Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Kementerian PU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Kementerian PU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

  • account_circle editor News
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar

JAKARTA, 21 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyiapkan rencana strategis penanganan 23 muara sungai yang tersebar di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tahapan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana guna memulihkan kapasitas pengendalian air dan memperlancar aliran sedimen ke laut.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan muara
sungai di wilayah terdampak bencana di Sumatera memerlukan pendekatan teknis
yang cermat dan spesifik. Metode penanganannya tidak dapat disamaratakan antara
satu sungai dengan sungai lainnya.

Menurut Menteri Dody, berdasarkan survei lapangan, sebagian besar
muara sungai besar yang mengalami pendangkalan berat akibat sedimentasi bencana
memerlukan penanganan menggunakan kapal keruk (dredger).

“Sebagian besar pembersihan muara itu membutuhkan dredger.
Tidak bisa cukup hanya menggunakan alat berat biasa seperti ekskavator atau
metode percepatan lainnya. Memang ada muara tertentu yang bisa ditangani
tanpa dredger, contohnya di Krueng Meureudu, tetapi dari total 23
muara, mungkin hanya sekitar satu sampai tiga lokasi yang bisa menggunakan pola
yang sama,” ujar Menteri Dody.

Berdasarkan hasil inventarisasi dan survei teknis yang dilakukan
Kementerian PU, tercatat ada 23 muara sungai terdampak bencana di tiga provinsi
tersebut. Di Provinsi Aceh, terdapat 8 muara terdampak. Rinciannya: 1 muara
sedang ditangani, 2 muara masuk dalam rencana penanganan, dan 5 muara belum
tertangani.

Sementara itu di Provinsi Sumatera Utara, terdapat 11 muara
terdampak. Rinciannya: 8 muara dalam rencana penanganan dan 3 muara belum
ditangani. Sedangkan di Provinsi Sumatera Barat, terdapat 4 muara terdampak.
Rinciannya: 3 muara telah ditangani dan 1 muara dalam rencana penanganan.

Menteri Dody menjelaskan bahwa penggunaan kapal keruk (dredger)
juga tidak dapat dilakukan serta-merta tanpa perencanaan yang matang. Tahapan
desain mutlak diperlukan untuk menentukan lokasi pembuangan material hasil
pengerukan (disposal area), apakah akan dimanfaatkan untuk memperkuat
tanggul, ditempatkan menjauh ke laut, atau untuk kebutuhan teknis lainnya.

“Kalau materialnya mau dijadikan tanggul, desainnya juga harus
benar. Jangan sampai saat terjadi banjir berikutnya, tanggulnya tidak cukup
kuat. Karena itu, untuk muara-muara besar, prosesnya masuk ke tahap
rehabilitasi dan rekonstruksi, bukan lagi sekadar tanggap darurat,” jelas
Menteri Dody.

Sembari menyusun rencana
strategis rekonstruksi muara sungai, Kementerian PU saat ini juga masih
memprioritaskan penanganan cepat pada infrastruktur air yang bersentuhan
langsung dengan kehidupan masyarakat. Fokus utama saat ini adalah perkuatan
tanggul eksisting, khususnya pada sungai yang melintasi kawasan perkotaan,
serta normalisasi sungai pada titik-titik kritis untuk melancarkan aliran air.

“Untuk muara-muara yang relatif kecil dan bisa ditangani
tanpa dredger, itu akan kita kerjakan dalam beberapa hari ke depan.
Namun untuk muara yang besar, pengerjaannya harus menunggu desain selesai agar
penanganannya tepat dan berkelanjutan,” jelas Menteri Dody.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera
II Medan, Feriyanto Pawenrusi, menyatakan bahwa kondisi muara memegang peranan
vital dalam sistem pengendalian banjir dari hulu ke hilir. Penyempitan dan
pendangkalan muara berpotensi memperlambat aliran sungai, sehingga berpotensi
menyebabkan air sungai meluap ke permukiman, dan meningkatkan risiko banjir
berulang.

“Kondisi muara ini sangat menentukan. Kalau muara tersumbat,
sebaik apapun normalisasi sungai di hulu, air tetap sulit keluar ke laut.
Karena itu penanganan muara harus menjadi bagian penting dari sistem
pengendalian banjir secara menyeluruh,” jelas Feriyanto.

Kementerian PU memastikan penanganan muara ini akan diintegrasikan
secara penuh ke dalam rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Hal
ini bertujuan agar fungsi hidrologi sungai dan muara dapat pulih optimal serta
mampu memitigasi risiko bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • K Mall Tawarkan Pengalaman Interaktif dan Seru Melalui Pop Culture Playground

    K Mall Tawarkan Pengalaman Interaktif dan Seru Melalui Pop Culture Playground

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Menghadirkan semangat baru dalam dunia hiburan dan komunitas, K Mall at Menara Jakarta menghadirkan Pop Culture Playground, sebuah rangkaian acara yang berlangsung pada 15 April hingga 17 Mei 2026. Menghadirkan semangat baru dalam dunia hiburan dan komunitas, K Mall at Menara Jakarta menghadirkan Pop Culture Playground, sebuah rangkaian acara yang berlangsung pada 15 April hingga […]

  • Semangat Berbagi dalam Rangka Idul Adha, BRI Group Distribusikan lebih dari 5000 Hewan Kurban di Berbagai Daerah di Indonesia

    Semangat Berbagi dalam Rangka Idul Adha, BRI Group Distribusikan lebih dari 5000 Hewan Kurban di Berbagai Daerah di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial pada momentum Idul Adha 1447 H/2026. BRI Group mendistribusikan lebih dari 5000 hewan kurban berupa sapi dan kambing/domba yang disalurkan melalui Perusahaan Anak BRI Group, YBM BRILiaN dan Bapekis BRI di seluruh Indonesia. Sebagai […]

  • S Line: Drama Korea yang Bikin Geger karena Garis Merah “Hubungan Rahasia”

    S Line: Drama Korea yang Bikin Geger karena Garis Merah “Hubungan Rahasia”

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Bayangkan kalau setiap orang yang pernah tidur bareng (secara harfiah) akan terhubung oleh garis merah yang muncul di atas kepala mereka. Gak bisa bohong, gak bisa ngumpet, semua jadi kelihatan jelas. Itulah dunia yang ditawarkan drama Korea terbaru berjudul S Line, yang tayang di Wavve mulai 11 Juli 2025. Drama ini langsung jadi viral dan […]

  • Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan

    Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 April 2026 — PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA), penyedia layanan laboratorium dan klinik terdepan di Indonesia, meresmikan layanan Stemcell Clinic by Prodia sebagai pusat terapi pengobatan regeneratif berbasis sel punca bagi masyarakat yang berlokasi di Prodia Senior Health Centre (PSHC), Jl. Metro Pondok Indah TB-31, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan-12310. […]

  • POST Hadir sebagai Solusi POS untuk Operasional Restoran

    POST Hadir sebagai Solusi POS untuk Operasional Restoran

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Di tengah meningkatnya kebutuhan operasional restoran yang serba cepat, sistem POS membantu mengelola transaksi, dapur, dan laporan bisnis dalam satu platform, sehingga operasional menjadi lebih efisien dan terukur. Industri makanan dan minuman terus berkembang dengan tuntutan layanan yang semakin cepat. Restoran kini tidak hanya melayani pelanggan makan di tempat, tetapi juga pesanan takeaway, delivery, hingga […]

  • Di Balik Khusyuknya Semana Santa, Polda NTT Turunkan 3.227 Personel untuk Menjaga dengan Sepenuh Hati

    Di Balik Khusyuknya Semana Santa, Polda NTT Turunkan 3.227 Personel untuk Menjaga dengan Sepenuh Hati

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kupang, NTT, 4 April 2026 – Di tengah momen paling sakral bagi umat Kristiani, Polda NTT Penuh Kasih menghadirkan langkah besar yang tidak hanya soal pengamanan, tetapi juga tentang menjaga rasa tenang dan harapan. Melalui Operasi Semana Santa Turangga 2026, sebanyak 3.227 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Paskah berjalan aman, tertib, dan […]

expand_less