Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Analisis Dupoin Futures, XAUUSD Berpotensi Naik Menuju Resistance US$4.021

Analisis Dupoin Futures, XAUUSD Berpotensi Naik Menuju Resistance US$4.021

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia atau XAUUSD berpotensi melanjutkan penguatan setelah menunjukkan respons positif ketika bergerak di sekitar zona support penting. Kendati volatilitas pasar masih cukup tinggi akibat ketidakpastian kebijakan moneter Amerika Serikat, munculnya tekanan beli memberikan peluang bagi logam mulia untuk melanjutkan pemulihan dalam jangka pendek. Dupoin Futures menilai bahwa perkembangan teknikal saat ini perlu dicermati untuk melihat potensi arah pergerakan harga berikutnya.

Berdasarkan analisis teknikal Dupoin Futures, Geraldo Kofit menjelaskan bahwa pergerakan emas pada timeframe H4 memperlihatkan rejection yang cukup kuat ketika harga menguji area US$3.895–US$3.917. Respons tersebut menunjukkan bahwa tekanan beli mulai muncul di zona tersebut, sehingga area support ini berpotensi menjadi fondasi bagi kenaikan harga selanjutnya.

Dupoin Futures mengidentifikasi peluang terbentuknya pola ABC Correction ke arah atas. Pola tersebut dapat menjadi indikasi bahwa harga emas sedang memasuki fase koreksi naik setelah mengalami tekanan sebelumnya. Selama XAUUSD mampu mempertahankan pergerakan di atas support US$3.895–US$3.917, peluang penguatan masih terbuka.

Dalam skenario bullish yang dipantau Dupoin Futures, harga emas berpotensi bergerak menuju resistance terdekat pada kisaran US$3.997–US$4.021. Area tersebut menjadi target kenaikan yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar. Namun, keberhasilan harga mempertahankan posisinya di atas zona support akan menjadi faktor penting untuk mendukung kelanjutan momentum positif.

Sebaliknya, apabila tekanan jual kembali meningkat dan harga bergerak menembus area US$3.895–US$3.917, prospek kenaikan yang diproyeksikan Dupoin Futures perlu dievaluasi. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan bahwa kekuatan pembeli belum cukup solid untuk mempertahankan pemulihan harga.

Selain faktor teknikal, pergerakan emas juga dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi global, khususnya ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve atau The Fed. Mengacu pada rangkuman berita MarketScreener, harga emas masih bergerak fluktuatif karena pasar menghadapi sejumlah sentimen yang saling berlawanan.

Salah satu faktor yang berpotensi mendukung harga emas adalah penurunan harga minyak dunia. Harga minyak yang lebih rendah dapat membantu meredakan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi. Apabila inflasi menunjukkan tanda-tanda mereda, kebutuhan The Fed untuk mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi dalam waktu lama berpotensi berkurang. Situasi tersebut dapat memberikan sentimen positif bagi emas sebagai aset yang tidak menghasilkan imbal hasil bunga.

Namun, Dupoin Futures juga mencermati adanya faktor yang dapat membatasi penguatan logam mulia. Penguatan dolar Amerika Serikat dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS masih menjadi tantangan bagi harga emas. Kedua faktor tersebut dapat meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar sekaligus mengurangi minat investor terhadap emas.

Pasar juga masih memperhitungkan kemungkinan The Fed kembali menaikkan suku bunga pada Desember. Ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat berpotensi menjaga penguatan dolar AS dan memberikan tekanan terhadap XAUUSD.

Dalam waktu dekat, perhatian investor akan tertuju pada hasil pemilu paruh waktu AS serta rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat. Kedua agenda tersebut dapat memberikan gambaran tambahan mengenai kondisi ekonomi dan menjadi pertimbangan pasar dalam memperkirakan arah kebijakan The Fed.

Dengan mempertimbangkan kombinasi sentimen tersebut, Dupoin Futures melihat bahwa peluang pemulihan harga emas masih terbuka selama zona support US$3.895–US$3.917 mampu dipertahankan. Resistance US$3.997–US$4.021 menjadi area yang perlu dicermati sebagai target kenaikan berikutnya. Meski demikian, pergerakan dolar AS, imbal hasil obligasi, dan perkembangan kebijakan moneter tetap berpotensi memicu perubahan arah harga.

Analisis Dupoin Futures ini merupakan skenario pasar, bukan kepastian arah harga maupun rekomendasi transaksi. Perdagangan berjangka memiliki risiko kerugian yang signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siaga Arus Balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif

    Siaga Arus Balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Jakarta (27/03), PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat kondisi lalu lintas mencatat lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada periode arus balik Idulfitri 1447H/2026 tanggal 26-27 Maret 2026 lalu cenderung tersebar. Setelah lalu lintas tertinggi kembali ke Jabotabek terjadi pada 24 Maret 2026 lalu (256.338 kendaraan), Jasa Marga mencatat lalu lintas juga tersebar pada […]

  • Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

    Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Rabu, 24 Juni 2026 Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen Bandung (Jawa Barat), 24 Juni 2026 – Tingginya animo masyarakat terhadap KA Cikuray semakin terlihat setelah kereta tersebut mulai beroperasi menggunakan rangkaian baru yang terdiri dari Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Khusus Petani […]

  • Rayakan 90 Tahun Inovasi Global, AICA Indonesia Perkenalkan Dua Inovasi Material Terbaru di INDOBUILDTECH 2026

    Rayakan 90 Tahun Inovasi Global, AICA Indonesia Perkenalkan Dua Inovasi Material Terbaru di INDOBUILDTECH 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Melalui AICA EDGEPRO dan HPL CELSUS LUX, AICA Indonesia menghadirkan solusi material yang menjawab kebutuhan industri interior akan estetika, kualitas, dan fungsionalitas Tangerang, 08 Juli 2026 – Sebagai bagian dari perayaan 90 tahun AICA Kogyo Group secara global, AICA Indonesia, perusahaan penyedia solusi material interior yang dikenal melalui berbagai inovasi High Pressure Laminate (HPL) dan […]

  • Optimasi AI Tak Cukup dengan GEO dan AEO, Alexandro Wibowo Perkenalkan Framework AVO

    Optimasi AI Tak Cukup dengan GEO dan AEO, Alexandro Wibowo Perkenalkan Framework AVO

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Seiring meningkatnya penggunaan AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity, semakin banyak perusahaan mulai menerapkan berbagai strategi agar brand mereka muncul dalam jawaban AI. Pendekatan seperti Generative Engine Optimization (GEO) dan Answer Engine Optimization (AEO) pun semakin dikenal sebagai cara mengoptimalkan konten untuk AI. Namun, menurut Alexandro Wibowo, Partner Avonetiq, pendekatan tersebut hanya menyentuh […]

  • BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

    BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta, 8 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen pembiayaan multiguna pada kuartal I-2026. Penyaluran pada segmen ini tercatat meningkat sebesar 37,47% secara tahunan (year-on-year/YoY), di mana pertumbuhan ini didorong oleh permintaan masyarakat yang tetap kuat. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Kondisi […]

  • Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga

    Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Long weekend sering jadi momen yang paling ditunggu. Kalender merah terasa seperti tombol pause setelah rutinitas yang padat. Ada yang langsung booking tiket, hunting promo hotel, sampai bikin agenda kulineran bareng teman atau keluarga. Rasanya wajar kalau pengeluaran ikut naik saat suasana liburan mulai terasa. Tahun ini juga sama. Memasuki pertengahan tahun, long weekend identik […]

expand_less