Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sanct Sudah Tersedia di App Store, Hadir di Indonesia 29 September, Sambil Tayangkan Film Keempat “I remember.”

Sanct Sudah Tersedia di App Store, Hadir di Indonesia 29 September, Sambil Tayangkan Film Keempat “I remember.”

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Sanct, sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan founder asal Indonesia, Sion Abednego, menayangkan Episode 4 dari seri film pendeknya di YouTube pada Selasa (22/9) pukul 16.00 WIB. Film berjudul “I remember.” itu mengikuti sebuah keluarga yang terpisah antara Jakarta dan Singapura dalam satu malam di Sanctum, pantai kecil di dalam aplikasi, dan tiga pagi berbeda yang menyusul. Semua layar aplikasi di film adalah layar sungguhan: grup obrolan keluarga, check-in tidur, layar selamat pagi, dan pengingat kebiasaan dari Sancty yang bersifat opsional dan tidak aktif sebelum dinyalakan sendiri oleh pengguna. Sanct kini sudah bisa dipra-pesan di App Store dan akan hadir di Indonesia pada 29 September, sehari setelah Singapura pada 28 September. Sanct memiliki lebih dari 350 pengguna aktif, dan 1.600 orang di daftar tunggu sedang diundang masuk secara bertahap.

Jakarta, 23 September 2026 — Pukul 22.24 di Jakarta, pukul 23.24 di Singapura, dan satu keluarga masih berada di pantai yang sama. Bukan pantai sungguhan, melainkan Sanctum, pantai kecil di dalam aplikasi Sanct yang buka setiap hari pukul 18.00. Ayah dan ibu di tempat tidur dengan lampu yang masih menyala. Si bungsu duduk bersila di kasurnya di Jakarta. Si sulung di kamar kosnya di Singapura. Tidak ada yang mau pulang duluan. Lalu notifikasi yang sama muncul di tiga ponsel: “Time to wind down. Your usual sleep time is coming up.”

Itulah bagian tengah “I remember.”, film keempat dari seri Sanct tentang sebuah keluarga yang terpisah satu jam penerbangan, yang tayang di YouTube pada Selasa (22/9) pukul 16.00 WIB. Sejak Agustus, seri ini mengikuti empat orang yang sama: seorang anak yang merantau ke Singapura untuk bekerja, adiknya, dan orang tua mereka di Jakarta.

Tiket pulang sudah dipesan

Episode 3 berakhir dengan keluarga itu berjanji bertemu di Sanctum. Episode 4 dibuka di sana. Sebelum mereka lupa waktu, grup keluarga di Sanct membereskan satu hal lewat enam pesan: tiket si sulung untuk pulang di ulang tahun Papa sudah dipesan, 12 Oktober, dua minggu kali ini. “Papa sudah menghitung hari,” tulis adiknya. “Aku juga,” balas kakaknya. Sanctum adalah tempat mereka bertemu sampai hari itu tiba.

Mereka terlalu betah, sampai lupa waktu. Sancty, teman kecil yang selalu ada kalau kamu butuh ditemani, mengingatkan masing-masing bahwa jam tidur mereka sudah dekat. Tiga isyarat “oke” ke tiga ponsel, tiga check-in tidur, tiga lampu padam.

Tiga pagi yang berbeda

Paginya, jam weker tua di samping tempat tidur orang tua berbunyi pukul 05.00. Alarm ponsel si bungsu berbunyi pukul 06.00, dan ia menunda sekali. Alarm si sulung berbunyi pukul 06.30 waktu Singapura, dan ia langsung duduk tegak. Masing-masing menekan “I’m Awake”, dan masing-masing mendapat selamat pagi yang berbeda: 6 jam 29 menit istirahat, 7 jam 36 menit, 6 jam 56 menit. Pukul 05.05, Sancty mengingatkan orang tua soal ritme mingguan mereka; pukul 06.20 dan 07.00, ia menanyakan sarapan kepada kedua anak. Ayah dan ibu berjalan pagi berdua, bukan lari, di jalan depan rumah. Dua anak, dua bus, dua kota. Semua tepat waktu.

Film ditutup oleh Sancty yang memegang buku catatan kecil bertuliskan “Schedule” dan dua kalimat di layar: “Good job. Everyone on time today.” dan “I remember.”

Yang tampil di film ada di aplikasi

Semua layar aplikasi di film diambil dari aplikasi Sanct yang ada sekarang, hanya diganti nama tokoh, foto, isi pesan, dan jamnya. Grup obrolan keluarga, check-in tidur yang memberi tahu teman bahwa seseorang sedang tidur, layar selamat pagi dengan lama istirahat semalam, dan pertanyaan sarapan dari Sancty semuanya ada di aplikasi.

Pengingat kebiasaan dari Sancty, yaitu notifikasi menjelang jam tidur dan ritme mingguan yang tampil di film, bersifat opsional dan tidak aktif sebelum dinyalakan. Pengguna menyalakannya sendiri di pengaturan, dan kalimatnya adalah kalimat Sancty sendiri; dalam bahasa Indonesia berbunyi “Waktunya bersantai. Waktu tidurmu biasanya sebentar lagi.” dan “Ritme mingguanmu. Sekitar waktu ini minggu lalu, kamu bangun.” Sancty tidak melaporkan jam tidur atau jam bangun siapa pun kepada orang lain.

“Di episode ini tidak ada yang bilang ‘aku kangen’. Tiketnya sudah dipesan, orang tuanya sudah menghitung hari, dan sampai hari itu tiba mereka bertemu di pantai setelah makan malam,” ujar Sion Abednego, pendiri Sanct. “Sancty hanya melakukan apa yang dilakukan teman serumah yang baik: mengingatkan kalau sudah larut, dan mengucapkan selamat pagi. Ia ingat jam yang dipegang masing-masing orang, itu saja. Sanct hanya jembatannya. Pulang tetap tujuannya.”

Bagaimana data pengguna diperlakukan

Sanct tidak memiliki iklan maupun linimasa publik, dan tidak menjual data pengguna ke pihak ketiga. Pengguna memilih siapa yang bisa melihat setiap momen yang dibagikan: semua orang di lingkarannya, teman tertentu yang ia pilih, atau hanya dirinya sendiri. Sancty memproses data hanya di dalam akun pengguna itu sendiri untuk merespons, dan data tersebut tidak digunakan untuk melatih model AI publik. Kebijakan privasi Sanct dapat dibaca di https://sanctsocial.app/privacy

Traction dan rencana

Sanct membuka closed beta pada 23 Agustus di Car Free Day kawasan Senayan, Jakarta; 147 orang mendaftar di hari pertama. Kini Sanct memiliki lebih dari 350 pengguna aktif, dan 1.600 orang di daftar tunggu sedang diundang masuk secara bertahap. Pekan lalu, Sanct menemui 78 pengunjung di booth pertamanya di Singapura, di Tech in Asia Conference 2026. Sanct kini sudah bisa dipra-pesan di App Store di https://apps.apple.com/app/sanct-social/id6806056237 dan akan hadir di Indonesia pada 29 September, sehari setelah Singapura pada 28 September. Sanct memakai model freemium: fitur inti tetap gratis, sementara fitur premium yang bersifat opsional menyusul kemudian, tanpa iklan di kedua versi. Malaysia termasuk tiga negara peluncuran pertama.

Di Sanct, teman pertama ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR. Fitur pencarian dan saran pertemanan baru terbuka setelah pengguna punya lima teman, dan hanya menjangkau teman dari teman.

Pendaftaran Sanct terbuka di https://sanct.social

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 89% hingga Juli 2026, Perkuat Pertumbuhan Berkualitas

    BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 89% hingga Juli 2026, Perkuat Pertumbuhan Berkualitas

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 89% secara year-on-year (YoY) hingga Juli 2026. Kinerja tersebut mencerminkan strategi Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas pembiayaan, efisiensi operasional, dan pengelolaan risiko. Pencapaian tersebut diraih di tengah dinamika industri pembiayaan dan perubahan lanskap pasar yang terus berkembang. […]

  • Program Sambang Desa Perkuat Kamtibmas, Forkopimda Minsel Turun Langsung ke Masyarakat

    Program Sambang Desa Perkuat Kamtibmas, Forkopimda Minsel Turun Langsung ke Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Minahasa Selatan, reputasiplus.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) di bawah kepemimpinan Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., dan Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., terus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui Program Sambang Desa dan Sosialisasi Kamtibmas. Program ini dilaksanakan secara bergilir di seluruh kecamatan sebagai upaya menghadirkan pemerintahan yang dekat, responsif, […]

  • Libur Panjang Isra Mikraj, 12 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api di Divre IV Tanjungkarang

    Libur Panjang Isra Mikraj, 12 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api di Divre IV Tanjungkarang

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat total 12.013 penumpang menggunakan layanan kereta api selama periode libur panjang peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H, yakni pada 16 hingga 18 Januari 2026. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat serta kepercayaan publik terhadap layanan transportasi kereta api. Manajer Humas PT Kereta Api […]

  • Tokocrypto Dorong Penerimaan Pajak Kripto Nasional hingga Rp1,96 Triliun

    Tokocrypto Dorong Penerimaan Pajak Kripto Nasional hingga Rp1,96 Triliun

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 April 2026 – Penerimaan pajak dari transaksi aset kripto di Indonesia terus mencatatkan pertumbuhan yang konsisten. Hingga akhir Februari 2026, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak kripto telah mencapai Rp1,96 triliun sejak kebijakan ini mulai diberlakukan pada 1 Mei 2022. Angka ini meningkat dari posisi Januari 2026 yang tercatat […]

  • Arus Mudik & Balik Lebaran di Pelabuhan Gresik Meningkat, Layanan Pelabuhan Tetap Berjalan Lancar

    Arus Mudik & Balik Lebaran di Pelabuhan Gresik Meningkat, Layanan Pelabuhan Tetap Berjalan Lancar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Gresik, April 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) melalui Branch Gresik mencatat kinerja operasional yang positif selama periode Angkutan Laut Lebaran 2026 (1447 H) di Pelabuhan Gresik. Sebagai operator terminal nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal Branch Gresik memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan optimal dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik selama masa mudik dan […]

  • Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?

    Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Dalam dunia konstruksi, sering terjadi fenomena di mana pemilik proyek merasa bangga karena berhasil mendapatkan harga besi di bawah harga pasar. “Hemat sekian persen,” pikir mereka. Namun, selang dua hingga lima tahun kemudian, kebanggaan itu berubah menjadi keluhan: plafon retak, lantai bergetar, atau struktur utama mulai melendut. Mengapa material yang “murah” justru menjadi pemicu utama […]

expand_less