Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Kementerian PU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Kementerian PU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

  • account_circle editor News
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

JAKARTA, 21 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyiapkan rencana strategis penanganan 23 muara sungai yang tersebar di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tahapan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana guna memulihkan kapasitas pengendalian air dan memperlancar aliran sedimen ke laut.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan muara
sungai di wilayah terdampak bencana di Sumatera memerlukan pendekatan teknis
yang cermat dan spesifik. Metode penanganannya tidak dapat disamaratakan antara
satu sungai dengan sungai lainnya.

Menurut Menteri Dody, berdasarkan survei lapangan, sebagian besar
muara sungai besar yang mengalami pendangkalan berat akibat sedimentasi bencana
memerlukan penanganan menggunakan kapal keruk (dredger).

“Sebagian besar pembersihan muara itu membutuhkan dredger.
Tidak bisa cukup hanya menggunakan alat berat biasa seperti ekskavator atau
metode percepatan lainnya. Memang ada muara tertentu yang bisa ditangani
tanpa dredger, contohnya di Krueng Meureudu, tetapi dari total 23
muara, mungkin hanya sekitar satu sampai tiga lokasi yang bisa menggunakan pola
yang sama,” ujar Menteri Dody.

Berdasarkan hasil inventarisasi dan survei teknis yang dilakukan
Kementerian PU, tercatat ada 23 muara sungai terdampak bencana di tiga provinsi
tersebut. Di Provinsi Aceh, terdapat 8 muara terdampak. Rinciannya: 1 muara
sedang ditangani, 2 muara masuk dalam rencana penanganan, dan 5 muara belum
tertangani.

Sementara itu di Provinsi Sumatera Utara, terdapat 11 muara
terdampak. Rinciannya: 8 muara dalam rencana penanganan dan 3 muara belum
ditangani. Sedangkan di Provinsi Sumatera Barat, terdapat 4 muara terdampak.
Rinciannya: 3 muara telah ditangani dan 1 muara dalam rencana penanganan.

Menteri Dody menjelaskan bahwa penggunaan kapal keruk (dredger)
juga tidak dapat dilakukan serta-merta tanpa perencanaan yang matang. Tahapan
desain mutlak diperlukan untuk menentukan lokasi pembuangan material hasil
pengerukan (disposal area), apakah akan dimanfaatkan untuk memperkuat
tanggul, ditempatkan menjauh ke laut, atau untuk kebutuhan teknis lainnya.

“Kalau materialnya mau dijadikan tanggul, desainnya juga harus
benar. Jangan sampai saat terjadi banjir berikutnya, tanggulnya tidak cukup
kuat. Karena itu, untuk muara-muara besar, prosesnya masuk ke tahap
rehabilitasi dan rekonstruksi, bukan lagi sekadar tanggap darurat,” jelas
Menteri Dody.

Sembari menyusun rencana
strategis rekonstruksi muara sungai, Kementerian PU saat ini juga masih
memprioritaskan penanganan cepat pada infrastruktur air yang bersentuhan
langsung dengan kehidupan masyarakat. Fokus utama saat ini adalah perkuatan
tanggul eksisting, khususnya pada sungai yang melintasi kawasan perkotaan,
serta normalisasi sungai pada titik-titik kritis untuk melancarkan aliran air.

“Untuk muara-muara yang relatif kecil dan bisa ditangani
tanpa dredger, itu akan kita kerjakan dalam beberapa hari ke depan.
Namun untuk muara yang besar, pengerjaannya harus menunggu desain selesai agar
penanganannya tepat dan berkelanjutan,” jelas Menteri Dody.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera
II Medan, Feriyanto Pawenrusi, menyatakan bahwa kondisi muara memegang peranan
vital dalam sistem pengendalian banjir dari hulu ke hilir. Penyempitan dan
pendangkalan muara berpotensi memperlambat aliran sungai, sehingga berpotensi
menyebabkan air sungai meluap ke permukiman, dan meningkatkan risiko banjir
berulang.

“Kondisi muara ini sangat menentukan. Kalau muara tersumbat,
sebaik apapun normalisasi sungai di hulu, air tetap sulit keluar ke laut.
Karena itu penanganan muara harus menjadi bagian penting dari sistem
pengendalian banjir secara menyeluruh,” jelas Feriyanto.

Kementerian PU memastikan penanganan muara ini akan diintegrasikan
secara penuh ke dalam rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Hal
ini bertujuan agar fungsi hidrologi sungai dan muara dapat pulih optimal serta
mampu memitigasi risiko bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana: Strategi Investasi Bertahap untuk Pemula

    Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana: Strategi Investasi Bertahap untuk Pemula

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Dollar Cost Averaging (DCA) adalah strategi investasi dengan cara menanamkan dana dalam jumlah yang sama secara berkala, misalnya setiap bulan. Strategi ini banyak digunakan oleh investor karena membantu membangun kebiasaan investasi tanpa harus menunggu waktu yang dianggap paling tepat untuk masuk ke pasar. Bagi kamu yang baru mulai berinvestasi, DCA dapat menjadi salah satu pendekatan […]

  • Tokocrypto Rayakan Bitcoin Pizza Day Lewat Roadshow 3 Kota

    Tokocrypto Rayakan Bitcoin Pizza Day Lewat Roadshow 3 Kota

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Bali, 24 Mei 2026 —Bitcoin Pizza Day yang diperingati setiap 22 Mei kembali menjadi momentum penting bagi komunitas kripto global, termasuk di Indonesia, untuk merefleksikan perjalanan panjang Bitcoin sebagai aset digital pertama di dunia. Tahun ini, Tokocrypto turut merayakan momen bersejarah tersebut melalui rangkaian roadshow Bitcoin Pizza Day di tiga kota, yaitu Surabaya, Malang, dan […]

  • Indonesia–India Perkuat Kerja Sama Restorasi Kompleks Candi Prambanan

    Indonesia–India Perkuat Kerja Sama Restorasi Kompleks Candi Prambanan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Indonesia dan India memperkuat kerja sama pelestarian warisan budaya melalui rencana restorasi kompleks Candi Prambanan. Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Menteri Kebudayaan Indonesia Fadli Zon dan tim restorasi dari Archaeological Survey of India (ASI) di Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (16/3/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah lanjutan dari kolaborasi kedua negara dalam konservasi […]

  • Bulan K3 Nasional 2026, KAI Perkuat Kapasitas SDM & Sistem Kerja di LRT Jabodebek

    Bulan K3 Nasional 2026, KAI Perkuat Kapasitas SDM & Sistem Kerja di LRT Jabodebek

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Melalui momentum Bulan K3 Nasional 2026, KAI memperkuat budaya keselamatan kerja di LRT Jabodebek guna menjaga keandalan operasional dan keamanan perjalanan masyarakat. Setiap hari, ribuan masyarakat mengandalkan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi utama menuju pusat aktivitas. Di balik kelancaran perjalanan tersebut, keselamatan kerja para petugas menjadi fondasi utama yang memastikan sistem berjalan andal dan aman […]

  • Deteksi Dini Jadi Sorotan Utama dalam Sesi Edukasi Kesehatan di Palembang, Hadirkan Dua Dokter Spesialis dari Singapura

    Deteksi Dini Jadi Sorotan Utama dalam Sesi Edukasi Kesehatan di Palembang, Hadirkan Dua Dokter Spesialis dari Singapura

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Edukasi kesehatan GrasiaCare di Palembang hadirkan dokter bedah & onkologi Singapura, ajak masyarakat lebih waspada lewat deteksi dini. Palembang, 21 Agustus 2026 — Pentingnya deteksi dini terhadap penyakit serius seperti kanker menjadi sorotan utama dalam acara edukasi kesehatan bertajuk “Listen to Your Body, Early Detection Starts Here” yang digelar di Excelton Hotel, Palembang, pada 21 […]

  • Bittime IDR Swap Permudah Akses Investasi Aset Global di Tengah Tekanan Nilai Rupiah

    Bittime IDR Swap Permudah Akses Investasi Aset Global di Tengah Tekanan Nilai Rupiah

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Mei 2026 – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kian mendorong perhatian investor terhadap aset diversifikasi lindung nilai atau ‘Safe haven’. Sejalan dengan kondisi tersebut, fitur IDR Swap zero fees  Bittime memungkinkan pengguna menukarkan aset rupiah (IDR) ke aset global tanpa biaya tambahan. Tekanan terhadap rupiah terjadi seiring meningkatnya ketidakpastian […]

expand_less