Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

  • account_circle editor News
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

Denpasar – PT SUCOFINDO (PERSERO) kembali menegaskan perannya sebagai lembaga independen penilai kesesuaian dalam mendukung penerapan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Melalui proses penilaian dan verifikasi yang dilakukan sesuai standar Green Building Council Indonesia (GBCI), Kawasan Politeknik International Bali (PIB College) resmi meraih predikat Platinum dalam Sertifikasi GREENSHIP kategori Neighborhood versi 1.1 untuk bangunan non-office.

Sertifikasi GREENSHIP merupakan sistem penilaian bangunan hijau yang menilai perencanaan dan pengelolaan kawasan secara komprehensif, meliputi aspek efisiensi energi dan air, pengelolaan lingkungan, hingga dampak sosial dan ekonomi. Dalam skema ini, PT SUCOFINDO (PERSERO) berperan sebagai lembaga penilai dan verifikator independen yang memastikan seluruh kriteria keberlanjutan diterapkan secara objektif dan terukur.

Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng, menyampaikan bahwa pencapaian predikat Platinum ini menunjukkan keberhasilan penerapan prinsip keberlanjutan kawasan yang dinilai secara menyeluruh dan konsisten melalui proses sertifikasi yang kredibel.

“Sebagai Lembaga Pemeriksa Kesesuaian, SUCOFINDO berkomitmen mendampingi berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan, dalam memastikan penerapan prinsip keberlanjutan berjalan sesuai standar nasional dan internasional. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa pengelolaan kawasan pendidikan dapat memberikan nilai tambah lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berimbang,” ujar Rusdi Palureng.

Dalam proses penilaian yang dilakukan oleh PT SUCOFINDO (PERSERO), Kawasan PIB College menunjukkan kinerja unggul pada sejumlah kategori utama, antara lain Innovation and Future Development (IFD), Land Ecological Enhancement (LEE) melalui penyediaan ruang terbuka hijau, Water Management and Conservation (WMC) melalui sistem pengelolaan air terintegrasi, serta Solid Waste Management (SWM) melalui penerapan pengelolaan daur hidup sampah dan upaya pengurangan sampah berkelanjutan.

Selain itu, pada aspek sosial dan budaya, PT SUCOFINDO (PERSERO) menilai penerapan Community Wellbeing Strategy (CWS) di Kawasan PIB College melalui peningkatan kepedulian sivitas akademika terhadap konsep keberlanjutan serta pelestarian dan penguatan budaya lokal. Sementara pada kategori Building and Energy (BAE), penerapan bangunan hijau tercermin dari efisiensi dan konservasi energi, pemanfaatan energi terbarukan, serta upaya pengurangan polusi cahaya dan kebisingan.

“Nilai tertinggi diperoleh pada kategori Movement and Connectivity (MAC) dengan penerapan universal movement, seperti prioritas fasilitas pejalan kaki dan pesepeda yang ramah difabel, serta keterhubungan kawasan dengan moda transportasi umum. Hal ini menunjukkan bahwa keberlanjutan kawasan juga harus menjawab aspek mobilitas dan inklusivitas,” tambah Rusdi Palureng.

Direktur PIB College, Anastasia Sulistyawati, mengapresiasi peran PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam proses sertifikasi kawasan kampus tersebut. Menurutnya, penilaian yang dilakukan secara profesional menjadi faktor penting dalam mewujudkan kawasan pendidikan berkelanjutan.

“Diraihnya sertifikasi GREENSHIP Platinum ini tidak terlepas dari peran SUCOFINDO sebagai mitra independen yang memastikan setiap tahapan pengelolaan kawasan kami selaras dengan prinsip keberlanjutan. Capaian ini memperkuat komitmen kami untuk terus mengembangkan kawasan pendidikan yang berkelanjutan, tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kami percaya bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mendorong praktik keberlanjutan di masa depan,” tutur Anastasia Sulistyawati.

Lebih lanjut, Rusdi Palureng menegaskan bahwa pencapaian ini sejalan dengan komitmen SUCOFINDO dalam mendukung agenda Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) melalui layanan sertifikasi, verifikasi, dan assurance yang andal.

“Kedepan, SUCOFINDO akan terus memperluas perannya dalam mendukung pengembangan kawasan berkelanjutan di berbagai sektor. Kami berharap keberhasilan PIB College ini dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi institusi pendidikan dan pengelola kawasan lainnya di Indonesia,” tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Usulkan Pajak Kripto Turun Jadi 0,1%, Peluang Dorong Transaksi Pengguna

    OJK Usulkan Pajak Kripto Turun Jadi 0,1%, Peluang Dorong Transaksi Pengguna

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Oktober 2026 – Usulan penurunan tarif pajak transaksi aset kripto dari 0,21% menjadi 0,1% menjadi perhatian pelaku industri aset digital di Indonesia. Penyesuaian tersebut dinilai berpotensi meringankan biaya transaksi pengguna, meningkatkan daya saing platform domestik, serta mendukung pertumbuhan bisnis dan aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pemerintah untuk […]

  • Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

    Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Permintaan institusional global dan pertumbuhan domestik mendorong transformasi struktural industri kripto. Jakarta, Indonesia —22 April 2026  Indonesia dinilai berada pada titik penting dalam evolusi industri kripto global, seiring dengan meningkatnya partisipasi investor domestik dan perubahan struktural yang terjadi di tingkat internasional. Dalam wawancara terbaru bersama CNBC Indonesia, Founder & CEO FLOQ, Yudhono Rawis, menyampaikan bahwa pasar kripto saat ini tidak lagi dapat dipandang sebagai pasar yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian dari ekosistem keuangan global yang semakin terintegrasi dengan dinamika makro, termasuk pergerakan suku bunga, likuiditas global, serta ketidakpastian geopolitik yang memengaruhi perilaku investor di berbagai kelas aset. Menurutnya, apa yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir bukanlah penurunan fundamental, melainkan proses penyesuaian harga yang mencerminkan perubahan ekspektasi terhadap kondisi ekonomi global, di mana investor kini semakin mempertimbangkan faktor-faktor eksternal dalam pengambilan keputusan terkait aset digital. Interview ini bisa ditonton sepenuhnya di Channel YouTube CNBC Indonesia. Dalam konteks global, salah satu perubahan paling signifikan yang mendorong arah industri adalah meningkatnya keterlibatan institusi besar dalam ekosistem kripto. Berbeda dengan siklus sebelumnya yang didominasi oleh partisipasi ritel, saat ini semakin banyak asset manager, investment bank, perbankan, hingga perusahaan global yang mulai mengalokasikan dana ke Bitcoin, baik sebagai aset utama maupun sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio mereka. Pergeseran ini tidak hanya meningkatkan legitimasi aset kripto sebagai bagian dari lanskap investasi yang lebih luas, tetapi juga memperkuat struktur pasar dari sisi likuiditas dan stabilitas jangka panjang. Yudhono menekankan bahwa institusi tidak bergerak berdasarkan sentimen jangka pendek, melainkan mempertimbangkan faktor-faktor seperti struktur pasar, kedalaman likuiditas, serta potensi pertumbuhan jangka panjang, sehingga kehadiran mereka menjadi salah satu indikator penting bahwa industri ini sedang bergerak menuju fase yang lebih matang dan berkelanjutan.  Di sisi domestik, Indonesia menunjukkan perkembangan yang tidak kalah signifikan. Dengan lebih dari 20 juta investor kripto yang tercatat, serta keberadaan lebih dari 20 pelaku industri yang telah beroperasi dalam kerangka regulasi yang semakin jelas, Indonesia telah melampaui fase awal adopsi dan mulai membangun fondasi sebagai pasar yang lebih terstruktur. Pertumbuhan ini juga didukung oleh peningkatan pengawasan dan kejelasan regulasi, yang tidak hanya memberikan rasa aman bagi investor, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pelaku industri untuk berkembang secara berkelanjutan. Dalam perspektif ini, Indonesia tidak lagi hanya dipandang sebagai pasar dengan potensi pertumbuhan tinggi, tetapi sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjadi pusat adopsi kripto di kawasan Asia, terutama dengan karakteristik demografis yang didominasi oleh populasi digital-native serta meningkatnya penetrasi teknologi finansial dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.  Sejalan dengan perkembangan tersebut, FLOQ mengambil peran dalam mendorong pertumbuhan yang lebih berkualitas melalui pendekatan yang menitikberatkan pada kesederhanaan produk, edukasi, serta kolaborasi lintas industri. Dalam waktu kurang dari 10 bulan sejak peluncuran, FLOQ telah mencapai lebih dari 2 juta pengguna, mencerminkan tingginya kebutuhan akan platform yang mampu menjembatani antara kompleksitas teknologi kripto dengan kebutuhan pengguna yang lebih luas, khususnya bagi mereka yang baru memasuki dunia aset digital. Selain penguatan produk, FLOQ […]

  • Dampingi Menteri PKP Bertemu dengan Para Gubernur Daerah, BP Tapera Siap Support Program Hunian Melalui FLPP

    Dampingi Menteri PKP Bertemu dengan Para Gubernur Daerah, BP Tapera Siap Support Program Hunian Melalui FLPP

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    “Keberhasilan berbagai program hunian pemerintah bergantung pada kualitas penyelenggaranya. Kita harus terus terbuka, agar rakyat dapat mengetahui haknya,” pungkas Maruarar Sirait. Jakarta, 30 Juni 2026 – Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho bersama Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma hadir dalam rapat yang diselenggarakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). […]

  • Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BCA Lewat Mobile Banking KSku

    Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BCA Lewat Mobile Banking KSku

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kini bisa tarik tunai tanpa kartu di ATM BCA lewat mobile banking KSku, gratis biaya admin selama periode Agustus 2026. Simak langkah lengkapnya di sini. Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BCA lewat Mobile Banking KSku, Gratis Biaya Admin Lupa bawa kartu ATM tapi butuh uang tunai mendadak? Nasabah PT BPR KS kini tidak […]

  • INTI 2026: Pameran B2B Teknologi & Inovasi Terbesar di Indonesia Kembali Hadir Agustus Ini di Jakarta International Expo

    INTI 2026: Pameran B2B Teknologi & Inovasi Terbesar di Indonesia Kembali Hadir Agustus Ini di Jakarta International Expo

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta, INTI – Indonesia Technology & Innovation 2026 (INTI 2026), pameran teknologi dan inovasi B2B terbesar di Indonesia, akan diselenggarakan pada 11–13 Agustus 2026 di Jakarta International Expo. Untuk penyelenggaraan penting ini, penyelenggara telah bermitra dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) sebagai official host. Acara ini akan mempertemukan para pemimpin industri, inovator, startup, investor, […]

  • Perkuat Visibilitas Pemimpin Muda, VRITIMES Berpartisipasi di JCI Indonesia National Convention 2026

    Perkuat Visibilitas Pemimpin Muda, VRITIMES Berpartisipasi di JCI Indonesia National Convention 2026

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Oktober 2026 — Berakhirnya gelaran tahunan JCI Indonesia National Convention (NatCon) 2026 yang berlangsung pada 1–2 Oktober 2026 di Swissôtel Jakarta PIK Avenue menjadi momentum penting bagi penguatan kepemimpinan muda dan ekosistem wirausaha nasional. Mengusung semangat “Believing is Achieving”, ajang yang menghimpun para wirausahawan, profesional, dan pemangku perubahan dari berbagai daerah di Indonesia […]

expand_less