Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global

Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Di tengah situasi logistik global yang penuh tantangan, kinerja sejumlah Terminal Peti Kemas (TPK) domestik justru menunjukkan tren positif pada triwulan I 2026.

MERAUKE — Industri logistik global menghadapi tekanan akibat
kenaikan biaya energi, gangguan rantai pasok, serta ketegangan geopolitik. Di
tengah situasi tersebut, kinerja sejumlah Terminal Peti Kemas (TPK) domestik
justru menunjukkan tren positif pada triwulan I 2026.

 

Data yang dihimpun dari PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP)
terdapat 10 terminal yang mampu melampaui target hingga Maret 2026. Terminal
peti kemas (TPK) tersebut yaitu TPK Nilam yang mencapai target 118,24%, TPK
Semarang 117,26%, TPK Sorong 109,02%, TPK Kendari 107,03%, TPK Teluk Lamong
105,1%, TPK Merauke 103,86%, TPK Surabaya 102,09%, TPK Jayapura 101,36%, TPK
Makassar 100,75%, dan IPC Terminal Petikemas 100,6%.

 

Capaian ini mencerminkan tingginya aktivitas bongkar muat
serta meningkatnya arus distribusi barang di masing-masing daerah, termasuk
wilayah timur Indonesia.

 

Di PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Merauke salah
satunya, arus peti kemas meningkat sekitar 10 persen. Kepala Cabang PT Salam
Pacific Indonesia Lines (SPIL) Merauke, Puji Harmoko, mengatakan peningkatan
tersebut seiring penetapan Merauke sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

 

“Peningkatan ini seiring penetapan Merauke sebagai Proyek
Strategis Nasional (PSN). Banyak material pembangunan dan alat berat masuk dari
Pulau Jawa,” jelas Puji Harmoko saat dihubungi, Senin (20/4/2026).

Selain itu, komoditas yang masuk ke TPK Merauke juga
mengalami perubahan. “Komoditas seperti buah, bawang, hingga hasil perkebunan
mulai berdatangan dalam jumlah lebih besar, membuka potensi ekonomi baru bagi
wilayah paling timur Indonesia tersebut,” ucapnya.

 

Namun pertumbuhan logistik saja saat ini belum cukup. Tanpa
dukungan infrastruktur, efisiensi operasional, dan kebijakan yang tepat, beban
logistik berpotensi terus menekan pelaku usaha dan masyarakat.

 

Sementara, di TPK Sorong arus peti kemas (throughput)
tercatat mencapai 16.131 TEUs, atau tumbuh 10 persen dibandingkan target
perusahaan hingga Maret 2026 sebesar 14.616 TEUs.

Peningkatan ini antara lain dipicu oleh momentum angkutan
barang selama periode Hari Raya Idulfitri pada Februari hingga Maret, serta
tambahan arus peti kemas dari perubahan pola distribusi (transhipment) kapal PT
SPIL yang kini melalui Pelabuhan Sorong.

 

Terminal Head TPK Sorong, Welta Selfie, menyebut pertumbuhan
tersebut tidak terlepas dari proses transformasi terminal. “Pelabuhan Sorong
yang sebelumnya beroperasi secara konvensional kini telah berkembang menjadi
terminal petikemas yang lebih modern dan terstandarisasi,” ujarnya.

 

Sementara itu, Senior Vice President International
Federation of Freight Forwarders Associations (FIATA), Yukki Nugrahawan Hanafi,
menilai tekanan global menjadi momentum untuk mempercepat transformasi logistik
nasional. Menurutnya, integrasi transportasi multimoda dan pemanfaatan
teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci meningkatkan efisiensi
dan ketahanan rantai pasok.

 

“Pendekatan transportasi multimoda bukan lagi pilihan dalam
penguatan sistem logistik nasional, melainkan kebutuhan agar menjadi lebih
kompetitif dan resilien. Namun, integrasi fisik pada pembangunan infrastruktur
saja tidak cukup, dimana hal ini harus didukung oleh pemanfaatan teknologi,
khususnya AI,” jelas Yukki dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2026).

 

Penguatan integrasi digital melalui platform seperti
National Logistics Ecosystem (NLE) menjadi langkah strategis dalam menciptakan
visibilitas hulu ke hilir pada rantai pasok nasional.

 

“Dengan menggabungkan kekuatan multimoda, integrasi supply
chain, dan pemanfaatan AI, Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat
transformasi logistik nasional. Ini bukan hanya tentang menurunkan biaya,
tetapi juga meningkatkan daya saing dan memperkuat posisi Indonesia dalam
rantai pasok global,” ujar Yukki.

 

Penopang Ekonomi

Pakar ekonomi Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya,
Profesor Rossanto Dwi Handoyo, menyebutkan sektor logistik, khususnya pelabuhan
peti kemas, tetap menjadi penopang utama ekonomi nasional. Hal ini tidak lepas
dari karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan yang sangat bergantung
pada transportasi laut.

“Sebagian besar distribusi barang, baik domestik maupun
internasional, melalui jalur laut. Pelabuhan menjadi simpul utama yang
menggerakkan ekonomi,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).  Peran ini menjadi semakin krusial karena
kapasitas angkutan udara yang terbatas dan biaya yang jauh lebih tinggi,
sehingga tidak bisa diandalkan untuk distribusi dalam skala besar.

 

Rossanto melihat adanya pertumbuhan arus peti kemas di
sejumlah terminal sebagai sinyal positif bagi aktivitas ekonomi nasional,
termasuk di kawasan Indonesia Timur. Peningkatan throughput mencerminkan adanya
pergerakan barang yang lebih aktif, baik untuk konsumsi maupun produksi.

 

Rossanto menekankan pentingnya percepatan digitalisasi di
sektor pelabuhan dan logistik. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu meningkatkan
efisiensi, mempercepat layanan, serta menekan biaya operasional. “Digitalisasi
akan memangkas waktu tunggu, mempercepat proses bongkar muat, dan meningkatkan
transparansi. Ini sangat penting untuk daya saing. Selain itu, integrasi sistem
logistik juga dinilai penting agar arus barang dapat dipantau secara real time
dan lebih terkoordinasi,” ulasnya.(*)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sunscreen Bayi Tanpa White Cast: Kenapa Tekstur Jelly Terasa Lebih Nyaman

    Sunscreen Bayi Tanpa White Cast: Kenapa Tekstur Jelly Terasa Lebih Nyaman

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Salah satu keluhan paling umum tentang sunscreen bayi adalah teksturnya: banyak yang terasa berat, lengket, dan meninggalkan lapisan putih (white cast) di kulit. Pada bayi yang aktif dan mudah berkeringat, ini membuat proses mengoleskan menjadi kurang nyaman. Mari bandingkan dua jenis tekstur. Sunscreen yang kental dan pekat cenderung sulit diratakan pada kulit bayi yang terus […]

  • Perkuat Rantai Pasok Nasional, Krakatau Steel Group Tandatangani Perjanjian Pasokan Jangka Panjang (LTSA) dengan Kerismas Group

    Perkuat Rantai Pasok Nasional, Krakatau Steel Group Tandatangani Perjanjian Pasokan Jangka Panjang (LTSA) dengan Kerismas Group

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Maret 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS) memperkokoh sinergi industri baja dalam negeri melalui penandatanganan perjanjian pasokan jangka panjang atau Long Term Supply Agreement (LTSA) dengan PT Kerismas Witikco Makmur beserta grup usahanya. Kerja sama ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan bahan baku baja jenis Cold Rolled Coil (CRC) dan […]

  • Divre IV Tanjungkarang Pastikan Keselamatan Jelang Angkutan Mudik Lebaran 2026

    Divre IV Tanjungkarang Pastikan Keselamatan Jelang Angkutan Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Menjelang masa Angkutan Mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang terus melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan keselamatan dan kelancaran operasional kereta api serta memberikan pelayanan yang aman, selamat, nyaman, dan andal bagi masyarakat. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, KAI Divre IV Tanjungkarang telah melaksanakan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana, prasarana, […]

  • Telkom AI Center Padang Tegaskan AI sebagai Mitra Transformasi Fesyen dan Kriya Tanpa Menghilangkan Nilai Karya

    Telkom AI Center Padang Tegaskan AI sebagai Mitra Transformasi Fesyen dan Kriya Tanpa Menghilangkan Nilai Karya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan, pertanyaan tentang nilai karya khususnya di sektor fesyen, kriya, dan aneka menjadi semakin relevan. Apakah teknologi akan menggerus makna karya, atau justru membuka ruang transformasi baru? Isu inilah yang diangkat dalam AI Connect Offline Series: Fesyen, Kriya, dan Aneka di Era AI: Nilai yang Terancam atau Bertransformasi? yang diselenggarakan […]

  • Siaga Ramadan Idulfitri Pertamina NRE Gelar Commanders Call, Pastikan Operasional Energi Bersih Lancar

    Siaga Ramadan Idulfitri Pertamina NRE Gelar Commanders Call, Pastikan Operasional Energi Bersih Lancar

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menggelar Commander’s Call di fasilitas PT Jawa Satu Power, Karawang, sebagai langkah konsolidasi kesiapan operasional subholding PNRE dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Forum ini memperkuat koordinasi antara kantor pusat dan unit operasional lintas entitas—termasuk PGE, Jawa Satu Power, dan Jawa Satu Regas—guna memastikan keandalan pasokan energi […]

  • Polda NTT Sambut HUT ke-80 Bhayangkara dengan Perkuat Personel dari Dalam Lewat Terapi USEFT Massal

    Polda NTT Sambut HUT ke-80 Bhayangkara dengan Perkuat Personel dari Dalam Lewat Terapi USEFT Massal

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Kupang, NTT, 25 Juni 2026 – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Polda Nusa Tenggara Timur menghadirkan langkah inovatif dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Polri melalui pendekatan kesehatan mental dan pengelolaan emosi. Ratusan personel Polda NTT mengikuti latihan Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique (USEFT) atau Ultimate SBMS Emotional Freedom […]

expand_less