Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Struktur Rangka Melengkung? Cek Dulu Spesifikasi Besi CNP yang Anda Pakai

Struktur Rangka Melengkung? Cek Dulu Spesifikasi Besi CNP yang Anda Pakai

  • account_circle adm9l9jps
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Rangka atap tiba-tiba terlihat turun di tengah? Kuda-kuda terasa tidak simetris? Atau setelah beberapa bulan dipasang, struktur mulai melengkung perlahan?

Kalau itu terjadi, besar kemungkinan masalahnya bukan pada tukangnya tapi pada spesifikasi Besi CNP yang digunakan.

Di lapangan, banyak proyek gudang, kanopi, workshop, hingga bangunan komersial mengalami penurunan performa struktur karena salah memilih ukuran CNP sejak awal.

Sebelum kerusakan semakin parah, cek beberapa hal penting ini.

1. Ketebalan CNP Terlalu Tipis untuk Bentang Panjang

Ini penyebab paling umum.

Banyak proyek menggunakan CNP tipis (misalnya 2,3 mm atau di bawahnya) untuk bentang lebar tanpa kolom tambahan. Awalnya terlihat kuat. Tapi setelah atap terpasang dan terkena beban angin serta panas-hujan terus-menerus, profil mulai mengalami lendutan.

Semakin panjang bentang tanpa titik tumpu, semakin besar ukuran dan ketebalan CNP yang dibutuhkan.

Menghemat di ketebalan bisa berujung pada biaya perkuatan ulang yang jauh lebih besar.

2. Salah Pilih Tinggi Profil CNP

Banyak orang hanya melihat harga dan panjang batang, tanpa memperhatikan tinggi profil (misalnya CNP 75, 100, 125, 150).

Padahal semakin tinggi profilnya, semakin besar kemampuannya menahan momen lentur.

Untuk rangka atap gudang atau workshop dengan bentang lebar, penggunaan CNP kecil sangat berisiko menyebabkan struktur melengkung di tengah.

3. Tidak Memperhitungkan Beban Tambahan

Beban struktur bukan hanya dari atap.

Sering kali ada tambahan seperti:

1. Instalasi plafon

2. Sistem lampu dan kabel

3. Panel surya

4. Talang air

5. Beban angin

Jika ini tidak diperhitungkan sejak awal, CNP bisa bekerja melebihi kapasitasnya.

4. Kualitas Material Tidak Konsisten

Tidak semua CNP di pasaran memiliki ketebalan aktual sesuai spesifikasi.

Beberapa material terlihat sama secara visual, tetapi lebih ringan karena ketebalan web atau flange lebih tipis dari standar.

Dalam struktur, selisih kecil pada ketebalan bisa berdampak signifikan pada kekuatan jangka panjang.

Karena itu penting membeli dari supplier yang transparan soal spesifikasi.

Kenapa Banyak Kontraktor Lebih Selektif Soal Supplier?

Dalam proyek konstruksi, reputasi dipertaruhkan. Jika rangka melengkung, yang disalahkan bukan hanya material tapi juga aplikator dan kontraktor.

Untuk kebutuhan Besi CNP berbagai ukuran dan ketebalan di Semarang dan Jawa Tengah, banyak pelaku proyek memilih bekerja sama dengan Material Inovasi Industri karena:

1. Ukuran CNP lengkap (75 hingga 150 dan lebih)

2. Spesifikasi jelas dan konsisten

3. Cocok untuk proyek gudang, workshop, dan komersial

4. Stok stabil untuk kebutuhan proyek skala besar

5. Bisa bantu rekomendasi spek sesuai bentang dan kebutuhan

Pendekatan ini membantu meminimalkan risiko salah pilih material.

Tanda Awal Struktur Mulai Bermasalah

Jika Anda melihat:

1. Lendutan di tengah bentang

2. Sambungan mulai tertarik

3. Atap terasa turun

4. Getaran berlebih saat angin kencang

Segera evaluasi spesifikasi CNP yang digunakan sebelum kerusakan semakin besar.

Jangan Tunggu Sampai Harus Bongkar Ulang

Perbaikan struktur jauh lebih mahal dibanding memilih spesifikasi yang tepat sejak awal.

Jika Anda sedang merencanakan pembangunan atau penggantian rangka atap, pastikan:

1. Tinggi profil sesuai bentang

2. Ketebalan cukup untuk menahan beban

3. Material memiliki spesifikasi jelas

Untuk proyek di Semarang dan sekitarnya, pastikan Anda mendapatkan Besi CNP dengan ukuran dan kualitas yang sesuai kebutuhan dari supplier terpercaya seperti Material Inovasi Industri.

Keputusan material hari ini menentukan apakah struktur Anda bertahan puluhan tahun atau mulai melengkung dalam hitungan bulan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: adm9l9jps

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Logistik Kelola 22,9 juta Ton Sepanjang Tahun 2025

    KAI Logistik Kelola 22,9 juta Ton Sepanjang Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 25
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) menutup tahun 2025 dengan mencatatkan kinerja pengelolaan barang sejumlah 22,9 juta ton di sepanjang tahun 2025. Kinerja tersebut membuktikan peran strategis perusahaan dalam industri logistik tanah air, khususnya dalam pengelolaan logistik berbasis kereta api. Capaian kinerja volume sejumlah 22,9 juta ton didominasi oleh lini batu bara […]

  • SEO Mulai Ditinggalkan? Avonetiq Perkenalkan AI Visibility Optimization (AVO) untuk Brand

    SEO Mulai Ditinggalkan? Avonetiq Perkenalkan AI Visibility Optimization (AVO) untuk Brand

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Jika sebelumnya brand berlomba-lomba menempati halaman pertama mesin pencari melalui strategi Search Engine Optimization (SEO), sistem pencarian digital kini telah berubah. Pengguna internet sekarang mendapatkan jawaban instan dari sistem berbasis kecerdasan buatan seperti Google AI Overviews dan ChatGPT, tanpa harus mengklik tautan ke situs web mana pun. Perubahan perilaku ini bukan sekadar tren sementara. Laporan […]

  • Respons Penghentian Insentif Motor Listrik, BRI Finance Perkuat Strategi dan Program Pembiayaan

    Respons Penghentian Insentif Motor Listrik, BRI Finance Perkuat Strategi dan Program Pembiayaan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Februari 2026 – Penghentian insentif kendaraan motor listrik sejak Desember 2025 oleh Pemerintah Indonesia menjadi perhatian industri pembiayaan nasional. Kebijakan tersebut mendorong terjadinya penyesuaian harga di pasar yang berujung pada potensi pengaruh daya beli masyarakat, serta dinamika pertumbuhan pembiayaan di segmen kendaraan listrik. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menilai berakhirnya insentif ini […]

  • Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026

    Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 8
    • 0Komentar

    PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) memasang target arus peti kemas sebanyak 13,77 juta TEUs di seluruh terminalnya pada 2026 Surabaya (10/02/2026) – Operator terminal layanan jasa kepelabuhanan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menatap tahun 2026 dengan dengan penuh optimis. Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ini memasang target arus peti kemas sebanyak 13,77 juta TEUs di […]

  • Teknologi Drone Otomatis DJI Dock 3 Perkuat Sistem Keamanan Aset Industri

    Teknologi Drone Otomatis DJI Dock 3 Perkuat Sistem Keamanan Aset Industri

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Pengamanan aset industri menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Area operasional yang mencapai ribuan hektare, infrastruktur kritikal, serta lokasi dengan risiko tinggi membutuhkan sistem pengawasan yang konsisten, responsif, dan terdokumentasi tanpa mengganggu aktivitas operasional. Sistem drone otomatis DJI Dock 3 hadir sebagai solusi keamanan berbasis patroli udara terjadwal. Mengusung konsep drone-in-a-box, unit ini beroperasi dari stasiun […]

  • Takut Deposit karena Penipuan, Nasabah Ini Bertahan 5 Tahun di HSB Investasi

    Takut Deposit karena Penipuan, Nasabah Ini Bertahan 5 Tahun di HSB Investasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Maraknya penipuan trading membuat seorang nasabah berhati-hati. Pengalaman lima tahun di HSB Investasi ini menyoroti pentingnya legalitas, transparansi, dan disiplin dalam trading. Maraknya kasus penipuan berkedok trading dan investasi membuat banyak masyarakat semakin berhati-hati sebelum menempatkan dana. Berbagai modus, mulai dari titip dana, grup tertutup di media sosial, hingga janji keuntungan tetap dalam waktu singkat, […]

expand_less