Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » AI Indonesia Mulai Terwujud di Bali Tech Week 2026

AI Indonesia Mulai Terwujud di Bali Tech Week 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Dari inisiatif kecerdasan buatan (AI) Indonesia-Singapura hingga kemunculan pengembang gim lokal dan upaya menarik investasi startup, hari ketiga Bali Tech Week menyoroti tantangan mengubah ambisi teknologi menjadi nilai ekonomi nasional.

Oleh Sachin V Gopalan, Founder & CEO Indonesia Economic Forum

BALI, 21 Oktober 2026 — Indonesia telah berkembang menjadi salah satu pasar digital terbesar di dunia. Namun, besarnya jumlah konsumen digital belum menjamin Indonesia menjadi produsen teknologi terkemuka. Tantangan berikutnya adalah membangun kapabilitas domestik, kekayaan intelektual, investasi, dan kemitraan internasional agar Indonesia dapat memperoleh nilai ekonomi lebih besar dari transformasi digital.

Tema tersebut menjadi sorotan pada hari ketiga Bali Tech Week 2026 melalui AI Impact Summit, Indonesia Game Developer Exchange (IGDX), dan pembahasan investasi startup. Berbagai inisiatif ini menunjukkan upaya Indonesia untuk beralih dari sekadar pengguna teknologi menjadi negara yang mampu mengembangkan dan mengomersialkannya.

Project NUSA: Pendekatan Baru terhadap Kedaulatan AI

Salah satu pengumuman utama AI Impact Summit adalah Project NUSA, singkatan dari Network for Unified, Secure AI, hasil kolaborasi antara Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial Indonesia (KORIKA) dan AI Singapore. Inisiatif ini diperkenalkan oleh Ketua KORIKA Hammam Riza bersama perwakilan AI Singapore, William Tjhi.

Kolaborasi tersebut menggabungkan ekosistem riset Singapura dengan pasar Indonesia yang besar, tenaga kerja teknologi yang berkembang, dan kebutuhan aplikasi AI untuk berbagai sektor.

Keberhasilan Project NUSA akan ditentukan oleh kemampuannya menghasilkan keahlian lokal, sistem yang berfungsi, dan aplikasi bernilai komersial, bukan sekadar pengumuman kerja sama.

AI sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang menyampaikan sambutan secara virtual, menyoroti potensi AI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

AI dapat meningkatkan efisiensi manufaktur, memperkuat analisis risiko keuangan, mengoptimalkan logistik, dan meningkatkan pelayanan publik. Namun, manfaat tersebut membutuhkan infrastruktur yang andal, data berkualitas, tenaga profesional terlatih, serta penyesuaian proses bisnis.

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga perlu memperoleh akses terhadap teknologi ini. Perangkat terjangkau, pelatihan praktis, dan aplikasi yang sesuai kebutuhan industri dapat membantu mereka berpartisipasi dalam transformasi digital.

KORIKA turut berperan menghubungkan riset, kebijakan pemerintah, dan kebutuhan industri. Perguruan tinggi serta lembaga riset membutuhkan akses terhadap komputasi, data, pendanaan, dan mitra bisnis agar penelitian dapat dikembangkan menjadi produk komersial.

Sementara itu, industri membutuhkan solusi yang relevan dengan kebutuhan Indonesia, mulai dari pertanian, mobilitas perkotaan, inklusi keuangan, hingga administrasi publik. Tujuannya adalah mendorong lahirnya perusahaan lokal yang mampu mengembangkan teknologi bernilai dan bersaing di pasar regional.

Industri Game: Peluang Ekspor Digital Indonesia

Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2026 mempertemukan pengembang gim, penerbit, dan pelaku industri internasional selama tiga hari. Ketua Asosiasi Game Indonesia, Shafiq Husein, menyampaikan bahwa sekitar 240 pengembang gim berpartisipasi dalam acara tersebut.

Indonesia memiliki pasar gim yang besar, tetapi nilai komersialnya masih banyak mengalir kepada pengembang dan pemilik platform luar negeri. Penguatan studio lokal dapat membuka peluang untuk menciptakan kekayaan intelektual orisinal, menghasilkan pendapatan ekspor, dan menyediakan lapangan kerja di bidang teknologi serta industri kreatif.

IGDX menjadi wadah penting untuk membangun hubungan bisnis, menjajaki kesepakatan penerbitan, dan memperluas peluang distribusi. Perkembangan ini menunjukkan bahwa ekonomi digital Indonesia dapat menghasilkan nilai lebih besar melalui produk dan kekayaan intelektual yang mampu dipasarkan secara internasional.

Target Investasi Startup Rp1 Triliun

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Edwin Hidayat Abdullah, menyampaikan ambisi pemerintah untuk memfasilitasi investasi startup sekitar Rp1 triliun sepanjang 2026.

Hingga 21 Oktober, sekitar Rp400 miliar telah terealisasi, sementara tambahan Rp600 miliar masih diupayakan hingga akhir tahun.

Di tengah kondisi pendanaan yang semakin selektif, investor kini lebih memperhatikan pendapatan berkelanjutan, profitabilitas, permintaan pelanggan, dan model bisnis yang jelas.

Program seperti HUB.ID dapat membantu mempertemukan startup dengan investor, pelanggan korporasi, dan mitra strategis. Namun, target investasi perlu dibedakan dari komitmen maupun transaksi yang benar-benar telah diselesaikan.

Prioritas Indonesia bukan hanya menarik modal, melainkan memastikan investasi mendukung perusahaan yang mampu membangun nilai teknologi dan komersial secara berkelanjutan.

Open Networks: Pelajaran ONDC India bagi Ekonomi Digital Indonesia

Bali Tech Week 2026 juga menyoroti jaringan perdagangan digital terbuka melalui sesi yang menghadirkan T. Koshy, pendiri sekaligus Managing Director dan CEO Open Network for Digital Commerce (ONDC) India serta Komisaris Indonesia Open Network (ION). Sesi yang dimoderatori Alvin Evander tersebut membahas pengalaman India membangun infrastruktur perdagangan digital yang interoperabel.

Berbeda dengan lokapasar konvensional, ONDC memungkinkan aplikasi, pedagang, dan penyedia layanan independen terhubung melalui protokol bersama. Dengan demikian, pelaku usaha dapat menjangkau ekosistem perdagangan yang lebih luas tanpa sepenuhnya bergantung pada satu platform.

Pendekatan ini relevan bagi UMKM Indonesia yang menghadapi tantangan dalam memperluas pasar, meningkatkan visibilitas digital, mengelola logistik, dan menanggung biaya perdagangan daring.

Indonesia Open Network (ION), yang mengadopsi arsitektur ONDC India dan kerangka interoperabilitas Beckn, mengembangkan pendekatan serupa sesuai kondisi pasar Indonesia. ION bertujuan menghubungkan aplikasi pembeli, platform penjual, penyedia logistik, layanan pembayaran, dan peserta ekosistem lainnya melalui infrastruktur bersama.

Jaringan terbuka berpotensi memperluas akses pasar, mendorong persaingan, dan membuka ruang inovasi bagi penyedia layanan. Pengalaman India menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi digital tidak harus bergantung pada platform eksklusif, tetapi dapat dibangun melalui infrastruktur bersama yang memungkinkan berbagai bisnis berkolaborasi.

Kemitraan Internasional dan Nilai Ekonomi Nasional

Project NUSA menghubungkan pengembangan AI Indonesia dengan keahlian Singapura, sementara IGDX membuka peluang bagi pengembang lokal untuk berinteraksi dengan penerbit dan investor global. Kemitraan ini penting untuk memperluas akses terhadap pengetahuan, modal, dan pasar internasional.

Namun, manfaatnya bagi Indonesia akan lebih besar apabila kolaborasi tersebut memperkuat kemampuan domestik. Dalam bidang AI, prioritasnya mencakup pengembangan talenta, data relevan, aplikasi lokal, dan pengelolaan teknologi yang bertanggung jawab. Industri gim perlu memperkuat kepemilikan kekayaan intelektual, sedangkan startup membutuhkan investasi yang disertai akses pasar dan pengalaman komersial.

Besarnya pasar Indonesia merupakan keunggulan, tetapi tidak otomatis menjamin kepemimpinan teknologi. Tantangannya adalah menjadikan kemitraan internasional sebagai sarana meningkatkan daya saing nasional, bukan sekadar memperluas pasar bagi teknologi asing.

Dari Konsumsi Digital Menuju Penciptaan Teknologi

Hari ketiga Bali Tech Week 2026 memperlihatkan perkembangan di berbagai sektor. Peneliti AI membangun kapabilitas nasional melalui kolaborasi, pemerintah mendorong produktivitas, pengembang gim menciptakan produk untuk pasar global, dan startup mencari investasi untuk memperluas bisnis.

Perkembangan tersebut mencerminkan arah transformasi digital Indonesia, dari ekonomi yang terutama digerakkan oleh konsumsi menuju ekonomi yang mampu menciptakan lebih banyak teknologi, produk, dan nilai ekonomi sendiri.

Transisi ini membutuhkan investasi berkelanjutan dalam talenta, riset, komersialisasi, dan koordinasi antarlembaga. Keberhasilannya perlu diukur melalui teknologi yang berfungsi, perusahaan yang berkembang, lapangan kerja berketerampilan tinggi, serta produk yang mampu bersaing secara internasional.

Masa depan digital Indonesia tidak hanya ditentukan oleh seberapa luas teknologi diadopsi, tetapi juga oleh kemampuan negara untuk mengembangkan, memiliki, dan mengomersialkannya.

Tentang Bali Tech Week 2026

Bali Tech Week 2026 (BTW 2026) merupakan inisiatif Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi), yang dikelola bersama DS Group sebagai platform kolaborasi pemerintah, industri, startup, investor, dan komunitas teknologi.

Edisi perdana BTW 2026 berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali, dengan tema “Archipelago Ascending — Maju Bersama, Berinovasi Lebih Jauh.” Menggabungkan 13 acara utama, BTW 2026 mencakup startup, gim, AI, keamanan siber, aset digital, infrastruktur, kebijakan, dan investasi. Acara ini menargetkan lebih dari 4.000 peserta, termasuk 1.000 delegasi internasional dari lebih dari 30 negara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Krakatau Tirta Industri Tegaskan Komitmen ESG melalui Program Satu Juta Pohon

    PT Krakatau Tirta Industri Tegaskan Komitmen ESG melalui Program Satu Juta Pohon

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Cilegon, 25 Maret 2026 – PT Krakatau Tirta Industri (KTI) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air melalui pelaksanaan Program Satu Juta Pohon, yang telah dijalankan secara berkelanjutan sejak tahun 2007. Program ini merupakan bagian dari kontribusi nyata KTI dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai (DAS) dan mendukung keberlangsungan siklus air di […]

  • Apical dan Earthworm Foundation Memperkuat Penghidupan Berkelanjutan melalui Inisiatif Perhutanan Sosial di Kalimantan Timur

    Apical dan Earthworm Foundation Memperkuat Penghidupan Berkelanjutan melalui Inisiatif Perhutanan Sosial di Kalimantan Timur

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kalimantan Timur, 28 Februari 2026 — Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, secara resmi menyerahkan izin pengelolaan hutan kemasyarakatan seluas 127 hektare kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Makmur, komunitas penerima manfaat Program Sustainable Living Village (SLV) Apical, pada kegiatan seremonial yang diselenggarakan di Ibu Kota Negara, Kalimantan Timur. Penyerahan izin ini menjadi tonggak penting bagi Apical, yang bersama […]

  • Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat, Akulaku Finance Raih Penghargaan di Cita Loka Fest 2026

    Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat, Akulaku Finance Raih Penghargaan di Cita Loka Fest 2026

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komitmen PT Akulaku Finance Indonesia dalam memperluas literasi keuangan kembali memperoleh apresiasi. Pada kesempatan kali ini, perusahaan meraih penghargaan”Anugerah Kolaborator Badan Usaha Penumbuh Aksi Usaha Lokal” dalam ajang Cita Loka Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Tribun Network di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, pada Rabu (24/6/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi […]

  • MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

    MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 April 2026 – Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant. Fitur ini berfungsi sebagai asisten AI yang membantu pengguna secara langsung selama online meeting, sehingga percakapan menjadi lebih efektif dan terarah. Tingginya pergantian karyawan dan perbedaan performa, terutama di tim sales dan customer […]

  • Krakatau International Port Pastikan Kesiapan Rantai Pasok Baja Dukung Program Hilirisasi Krakatau Steel Group

    Krakatau International Port Pastikan Kesiapan Rantai Pasok Baja Dukung Program Hilirisasi Krakatau Steel Group

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Mei 2026 – Seiring dengan keberhasilan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group dalam memperkuat fundamental perusahaan melalui proses restrukturisasi keuangan, Krakatau Bandar Samudera (KBS)/Krakatau International Port (KIP) sebagai anak perusahaan dari Krakatau Steel Group mengambil peran strategis dalam memastikan kesiapan rantai pasok industri baja nasional. Peran ini menjadi krusial dalam mendukung implementasi […]

  • Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur

    Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember memperketat pengawasan di sepanjang jalur kereta api. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api serta masyarakat, terutama mengantisipasi tradisi ‘ngabuburit’ di sekitar rel yang berisiko tinggi. Jember, 20 Februari 2026 – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, PT […]

expand_less