Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » 60% Investor Kripto RI Usia Muda, Gen Z Paling Agresif Bertransaksi

60% Investor Kripto RI Usia Muda, Gen Z Paling Agresif Bertransaksi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Solo, 15 April 2026 — Pertumbuhan penggunaan aset kripto di Indonesia terus menunjukkan tren positif, dengan generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial muda, menjadi penggerak utama adopsi nasional. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Roadshow Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026 yang digelar di Universitas Sebelas Maret, Solo, pada tanggal 14 April 2026, hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), dan Tokocrypto.

Berdasarkan Indonesia Crypto & Web3 Industry Report 2025, sebanyak 93% responden telah familiar dengan aset kripto, dengan lebih dari separuhnya merupakan Gen Z yang aktif menjadikan kripto sebagai bagian dari percakapan finansial sehari-hari di media digital dan komunitas online. Fenomena ini menegaskan peran generasi muda sebagai motor utama dalam pertumbuhan ekosistem kripto di Indonesia.

Kepala Departemen Pengawasan Inovasi Aset Keuangan Digital (IAKD) Otoritas Jasa Keuangan, Dino Milano Siregar, menilai tingginya partisipasi generasi muda di pasar kripto belum sepenuhnya mencerminkan tingkat literasi finansial yang matang. Ia menjelaskan bahwa keterlibatan Gen Z tidak selalu didasarkan pada pertimbangan investasi yang rasional, melainkan juga dipengaruhi oleh dinamika sosial di ruang digital.

“Partisipasi yang tinggi ini perlu kita lihat secara lebih kritis. Tidak semua didorong oleh pemahaman yang kuat, tetapi juga oleh faktor social learning, peer influence, hingga fear of missing out atau FOMO yang sangat kuat di kalangan generasi muda,” ujar Dino.

Ia menambahkan bahwa kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi regulator dan pelaku industri untuk memperkuat edukasi. “Di sinilah pentingnya peran literasi. Kita ingin memastikan bahwa generasi muda tidak hanya ikut tren, tetapi juga memahami risiko, memiliki strategi, dan mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak,” tambahnya.

Gen Z Cenderung Lebih Aktif di Kripto

Business Development & Research Lead Tokocrypto, Indriana, mengungkapkan bahwa dari sisi platform, Gen Z menunjukkan karakteristik yang berbeda dibanding generasi sebelumnya. “Gen Z cenderung lebih aktif dan memiliki risk appetite yang lebih tinggi. Mereka cepat dalam mengambil keputusan, terutama saat melihat peluang dari tren pasar. Namun di sisi lain, mereka juga mulai menunjukkan perkembangan positif dengan meningkatnya literasi, seperti diversifikasi aset dan pengelolaan portofolio yang lebih strategis,” ujarnya.

Data internal Tokocrypto menunjukkan bahwa sebanyak 26,9% investor berada pada rentang usia 18–24 tahun dan 35,1% di usia 25–30 tahun. Artinya, lebih dari 60% pengguna platform didominasi generasi muda. Selain memiliki frekuensi transaksi yang tinggi, Gen Z juga dikenal sebagai digital-native yang mengandalkan media sosial, komunitas, dan influencer dalam mengambil keputusan investasi.

Indriana menambahkan bahwa peran platform exchange tidak hanya sebatas sebagai fasilitator transaksi, tetapi juga sebagai penggerak edukasi.

“Kami melihat edukasi sebagai fondasi penting untuk menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan. Melalui berbagai inisiatif seperti Tokocrypto Academy, Weekly Research, webinar, hingga workshop dan kolaborasi dengan kampus, kami ingin memastikan pengguna tidak hanya ikut tren, tetapi juga memahami risiko dan strategi investasi,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi, Tokocrypto juga mengembangkan program edukasi berbasis komunitas seperti OBRAS (Obrolan Komunitas) yang telah menjangkau lebih dari 50 kota dengan total partisipasi lebih dari 200 ribu orang sepanjang 2025. Program ini menjadi salah satu bentuk pendekatan inklusif untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap aset kripto, termasuk di wilayah yang sebelumnya belum terjangkau edukasi.

Selain edukasi, fitur-fitur pendukung seperti Dollar Cost Averaging (DCA), staking, dan convert juga dihadirkan untuk membantu pengguna membangun strategi investasi jangka panjang yang lebih disiplin. Pendekatan ini diharapkan mampu mengurangi perilaku spekulatif dan mendorong pengambilan keputusan yang lebih terukur.

Fenomena Dominasi Gen Z di Industri Kripto

Fenomena dominasi Gen Z dalam adopsi kripto juga tercermin secara global. Studi Protocol Theory menunjukkan bahwa generasi muda di Amerika Serikat memiliki tingkat kepercayaan lebih tinggi terhadap kripto dibandingkan institusi keuangan tradisional, dengan 22% Gen Z lebih mempercayai kripto dalam menjaga aset mereka, dibandingkan hanya 13% pada Gen X dan 5% pada baby boomers. Preferensi ini didorong oleh kebutuhan akan kontrol, transparansi, dan akses terhadap aset digital.

Menanggapi tren tersebut, Indriana, menilai bahwa pola ini juga mulai terlihat di Indonesia, terutama dari cara Gen Z memandang kepemilikan aset. “Gen Z cenderung ingin memiliki kendali langsung atas aset mereka dan lebih transparan dalam memantau pergerakannya. Ini yang membuat kripto menjadi menarik, karena memberikan rasa kontrol dan akses yang sebelumnya tidak mereka dapatkan di sistem keuangan konvensional,” ujarnya.

Di sisi lain, laporan World Economic Forum juga menyoroti bahwa tekanan ekonomi seperti stagnasi pendapatan dan meningkatnya biaya hidup mendorong sebagian Gen Z untuk mencari alternatif investasi yang lebih berisiko, termasuk kripto . Hal ini menunjukkan bahwa selain faktor teknologi, kondisi ekonomi juga berperan dalam membentuk perilaku investasi generasi muda.

Indriana menambahkan bahwa kombinasi faktor teknologi dan ekonomi ini perlu diimbangi dengan pendekatan edukasi yang tepat. “Ketertarikan yang tinggi perlu diimbangi dengan pemahaman yang kuat. Tanpa literasi yang cukup, keputusan investasi bisa menjadi terlalu reaktif terhadap tren, bukan berdasarkan strategi jangka panjang,” katanya.

Melalui diskusi panel dalam rangkaian BLK 2026, para pelaku industri berupaya mengeksplorasi secara kritis apakah tingginya partisipasi Gen Z di pasar kripto mencerminkan literasi finansial yang kuat, atau justru lebih dipengaruhi oleh dinamika sosial dan tren digital. Ke depan, kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan institusi pendidikan dinilai menjadi kunci dalam memastikan pertumbuhan ekosistem kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Railink Buka Program Magang Human Resource untuk Dukung Pengembangan Talenta Muda Indonesia

    PT Railink Buka Program Magang Human Resource untuk Dukung Pengembangan Talenta Muda Indonesia

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Angkasa Pura Indonesia yang bergerak di bidang pengoperasian Kereta Api Bandara di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Sumatera Utara, kembali membuka kesempatan bagi generasi muda untuk bergabung dalam program pemagangan melalui posisi Human Resource (Internship). Program ini ditujukan bagi mahasiswa tingkat akhir […]

  • FLOQ Menyambut Positif Transisi Kepemimpinan OJK dan Mendukung Penguatan Ekosistem Keuangan Indonesia

    FLOQ Menyambut Positif Transisi Kepemimpinan OJK dan Mendukung Penguatan Ekosistem Keuangan Indonesia

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    FLOQ menyambut baik transisi kepemimpinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari dinamika institusional dalam memperkuat stabilitas serta kepercayaan terhadap sektor keuangan nasional. FLOQ meyakini bahwa kolaborasi yang konstruktif antara regulator dan pelaku industri merupakan fondasi penting untuk mendorong inovasi yang bertanggung jawab sekaligus menjaga stabilitas pasar. Jakarta, 14 Maret 2026 – FLOQ menyambut […]

  • MyRepublic Air Resmi Lulus Uji Laik Operasi, Siap Hadirkan Internet FWA di Makassar

    MyRepublic Air Resmi Lulus Uji Laik Operasi, Siap Hadirkan Internet FWA di Makassar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    MyRepublic Indonesia secara resmi melaksanakan Uji Laik Operasi (ULO) perdana layanan MyRepublic Air di Makassar dan dinyatakan lulus. Jakarta, 10 Februari 2026 — MyRepublic Indonesia secara resmi melaksanakan Uji Laik Operasi (ULO) perdana layanan MyRepublic Air di Makassar dan dinyatakan lulus. Keberhasilan ULO ini menandai kesiapan MyRepublic Air untuk beroperasi secara resmi sebagai layanan internet […]

  • Siswa Kelas 7 BINUS SCHOOL Surabaya Raih Silver Medal di NASPO Lewat Inovasi Pangan Darurat dan AI Pemilah Sampah

    Siswa Kelas 7 BINUS SCHOOL Surabaya Raih Silver Medal di NASPO Lewat Inovasi Pangan Darurat dan AI Pemilah Sampah

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Siswa kelas 7 BINUS SCHOOL Surabaya hadirkan solusi inovatif yang berfokus pada isu lingkungan dan ketahanan pangan. Surabaya, 20 Februari 2026 – Siswa kelas 7 BINUS SCHOOL Surabaya kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Silver Medal dalam ajang National Applied Science Project Olympiad (NASPO) 2025. Kompetisi sains terapan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan […]

  • Bank Raya Dorong Adopsi Uang Saku di Aplikasi Raya, Wujudkan Resolusi Tahun Baru Masyarakat untuk Kelola Keuangan Sejak Dini

    Bank Raya Dorong Adopsi Uang Saku di Aplikasi Raya, Wujudkan Resolusi Tahun Baru Masyarakat untuk Kelola Keuangan Sejak Dini

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Januari 2026 – Bank Raya (AGRO), bank digital bagian dari BRI Group, terus mendorong komitmen untuk percepatan adopsi inklusi keuangan ke berbagai lini masyarakat. Terutama di awal tahun yang menjadi momentum psikologis bagi masyarakat untuk memperbaiki kondisi finansial, salah satunya dengan mengenalkan dan membangun kebiasaan menabung di lingkungan keluarga sejak dini. Untuk itu, […]

  • Padel Masih Digandrungi, Lokasoka Siapkan Solusi Jersey Padel Custom Berbasis Kualitas dan Personalisasi

    Padel Masih Digandrungi, Lokasoka Siapkan Solusi Jersey Padel Custom Berbasis Kualitas dan Personalisasi

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Olahraga padel yang masih tumbuh pesat di Indonesia—terutama di Jakarta, Bandung, Banten, dan Surabaya—ditunjukkan oleh lonjakan aktivitas hingga 1.684% menurut laporan 2025 serta pertumbuhan klub hampir 295% dengan lebih dari 1.580 lapangan baru, sehingga memperkuat posisinya sebagai bagian dari gaya hidup urban; menjawab momentum ini, Lokasoka menghadirkan solusi jersey padel custom berbasis kualitas dan personalisasi […]

expand_less