Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » BINUS @Semarang Dorong Transformasi Digital melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

BINUS @Semarang Dorong Transformasi Digital melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Semarang – Transformasi digital kini memasuki fase baru. Organisasi tidak lagi sekadar memindahkan proses dan layanan ke platform digital, tetapi mulai memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk mengolah data, membantu pengambilan keputusan, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan pengalaman yang semakin relevan bagi masyarakat dan pengguna.

Perubahan tersebut membuat kebutuhan terhadap talenta digital turut berkembang. Generasi muda tidak cukup hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga perlu memahami cara kerja AI, menghubungkannya dengan kebutuhan nyata, serta menerapkannya untuk menyelesaikan permasalahan dan mendorong perubahan di berbagai sektor.

Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University mempertegas komitmennya dalam menyiapkan talenta digital Indonesia melalui perluasan akses pendidikan Artificial Intelligence ke berbagai wilayah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Artificial Intelligence di BINUS @Semarang yang diselenggarakan pada 16 September 2026 di Kampus BINUS @Semarang.

Kehadiran program ini merupakan bagian dari semangat AI Empowers @ BINUS, yang menegaskan komitmen BINUS University dalam mengintegrasikan pemahaman dan pemanfaatan AI ke dalam ekosistem pembelajaran. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menggunakan teknologi AI, tetapi juga memahami cara mengembangkan dan menerapkannya secara strategis, etis, serta bertanggung jawab dalam berbagai bidang.

Melalui AI Empowers @ BINUS, BINUS University menghadirkan pengalaman belajar yang didukung Artificial Intelligence secara menyeluruh, membantu mahasiswa berkembang sejak hari pertama hingga menjadi profesional yang siap menghadapi tantangan masa depan dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

Bagi BINUS University, memilih perguruan tinggi saat ini bukan sekadar memilih jurusan, tetapi juga memilih ekosistem pembelajaran yang mampu mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan profesi dan industri. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai etika AI, komunikasi, kolaborasi, serta aspek bisnis melalui proyek nyata dan kolaborasi bersama industri.

Kehadiran Program Artificial Intelligence di berbagai kampus BINUS merupakan bagian dari upaya BINUS University untuk memberikan kesempatan yang semakin luas kepada generasi muda Indonesia dalam mempelajari teknologi masa depan. Langkah ini sejalan dengan semangat Fostering and Empowering the Society yang menjadi landasan BINUS University dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa penguasaan AI perlu diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga untuk mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi Indonesia.

“Perluasan Program Artificial Intelligence merupakan bagian dari komitmen BINUS University untuk membuka kesempatan yang semakin luas bagi generasi muda Indonesia dalam menguasai teknologi masa depan. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator yang menghadirkan solusi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Dr. Nelly.

Di BINUS @Semarang, kehadiran Program Artificial Intelligence turut memperkuat fokus kampus sebagai Digital Transformation and AI Experience Campus. Pendekatan tersebut menghubungkan pemahaman teknologi dengan pengalaman nyata dalam menerapkan AI untuk mendorong perubahan, meningkatkan proses, dan menciptakan solusi yang relevan bagi industri maupun masyarakat.

Melalui ekosistem pembelajaran tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami konsep AI di dalam kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam mengeksplorasi, mengembangkan, dan menguji penerapannya melalui proyek serta kolaborasi. Dengan demikian, mahasiswa dapat memahami bagaimana teknologi digunakan untuk menjawab kebutuhan dan menghasilkan perubahan yang nyata.

Direktur Kampus BINUS @Semarang, Dr. Fredy Purnomo, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa transformasi digital membutuhkan talenta yang mampu menghubungkan teknologi dengan kebutuhan manusia, bisnis, dan masyarakat.

“Transformasi digital bukan sekadar mengadopsi teknologi baru, tetapi tentang bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memperbaiki proses, menciptakan pengalaman yang lebih baik, dan memberikan solusi bagi berbagai kebutuhan. Melalui Program Artificial Intelligence di BINUS @Semarang, kami ingin mahasiswa tidak hanya mempelajari AI secara konseptual, tetapi juga memperoleh pengalaman untuk mengembangkan dan menerapkannya secara nyata,” ujar Dr. Fredy.

Menurutnya, pengalaman dalam menghadapi permasalahan nyata menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia profesional. Mahasiswa perlu dibiasakan untuk mengidentifikasi kebutuhan, mengolah data, mengevaluasi hasil, serta mengembangkan solusi teknologi yang dapat diterapkan secara bertanggung jawab.

Dari sisi akademik, kurikulum Program Artificial Intelligence di BINUS University dirancang secara multidisiplin dengan mengombinasikan fondasi matematika, data science, machine learning, computer vision, natural language processing, hingga Internet of Things dan robotics.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya memahami cara kerja teknologi AI, tetapi juga mampu mengevaluasi hasil, mengembangkan solusi, dan menerapkannya secara etis serta bertanggung jawab.

Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., M.T.I., menegaskan bahwa tantangan utama generasi muda saat ini adalah mempersiapkan diri agar mampu bekerja secara optimal bersama AI.

“Pertanyaan penting saat ini bukan lagi apakah AI akan menggantikan manusia, melainkan apakah generasi muda telah memiliki kompetensi untuk bekerja berdampingan dengan AI. Mahasiswa perlu memiliki fondasi akademik yang kuat agar mampu mengevaluasi hasil yang diberikan AI, mengembangkan solusi, serta menerapkan teknologi secara strategis, etis, dan bertanggung jawab,” jelas Prof. Derwin.

Penguasaan AI juga perlu dilengkapi dengan pemahaman mengenai proses transformasi digital secara menyeluruh. Teknologi yang canggih tidak akan memberikan hasil optimal apabila tidak dihubungkan dengan kebutuhan pengguna, kesiapan organisasi, serta tujuan yang ingin dicapai.

Melalui pengalaman pembelajaran berbasis proyek, mahasiswa didorong untuk melihat AI bukan sekadar sebagai perangkat teknologi, tetapi sebagai bagian dari proses perubahan. Mahasiswa diharapkan mampu memahami persoalan, merancang pendekatan, mengembangkan solusi, dan mengevaluasi dampak dari teknologi yang diterapkan.

Relevansi Program Artificial Intelligence dengan kebutuhan dunia kerja turut menjadi salah satu perhatian utama BINUS University. Perusahaan saat ini tidak hanya membutuhkan talenta yang mampu menggunakan berbagai perangkat berbasis AI, tetapi juga individu yang dapat memahami permasalahan bisnis, berpikir kritis, bekerja secara kolaboratif, dan mengubah teknologi menjadi solusi nyata.

Kolaborasi dengan dunia industri juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman mengenai penerapan AI dalam situasi nyata. Pengalaman tersebut menjadi penting agar mahasiswa memahami bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh relevansi, kesiapan penerapan, dan manfaat yang dihasilkan.

Selain perspektif industri, pengalaman alumni menjadi gambaran mengenai pentingnya fondasi akademik, pengalaman mengerjakan proyek, serta kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi. Di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung cepat, lulusan perlu mampu menghubungkan pengetahuan yang dimiliki dengan tantangan nyata di dunia profesional.

I Gusti Bagus Ramadha, alumni BINUS University yang saat ini berkarier sebagai AI Engineer dari GDP Labs, menilai bahwa pengalaman pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan proyek dan dunia industri menjadi bekal penting dalam perjalanan karier.

“Perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat, sehingga kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi menjadi semakin penting. Pengalaman belajar di BINUS membantu saya tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga belajar bekerja dalam tim, menyampaikan gagasan, serta menerapkan pengetahuan untuk menyelesaikan permasalahan nyata,” ungkap Rama.

Peluncuran Program Artificial Intelligence di BINUS @Semarang turut menjadi ruang untuk mempertemukan dunia pendidikan, industri, alumni, dan generasi muda. Melalui rangkaian kegiatan yang diselenggarakan, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan AI, kebutuhan kompetensi masa depan, serta peluang penerapannya dalam berbagai bidang.

Keterlibatan praktisi industri dan alumni juga diharapkan dapat memberikan gambaran yang semakin utuh mengenai perjalanan pendidikan dan karier di era transformasi digital. Generasi muda dapat memahami bahwa kompetensi teknologi perlu dilengkapi dengan kemampuan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, serta keberanian untuk terus bereksperimen.

Sebagai langkah strategis jangka panjang, School of Computer Science BINUS University menempatkan penguasaan AI bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan teknis, tetapi sebagai pola pikir yang perlu dimiliki mahasiswa. Di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang, AI diproyeksikan menjadi penggerak transformasi dan inovasi di berbagai sektor, mulai dari finansial, manufaktur, industri kreatif, pendidikan, layanan publik, hingga kesehatan.

Melalui peluncuran Program Artificial Intelligence di BINUS @Semarang dan semangat #AIverywhereInBINUS, BINUS University berharap dapat melahirkan talenta digital yang tidak hanya memiliki kompetensi teknologi, tetapi juga mampu memahami proses transformasi, menciptakan pengalaman berbasis AI, dan mengembangkan solusi yang memberikan nilai bagi masyarakat. Dengan bekal tersebut, generasi muda diharapkan mampu menjadi bagian dari percepatan transformasi digital serta memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold

    Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Agustus 2026 – Bagi sebagian calon ibu, istilah ASI liquid gold (emas cair) mungkin sudah tidak asing lagi. Sebutan ini merujuk pada kolostrum, yaitu ASI pertama yang diproduksi tubuh sejak akhir masa kehamilan hingga beberapa hari setelah persalinan. Meski hanya keluar dalam jumlah sedikit, kolostrum memiliki kandungan nutrisi dan zat kekebalan tubuh yang […]

  • Apple (AAPL) Masuki Fase Baru, Pertumbuhan Laba Jadi Kunci Penggerak Saham

    Apple (AAPL) Masuki Fase Baru, Pertumbuhan Laba Jadi Kunci Penggerak Saham

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Apple (AAPL) memasuki fase baru setelah mencatat pertumbuhan bisnis yang solid sekaligus menghadapi tantangan berupa valuasi saham yang semakin tinggi. Jika dalam satu dekade terakhir kenaikan saham Apple didukung kombinasi pertumbuhan laba, buyback, dan ekspansi valuasi, ruang untuk mengandalkan kenaikan rasio valuasi kini semakin terbatas. Kondisi tersebut membuat pertumbuhan laba dan kemampuan Apple mempertahankan kinerja […]

  • Area Kelapa Gading Raih Juara 3 Sportartcular BRI Region 6 Cabang Voli

    Area Kelapa Gading Raih Juara 3 Sportartcular BRI Region 6 Cabang Voli

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Semangat sportivitas dan kekompakan mewarnai pelaksanaan Sportartcular BRI Region 6 cabang olahraga voli. Kompetisi berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta, dan Area Kelapa Gading berhasil meraih Juara 3 setelah menunjukkan performa dan semangat juang yang luar biasa. Perjalanan Area Kelapa Gading dalam kompetisi menjadi bukti nyata kerja sama tim yang solid. Para pemain […]

  • VRITIMES Hadir Sebagai Media Partner SCALECON 2026 Surabaya, Berbagi Wawasan tentang AI dan Masa Depan Media Digital

    VRITIMES Hadir Sebagai Media Partner SCALECON 2026 Surabaya, Berbagi Wawasan tentang AI dan Masa Depan Media Digital

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Surabaya, 10 Mei 2026 — Setelah sukses diselenggarakan pada 9 Mei 2026 di The Sanctuary Hall, Lagoon Avenue Mall, Surabaya, SCALECON 2026 Surabaya berhasil menarik perhatian lebih dari 500 peserta yang terdiri dari para profesional, praktisi teknologi, dan pemimpin bisnis. VRITIMES tidak hanya berperan sebagai media partner, namun juga membuka booth interaktif yang menjadi salah […]

  • Menjawab Dinamika Perdagangan Dunia, BINUS @Bekasi Hadirkan Program S1 Global Trade Management

    Menjawab Dinamika Perdagangan Dunia, BINUS @Bekasi Hadirkan Program S1 Global Trade Management

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Gandeng Kementerian Perdagangan dan Praktisi Ekspor-Impor dalam Peluncuran Program Baru BEKASI, 16 September 2026 — BINUS University resmi meluncurkan Global Trade Management (GTM), program studi baru di bawah BINUS Business School Undergraduate Program, pada Rabu (16/9) di Multimedia Gallery, BINUS @Bekasi. Peluncuran ini menandai satu dasawarsa BINUS @Bekasi sekaligus menjadi respon atas dinamika perdagangan internasional […]

  • Drone Kargo untuk Lokasi Sulit Dijangkau: Cara Baru Mengirim Barang ke Tempat yang Tak Terhubung Jalan

    Drone Kargo untuk Lokasi Sulit Dijangkau: Cara Baru Mengirim Barang ke Tempat yang Tak Terhubung Jalan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Drone kargo menjawab masalah logistik khas Indonesia: bukan soal jarak, tapi sulitnya akses. DJI FlyCart 30 (kelas 30 kg) dan DJI FlyCart 100 (sampai 85 kg dengan baterai ganda) memungkinkan pengiriman ke lokasi yang sulit dijangkau kendaraan, dengan waktu yang jauh lebih singkat. Di banyak lokasi industri di Indonesia, jarak di peta tidak mencerminkan waktu […]

expand_less