Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Kementerian PU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Kementerian PU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

  • account_circle editor News
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar

JAKARTA, 21 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyiapkan rencana strategis penanganan 23 muara sungai yang tersebar di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tahapan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana guna memulihkan kapasitas pengendalian air dan memperlancar aliran sedimen ke laut.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan muara
sungai di wilayah terdampak bencana di Sumatera memerlukan pendekatan teknis
yang cermat dan spesifik. Metode penanganannya tidak dapat disamaratakan antara
satu sungai dengan sungai lainnya.

Menurut Menteri Dody, berdasarkan survei lapangan, sebagian besar
muara sungai besar yang mengalami pendangkalan berat akibat sedimentasi bencana
memerlukan penanganan menggunakan kapal keruk (dredger).

“Sebagian besar pembersihan muara itu membutuhkan dredger.
Tidak bisa cukup hanya menggunakan alat berat biasa seperti ekskavator atau
metode percepatan lainnya. Memang ada muara tertentu yang bisa ditangani
tanpa dredger, contohnya di Krueng Meureudu, tetapi dari total 23
muara, mungkin hanya sekitar satu sampai tiga lokasi yang bisa menggunakan pola
yang sama,” ujar Menteri Dody.

Berdasarkan hasil inventarisasi dan survei teknis yang dilakukan
Kementerian PU, tercatat ada 23 muara sungai terdampak bencana di tiga provinsi
tersebut. Di Provinsi Aceh, terdapat 8 muara terdampak. Rinciannya: 1 muara
sedang ditangani, 2 muara masuk dalam rencana penanganan, dan 5 muara belum
tertangani.

Sementara itu di Provinsi Sumatera Utara, terdapat 11 muara
terdampak. Rinciannya: 8 muara dalam rencana penanganan dan 3 muara belum
ditangani. Sedangkan di Provinsi Sumatera Barat, terdapat 4 muara terdampak.
Rinciannya: 3 muara telah ditangani dan 1 muara dalam rencana penanganan.

Menteri Dody menjelaskan bahwa penggunaan kapal keruk (dredger)
juga tidak dapat dilakukan serta-merta tanpa perencanaan yang matang. Tahapan
desain mutlak diperlukan untuk menentukan lokasi pembuangan material hasil
pengerukan (disposal area), apakah akan dimanfaatkan untuk memperkuat
tanggul, ditempatkan menjauh ke laut, atau untuk kebutuhan teknis lainnya.

“Kalau materialnya mau dijadikan tanggul, desainnya juga harus
benar. Jangan sampai saat terjadi banjir berikutnya, tanggulnya tidak cukup
kuat. Karena itu, untuk muara-muara besar, prosesnya masuk ke tahap
rehabilitasi dan rekonstruksi, bukan lagi sekadar tanggap darurat,” jelas
Menteri Dody.

Sembari menyusun rencana
strategis rekonstruksi muara sungai, Kementerian PU saat ini juga masih
memprioritaskan penanganan cepat pada infrastruktur air yang bersentuhan
langsung dengan kehidupan masyarakat. Fokus utama saat ini adalah perkuatan
tanggul eksisting, khususnya pada sungai yang melintasi kawasan perkotaan,
serta normalisasi sungai pada titik-titik kritis untuk melancarkan aliran air.

“Untuk muara-muara yang relatif kecil dan bisa ditangani
tanpa dredger, itu akan kita kerjakan dalam beberapa hari ke depan.
Namun untuk muara yang besar, pengerjaannya harus menunggu desain selesai agar
penanganannya tepat dan berkelanjutan,” jelas Menteri Dody.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera
II Medan, Feriyanto Pawenrusi, menyatakan bahwa kondisi muara memegang peranan
vital dalam sistem pengendalian banjir dari hulu ke hilir. Penyempitan dan
pendangkalan muara berpotensi memperlambat aliran sungai, sehingga berpotensi
menyebabkan air sungai meluap ke permukiman, dan meningkatkan risiko banjir
berulang.

“Kondisi muara ini sangat menentukan. Kalau muara tersumbat,
sebaik apapun normalisasi sungai di hulu, air tetap sulit keluar ke laut.
Karena itu penanganan muara harus menjadi bagian penting dari sistem
pengendalian banjir secara menyeluruh,” jelas Feriyanto.

Kementerian PU memastikan penanganan muara ini akan diintegrasikan
secara penuh ke dalam rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Hal
ini bertujuan agar fungsi hidrologi sungai dan muara dapat pulih optimal serta
mampu memitigasi risiko bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membanggakan! Satpam BRI BO Tanjung Priok Region 6/Jakarta 1 Raih Rekor MURI sebagai Pembuat Karya Ilmiah Terbanyak

    Membanggakan! Satpam BRI BO Tanjung Priok Region 6/Jakarta 1 Raih Rekor MURI sebagai Pembuat Karya Ilmiah Terbanyak

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh insan BRI. Satpam BRI Branch Office (BO) Tanjung Priok Region 6/Jakarta 1 berhasil meraih Rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) sebagai pembuat karya ilmiah terbanyak, sebuah capaian luar biasa yang menginspirasi dan membanggakan seluruh keluarga besar BRI. Penghargaan Rekor MURI tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi dalam menghasilkan […]

  • Pemesanan Tiket Kereta Api Reguler Lebaran Dibuka Bertahap, H2 Lebaran Masih Tersedia

    Pemesanan Tiket Kereta Api Reguler Lebaran Dibuka Bertahap, H2 Lebaran Masih Tersedia

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menginformasikan bahwa pemesanan tiket kereta api Reguler Angkutan Lebaran 2026 dilakukan secara bertahap, mulai H-45 sebelum jadwal keberangkatan. Hingga Rabu (5/2), pemesanan tiket telah dibuka untuk keberangkatan Minggu, 22 Maret 2026 atau H2 Lebaran. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa hingga saat […]

  • BRI Finance Tegaskan Peran Strategis Pembiayaan  dalam Mendukung Kemandirian Perempuan

    BRI Finance Tegaskan Peran Strategis Pembiayaan dalam Mendukung Kemandirian Perempuan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 April 2026 – Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai refleksi atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mendorong kesetaraan peran perempuan. Dalam konteks saat ini, semangat tersebut semakin relevan, khususnya dalam mendorong kemandirian finansial perempuan sebagai bagian dari penguatan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kemandirian finansial tidak hanya dimaknai sebagai […]

  • DARI TRADISI MASA LALU MENJADI GAYA HIDUP MODERN – FUGUKU LUNCURKAN TAS ‘AIKIDO’ DAN KOLEKSI BUSANA READY-TO-WEAR

    DARI TRADISI MASA LALU MENJADI GAYA HIDUP MODERN – FUGUKU LUNCURKAN TAS ‘AIKIDO’ DAN KOLEKSI BUSANA READY-TO-WEAR

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, Indonesia – Bagaimana sebuah tradisi tekstil yang berusia ratusan tahun dapat bertahan melintasi zaman? Jawabannya adalah dengan beradaptasi. Dalam edisi kedua dari seri Literasi Budaya kami, Fuguku mengeksplorasi titik temu yang indah antara siluet budaya tradisional dengan fungsionalitas mode modern yang berkelanjutan. Sepanjang sejarah mode, para desainer selalu meminjam inspirasi dari kejeniusan struktur pakaian […]

  • Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%

    Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Pemerintah terus mendorong pengembangan berbagai program pemberdayaan masyarakat untuk menurunkan tingkat kemiskinan nasional hingga di bawah 5% pada 2029. Ke depan, pembangunan tidak lagi bertumpu pada bantuan sosial semata, tetapi pada penguatan kapasitas masyarakat agar lebih mandiri dan produktif, seiring dengan penguatan program hilirisasi dan industrialisasi nasional. Konsep Indonesia Naik Kelas yang diangkat dalam buku […]

  • OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

    OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Transformasi digital dalam fungsi penjualan (sales) di Indonesia terus mengalami percepatan, seiring meningkatnya penggunaan kanal digital dalam akuisisi pelanggan. Namun, dibalik tingginya jumlah leads yang dihasilkan, banyak perusahaan masih menghadapi tantangan mendasar: rendahnya tingkat konversi menjadi transaksi. Menjawab tantangan tersebut, OneCore CRM hadir sebagai platform Customer Relationship Management (CRM) yang dirancang untuk membantu perusahaan tidak […]

expand_less