Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

Jakarta, 7 Mei 2026 – Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja asal Tiongkok menegaskan bahwa perlindungan industri baja domestik kini menjadi langkah strategis di tengah tekanan baja murah di pasar global.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai respons tegas terhadap lonjakan impor
yang menggerus pasar domestik dan menekan kinerja industri baja nasional.

Pentingnya
Ketahanan Industri Baja Nasional
 

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau
Steel Group, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa dinamika global tersebut
menunjukkan pentingnya menjaga ketahanan industri baja nasional.

“Krakatau Steel mendukung penguatan industri baja
nasional agar tetap menjadi tulang punggung pembangunan infrastruktur dan
manufaktur Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo
Subianto dalam memperkuat kemandirian industri strategis nasional,” ujar Dr.
Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel
Industry Association (IISIA) serta Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder
Indonesia (ALFI/ILFA).

Sebagai produsen baja terbesar di Indonesia, Krakatau
Steel terus menjalankan transformasi KS Reborn untuk meningkatkan daya
saing dan memastikan keberlanjutan industri baja nasional.

Tarif
Tinggi untuk Koreksi Distorsi Harga

Pengamat Industri Baja dan Pertambangan Widodo
Setiadharmaji, Steel & Mining Insights menjelaskan bahwa dalam dua tahun
terakhir Brasil menghadapi lonjakan signifikan impor baja canai yang mencapai
sekitar 5,4 juta ton hingga November 2025, jauh di atas rata-rata historis
sekitar 2,2 juta ton per tahun. Sebagian besar impor tersebut berasal dari
Tiongkok dengan pangsa lebih dari 60%.

“Lonjakan impor dengan harga agresif tersebut menekan
industri domestik, mulai dari penghentian operasi blast furnace, pengurangan
tenaga kerja, hingga pembekuan investasi di sektor baja,” ujar Widodo.

Sebagai respons, pemerintah Brasil memperketat kebijakan
impor dan pada Februari 2026 menetapkan bea anti-dumping
terhadap produk cold rolled coil (CRC) dan hot-dip galvanized (HDG) asal
Tiongkok dengan besaran hingga US$670 per ton untuk periode lima tahun.

Menurut Widodo, besaran tarif tersebut menunjukkan bahwa
koreksi kebijakan dapat dilakukan pada skala besar ketika distorsi harga akibat
praktik dumping dianggap merugikan
industri nasional. Jika dibandingkan dengan harga referensi baja Tiongkok
sekitar US$454 per ton pada akhir 2025, maka bea tersebut secara nominal bahkan
melampaui harga produknya sendiri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perubahan Preferensi Pasar Dorong Tren Hampers Lebaran Kekinian, Lokasoka Hadirkan Solusi Terkurasi

    Perubahan Preferensi Pasar Dorong Tren Hampers Lebaran Kekinian, Lokasoka Hadirkan Solusi Terkurasi

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Lokasoka membagikan insight pasar kepada perusahaan dan klien korporasi bahwa tren hampers Lebaran 2026 bergeser dari sekadar hadiah musiman menjadi media komunikasi brand dan relationship marketing; perubahan gaya hidup dan ekspektasi penerima mendorong kebutuhan hampers yang lebih personal, estetik, dan berbasis experience, karena nilai hampers kini diukur dari dampaknya pada brand recall dan hubungan jangka […]

  • BRI KK ITC Cempaka Mas Hadir Permudah Layanan Perbankan bagi Tenant, Pengunjung, dan Masyarakat

    BRI KK ITC Cempaka Mas Hadir Permudah Layanan Perbankan bagi Tenant, Pengunjung, dan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BRI Kantor Kas (KK) ITC Cempaka Mas hadir untuk memberikan kemudahan akses layanan perbankan bagi tenant, pengunjung, dan masyarakat umum yang beraktivitas di kawasan pusat grosir ITC Cempaka Mas, Jakarta. Kehadiran kantor kas ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung aktivitas perdagangan dan memenuhi kebutuhan layanan keuangan di salah satu sentra bisnis dan perdagangan […]

  • Pengguna Super Apps BRImo Tembus 47,8 Juta User, Jadi Andalan Kebutuhan Finansial Masyarakat

    Pengguna Super Apps BRImo Tembus 47,8 Juta User, Jadi Andalan Kebutuhan Finansial Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta – Akselerasi digital PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menuai hasil nyata dengan mencatatkan capaian positif atas efektivitas transformasi BRIvolution Reignite yang dijalankan secara berkelanjutan. Hal ini tercermin dari pertumbuhan pengguna Super Apps BRImo yang mencapai 47,8 juta user atau meningkat 18,6% yoy per Maret 2026. Hal tersebut disampaikan Direktur Network & […]

  • Nyaman Sejak Langkah Pertama: KAI Perkuat Keandalan Fasilitas Stasiun Seiring Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek

    Nyaman Sejak Langkah Pertama: KAI Perkuat Keandalan Fasilitas Stasiun Seiring Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KAI terus tingkatkan keandalan & keselamatan fasilitas stasiun LRT Jabodebek sepanjang 2026. Pekerjaan meliputi optimalisasi penerangan di JPO Stasiun Pancoran, entrance & JPO Kuningan, JPO+lift Rasuna Said, serta tambah AC area concourse Dukuh Atas. Peremajaan lift & eskalator dilakukan di Jatimulya, Bekasi Barat, Jatibening Baru, dan Cikunir 1 dengan ganti komponen utama. Waterproofing atap juga […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Sinergi Internal, PalmCo Konsolidasikan Karyawan di Momentum Halal Bihalal

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Sinergi Internal, PalmCo Konsolidasikan Karyawan di Momentum Halal Bihalal

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta – PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal usai perayaan Idulfitri di lingkungan Head Office (HO) perusahaan. Kegiatan yang berlangsung secara sederhana ini menjadi momentum bagi manajemen untuk mengonsolidasikan jajaran karyawan dalam rangka mencapai target kinerja perusahaan. Dalam sambutannya, Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyampaikan permohonan maaf kepada […]

  • India dan Indonesia: Hubungan Kuno yang Terjalin Melalui Sejarah, Budaya, dan Kehidupan Sehari-hari

    India dan Indonesia: Hubungan Kuno yang Terjalin Melalui Sejarah, Budaya, dan Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Oleh Dr. Manish Shrivastava* Jakarta — Jauh sebelum ada kedutaan besar, kunjungan kenegaraan, atau perjanjian diplomatik, hubungan India dan Indonesia telah dimulai dari laut. Para pedagang, biksu, cendekiawan, perajin, pendongeng, dan peziarah tidak hanya membawa barang dagangan melintasi samudra. Mereka juga membawa bahasa, aksara, kepercayaan, kisah-kisah, tradisi kuliner, serta cara pandang terhadap kehidupan. Di tengah […]

expand_less