Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » XAUUSD Berpotensi Koreksi, Dupoin Futures Soroti Support Harga Emas 4.237–4.204

XAUUSD Berpotensi Koreksi, Dupoin Futures Soroti Support Harga Emas 4.237–4.204

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

Harga emas atau XAUUSD diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari ini. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit selaku analis Dupoin Futures melihat harga emas pada time frame Daily masih berpotensi mengalami pelemahan menuju area support 4.237 hingga 4.204. Proyeksi Dupoin Futures tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual masih berpeluang berlanjut dalam jangka pendek, meskipun penurunan yang terjadi belum dapat langsung dikategorikan sebagai pembalikan tren utama.

Menurut analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, pergerakan emas saat ini masih membentuk secondary trend setelah sebelumnya mengalami pergerakan yang cukup signifikan. Dengan kondisi tersebut, koreksi menuju area 4.237–4.204 masih dianggap sebagai pergerakan yang wajar dalam struktur pasar. Dupoin Futures menilai area support tersebut akan menjadi zona penting untuk menentukan arah XAUUSD selanjutnya.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menjelaskan bahwa selama area support 4.237 hingga 4.204 masih mampu menahan tekanan jual, peluang harga emas untuk kembali bergerak mengikuti tren utamanya tetap terbuka. Artinya, pelemahan yang terjadi belum secara otomatis mengindikasikan bahwa tren utama emas telah berubah menjadi bearish.

Sebaliknya, Dupoin Futures juga mengingatkan bahwa kegagalan harga mempertahankan area support tersebut dapat meningkatkan risiko pelemahan lanjutan. Apabila XAUUSD mampu menembus support 4.237–4.204 dan bertahan di bawah zona tersebut, tekanan bearish berpotensi semakin kuat. Kondisi ini menjadi skenario yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam mencermati pergerakan harga emas hari ini.

Dalam analisis teknikal Dupoin Futures, perbedaan antara koreksi dan pembalikan tren menjadi hal penting. Koreksi dapat terjadi ketika harga bergerak berlawanan dengan tren utama dalam periode tertentu, sementara tren reversal membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat. Karena itu, Geraldo Kofit dari Dupoin Futures masih menempatkan area 4.237–4.204 sebagai level kunci untuk melihat apakah tekanan yang terjadi hanya bersifat sementara atau berpotensi berkembang menjadi tren penurunan yang lebih dalam.

Selain faktor teknikal, Dupoin Futures turut mencermati sejumlah sentimen fundamental yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga emas. Salah satu faktor utama datang dari perkembangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di sekitar Strait of Hormuz. Eskalasi ketegangan tersebut kembali mendorong harga minyak naik lebih dari US$4 per barel dan meningkatkan perhatian pasar terhadap risiko inflasi yang berasal dari sektor energi.

Kenaikan harga minyak menjadi perhatian bagi pasar emas karena perubahan harga energi dapat memengaruhi ekspektasi inflasi. Dupoin Futures melihat kondisi tersebut dapat memberikan dampak terhadap ekspektasi pasar mengenai arah kebijakan Federal Reserve atau The Fed. Jika kenaikan harga energi membuat inflasi diperkirakan bertahan lebih tinggi, ruang bagi The Fed untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter dapat semakin terbatas.

Perubahan ekspektasi suku bunga tersebut kemudian dapat tercermin melalui pergerakan yield Treasury Amerika Serikat dan dolar AS. Dalam kondisi yield Treasury meningkat, harga emas cenderung menghadapi tekanan karena kenaikan imbal hasil obligasi dapat mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan bunga seperti emas. Karena itu, pergerakan yield menjadi salah satu indikator yang terus diperhatikan dalam analisis pasar emas Dupoin Futures.

Di sisi lain, pelemahan yield Treasury dan dolar AS berpotensi memberikan dukungan bagi XAUUSD. Ekspektasi terhadap kebijakan The Fed yang lebih longgar dapat meningkatkan minat terhadap emas, terutama apabila disertai dengan pelemahan dolar AS. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang akan dicermati Dupoin Futures dalam melihat peluang pergerakan emas selanjutnya.

Faktor geopolitik juga tetap menjadi perhatian dalam analisis Dupoin Futures. Ketegangan AS-Iran dan risiko yang berkaitan dengan Strait of Hormuz dapat meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven. Dalam situasi ketidakpastian geopolitik, emas biasanya mendapatkan dukungan karena investor mencari aset yang dinilai lebih defensif untuk menghadapi peningkatan risiko pasar.

Namun, terdapat dinamika lain yang perlu diperhatikan. Kenaikan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan geopolitik dapat memicu kekhawatiran inflasi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan yield Treasury dan memberikan dukungan terhadap dolar AS apabila pasar kembali memperkirakan kebijakan The Fed akan bertahan lebih ketat. Oleh karena itu, Dupoin Futures menilai pergerakan emas akan dipengaruhi oleh tarik-menarik antara permintaan safe haven dan tekanan dari faktor suku bunga.

Selanjutnya, perhatian pasar akan tertuju pada data ekonomi Amerika Serikat, khususnya data tenaga kerja. Menurut analisis Dupoin Futures, perkembangan pasar tenaga kerja dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ekspektasi pelaku pasar terhadap kebijakan The Fed. Data tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan berpotensi memperkuat ekspektasi pelonggaran suku bunga dan memberikan sentimen positif bagi emas.

Sebaliknya, apabila data ekonomi AS menunjukkan kondisi yang lebih kuat, pasar dapat kembali memperhitungkan kemungkinan kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi tersebut berpotensi menopang dolar AS dan yield Treasury sekaligus memberikan tekanan terhadap XAUUSD.

Dengan berbagai faktor tersebut, Dupoin Futures melihat pergerakan emas hari ini masih berpotensi berlangsung volatil. Dari perspektif teknikal, Geraldo Kofit dari Dupoin Futures memproyeksikan XAUUSD masih dapat mengalami koreksi menuju support 4.237 hingga 4.204. Reaksi harga di area tersebut akan menjadi penentu penting bagi arah emas berikutnya.

Jika support 4.237–4.204 mampu bertahan, Dupoin Futures menilai peluang terjadinya pemulihan harga masih terbuka dan emas berpotensi kembali mengikuti tren utamanya. Namun, jika harga menembus area tersebut, risiko tekanan jual yang lebih besar perlu diwaspadai.

Dengan demikian, berdasarkan analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, area 4.237–4.204 menjadi level yang perlu mendapat perhatian utama dalam perdagangan XAUUSD hari ini. Selain perkembangan teknikal, pelaku pasar juga perlu mencermati pergerakan harga minyak, yield Treasury AS, dolar AS, perkembangan konflik AS-Iran, serta perubahan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed. Kombinasi faktor-faktor tersebut akan menentukan apakah koreksi harga emas masih bersifat sementara atau berkembang menjadi tekanan bearish berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Katolik Ketapang Apresiasi Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Nasional

    Pemuda Katolik Ketapang Apresiasi Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Nasional

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Pemuda Katolik Komisariat Cabang Ketapang melalui Sekretarisnya, Feri Hyang Daika, mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas keberhasilan menjaga stabilitas nasional di tengah krisis global akibat eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat–Israel yang memicu krisis energi dan ekonomi di berbagai negara; pernyataan ini disampaikan dalam situasi terkini saat banyak negara mengalami kelangkaan BBM dan ketidakstabilan, sementara Indonesia dinilai […]

  • PT Krakatau Tirta Industri Tegaskan Komitmen ESG melalui Program Satu Juta Pohon

    PT Krakatau Tirta Industri Tegaskan Komitmen ESG melalui Program Satu Juta Pohon

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Cilegon, 25 Maret 2026 – PT Krakatau Tirta Industri (KTI) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air melalui pelaksanaan Program Satu Juta Pohon, yang telah dijalankan secara berkelanjutan sejak tahun 2007. Program ini merupakan bagian dari kontribusi nyata KTI dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai (DAS) dan mendukung keberlangsungan siklus air di […]

  • FisTx Resmi Luncurkan NAWASENA Water Test Kit, Solusi Monitoring Kualitas Air Tambak Lebih Mudah, Hemat, dan Cerdas

    FisTx Resmi Luncurkan NAWASENA Water Test Kit, Solusi Monitoring Kualitas Air Tambak Lebih Mudah, Hemat, dan Cerdas

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Produk lokal berstandar internasional ini hadir menjawab tantangan monitoring kualitas air dilengkapi Smart Virtual Assistant 7×24 Jam untuk membantu petambak mengambil keputusan berbasis data secara real time Industri budidaya tambak Indonesia terus menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas kualitas air, salah satu faktor paling krusial yang menentukan keberhasilan produksi. Di banyak tambak, perubahan parameter penting […]

  • Dorong Generasi Muda Berdaya Saing, IMA Gelar Program Edukatif di SMA Lokon Santo Nikolaus Tomohon

    Dorong Generasi Muda Berdaya Saing, IMA Gelar Program Edukatif di SMA Lokon Santo Nikolaus Tomohon

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Tomohon, ReputasiPlus.com – Indonesia Marketing Association (IMA) melalui program tahunan Manado High Street Market (MHSM) kembali menghadirkan kegiatan inspiratif bertajuk IMA Goes To School. Tahun ini, SMA Lokon Santo Nikolaus Tomohon menjadi sekolah tujuan, dengan fokus memberikan pembekalan kepada para siswa mengenai Public Speaking, Entrepreneurship, dan Bisnis, Selasa (30/09/2025).   Acara ini mendapat sambutan meriah […]

  • VRITIMES Perkuat Visibilitas Sektor Energi Terbarukan di IIGCE 2026

    VRITIMES Perkuat Visibilitas Sektor Energi Terbarukan di IIGCE 2026

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Agustus 2026 — Menyusul suksesnya gelaran Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 yang resmi ditutup pada 21 Agustus 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), platform distribusi siaran pers berbasis SaaS, VRITIMES, mencatatkan partisipasi aktif melalui booth interaktifnya. Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Panasbumi Indonesia (API) selama tiga hari (19–21 Agustus […]

  • Dukung Agenda Literasi OJK, Prudential Syariah Ajak Mahasiswa Rancang Strategi Perluas Akses Asuransi Syariah

    Dukung Agenda Literasi OJK, Prudential Syariah Ajak Mahasiswa Rancang Strategi Perluas Akses Asuransi Syariah

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 September 2026 — PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) mengajak mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia merancang solusi memperluas jangkauan asuransi syariah melalui Business Proposal Competition di Youth Innovation Festival 2026 yang digelar di Universitas Islam Negeri Saizu dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Kompetisi ini menempatkan generasi muda sebagai motor pertumbuhan dan inklusi asuransi […]

expand_less