Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tokocrypto Andalkan Referral dan Derivatif untuk Dorong Aktivitas Investor

Tokocrypto Andalkan Referral dan Derivatif untuk Dorong Aktivitas Investor

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

Jakarta, 28 April 2026 – Di tengah kondisi pasar kripto yang masih fluktuatif akibat tekanan global, Tokocrypto mendorong investor untuk menerapkan strategi investasi yang lebih adaptif sekaligus memperkenalkan inovasi terbaru melalui program Referral 2.0. Program ini hadir sebagai upaya memperluas adopsi aset digital sekaligus memberikan peluang tambahan bagi pengguna untuk mendapatkan manfaat dari aktivitas trading.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor aset kripto di Indonesia telah melampaui 21 juta akun pada awal 2026. Hingga Februari 2026, jumlah investor tercatat mencapai 21,07 juta akun, meningkat dari Januari yang sebesar 20,70 juta akun. Angka ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kripto tetap kuat meski pasar mengalami dinamika.

Namun, di tengah pertumbuhan jumlah investor, aktivitas perdagangan justru mengalami penurunan. Nilai transaksi kripto pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp29,4 triliun, turun dari Januari yang mencapai Rp37,29 triliun. Penurunan juga terjadi pada kapitalisasi pasar yang menyusut sekitar 14 persen menjadi Rp23,59 triliun. Kondisi ini mencerminkan bahwa pergerakan pasar kripto masih sangat dipengaruhi oleh sentimen global.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menjelaskan bahwa volatilitas yang terjadi saat ini tidak terlepas dari faktor makroekonomi dan geopolitik global. “Ketegangan geopolitik seperti perang dagang antara Amerika Serikat dan China serta konflik di Timur Tengah mendorong sentimen risk-off di pasar keuangan global. Ditambah dengan kebijakan suku bunga tinggi di AS, likuiditas global menjadi lebih ketat sehingga memicu tekanan di pasar kripto,” ujar Calvin.

Ia menambahkan bahwa fluktuasi yang terjadi merupakan bagian dari siklus pasar yang wajar. “Jika melihat tren beberapa tahun terakhir, lonjakan aktivitas pada 2024 dipicu oleh momentum Bitcoin halving, peluncuran ETF di AS, dan efek domino terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS. Sementara penurunan di 2025 hingga awal 2026 lebih merupakan fase normalisasi dan konsolidasi, bukan pelemahan fundamental industri. Fluktuasi ini menunjukkan bagaimana pergerakan harga kripto sangat berkaitan dengan kondisi ekonomi global maupun domestik,” lanjutnya.

Minat Investor Bergeser, Strategi Perlu Disesuaikan

Perubahan kondisi pasar juga diikuti dengan pergeseran perilaku investor. Penurunan volume di pasar spot mulai diimbangi dengan meningkatnya minat terhadap instrumen derivatif, yang dinilai lebih fleksibel dalam menghadapi volatilitas. Instrumen ini memungkinkan pelaku pasar untuk mengambil posisi berdasarkan pergerakan harga tanpa harus memiliki aset secara langsung.

Data menunjukkan bahwa volume perdagangan di pasar spot mengalami penurunan dari Rp24,33 triliun pada Februari menjadi Rp22,2 triliun pada Maret. Sebaliknya, pasar derivatif justru mencatatkan pertumbuhan, dari Rp3,88 triliun pada Februari menjadi Rp4,36 triliun pada Maret. Tren ini mengindikasikan adanya pergeseran minat investor menuju instrumen yang lebih adaptif terhadap kondisi pasar yang tidak stabil.

“Kami melihat adanya pergeseran preferensi dari spot ke derivatif karena investor mencari instrumen yang lebih fleksibel dalam menghadapi pergerakan harga yang cepat. Derivatif memberikan opsi strategi yang lebih beragam, baik saat pasar naik maupun turun,” jelas Calvin.

Melihat tren tersebut, Calvin mengungkapkan rencana untuk meluncurkan produk derivatif dalam waktu dekat. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin berkembang serta memberikan lebih banyak pilihan strategi bagi pengguna.

“Pertumbuhan volume derivatif ini menjadi sinyal bahwa pasar semakin matang. Ke depan, kami ingin menghadirkan produk derivatif yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga mudah diakses oleh pengguna ritel, sehingga mereka bisa mengelola risiko dengan lebih baik di tengah kondisi pasar yang dinamis,” tutup Calvin.

Tokocrypto Perkuat Ekosistem Lewat Program Referral

Selain pengembangan produk, Tokocrypto juga menghadirkan fitur baru Referral 2.0 sebagai bagian dari strategi memperluas partisipasi masyarakat di industri kripto. Melalui program ini, pengguna dapat memperoleh komisi hingga 20 persen seumur hidup dari trading fee referral, sekaligus berkesempatan mengumpulkan reward tambahan dengan total hingga Rp200 juta setiap bulannya.

Program ini dirancang untuk memberikan insentif yang lebih kompetitif sekaligus mendorong pertumbuhan komunitas pengguna secara organik. Kuota reward yang terbatas setiap bulan juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif pengguna dalam memanfaatkan fitur tersebut.

Calvin menilai bahwa inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Tokocrypto dalam memperkuat literasi dan adopsi kripto di Indonesia. “Kami melihat minat masyarakat terhadap aset digital terus meningkat dan mulai mendekati pasar modal. Melalui program referral 2.0 dan pengembangan produk seperti derivatif, kami ingin memberikan lebih banyak akses dan peluang bagi masyarakat untuk terlibat di ekosistem kripto secara lebih luas,” jelasnya.

Di tengah pasar yang masih dinamis, Tokocrypto menekankan pentingnya pendekatan investasi yang disiplin dan berbasis strategi. Dengan kombinasi edukasi, inovasi produk, serta program insentif seperti referral, perusahaan optimistis dapat mendorong pertumbuhan industri kripto yang lebih sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Hal yang Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Menerapkan Tanda Tangan Digital

    6 Hal yang Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Menerapkan Tanda Tangan Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sebelum menerapkan tanda tangan digital, perusahaan perlu menyiapkan aspek legal, keamanan, teknologi, serta alur kerja yang sesuai. Persiapan yang tepat membantu memastikan tanda tangan digital dapat digunakan secara aman, sah, dan efektif dalam proses bisnis. Banyak perusahaan ingin memangkas waktu persetujuan dokumen tahun ini. Sayangnya, sebagian langsung membuka akun tanpa persiapan internal. Menerapkan tanda tangan […]

  • Paparan Polusi pada Kulit Bayi: Mengapa Perlindungan Tambahan Itu Penting

    Paparan Polusi pada Kulit Bayi: Mengapa Perlindungan Tambahan Itu Penting

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Menjadi orang tua di era sekarang memang penuh tantangan. Bukan hanya soal asupan makanan atau tumbuh kembang si kecil, tapi juga soal lingkungan tempat mereka hidup. Salah satu yang sering luput dari perhatian adalah polusi udara kulit bayi. Paparan polusi dan sinar matahari yang tidak terkontrol bisa berdampak langsung pada kesehatan kulit si kecil yang […]

  • Kuliah di Luar Negeri Tanpa Shock? Ini Tipsnya

    Kuliah di Luar Negeri Tanpa Shock? Ini Tipsnya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Kuliah di luar negeri adalah impian bagi banyak mahasiswa walau proses transisinya sering kali penuh tantangan. Tanpa persiapan yang matang, perbedaan sistem akademik dan standar penilaian bisa menjadi kendala serius yang menghambat kelancaran studi. Oleh karena itu, penting untuk menyiapkan beberapa hal agar proses transfer kreditmu berjalan lancar. Hal yang Harus Disiapkan untuk Transfer Kredit […]

  • Teknologi LiDAR Zenmuse L3: Pemetaan Presisi di Area Perkebunan Berkanopi Lebat

    Teknologi LiDAR Zenmuse L3: Pemetaan Presisi di Area Perkebunan Berkanopi Lebat

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Pengelolaan perkebunan skala luas memerlukan data topografi yang akurat untuk memahami kondisi kontur dan permukaan tanah. Namun, area dengan kanopi pohon yang lebat sering menjadi tantangan dalam proses pemetaan, karena metode berbasis visual tidak selalu mampu merekam permukaan tanah secara menyeluruh. DJI Matrice 400 yang digunakan bersama sensor Zenmuse L3 menghadirkan kemampuan pemindaian LiDAR untuk […]

  • Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

    Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    CYEA mengajak masyarakat memahami proyek AMI atau Smart Meter PLN secara utuh dan berimbang berdasarkan fakta, manfaat, serta implementasinya bagi pelanggan. Jakarta, 6 Juli 2026 – Center for Youth Energy Appreciation (CYEA) menanggapi berkembangnya berbagai narasi mengenai proyek Advanced Metering Infrastructure (AMI) atau Smart Meter PT PLN (Persero). Menurut CYEA, masyarakat perlu memperoleh informasi yang […]

  • Inspeksi Aset Terjadwal Berbasis Sistem Drone Otomatis

    Inspeksi Aset Terjadwal Berbasis Sistem Drone Otomatis

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Pemantauan kondisi aset industri yang tidak terjadwal atau tidak konsisten meningkatkan risiko kegagalan aset yang tidak terdeteksi lebih awal. DJI Dock 3 hadir sebagai sistem drone yang menjalankan misi inspeksi terjadwal secara otomatis. Drone lepas landas, menjalankan misi, mendarat, dan mengisi daya secara otomatis sesuai jadwal yang ditetapkan melalui DJI FlightHub 2, dengan data hasil inspeksi […]

expand_less