Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dukung Swasembada Pangan, PTPN Group dan PT KUAB Kembangkan Ekosistem Kedelai Nasional

Dukung Swasembada Pangan, PTPN Group dan PT KUAB Kembangkan Ekosistem Kedelai Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Utusan Khusus Presiden RI, Hashim S. Djojohadikusumo, menyambut baik sinergi antara Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan PT Karya Unggulan Anak Bangsa (KUAB) dalam mendukung pengembangan kedelai nasional. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi menuju swasembada kedelai sekaligus mengoptimalkan potensi lahan pertanian di Indonesia.

Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman mengenai pemanfaatan lahan dan pengembangan budidaya kedelai dari hulu hingga hilir, dengan salah satu fokus utama membangun Pusat Pengembangan Benih Kedelai yang diharapkan dapat mendukung ketersediaan benih berkualitas bagi pengembangan kedelai nasional.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT KUAB, Prof. Ali Zum Mashar, dan Direktur Aset PTPN III (Persero), Agung Setya Imam Efendi, disaksikan oleh Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, serta Hashim S. Djojohadikusumo.

“Saya kira ini sangat strategis untuk swasembada pangan kedelai. Saya menyampaikan terima kasih kepada PTPN. Ini suatu kerja sama yang sangat strategis untuk bangsa Indonesia,” ujar Hashim dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara PTPN Group dan PT KUAB di Jakarta, Jumat (11/09/2026).

Hashim berharap pengembangan kedelai nasional dapat mendorong tercapainya swasembada dalam waktu sekitar tiga hingga empat tahun. Ia juga melihat peluang besar untuk membangun ekosistem perbenihan kedelai yang dapat mendukung koperasi dan petani di berbagai wilayah Indonesia.

“Hendaknya, kita bisa swasembada kedelai ini mungkin dalam waktu 3–4 tahun. Dan saya kira maksud kita adalah untuk menyuplai, memasok benih ke koperasi atau ke banyak petani di seluruh Indonesia. Karena banyak lahan di Indonesia yang sangat cocok untuk kedelai,” ujarnya.

Program tersebut sejalan dengan agenda strategis Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional, termasuk upaya menuju swasembada kedelai yang diprakarsai oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman.

Sebagai BUMN yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan sektor perkebunan nasional, PTPN Group berkomitmen mendukung berbagai program prioritas Pemerintah di bidang ketahanan pangan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui optimalisasi aset dan kapabilitas perusahaan serta pengembangan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun ekosistem kedelai nasional yang produktif dan berkelanjutan.

Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, mengatakan bahwa Holding Perkebunan Nusantara akan menjalankan fungsi koordinasi dan fasilitasi untuk memastikan sinergi antarentitas PTPN Group berjalan secara terarah, terukur, dan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“PTPN Group siap mengambil peran dalam mendukung pengembangan kedelai nasional melalui kolaborasi yang terukur dan berbasis kelayakan. Program ini akan dijalankan secara bertahap agar model bisnis, produktivitas, kesiapan lahan, serta keberlanjutannya dapat diuji dan dievaluasi secara objektif,” kata Denaldy.

Menurut Denaldy, PTPN Group memiliki pengalaman dalam pengelolaan perkebunan, kapabilitas operasional, serta potensi aset yang dapat disinergikan dengan teknologi, varietas, pendanaan, dan kemampuan budidaya yang dimiliki PT KUAB.

Dalam rencana kerja sama tersebut, PTPN I, PTPN IV PalmCo, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) akan berperan sesuai dengan kepemilikan serta pengelolaan lahan masing-masing. PTPN IV PalmCo juga akan mendukung transfer pengetahuan, pengembangan budidaya, serta penyerapan kedelai untuk kebutuhan penanaman berikutnya.

Sementara itu, PT KUAB akan berperan dalam pelaksanaan budidaya, penyediaan teknologi dan varietas kedelai MIGO, pendanaan, serta transfer pengetahuan dalam pelaksanaan program.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Direksi dan perwakilan entitas PTPN I, PTPN IV PalmCo, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

Potensi Pengembangan Mencapai 4.800 Hektare

Rencana kerja sama mencakup sejumlah lokasi indikatif di lingkungan PTPN Group dengan total potensi pengembangan sekitar 4.800 hektare. Lokasi tersebut meliputi Kebun Jalupang di Kabupaten Subang, Kebun Pasir Badak di Kabupaten Sukabumi, Kebun Cikumpay di Kabupaten Purwakarta, Kebun Cibungur di Kabupaten Sukabumi, Kebun Cisalak Baru di Kabupaten Lebak, serta areal PG Jatitujuh di Kabupaten Majalengka.

Pengembangan tersebut juga diarahkan untuk mendukung terbentuknya Pusat Pengembangan Benih Kedelai sebagai salah satu fondasi dalam membangun ekosistem kedelai nasional. Melalui inisiatif ini, kolaborasi tidak hanya mencakup aspek budidaya, tetapi juga penguatan sistem perbenihan yang diharapkan dapat direplikasi dan dikembangkan bersama koperasi serta petani di berbagai daerah.

Inisiatif ini juga sejalan dengan rencana Pemerintah untuk mendorong pengembangan kedelai nasional, termasuk rencana penugasan kepada PTPN Group dalam pengembangan kedelai hingga seluas 250 ribu hektare secara bertahap sampai dengan tahun 2029. Kolaborasi PTPN Group dan PT KUAB diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dalam membangun kesiapan ekosistem, model pengembangan, serta kapasitas produksi yang diperlukan untuk mendukung agenda tersebut.

Nota Kesepahaman ini menjadi landasan awal bagi para pihak untuk melakukan kajian lebih mendalam terhadap aspek teknis, produktivitas, model bisnis, kesiapan lahan, serta keberlanjutan program.

Sebelum penandatanganan Nota Kesepahaman, PTPN Group dan PT KUAB telah melakukan kunjungan serta pemeriksaan lapangan di sejumlah calon lokasi budidaya. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pembahasan kesesuaian lahan, pemetaan areal usulan, serta penyusunan rancangan kerja sama.

Melalui kolaborasi ini, PTPN Group menegaskan komitmennya sebagai BUMN penggerak sektor perkebunan untuk terus mendukung program-program strategis Pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Sinergi PTPN Group dan PT KUAB diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kedelai nasional yang terintegrasi, mulai dari pengembangan benih, budidaya, hingga penguatan kapasitas petani, guna mendukung percepatan terwujudnya swasembada kedelai Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seluruh Penumpang dan Crew KA Ciremai Dipastikan Selamat Pasca Longsoran di Petak Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelanggan Terdampak

    Seluruh Penumpang dan Crew KA Ciremai Dipastikan Selamat Pasca Longsoran di Petak Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelanggan Terdampak

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 1 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak akibat rintang jalan karena adanya longsoran tanah di petak jalan Maswati – Sasaksaat. Kejadian tersebut menyebabkan terganggunya operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut. KAI Daop 2 Bandung juga memastikan bahwa […]

  • Bitcoin Tembus .000 di Tengah Ketegangan Global, Momentum Emas Optimalkan Portofolio Melalui Fitur IDR Swap Tanpa Biaya di Bittime

    Bitcoin Tembus $80.000 di Tengah Ketegangan Global, Momentum Emas Optimalkan Portofolio Melalui Fitur IDR Swap Tanpa Biaya di Bittime

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Mei 2026 – Pasar aset kripto global baru saja mencatatkan sejarah baru setelah harga Bitcoin berhasil menembus angka $80.000 Dolar Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya sejak akhir bulan Januari lalu. Bersamaan dengan ini Bittime hadirkan fitur IDR Swap zero fees yang memungkinkan investor menukarkan Rupiah secara langsung ke dalam bentuk aset kripto. […]

  • Pasar Konstruksi Tembus Rp 5.200 Triliun, Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek

    Pasar Konstruksi Tembus Rp 5.200 Triliun, Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Efisiensi konstruksi kini tidak lagi hanya soal menekan biaya material di awal proyek. Di tengah tekanan ekonomi dan tuntutan bangunan berkelanjutan, industri konstruksi Indonesia mulai berfokus pada efisiensi operasional jangka panjang serta kecepatan instalasi di lapangan. Riset Mordor Intelligence memproyeksikan pasar konstruksi Indonesia tumbuh 5,4 persen secara riil pada 2026, dengan nilai pasar mencapai 329,40 […]

  • Menabung untuk Target Akhir Tahun Mulai dari Sekarang

    Menabung untuk Target Akhir Tahun Mulai dari Sekarang

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Menjelang akhir tahun, banyak orang mulai menyadari pengeluaran terasa lebih besar dibanding bulan-bulan biasa. Mulai dari liburan, belanja keluarga, kebutuhan sekolah, acara tahun baru, sampai dana darurat sering datang hampir bersamaan dalam waktu singkat. Tidak sedikit juga yang akhirnya merasa kondisi keuangan menjadi lebih berat karena persiapan dilakukan terlalu mendadak. Apalagi sekarang transaksi digital semakin […]

  • Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi Pascabencana Gempa Nusa Tenggara Timur

    Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi Pascabencana Gempa Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA), terus melakukan berbagai langkah percepatan pemulihan operasional di wilayah Fuel Terminal (FT) Reo, Nusa Tenggara Timur, pascabencana gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 di wilayah tersebut. Jakarta, 16 Agustus 2026 – PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA), […]

  • Kemewahan Tertinggi bagi Eksekutif: Mendelegasikan Kesehatan Anda

    Kemewahan Tertinggi bagi Eksekutif: Mendelegasikan Kesehatan Anda

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Di puncak lanskap bisnis Jakarta dan Tangerang yang bergerak cepat, para CEO, Founder, dan eksekutif C-suite menghadapi tantangan yang tak terlihat namun melumpuhkan: decision fatigue (kelelahan dalam mengambil keputusan). Setelah seharian mengarahkan perusahaan bernilai miliaran, energi mental untuk merancang protokol kesehatan pribadi seringkali sudah terkuras habis. JAKARTA, INDONESIA – Di puncak lanskap bisnis Jakarta dan Tangerang […]

expand_less