Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Viral di Media Sosial, KAI Daop 2 Bandung Berikan Tanggapan Berikut

Viral di Media Sosial, KAI Daop 2 Bandung Berikan Tanggapan Berikut

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

Standby Statement Daop 2 Bd

Selasa, 1 September 2026

Viral di Media Sosial, KAI Daop 2 Bandung Berikan Tanggapan Berikut

Bandung (Jawa Barat), 1 September 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung membenarkan bahwa kejadian yang sempat viral tersebut terjadi di perlintasan sebidang teregistrasi JPL 146 diantara petak jalan Padalarang – Cimahi tepatnya di KM 142 + 696. Dimana perlintasan sebidang tersebut dijaga swadaya masyarakat.

KAI Daop 2 Bandung tentunya sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut, terlihat adanya pengendara sepeda motor yang nyaris menemper Kereta Api (KA) Feeder saat melintasi perlintasan sebidang di petak jalan Padalarang–Cimahi tadi, dan kejadian tersebut sempat viral di media sosial beberapa hari terakhir.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengetahui dan menyayangkan kejadian tersebut, terutama karena terdapat ketidakhati-hatian saat melakukan pengamanan perlintasan pada saat KA akan melintas.

“Kami sangat menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut. Keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama. Pada saat kejadian, palang pintu sementara di perlintasan tersebut dalam kondisi dibuka ketika KA Feeder hendak melintas, sehingga sejumlah pengguna jalan kemudian melintas dan nyaris menemper KA,” ujar Kuswardojo.

JPL 146 di KM 142+696 saat ini merupakan perlintasan sebidang yang dijaga secara swadaya oleh masyarakat. Pada saat kejadian itu, warga masyarakat yang menjaga telah membuka palang pintu sementara di mana pada saat yang hampir bersamaan KA Feeder hendak melintas di lokasi tersebut. Sehingga kemudian beberapa pengguna jalan raya melintasi lokasi tersebut dan nyaris menemper KA Feeder yang melintas.

Kuswardojo menambahkan, JPL 146 merupakan salah satu perlintasan sebidang yang menjadi prioritas peningkatan keselamatan di wilayah Daop 2 Bandung. Saat ini, di lokasi tersebut tengah dilakukan proses pembangunan gardu penjaga dan palang pintu perlintasan yang merupakan salah satu dari program pemerintah yang dilaksanakan di daop 2.

“Perlintasan JPL 146 menjadi salah satu prioritas kami untuk dilakukan peningkatan keselamatan. Saat ini sedang dilakukan pembangunan gardu dan palang pintu perlintasan sehingga ke depan pengamanan di lokasi tersebut dapat semakin baik,” jelas Kuswardojo.

Selain peningkatan keselamatan, KAI Daop 2 Bandung juga mengusulkan agar dalam jangka panjang lokasi tersebut dapat ditingkatkan menjadi perlintasan tidak sebidang, sehingga perjalanan KA dapat semakin terjamin keselamatannya.

Perlintasan sebidang yang berada di JPL 146 tersebut merupakan salah satu dari sejumlah perlintasan sebidang yang menjadi prioritas di Daerah Operasi 2 untuk dilakukan peningkatan keselamatan.

KAI Daop 2 Bandung menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Pengguna jalan wajib meningkatkan kewaspadaan setiap kali akan melintasi perlintasan, termasuk ketika perlintasan tersebut dijaga ataupun tidak dijaga.

“Kami kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar tidak hanya bergantung pada palang pintu atau petugas penjaga. Ketika akan melintasi perlintasan sebidang, wajib berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, pastikan tidak ada KA yang akan melintas, dan setelah benar-benar aman baru melanjutkan perjalanan,” tegas Kuswardojo.

KAI mengimbau pengguna jalan untuk BERTEMAN (berhenti, tengok kanan-kiri, pastikan aman, dan silahkan melanjutkan perjalanan) ketika akan melintasi perlintasan sebidang. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan dan kewaspadaan seluruh pengguna jalan.

Link Media Sosial yang Viral

https://www.instagram.com/reel/DcrolkeEhgt/?igsi=ajVsbDJ5NmEya2Ny

Video Statement Manager Humasda 2 Bd

https://drive.google.com/drive/folders/19pNpSXhlPjxJ-oNKTWoTi6q3Ni45Phy_?usp=sharing

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

    Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 April 2026 – Dukung komitmen PT Pertamina (Persero) dalam pembangunan desa dan daerah tertinggal melalui program Desa Energi Berdikari (DEB), Pertamina Foundation bersama Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama (PKS), Selasa (28/04). Kerja sama yang terjalin mencakup empat fokus utama, yakni […]

  • Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target .231

    Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target $5.231

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Harga emas dunia diperkirakan masih akan bergerak dinamis pada perdagangan hari ini, dengan peluang penguatan yang tetap terbuka meskipun sempat mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, secara teknikal pergerakan emas masih menunjukkan kecenderungan bullish pada timeframe H1, sehingga potensi kenaikan harga masih cukup besar selama […]

  • Bank Raya Hadir sebagai Official Partner P-Land: K-pop Art Market Vol.5, Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Digital

    Bank Raya Hadir sebagai Official Partner P-Land: K-pop Art Market Vol.5, Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Digital

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan dan memperkuat ekosistem digital dengan berpartisipasi sebagai Official Partner dalam P-Land: K-pop Art Market Vol.5 yang akan berlangsung pada 6–7 Juni 2026 di Nirmana Falatehan, Blok M, Jakarta Selatan. Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya […]

  • Lindungi Pelanggan, KAI Lakukan Sanksi Blacklist bagi Pelaku Pelecehan Seksual

    Lindungi Pelanggan, KAI Lakukan Sanksi Blacklist bagi Pelaku Pelecehan Seksual

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk keseriusan perusahaan dalam melindungi pelanggan, KAI telah menjatuhkan sanksi tegas kepada seorang penumpang yang terbukti melakukan tindakan pelecehan seksual selama perjalanan kereta api dengan memasukkan yang bersangkutan ke dalam daftar hitam (blacklist) pelanggan KAI. PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan bebas dari […]

  • Momen Warga Lampung Dapat Mobil dari Stik Es Krim di Aice Got You! Season 2

    Momen Warga Lampung Dapat Mobil dari Stik Es Krim di Aice Got You! Season 2

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Lampung – Aice Got You! Panggung Crispymu! Season 2 sukses menutup rangkaian acara keduanya di Lapangan PKOR Bandar Lampung pada 10-12 Juli 2026. Selama tiga hari, panggung ikonik berbentuk Show Truck milik Aice dipenuhi penampilan beragam bakat dari warga Lampung yang unjuk kebolehan di hadapan dewan juri dan ribuan pengunjung. Sejumlah penampilan musisi ternama pun […]

  • Kenapa Banyak Proyek Gagal Karena Salah Pilih IWF? Ini Penyebabnya

    Kenapa Banyak Proyek Gagal Karena Salah Pilih IWF? Ini Penyebabnya

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Dalam proyek konstruksi, IWF bukan sekadar besi berbentuk H. Ia adalah tulang utama struktur. Salah memilih spesifikasi IWF bisa berakibat fatal: balok melendut, struktur retak, hingga pembengkakan biaya karena harus perkuatan ulang. Di lapangan, kegagalan struktur bukan selalu karena pemasangan yang buruk. Sering kali akar masalahnya adalah salah pilih ukuran dan spesifikasi IWF sejak awal. […]

expand_less