Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Krakatau Steel Gandeng Jamdatun Kejaksaan Agung RI untuk Perkuat Mitigasi Risiko dalam Ekosistem Danantara dan Proyek Hilirisasi Strategis

Krakatau Steel Gandeng Jamdatun Kejaksaan Agung RI untuk Perkuat Mitigasi Risiko dalam Ekosistem Danantara dan Proyek Hilirisasi Strategis

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 51
  • comment 0 komentar

JAKARTA, 13 Februari 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group memperkuat komitmen terhadap kepastian hukum dan tata kelola perusahaan yang baik. Semangat ini hadir melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI yang dilaksanakan beberapa hari lalu di minggu ini. Langkah ini diambil sebagai strategi mitigasi risiko di tengah transformasi besar BUMN di bawah Badan Pengelola Investasi Danantara serta pelaksanaan proyek hilirisasi nasional.

Penandatanganan
yang dilakukan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara
(Jamdatun) Kejaksaan Agung RI R. Narendra Jatna dan Direktur Utama PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan menjadi momentum penting bagi “KS
Reborn”. Selain aspek legal, pertemuan ini menekankan pentingnya Good
Corporate Governance (GCG) dalam mengelola kegiatan operasional maupun investasi.

Transformasi di Bawah Ekosistem
Danantara

Dalam
sambutannya, Dr. Akbar Djohan menyoroti dinamika baru BUMN pasca terbentuknya
Danantara. Sebagai bagian dari visi “Indonesia Incorporated”,
Krakatau Steel mendapatkan dukungan modal kerja sebesar USD 295 juta dari
Danantara dengan mekanisme yang  sangat ketat. 

“Dana
ini bukan PMN, melainkan pinjaman modal kerja yang peruntukannya dikunci hanya
untuk pembelian bahan baku pabrik, bukan untuk keperluan lain. Ini adalah
bentuk transparansi dan akuntabilitas yang kami jalankan bersama
Danantara,” tegas Akbar.

Mitigasi Risiko Hukum di Tengah
Transformasi Industri Baja Nasional

Menyadari
kompleksitas transformasi industri baja nasional, Dr. Akbar Djohan memandang
pendampingan hukum profesional sebagai bagian tak terpisahkan dari penguatan
fundamental perusahaan dalam program KS Reborn. Dinamika hukum perdata dan tata
usaha negara yang menyertai aspek bisnis menuntut adanya mitigasi risiko yang
matang.

Menurutnya,
kerja sama dengan Jamdatun memberikan pendampingan hukum dan pendapat hukum yang
diperlukan dalam setiap pengambilan keputusan strategis, guna memastikan
seluruh langkah korporasi sesuai dengan hukum yang berlaku. “Langkah ini akan
meningkatkan kepercayaan investor dan mitra usaha, serta memastikan
transformasi Krakatau Steel berjalan berkelanjutan demi mewujudkan industri
baja nasional yang kompetitif di kancah global,” jelasnya.

Hilirisasi Pasir Besi &
Nikel: Golden Opportunity Menuju Rantai Pasok Strategis Dunia

Hilirisasi
dua komoditas strategis: pasir besi dan nickel ore (pembangunan pabrik
stainless steel) dengan estimasi investasi mencapai Rp30 triliun bukan sekadar
proyek tambahan, melainkan peluang emas (golden opportunity) bagi Krakatau
Steel (KS) untuk melakukan lompatan besar (leapfrogging) dari sekadar produsen
baja konvensional menjadi pemain kunci dalam rantai pasok industri strategis
global.

Sinergi bersama Jamdatun adalah langkah
proaktif perusahaan untuk memastikan setiap milestone investasi strategis ini
tercapai secara akuntabel, sekaligus menetapkan standar praktik tata kelola bagi
keberhasilan proyek strategis BUMN di masa depan.

Integritas sebagai Fondasi
Transformasi

Jamdatun R. Narendra Jatna memberikan pesan kuat
mengenai aspek Attitude sebagai landasan transformasi. Menanggapi hal tersebut,
Akbar Djohan menekankan bahwa kepemimpinan di KS tidak hanya soal kompetensi,
tapi karakter.

“Direksi
digaji oleh rakyat. Amanah ini harus dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat.
Dengan pengawalan Jamdatun,
kami berkomitmen menjadikan Krakatau Steel sebagai role model BUMN yang dari
sebelumnya dianggap beban, menjadi perusahaan contoh yang on track dan
compliant,” tutup Akbar.

Kepastian Hukum dalam Keputusan
Strategis

Sebagai
bagian dari penguatan internal, acara ini dirangkaikan dengan Sharing Session
mengenai praktik dan implementasi Business Judgment Rule (BJR). Mengacu pada
Perubahan Keempat Undang-Undang BUMN, pemahaman mendalam mengenai BJR memperkuat
perlindungan dan kepercayaan diri bagi manajemen dalam mengambil keputusan
strategis yang berani namun didasarkan pada itikad baik, kehati-hatian dan
kepentingan perseroan.

Melalui
sinergi antara aspek operasional, penguatan karakter, dan kepatuhan hukum, Krakatau
Steel Group terus bergerak maju untuk membuktikan perannya sebagai aset negara
yang sehat, mandiri, dan menjadi kebanggaan bangsa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawa Pulang Penghargaan Regional, IndoPsyCare Perkuat Layanan Mental Nasional Lewat Peresmian Klinik Utama

    Bawa Pulang Penghargaan Regional, IndoPsyCare Perkuat Layanan Mental Nasional Lewat Peresmian Klinik Utama

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Merayakan kemenangan regional di Healthcare Asia Awards 2026, IndoPsyCare memperkuat lanskap kesehatan nasional melalui peresmian lisensi Klinik Utama. Dengan model “Clinician-Scientist” dan kolaborasi multidisipliner, IndoPsyCare membawa standar kelas dunia ke Indonesia untuk menghadirkan perawatan mental yang lebih presisi, ilmiah, dan berpusat pada pasien. JAKARTA, 5 April 2026 – Di tengah meningkatnya kompleksitas isu kesehatan mental […]

  • Gaji Rp3 Juta Masih Bisa Nabung? Begini Cara Mengaturnya

    Gaji Rp3 Juta Masih Bisa Nabung? Begini Cara Mengaturnya

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Mengelola gaji Rp3 juta memang terasa menantang, terutama di tengah biaya hidup yang terus naik. Namun dengan pengaturan pengeluaran yang lebih disiplin, sebagian orang tetap berusaha memenuhi kebutuhan harian sekaligus menyisihkan tabungan. Banyak pekerja muda saat ini menghadapi kondisi serupa. Gaji bulanan sering terasa cepat habis karena pengeluaran rutin seperti makan, transportasi, tagihan, hingga kebutuhan […]

  • PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Dorong Mitra Binaan Tembus Kompetisi Kopi Dunia

    PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Dorong Mitra Binaan Tembus Kompetisi Kopi Dunia

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), Subholding Perkebunan Nusantara, terus mendorong penguatan hilirisasi komoditas melalui pembinaan mitra. Salah satu hasilnya ditunjukkan oleh Dedi Ramdani, peracik kopi spesial mitra binaan PTPN I Regional 2, yang meraih silver winner pada ajang Dry Arabica Champions Session 5 di Jakarta, akhir Januari 2026. Dari kompetisi tingkat nasional […]

  • Jangan Salah Pilih, Ini Ciri-Ciri Kucing Anggora Asli yang Perlu Diketahui

    Jangan Salah Pilih, Ini Ciri-Ciri Kucing Anggora Asli yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Pawfriends, tahukah kamu kalau tidak semua kucing berbulu lebat otomatis merupakan ras Anggora? Anggora asli sebenarnya memiliki karakteristik fisik dan kepribadian yang sangat spesifik. Agar tidak salah mengenali sebelum mengadopsinya, yuk pahami ciri khas, perbedaan dengan ras lain, hingga panduan merawat kucing Anggora agar tumbuh sehat dan bahagia dalam artikel ini! Apa Itu Kucing Anggora […]

  • Analisa Pasar dari FLOQ: BI Naikkan Suku Bunga, Trump Dukung Kripto, Investor Diminta Waspada Kelola Risiko

    Analisa Pasar dari FLOQ: BI Naikkan Suku Bunga, Trump Dukung Kripto, Investor Diminta Waspada Kelola Risiko

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta, Indonesia [24 Mei 2026] — Pasar aset digital global memasuki pekan keempat Mei 2026 dengan kombinasi sentimen makroekonomi dan regulasi yang semakin mempengaruhi arah pergerakan pasar kripto. Tekanan inflasi Amerika Serikat, kenaikan suku bunga Bank Indonesia, hingga langkah pro-kripto dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan utama yang diperkirakan akan mempengaruhi perilaku investor global maupun domestik.  Berdasarkan analisa pasar, investor kini menghadapi kondisi pasar yang bergerak di antara tekanan likuiditas global dan meningkatnya legitimasi industri aset digital di tingkat internasional.  Inflasi Amerika Serikat kembali meningkat dengan Consumer Price Index (CPI) tahunan mencapai 3,8% pada April 2026. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa The Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama (“higher-for-longer”), yang sebelumnya telah memicu arus keluar dana dari aset berisiko termasuk ETF Bitcoin Spot sepanjang awal Mei.  Di tengah tekanan makro tersebut, Presiden Donald Trump pada 19 Mei 2026 menandatangani Executive Order yang mendorong pengurangan hambatan regulasi bagi perusahaan fintech dan aset digital di Amerika Serikat. Kebijakan ini dinilai sebagai salah satu sinyal paling kuat dalam beberapa tahun terakhir terkait integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan tradisional.  Langkah tersebut dapat memperkuat legitimasi industri kripto secara global, terutama karena regulator federal AS mulai diarahkan untuk mengeksplorasi integrasi aset digital ke sistem pembayaran tradisional dan infrastruktur keuangan nasional.  Selain itu, pasar juga menyoroti laporan mengenai “Hormuz Safe” dari Iran, sebuah platform asuransi maritim berbasis Bitcoin untuk kapal dan kargo yang melintas di Selat Hormuz. Meskipun tingkat implementasi dan skalanya masih belum terverifikasi secara independen, narasi ini memperkuat pandangan bahwa aset digital mulai digunakan tidak hanya sebagai instrumen investasi, tetapi juga alat pembayaran lintas batas dan mitigasi risiko perdagangan global.  Di Indonesia, […]

  • Perubahan Kepemimpinan Iran dan Dampaknya pada Geopolitik Timur Tengah

    Perubahan Kepemimpinan Iran dan Dampaknya pada Geopolitik Timur Tengah

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Perubahan kepemimpinan di Iran pada tahun 2026 menjadi salah satu peristiwa geopolitik paling signifikan di Timur Tengah. Setelah wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, posisi pemimpin tertinggi Iran kini dipegang oleh putranya, Mojtaba Khamenei. Transisi ini tidak hanya berdampak pada politik domestik Iran, tetapi juga memengaruhi dinamika geopolitik kawasan, termasuk hubungan dengan Amerika Serikat, Israel, serta stabilitas […]

expand_less