Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Hal yang Mendorong Keputusan Belanja, Apa Saja?

Hal yang Mendorong Keputusan Belanja, Apa Saja?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Banyak orang menganggap keputusan belanja terjadi karena adanya kebutuhan. Namun dalam praktiknya, keputusan membeli suatu produk sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor lain yang bersifat emosional maupun sosial.

Tidak jarang seseorang membeli barang yang sebelumnya tidak ada dalam daftar kebutuhan hanya karena merasa tertarik, penasaran, atau khawatir kehabisan kesempatan. Kondisi ini semakin mudah terjadi di era digital ketika informasi dan tren dapat menyebar dalam hitungan menit melalui media sosial.

Karena itu, memahami faktor yang mendorong keputusan belanja menjadi penting agar pengeluaran tetap sesuai dengan kondisi keuangan.

Pengaruh Media Sosial Semakin Besar

Media sosial kini menjadi salah satu faktor yang paling kuat dalam membentuk minat konsumen. Ketika sebuah produk ramai dibicarakan oleh kreator konten, selebritas, atau komunitas tertentu, perhatian publik dapat meningkat dengan cepat.

Foto, video, dan ulasan yang muncul berulang kali membuat banyak orang semakin tertarik untuk memiliki produk yang sama. Bahkan, seseorang yang sebelumnya tidak memiliki rencana membeli bisa mulai mempertimbangkan pembelian setelah sering melihat produk tersebut di berbagai platform.

Fenomena ini menunjukkan bahwa eksposur yang terus menerus dapat memengaruhi persepsi dan keputusan konsumen.

FOMO Membuat Orang Takut Ketinggalan

Salah satu faktor yang sering muncul dalam tren belanja saat ini adalah FOMO atau fear of missing out. Istilah ini menggambarkan kondisi ketika seseorang merasa khawatir tertinggal dari pengalaman, tren, atau kesempatan yang sedang dinikmati orang lain.

Ketika melihat banyak orang membeli atau membahas suatu produk, muncul perasaan bahwa produk tersebut harus segera dimiliki sebelum kehabisan atau tidak lagi tersedia.

Akibatnya, keputusan pembelian sering dilakukan dengan cepat tanpa melalui pertimbangan yang matang. Dalam beberapa kasus, seseorang bahkan menggunakan dana yang sebenarnya sudah dialokasikan untuk kebutuhan lain demi mengikuti tren yang sedang berlangsung.

Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Transaksi Semakin Cepat

Perkembangan pembayaran digital turut mengubah cara masyarakat berbelanja. Saat ini, konsumen tidak lagi harus membawa uang tunai untuk melakukan transaksi. Cukup menggunakan ponsel, berbagai kebutuhan dapat dibayar dalam hitungan detik.

Kemudahan transaksi cashless membuat pengalaman berbelanja menjadi lebih praktis. Banyak konsumen kini terbiasa melakukan scan QRIS saat membeli makanan, minuman, kebutuhan harian, hingga produk gaya hidup.

Karena prosesnya cepat dan sederhana, sebagian orang terkadang tidak menyadari jumlah pengeluaran yang sudah dilakukan. Apalagi ketika aktivitas bayar pakai QRIS sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari hari.

Di sisi lain, pembayaran QRIS juga memberikan kemudahan dalam mencatat transaksi karena seluruh riwayat pembayaran tersimpan secara digital dan dapat diakses kembali saat dibutuhkan.

Promo dan Diskon Menciptakan Rasa Mendesak

Selain tren dan media sosial, promo juga menjadi salah satu pendorong utama keputusan belanja.

Label seperti “diskon terbatas”, “flash sale”, atau “stok hampir habis” dapat menciptakan rasa urgensi yang membuat konsumen merasa harus segera membeli.

Padahal, belum tentu produk tersebut benar benar dibutuhkan saat itu. Strategi pemasaran seperti ini efektif karena memanfaatkan kecenderungan psikologis manusia untuk menghindari kehilangan peluang.

Karena itu, penting untuk membedakan antara membeli karena kebutuhan dan membeli karena takut kehilangan kesempatan.

Faktor Emosional Juga Berpengaruh

Keputusan belanja sering kali tidak sepenuhnya rasional. Perasaan senang, stres, bosan, atau ingin memberi penghargaan kepada diri sendiri juga dapat memengaruhi keinginan untuk membeli sesuatu.

Fenomena emotional spending menjadi semakin umum, terutama ketika proses belanja dapat dilakukan dengan cepat melalui layanan digital.

Meskipun sesekali membeli sesuatu untuk kesenangan pribadi bukan hal yang salah, pengeluaran yang dilakukan secara impulsif dan berulang dapat berdampak pada kondisi keuangan dalam jangka panjang.

Tetap Nikmati Kemudahan, Tetap Kelola Pengeluaran

Memahami faktor yang mendorong keputusan belanja dapat membantu seseorang menjadi konsumen yang lebih sadar dalam mengelola keuangan.

Sebelum melakukan pembelian, ada baiknya memberikan waktu untuk mempertimbangkan apakah produk tersebut benar benar dibutuhkan, apakah masih sesuai dengan anggaran, dan apakah pembelian tersebut akan memengaruhi tujuan keuangan yang lebih penting.

Di tengah tren belanja yang terus berkembang, kemudahan pembayaran digital dapat dimanfaatkan secara bijak untuk membantu aktivitas sehari hari. Melalui bank dengan layanan digital seperti neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat melakukan pembayaran QRIS secara praktis langsung dari aplikasi. 

Fitur QRIS neobank memungkinkan pengguna melakukan scan QRIS dan bayar pakai QRIS di berbagai merchant yang mendukung transaksi QRIS, sehingga pengalaman transaksi cashless menjadi lebih mudah.

***

Jika ingin mempelajari QRIS neobank yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link QRIS atau https://s.id/igneoqris.   

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudik Aman dan Nyaman, Intip Persiapan Dapur Pacu KAI Daop 9 Jember Jelang Lebaran 2026

    Mudik Aman dan Nyaman, Intip Persiapan Dapur Pacu KAI Daop 9 Jember Jelang Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Dalam rangka mendukung kelancaran masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember memastikan kesiapan sarana perkeretaapian baik di wilayah Jember maupun Ketapang. Sebanyak 11 lokomotif dan 109 kereta disiapkan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat selama periode angkutan Lebaran. Selain itu, sebagai langkah antisipasi, Daop 9 juga menyiapkan 1 lokomotif cadangan di […]

  • PWC Menjadi Dompet Pembayaran Non-Custodial Pertama yang Diakui oleh ASEAN & Asia Records

    PWC Menjadi Dompet Pembayaran Non-Custodial Pertama yang Diakui oleh ASEAN & Asia Records

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PWC secara resmi telah menjadi dompet pembayaran kripto non-custodial pertama dalam sejarah PWC secara resmi telah menjadi dompet pembayaran kripto non-custodial pertama dalam sejarah yang diakui oleh ASEAN Records dan Asia Records. Ini bukan sekadar berita biasa. Ini adalah awal dari sebuah era baru.   Dan semua orang mengetahuinya— Ini bukan akhir. Ini adalah momen […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

    Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang visi sebagai perusahaan agribisnis kelas dunia (global champion) pada tahun 2036. Komitmen tersebut diperkuat melalui penyelenggaraan Leadership Alignment Forum (LAF) 2026 di Jakarta pada 11–12 Maret 2026. Mengusung tema “Aligning Leadership – Accelerating Execution”, forum ini menjadi momentum […]

  • JAKARTA Liveable Art Soirée: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL RESMI HADIR DI SARINAH THAMRIN

    JAKARTA Liveable Art Soirée: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL RESMI HADIR DI SARINAH THAMRIN

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, 10 Juli 2026 – Menyusul kesuksesan peluncurannya di Yogyakarta, koleksi kolaboratif Purana dan Puragraph x Anton Afganial yang diakui secara luas hari ini melanjutkan debutnya di Jakarta melalui Liveable Art Soirée eksklusif selama dua hari di Sarinah Thamrin (Lantai 1). Berlangsung dari tanggal 10 hingga 11 Juli 2026, perhelatan ini membawa energi kreatif Yogyakarta […]

  • Positive Technologies Perluas Kolaborasi Pendidikan dengan Universitas di Indonesia untuk Melatih Para Profesional Cybersecurity

    Positive Technologies Perluas Kolaborasi Pendidikan dengan Universitas di Indonesia untuk Melatih Para Profesional Cybersecurity

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Positive Technologies, salah satu pemimpin industri cybersecurity Rusia, terus memperkuat hubungan pendidikannya dengan Indonesia. Dalam Forum Ekonomi Internasional “Russia–Islamic World: KazanForum”, perusahaan ini menandatangani perjanjian dengan enam universitas terkemuka di Indonesia: Universitas Brawijaya (UB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Politeknik Manufaktur Bandung (Polman), Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM), dan Universitas Darul Ma’arif (UDM). Dokumen serupa […]

  • Ekonomi Sulut Tumbuh 5,64% di Triwulan II-2025, Sektor Kesehatan dan Industri Jadi Penggerak Utama

    Ekonomi Sulut Tumbuh 5,64% di Triwulan II-2025, Sektor Kesehatan dan Industri Jadi Penggerak Utama

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – Perekonomian Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan tren penguatan yang signifikan pada triwulan II-2025, dengan pertumbuhan mencapai 5,64 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini mencerminkan momentum pemulihan yang solid dan berkelanjutan bagi daerah yang dikenal sebagai gerbang ekonomi di kawasan timur Indonesia. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Aidil Adha, menjelaskan bahwa penguatan ini didorong oleh aktivitas […]

expand_less