gerakan tari klasik India dan tradisi tari Indonesia, yang mencerminkan hubungan serta pengaruh budaya di antara keduanya.

“Bukan hanya cerita yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain, berbagai bentuk tari juga saling memengaruhi. Kita memiliki begitu banyak gerakan yang berbeda, tetapi pada akhirnya hari ini kita bersatu,” tambah Raj.

Rangkaian pertunjukan dibuka dengan Bharatanatyam, salah satu bentuk tari klasik India yang dikenal melalui gerakan tangan ekspresif, gerak kaki yang ritmis, serta penghayatan cerita. Raj menjelaskan bahwa Bharatanatyam menggabungkan tiga unsur utama, yaitu bhava atau emosi, raga atau ekspresi musikal, dan tala atau irama.

Setelah itu, penonton disuguhkan berbagai pertunjukan yang mencerminkan kekayaan seni tari India dan Indonesia. Selain Kuchipudi, sebuah bentuk tari klasik India, acara tersebut menampilkan tari Betawi, Bhangra, serta pertunjukan Bollywood yang dilengkapi sesi interaktif.

Sesi mudra interaktif juga memperkenalkan penonton pada berbagai gestur tangan simbolis dalam tari klasik India. Melalui sesi ini, pengunjung dapat memahami bagaimana gerakan tertentu menyampaikan makna dan emosi dalam sebuah pertunjukan.

Kolaborasi India-Indonesia dalam Satu Irama

Salah satu sorotan utama acara adalah kolaborasi khusus antara penari India dan Indonesia bersama mahasiswa BINUS. Penampilan tersebut menunjukkan bagaimana tradisi seni dari kedua negara dapat berpadu dalam sebuah pertunjukan yang mengedepankan kreativitas dan kebersamaan.

Rangkaian acara ditutup dengan ONE RHYTHM, pertunjukan grand finale yang melibatkan para penari dan mahasiswa BINUS. Penampilan bersama tersebut menjadi simbol perayaan keberagaman budaya sekaligus menegaskan pesan utama acara, yakni bahwa tradisi yang berbeda dapat mempertahankan keunikannya sekaligus menciptakan hubungan yang bermakna.

Setelah pertunjukan berakhir, para tamu menikmati hidangan, berjejaring, dan mengunjungi stan-stan budaya yang tersedia di lokasi acara.

Melalui Shakti, Indoindians dan BINUS University menghadirkan ruang pertukaran budaya yang mempertemukan tradisi India dan Indonesia melalui seni pertunjukan. Perpaduan tari tradisional, pengalaman interaktif, dan kolaborasi antar pelaku seni tersebut menunjukkan peran seni dalam memperkuat hubungan antar masyarakat serta meningkatkan apresiasi terhadap kedekatan budaya India dan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • TRIBE Bali Legian Hadir di Pesisir Bali yang Dinamis dengan Konsep “Social Served Daily“

    TRIBE Bali Legian Hadir di Pesisir Bali yang Dinamis dengan Konsep “Social Served Daily“

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    HOTEL KEDUA TRIBE DI INDONESIA KINI HADIR DI SALAH SATU AREA PALING DINAMIS DI BALI TRIBE, brand hotel dari Accor yang dikenal melalui desain berani dan energi sosial yang dinamis, membuka TRIBE Bali Legian. Hadir di salah satu kawasan paling semarak di Bali, hotel ini menawarkan cara baru menikmati pengalaman menginap yang modern. Menghadirkan 113 […]

  • Perkembangan Industri Mobil Listrik dan Inovasi Teknologi Global

    Perkembangan Industri Mobil Listrik dan Inovasi Teknologi Global

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Industri mobil listrik (electric vehicle/EV) mengalami transformasi besar dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan teknologi, dorongan kebijakan lingkungan, serta perubahan preferensi konsumen membuat EV menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Mobil listrik tidak lagi dianggap sebagai teknologi masa depan, melainkan sudah menjadi bagian dari realitas industri otomotif global. Inovasi dalam baterai, software, hingga […]

  • Hari Danau Sedunia: Merayakan Danau Toba, Tempat Alam, Warisan, dan Masyarakat Bersatu

    Hari Danau Sedunia: Merayakan Danau Toba, Tempat Alam, Warisan, dan Masyarakat Bersatu

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 27 Agustus, dunia memperingati Hari Danau Sedunia (World Lake Day). Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan peringatan ini melalui resolusi yang diprakarsai oleh Indonesia. Perayaan global pertama Hari Danau Sedunia berlangsung pada 2025. Hari Danau Sedunia meningkatkan kesadaran akan pentingnya danau di seluruh dunia. Peringatan ini juga mendorong upaya untuk melindungi, menjaga, dan memulihkan ekosistem […]

  • BPBD Jakarta Selatan Dukung Penguatan Kesiapsiagaan Bencana melalui Simulasi Business Continuity Management BRI Region 6

    BPBD Jakarta Selatan Dukung Penguatan Kesiapsiagaan Bencana melalui Simulasi Business Continuity Management BRI Region 6

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan terus mendorong peningkatan kesiapsiagaan dan ketangguhan berbagai sektor dalam menghadapi potensi bencana dan situasi darurat. Sebagai bagian dari upaya tersebut, BPBD Jakarta Selatan berkolaborasi dengan BRI Region 6 dan Operational Risk Group Kantor Pusat BRI dalam penyelenggaraan simulasi Business Continuity Management (BCM) bagi petugas penunjang operasional dan logistik […]

  • Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

    Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PT Dupoin Futures Indonesia menggelar kegiatan edukasi bertajuk Market Hunt with Dupoin Futures 2026 di Pastis Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026). Mengangkat tema Smart Money Concept, kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Market Hunt 2026 yang akan diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas edukasi mengenai industri perdagangan berjangka kepada […]

  • BRI Cut Mutiah Laksanakan Simulasi Business Continuity Management (BCM) untuk Perkuat Kesiapan Operasional

    BRI Cut Mutiah Laksanakan Simulasi Business Continuity Management (BCM) untuk Perkuat Kesiapan Operasional

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BRI Cut Mutiah melaksanakan kegiatan simulasi Business Continuity Management (BCM) sebagai langkah strategis dalam memastikan kesiapan operasional serta menjaga keberlangsungan layanan perbankan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan maupun kondisi darurat. Kegiatan simulasi BCM ini bertujuan untuk menguji efektivitas prosedur, kesiapan sumber daya manusia, serta koordinasi antarunit kerja dalam menjalankan rencana keberlangsungan bisnis. Melalui kegiatan ini, […]

expand_less