Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Optimasi AI Tak Cukup dengan GEO dan AEO, Alexandro Wibowo Perkenalkan Framework AVO

Optimasi AI Tak Cukup dengan GEO dan AEO, Alexandro Wibowo Perkenalkan Framework AVO

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Seiring meningkatnya penggunaan AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity, semakin banyak perusahaan mulai menerapkan berbagai strategi agar brand mereka muncul dalam jawaban AI. Pendekatan seperti Generative Engine Optimization (GEO) dan Answer Engine Optimization (AEO) pun semakin dikenal sebagai cara mengoptimalkan konten untuk AI.

Namun, menurut Alexandro Wibowo, Partner Avonetiq, pendekatan tersebut hanya menyentuh sebagian dari tantangan yang dihadapi perusahaan.

“Sebagian besar diskusi saat ini berfokus pada bagaimana membuat konten lebih mudah ditemukan AI. Padahal, muncul dalam jawaban AI hanyalah hasil akhir. Sebelum itu terjadi, ada proses bagaimana AI mengenali, mengevaluasi, lalu memutuskan apakah sebuah brand layak direkomendasikan,” ujar Alexandro.

Untuk menjelaskan proses tersebut, Alexandro memperkenalkan Authority and Visibility Optimization (AVO) melalui paper Authority and Visibility in the AI Search Era. AVO merupakan sebuah framework yang membantu perusahaan memahami bagaimana AI membangun rekomendasi terhadap suatu brand, mulai dari tahap pengenalan, pembentukan kepercayaan, hingga kemunculan brand dalam jawaban AI.

Berbeda dengan pendekatan GEO dan AEO yang hanya berfokus pada optimasi konten, AVO melihat bahwa keberhasilan sebuah brand di AI bergantung pada dua aspek yang saling berkaitan, yaitu Authority dan Visibility.

Authority menggambarkan seberapa kuat sebuah brand dipahami dan dipercaya oleh AI berdasarkan berbagai sinyal yang tersedia di ruang digital. Sementara itu, Visibility mengukur bagaimana AI benar-benar menggunakan dan merekomendasikan brand tersebut ketika menjawab pertanyaan pengguna.

“Perusahaan sering hanya bertanya, ‘Apakah brand kami muncul di AI?’. Padahal pertanyaan yang lebih penting adalah, ‘Apakah AI memiliki alasan untuk memilih brand kami?’ Itulah yang ingin dijelaskan melalui AVO,” kata Alexandro.

Menurut Alexandro, hadirnya AI generatif menuntut perusahaan untuk mengubah cara mereka membangun kehadiran digital. Jika sebelumnya keberhasilan lebih banyak diukur dari peringkat di mesin pencari atau jumlah pengunjung website, kini perusahaan juga perlu memahami bagaimana AI membentuk persepsi terhadap sebuah brand sebelum memberikan rekomendasi kepada pengguna.

Penerapan AVO dapat didukung oleh platform AI Visibility seperti AVO AI, yang membantu perusahaan memantau perkembangan Authority dan Visibility brand, membandingkannya dengan kompetitor, serta mengevaluasi berbagai sinyal yang berperan dalam proses AI menghasilkan rekomendasi.

“AVO kami kembangkan bukan hanya sebagai teknik optimasi, tetapi sebagai kerangka kerja untuk memahami bagaimana AI mengambil keputusan. Ketika perusahaan memahami proses tersebut, mereka dapat membangun strategi yang lebih terukur dan berkelanjutan di era AI,” tutup Alexandro.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekerja BRI Branch Office Veteran Hadiri Jakarta Kreatif Festival 2026, Penuh Inspirasi dan Semangat Inovasi

    Pekerja BRI Branch Office Veteran Hadiri Jakarta Kreatif Festival 2026, Penuh Inspirasi dan Semangat Inovasi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Pekerja BRI Branch Office Veteran turut berpartisipasi dalam Jakarta Kreatif Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran para pekerja dalam kegiatan ini menjadi momentum untuk memperluas wawasan, menggali inspirasi, serta memperkuat semangat inovasi dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Jakarta Kreatif Festival 2026 menghadirkan beragam kegiatan menarik, mulai dari […]

  • Wedbush Optimistis Netflix Dapat Gandakan Pendapatan Iklan di 2026, Namun Saham Masih Tertekan

    Wedbush Optimistis Netflix Dapat Gandakan Pendapatan Iklan di 2026, Namun Saham Masih Tertekan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Netflix baru-baru ini merilis laporan keuangan untuk kuartal keempat 2025 yang menunjukkan hasil operasional yang lebih kuat dari ekspektasi pasar. Perusahaan mencatat pendapatan total sekitar $12,05 miliar, melampaui prediksi analis, dengan peningkatan laba bersih dan pertumbuhan penonton global yang signifikan. Namun demikian, reaksi pasar terhadap prospek pertumbuhan 2026 membuat saham Netflix tetap tertekan, meskipun data […]

  • Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

    Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta, Juni 2026. Setiap kali pasar keuangan memasuki masa gejolak, satu pertanyaan yang sama selalu muncul di benak banyak investor: ke mana sebaiknya dana ditempatkan agar lebih tahan terhadap guncangan? Menengok ke belakang, tiga periode krisis besar yang dialami pasar Indonesia, yaitu krisis keuangan global 2008, pandemi 2020, dan volatilitas pasar 2024, memberikan gambaran yang […]

  • Dikta Meriahkan Jam Session di Grand Galaxy Park

    Dikta Meriahkan Jam Session di Grand Galaxy Park

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jam Session menghadirkan Dikta sebagai special performer yang menemani pengunjung bernyanyi bersama pada 19 September 2026. September bakal terasa makin ramai di Grand Galaxy Park mall di Bekasi! Setelah sempat dirindukan para pengunjung, Jam Session Grand Galaxy Park Bekasi akhirnya kembali hadir dan mengajak pengunjung untuk menikmati akhir pekan dengan musik, hiburan, dan berbagai aktivitas […]

  • India Dorong Aliansi Global untuk Lindungi Kucing Besar Dunia lewat IBCA Summit 2026

    India Dorong Aliansi Global untuk Lindungi Kucing Besar Dunia lewat IBCA Summit 2026

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta — India bersiap menjadi tuan rumah salah satu forum konservasi satwa terbesar di dunia melalui International Big Cat Alliance (IBCA) Summit 2026 yang akan digelar di New Delhi pada 1–2 Juni 2026. Pertemuan internasional tersebut akan mempertemukan negara-negara habitat kucing besar, ilmuwan, organisasi konservasi, pembuat kebijakan, hingga lembaga internasional guna memperkuat aksi global terkoordinasi dalam […]

  • Dumdumz Jadi Magnet Baru di CFD Jakarta, Tarik Antusiasme Ratusan Pengunjung

    Dumdumz Jadi Magnet Baru di CFD Jakarta, Tarik Antusiasme Ratusan Pengunjung

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta, Juni 2026 – Aktivasi Dumdumz dalam gelaran Car Free Day (CFD) Sudirman sukses menarik perhatian masyarakat dan menghadirkan pengalaman interaktif yang menghibur bagi para pengunjung. Sejak pagi hari, area aktivasi Dumdumz dipadati pengunjung yang ingin mencoba berbagai permainan serta berinteraksi langsung dengan karakter unik yang menjadi identitas brand tersebut. Mengusung konsep monster yang menakutkan […]

expand_less